Anda di halaman 1dari 67

TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LAPORAN PRAKTIKUM
PERANCANGAN SISTEM KERJA & ERGONOMI (TI-
2111)

WORK SAMPLING
Operator Kantin GKU Barat
Institut Teknologi Bandung

Oleh
KELOMPOK 3
Yanuar Prima 13406003
Nadia Fadhilah Riza 13406069
Dimas Panji F. 13406131
Reza Donadoni 13406176
Ilma Jayanti 13406182

LABORATORIUM PERANCANGAN SISTEM KERJA & ERGONOMI


PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2007

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 1


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Maksud dan Tujuan


A. Tujuan Umum
1. Dapat melakukan pengukuran waktu secara langsung
dengan cara sampling pekerjaan.
2. Mampu melakukan sampling pekerjaan melalui prosedur
yang benar dengan menggunakan/memanfaatkan tools
yang ada.
3. Mampu menggunakan dan memanfaatkan hasil sampling
pekerjaan untuk melakukan perbaikan/pengaturan kerja.

B. Tujuan Khusus
1. Mampu melakukan pengukuran proporsi “activity” dan
“delay” dari seorang pekerja atau sebuah mesin pada suatu
pekerjaan tertentu.
2. Mampu melakukan perhitungan waktu baku dari elemen-
elemen pekerjaan tertentu dan beban kerja dari sistem kerja
tersebut.
3. Mampu melakukan perhitungan utilitas dari suatu fasilitas
dan mampu melakukan interpretasi terhadap hasil serta
mengajukan usulan perbaikan pada penggunaan fasilitas
tersebut.

1.2 Latar Belakang Masalah


Kinerja suatu sistem kerja ditentukan oleh performansi dari pekerjanya,
yaitu berupa tingkat keefektifan pekerja menyelesaikan pekerjaannya.
Oleh karena itu dibutuhkan suatu metode untuk menghitung tingkat
keefektifan tersebut, salah satu caranya adalah melakukan sampling
pekerjaan (work sampling). Pada awalnya sampling pekerjaan
dikembangkan di Inggris oleh L.H.C. Tippet pada pabrik-pabrik tekstil
di Inggris. Sampling pekerjaan menggunakan prinsip-prinsip dari ilmu
statistik.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 2


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Sampling pekerjaan dapat dilakukan terhadap tenaga kerja tak


langsung, tenaga kerja langsung, maupun terhadap mesin. Sampling
pekerjaan adalah suatu prosedur pengukuran yang dilakukan dengan
melakukan kunjungan-kunjungan pada waktu-waktu tertentu yang
ditentukan secara acak (random). Kunjungan-kunjungan yang
dilakukan untuk mengetahui apa yang terjadi atau kegiatan apa yang
sedang dilakukan di tempat kerja yang bersangkutan, frekuensi
kegiatan tersebut, dan berapa persen waktu yang dipergunakan untuk
pekerjaan itu. Semakin banyak kunjungan yang dilakukan, semakin
kuat dasar (berupa tingkat ketelitian) untuk mengambil kesimpulan.
Agar kesimpulan yang diambil lebih tepat, diperlukan teknik tertentu
secara statistik, yang dikenal dengan sampling menduga perbandingan
populasi (sampling for estimating population proportion).

Pekerja Kantin GKU Barat ITB dipilih sebagai objek pengamatan karena
sistem kerja Kantin GKU Barat ITB dan pekerjanya dirasa masih
memerlukan adanya perbaikan-perbaikan kerja. Melalui sampling
pekerjaan terhadap operator kerja, dapat diukur dan diketahui
distribusi pemakaian waktu kerja oleh para pekerja, beban kerja dan
kelonggaran bagi para pekerja. Berdasarkan data yang didapatkan
itulah dapat dilakukan berbagai perbaikan kerja agar pekerja menjadi
lebih produktif.

1.3 Perumusan Masalah


Dari sampling pekerjaan yang dilakukan, dapat diketahui distribusi
pemakaian waktu sepanjang waktu kerja oleh pekerja. Untuk
mengetahui dan menghitung beban kerja dari para pekerja, serta
memperkirakan kelonggaran bagi pekerjaan tertentu, dapat digunakan
performance sampling. Work measurement digunakan untuk
menghitung dan menentukan waktu baku dari suatu jenis pekerjaan
tertentu.

1.4 Pembatasan Masalah


Permasalahan, pengolahan data, dan analisis yang dibahas pada
laporan ini dibuat dengan batasan-batasan:

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 3


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

1) Pekerja yang dijadikan objek pengamatan adalah dua orang


pekerja Kantin GKU Barat ITB yang memiliki jenis kelamin dan
job description yang sama.
Pengamatan tidak dapat dilakukan pada pekerja yang memiliki
jenis kelamin yang berbeda (pria dengan wanita), karena pada
Kantin GKU Barat ITB, job description antara pekerja pria dan
wanitanya berbeda.
2) Pekerja adalah pekerja yang normal.
Data yang didapatkan berupa jenis kegitan yang dilakukan dan
kecepatan dari pekerja.
3) Kunjungan pengamatan dilakukan secara acak dengan interval
waktu yang mengikuti tabel bilangan random.
4) Pengamatan dilakukan selama 5 hari sesuai dengan jam kerja
Kantin GKU Barat ITB.

