Anda di halaman 1dari 45

Struktur Baja II

Jembatan Komposit
Kamis, 23 Desember 2010
Dr. Ir. Mochammad Afifuddin, M.Eng
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik
UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Pendahuluan

Bertahun-tahun beton bertulang yang terletak di


atas gelagar baja dipakai tanpa
memperhitungkan pengaruh dari struktur
komposit.
Pada tahun-tahun belakangan ini, hasil
penelitian menunjukkan bahwa beton bertulang
dan gelagar baja yang digabungkan bersamasama merupakan satu kesatuan dalam menahan
geseran horizontal.
Daya tahan gabungan ini dapat diperoleh
dengan mengelas shear connector (penyambung
geser) pada gelagar atau dengan memberikan
lapisan pelindung beton pada gelagar.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

Pendahuluan

AISCS juga mengakui adanya penambahan ini


dengan memberikan nilai tegangan lentur izin
sebesar 0,76 Fy tanpa memperhitungkan pengaruh
dari beton (AISCS 1.11.2)
Kedua material tersebut dimanfaatkan sampai
mencapai kapasitas penuhnya, dengan beton
menahan tekanan dan gelagar baja menahan
hampir semua tarikan.
Penampang komposit mempunyai kekakuan yang
lebih besar dibandingkan dengan penampang beton
dan gelagar baja yang bekerja sendiri-sendiri.
Apabila ada bagian dari beton yang menahan tarik,
maka bagian tersebut dianggap tidak ada dan
diabaikan dalam perhitungan.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

Lebar Efektif

AISC menentukan lebar dari lempeng beton yang turut


aktif dalam aksi komposit seperti gambar di atas.
Besarnya lebar flens efektif maksimum tidak boleh
melampaui:
1. Seperempat dari panjang bentang gelagar
2. Setengah dari jarak bersih ke gelagar berikutnya yang
terdapat pada dua sisi ditambah bf
3. Enam belas kali tebal lempeng t ditambah bf,

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

Lebar Efektif

Apabila lempeng beton hanya terdapat pada satu


sisi dari gelagar, maka lebar aktif maksimum b
tidak boleh melampaui:
1. Seperduabelas dari panjang bentang gelagar L.
2. Setengah dari jarak bersih ke gelagar berikutnya
tambah bf.
3. Enam belas kali tebal lempeng t ditambah bf,

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

Contoh Soal 1:
Tentukan lebar efektif b untuk gelagar
sebelah dalam dan gelagar tepi seperti
terlihat pada gambar apabila diketahui
panjang bentang L=42 ft, 0 in; tebal
lempeng beton t=5.5 in dan jarak dari pusat
ke pusat gelagar yang terdiri dari profil W
18 x 35 adalah 8 ft, 0 in.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

Penyelesaian:
Untuk profil W 18 x 35, bf= 6 in.
Jarak bersih gelagar = (8 ft x 12 in/ft)-6 ft= 90
in.
Untuk gelagar sebelah dalam,
1. b1/4 =(42ftx12in./ft)/4= 126 in.
2. b(1/2 jarak bersih)x2 + bf=2(90 in/2) + 6
in.=96 in
3. b(8t) x 2 + bf= 2(8x5,5in.) + 6 in. = 94 in.
Harga b minimum yang dipakai adalah b=94 in.
01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

Penyelesaian (lanjutan):
Untuk gelagar tepi,
1. b1/12 =(42ftx12in./ft)/12= 42 in.
2. b(1/2 jarak bersih)x2 + bf=(90 in/2) +
6 in.=51 in
3. b(6t) + bf= (6x5,5in.) + 6 in. = 39 in.
Harga b minimum yang dipakai adalah
b=39 in.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

Contoh Soal 2:
Kerjakan kembali contoh soal no: 1, dengan
menggunakan profil W 12 x 65 untuk gelagar.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

10

Perhitungan Tegangan

Tegangan-tegangan pada penampang komposit


biasanya dihitung dengan menggunakan metode
tranformasi luas, di sini salah satu dari luas
material yang dipakai di transformasikan menjadi
luas yang ekivalen terhadap luas material lainnya.
Biasanya luas efektif beton yang ada
ditranformasikan menjadi luas baja yang ekivalen.
Dengan menganggap bahwa pada jarak yang
sama dari sumbu netral besarnya regangan yang
terjadi pada kedua material adalah sama, maka
besarnya unit tegangan pada salah satu material
adalah sama dengan perkalian antara regangan
yang terjadi dengan modulus elastisitasnya.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

