Anda di halaman 1dari 25

CARBAMAZEPINE-INDUCED

STEVENS JOHNSON SYNDROME: A


CASE SERIES OF THREE CASE
REPORTS

Maria Yosephina
03011176

FK Trisakti

PENDAHULUAN

Stevens Johnson syndrom (SJS) dan toxic


epidermal necrolysis (TEN) didefinisikan sebagai
luka lecet yang timbul diatas makula,
merupakan penyakit dengan karakteristik klinis
homogen dan berpotensial menyebabkan
kematian.

SJS <10% LBP


TEN >30% LBP
Penyebab tersering: reaksi obat/alergi diantaranya
antikonvulsan (carbamazepine, lamotarigine,
phenobarbital, phenytoin, and asam valproat)
CBZ kejang, trigerminal neuralgia, gangguan
bipolar.
Efek samping jangka panjang: mengantuk, ataxia,
vertigo, penglihatan kabur, mual-muntah, intoksikasi
darah (anemia aplastic, dll)

Angka insidensi CBZ SJS/TEN 14/100.000


Klinis: eritema, nekrosis, dan pengelupasan
epidermis secara luas, melibatkan mukosa,
gejala sistemik.

CASE 1

Perempuan, 18 th, Microcephaly dengan retardasi


mental
1,5 bulan
lalu
S: Kejang (+)
P:
- Tab. Phenytoin
3x100mg
- Tab. Acyclovir
100mg
- Tab.Cefixime

15 hari
pengobatan

Tab.
Carbamazepine
2x100mg

10 hari
pemberian
CBZ
S: kulit kemerahan
pada lengan
menjalar cepat ke
seluruh tubuh, nafsu
makan <<
O: febrile (101F),
pucat (+), edema (+),
kongesti mata (+),
bibir edema (+)

St. Dermatologis:
-lokasi: seluruh tubuh
-UKK: makulopapular, eritema, purpura
P:
CBZ di stop
Cairan infus
Inj. Dexamethasone 12mg (pagi), 4mg (malam) im
tapering off oral Tab. Prednisolone stop
Inj. Pantoprazole 2x40mg iv
Antibiotik
Mucain gel 3x Cth2
Tab. Paracetamol 500mg prn
Terapi lokal: Clotrimazole 1% + Beclomethasone 0,01% +
benzocaine 1% + glycerine
10 hari perawatan perbaikan + acc pulang

Hematologi
Hemoglobin

9,0 g%

Leukosit

32,300

Diff count

N45/L23/M2/E30

Trombosit

105/cumm

S. Na

132 mEq/l

S. K

4.9 mEq/l

Fungsi ginjal
Ureum

69 mg/dl

Creatinine

1.4 mg/dl

Fungsi hati
Alkalin fosfatase

220 IU

SGOT/PT

68 IU/122 IU

Urinalisa

Figure 1: Carbamazepine induced lesions on forearm


and palm of the 18-year-old female being treated for
epilepsy.

Figure 2: Drug-induced maculopapular lesions on face


along with swelling lips and face in the 18-year-old
female being treated for epilepsy.

Figure 3: Maculopapular lesion due to carbamazepine


hypersensitivity of the18-year-old female being treated
for epilepsy.

CASE 2
Perempuan, 32 tahun, Herpes Zoster

3 minggu lalu
S: plenting di daerah kulit
kepala, dahi, dan kepala
belakang, sensasi terbakar
(+)
O: demam naik turun (+),
lesi vesikopapular di scalp,
dahi, regio oksipital
A: Herpes zoster
P: Tab. CBZ 1x200mg
(malam)
Inj. Vit B1,6,12.

