Anda di halaman 1dari 3

RUMAH SAKIT IBU DAN

ANAK BUNDA
SEJAHTERA

KOMUNIKASI VIA TELEPON

Jln. Raya Puri Agung


No.03 Pondok Makmur
Kutabaru-Tangerang

STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR
I. PENGERTIAN

No.
Dokumen

No.
Revisi

Halaman

DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR RSIA BUNDA
SEJAHTERA

Tanggal Terbit

dr. Susan
SIP 446.1/0063/I/1407-Dinkes/2014
Suatu proses komunikasi perawat atau dokter jaga
kepada dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP)
untuk melaporkan kondisi pasien melalui telepon

II. TUJUAN

1. Perawat/dokter

jaga

dapat

menyampaikan

informasi kondisi pasien yang tepat dan akurat


kepada dokter penanggung jawab pelayanan
(DPJP)
2. Mampu meningkatkan kemampuan komunikasi
antara

perawat/dokter

jaga

dengan

dokter

penangung jawab pelayanan (DPJP)


3. Meningkatkan kualitas keselamatan pasien rumah
sakit
III. KEBIJAKAN

1. Peraturan

direktur

rsia

bunda

sejahtera

nomor.........tentang komunikasi yang efektif


2. Peraturan
nomor.........

direktur
tentang

rsia

bunda

peningkatan

sejahtera
mutu

dan

keselamatan pasien rumah sakit


3. Peraturan direktur rsia bunda sejahtera nomor.......
IV. PROSEDUR

tentang sasaran keselamatan pasien rumah sakit


1. Persiapan
a. Petugas pelaksana :

- Perawat/bidan yang akan melaporkan


- dokter jaga
b. Peralatan :
- Pesawat telepon
- Rekan medis pasien
- Alat tulis
2. TAHAP PRA INTERAKSI :
a. Petugas
pelaksana
melakukan
pengecekan

kelengkapan

identitas

pasien yang akan dilaporkan sesuai


dengan

dokter

pelayanan

penaggung
(DPJP),

jawab
dengan

mempersiapkan dan mencatat apa yang


harus dilaporkan
b. Membaca kembali diagnosis awal dan
perjalanan penyakit pasien
c. Membaca
kembali
perkembangan

kondisi

catatan

terakhir

dan

hasil penunjangnya
3. TAHAP INTERAKSI :
1. Memberikan salam
2. Terapi yang sudah diberikan
3. Assesment pasien pada saat ini
4. Mohon advis yang terbaik untuk pasien
tersebut
4. TAHAP TERMINASI
a. Dokumentasikan advis dokter penanggung
jawab
b.

pelayanan

(DPJP)

atau

dokter

konsulen dengan menulis direkam medis


Tanggal dan jam
Terapi yang akan diberikan
Planning yang harus dilakukan
Nama dokter konsulen
Paraf dan nama petugas pelaksana
Membacakan ulang hasil konsultasi tersebut

kepada dokter konsulen


c. Pada hari berikutnya,

petugas

ruangan

meminta dokter konsulen untuk memberikan


paraf direkam medis pasien
V. UNIT TERKAIT

1. Instalasi Rawat Inap


2. Instalasi Gawat darurat
3. Instalasi Intensie care unit