11

Perhitungan Tegangan
(lanjutan):

Unit tegangan baja dengan demikian


bisa dinyatakan sebagai Es/Ec
dikalikan dengan unit tegangan beton.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

12

Dengan memisahkan perbandingan Es/Ec


sebagai perbandingan modulus n, gaya yang
ditahan oleh beton seluas 1 in2 adalah setara
dengan gaya yang ditahan oleh baja seluas
1/n in2. Dengan demikian luas efektif beton
(Ac=bef x t), bisa digantikan dengan luas
transformasi (Atransformasi= Ac/n).
Setelah letak sumbu netral dari penampang
transformasi ditentukan, kemudian momen
inersianya Itr bisa dihitung. Tegangan lentur
maksimum untuk baja bisa dinyatakan
dengan persamaan:

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

13

Dimana:
fbs= tegangan lentur maksimum
M= momen lentur
ytr=jarak dari sumbu netral ke serat baja terjauh
Itr= momen inersia penampang transformasi.
Tegangan lentur maksimum untuk beton dapat dinyatakan
dengan persamaan:

catas adalah jarak dari sumbu netral ke serat beton terjauh,


dan n perbandingan modulus.
01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

14

Persamaan di atas kadang-kadang dipakai untuk


menunjukkan tahanan momen transformasi dari gelagar.
Untuk konstruksi yang tidak disangga, karena penampang
baja harus dapat menahan beban mati, tegangan lentur
untuk baja dinyatakan oleh:

dimana:
MD : momen yang hanya disebabkan oleh beban mati
c
: jarak sumbu netral profil baja sendiri ke serat
penampang baja yang terjauh.
Is : momen inersia total dari baja
01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

15

Contoh soal 3:
Untuk contoh 1, tentukan penampang transformasi
dari beton apabila Ebaja = 29 x 106 psi dan
Ebeton = 2,9 x 106 psi.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

16

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

17

Contoh Soal 4:
Untuk kasus seperti gambar berikut, tentukan y tr, Itr, ftr
bawah, ftr atas, dan ftr beton, apabila M= 160 ft.k. Pakai
profil W 18 x 35 dengan b= 70 in., t=4 in, dan n=10

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

18

Penyelesaian:

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

19

Penyelesaian (lanjutan):

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

20

Contoh Soal 5:
Untuk kasus seperti gambar berikut, tentukan y tr,
Itr, ftr bawah, ftr atas, dan ftr beton, apabila M= 560
ft.k, Atr= 44 in2, t= 5 in, btr= 8,8 in. dan n=10

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

21

Penyelesaian:

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

22

Penyelesaian (lanjutan):

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

23

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

24

Contoh Soal 6:
Tentukan kapasitas momen tahan dari penampang
komposit seperti yang terlihat pada gambar berikut
ini. Anggap baja yang dipakai adalah dari jenis A.36,
fc= 3000 psi, n= 9, Itr= 8636 in4, ytr=17,99 in.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

25

Penyelesaian:

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

26

Penyelesaian (lanjutan):

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

27

Contoh Soal 7:
Dengan menganggap tidak ada penyangga yang
akan dipakai, tentukan kapasitas momen beban
mati dari penampang komposit pada contoh soal 5.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

28

Penyelesaian:

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

29

Penyelesaian (lanjutan):

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

30

Penyelesaian (lanjutan):

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

31

SHEAR CONNECTOR

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

32

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

33

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

34

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

35

Contoh Soal 8:
Tentukan jumlah kancing berdiameter 7/8 in
yang dibutuhkan apabila fc = 3000 psi dan
Fy= 36 ksi adalah harga-harga yang dipakai
untuk gelagar sebelah dalam pada contoh (1)
dan (2).

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

36

Penyelesaian:

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

37

Penyelesaian (lanjutan) :

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

38

Contoh Soal 9:
Tentukan jumlah kanal berukuran 4 in yang
diperlukan untuk menyalurkan gaya geser
apabila untuk penampang komposit seperti
pada gambar fc=3,0 ksi dan Fy = 36 ksi.
Anggap panjang tiap kanal adalah 3 in.

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

39

Penyelesaian:

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

40

Contoh Soal 10:

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

41

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

42

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

43

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

44

01/03/16

Bahan Kuliah Struktur Baja II

45