Saat pemeriksaan

S: muntah, nyeri uluhati,


gatal seluruh tubuh, bengkak
pada belakang telinga dan
wajah, kulit kemerahan, BAB
warna oranye.
O: BP 128/82, HR 28x/mnt
Limpadenopati inguinal 2-3
nodus limfe, uk 1-3cm ,
splenomegali ringan
St. Lokal: lesi berisi cairan
pada wajah kiri, bengkak di
dahi, periorbital bilateral,
tangan kiri

A: Reaksi hipersensitivitas terhadap CBZ


P:
Omnacortil 40mg (j.8 pagi pc) dan 20mg (malam)
Tab. Pantoprazole 2x40mg
Tab. Hydroxyzine 25mg

Simptoms membaik acc pulang

Hematologi
Hb

13 g%

Diff count

N58/L33/E9/M0/B0

Trombosit

291,000/mm3

LED

28mm/jam

Kimia darah
GDS

89 mg%

Ureum/Creatinine

35 mg/dl/0.68 mg/dl

Elektrolit
Na/K

128.8 mEq/l / 4.9 mEq/l


RBC normositik normokrom, limfositosis reaktif akibat reaksi
hipersensitivitas terhadap obat, urinalisa dbn, USG: splenomegali ringan.

Figure 4: Resolving lesions on the forearm and palm of


the patient who was being treated with carbamazepine
for post herpetic neuralgia.

Figure 5: Healing lesions on forehead of the patient


who was being treated with carbamazepine for post
herpetic neuralgia.

CASE 3
Laki-laki, 41 tahun
2 tahun lalu

Orthopedics
Department
nyeri kronik
panggul kiri
dan lutut

6 bulan lalu
Reffered to
Neurologiy
Department
nyeri neuropati
P: Tab. CBZ
2x100mg
2x200mg
3x200mg (1 bln
terakhir)

1 bulan
pemberian
CBZ 3x200mg
Reported to Skin
Department ruam
kemerahan seluruh tubuh,
mulai dari wajah, leher,
dada,punggung, tungkai
bawah, sensasi terbakar
(+), gatal (+), demam
menggigil, badan kakukaku
O: BP 108/70, PR: 88x/mnt

St dermatologis:
Lokasi: seluruh tubuh
UKK: eritema, papul
P:
CBZ stop
Cairan infus
Inj. Dexamethasone 8mg (pagi), 4mg (malam)
tapering off oral Tab. Omnacortil 40mg (pagi), 20mg
(malam) stop
Inj. Pantoprazole 2x40mg

Hematologi
Hb

12 mg%

Leukosit

12,000/dl

Diff count

N58/L35/E2/M5/B0

Kimia darah
S. Na/S.K

135.56 / 4.5 mEq/l

SGOT/PT

186/294 IU

Alk PO4

509 IU

Figure 6: Maculopapular and target lesions on the


trunk of the patient being treated with carbamazepine
for chronic neuropathic pain.

Figure 7: Maculopapular and target lesions on the arm


and forearm of the patient being treated with
carbamazepine for chronic neuropathic pain

Figure 8: Maculopapular and target lesions on the


back of the patient being treated with carbamazepine
for chronic neuropathic pain.

DISKUSI
CBZ sudah diakui di US sebagai anti kejang
pada 1974, terapi untuk trigerminal neuralgia
sejak 1960.
Konsentrasi terapeurik 6-12 ug/ml (variasi)
Salah satu yang biasa menimbulkan reaksi
hipersensitivitas (SJS)
Meskipun SJS memiliki banyak etiologi, secara
umum dicetuskan oleh infeksi virus dan
neoplasia, paling sering karena penggunaan obat
(allopurinol, antibiotik, anti konvulsan, NSAID.

Devi et al 7 tahun studi antikonvulsan paling


sering menyebabkan SJS t/u 8minggu pertama
pengobatan, 80% nya CBZ
Meningkatnya pemberian CBZ untuk kontrol nyeri
neuropati dan herpetik dapat menjadi penyebab
meningkatnya insiden SJS.
3 kasus, indikasi CBZ berbeda, memberi reaksi yg
serupa maculopapular rash seluruh tubuh,
hipotermia ringan, eosinofilia, penurunan fungsi hati

Mekanisme reaksi hipersensitivitas belum jelas.


Wu et al limfosit dan sel-T berproliferasi saat
terekspos oleh CBZ.
Proliferasi berlangsung variatif 5 mnt- 4 jam
Manifestasi klinis: demam, maculopapular rash
progresif
Dx ditentukan scr klinis; penunjang: skin biopsy
Prinsip terapi: mengenali dini ruam yang muncul, stop
penggunaan obat yang berkaitan, dan berikan obat
simptomatik.

Terima kasih