1.5 Langkah Pembahasan Masalah


1) Menetapkan tujuan pengukuran serta besar tingkat ketelitian
dan keyakinan yang digunakan.
2) Melakukan penelitian pendahuluan mengenai sistem kerja.
3) Memilih operator yang terampil.
4) Menyiapkan peralatan yang berhubungan dengan sampling
pekerjaan.
5) Melakukan pemisahan pekerjaan atas elemen-elemen pekerjaan
yang diamati/diukur.
6) Menetapkan interval pengamatan, lalu menentukan jadwal
kunjungan berdasarkan bilangan acak yang didapatkan.
7) Melakukan sampling. Data dicatat pada lembar pengamatan.
8) Menguji keseragaman data.
9) Menguji kecukupan data.
10) Melakukan pengamatan tambahan sesuai waktu yang
ditetapkan, jika diperlukan.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 4


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

BAB II
LANDASAN TEORI

Teknik pengukuran waktu dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara
langsung dan secara tidak langsung. Pengukuran waktu secara langsung
dilakukan langsung di tempat pekerjaan tersebut dilakukan dan terdiri dari
antara lain pengukuran dengan cara jam henti dan sampling pekerjaan.
Sedangkan pengukuran secara tidak langsung melakukan perhitungan waktu
tanpa harus berada di tempat pekerjaan, yaitu dengan cara membaca tabel-
tabel yang tersedia, asalkan mengetahui jalannya pekerjaan dan elemen-
elemen pekerjaan atau elemen-elemen gerakan. Yang termasuk dalam
kelompok ini adalah data waktu baku dan data waktu gerakan.

Pada prinsipnya tenaga kerja pada suatu industri manufaktur dapat dibagi
atas dua klasiflkasi, yaitu tenaga kerja langsung (bagian produksi) dan tenaga
kerja tak langsung. Tenaga kerja tak langsung ini dapat dibagi lagi dalam tiga
tipe pekerja, yaitu:
Tenaga kerja kreatif, misalnya manager, koordinator.
Tenaga kerja beban tetap, misalnya tenaga filling, agenda, fotocopy.
Tenaga kerja beban berubah, misalnya sekretaris. penerima tamu,
pemroses surat.
Sedangkan pada industri jasa, semua tenaga kerja mempunyai klasifikasi
seperti tenaga kerja tak langsung dalam industri manufaktur yang selanjutnya
disebut tenaga kerja non produksi (white collar).

Tenaga kerja tak langsung memiliki beberapa karakteristik, yaitu:


 Merupakan suatu bentuk pelayanan, di mana terdapat sedikit
pengulangan dan rutinitas dibandingkan dengan tenaga kerja langsung
(produksi).
 Beban kerjanya sangat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor luar.
 Pengawasannya relatif lebih sulit.
 Kebutuhannya sesuai dengan tingkat penggunaan sistem otomasi dan
mekanisasi (teknologi yang digunakan).
 Penyelesaian tugas-tugasnya memerlukan kreativitas yang baik dari
pekerjanya.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 5


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

 Lebih menggunakan usaha mental.

Tujuan dari pengukuran dan pengawasan tenaga kerja tak langsung adalah:
Meyakinkan bahwa terdapat performansi yang optimum dari para
pekerja di seluruh bagian perusahaan, dengan mengukur dan
mengawasi setiap pekerja sebagai suatu output perusahaan.
Menentukan keperluan tenaga kerja pada berbagai tingkat volume.
Perbaikan cara kerja, sehingga dapat meningkatkan produktivitas
kerja.
Mereduksi biaya yang tidak diperlukan.

Pengukuran waktu secara random (work sampling) mempunyai berbagai


kegunaan :
 Menentukan jadwal dan perencanaan kerja yang memberikan kondisi
yang optimal bagi pekerja dalam melakasankan tugasnya.
 Menentukan efektivitas mesin, jumlah mesin yang dapat ditangani oleh
satu operator,dan juga sebagai alat bantu dalam menyeimbangkan
suatu lini perakitan dan pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan
menggunakan konveyor.
 Menentukan waktu baku yang digunakan bagi pekerja-pekerja tidak
langsung
 Memperkirakan kelonggaran suatu pekerjaan.
 Mengetahui distribusi pemakaian waktu sepanjang waktu kerja oleh
pekerja atau kelompok kerja.

Sampling pekerjaan mempunyai tiga manfaat utama. yaitu sebagai:


Activity and delay sampling
Activity and delay sampling digunakan untuk mengukur dan
mengetahui distribusi pemakaian waktu sepanjang waktu kerja oleh
para pekerja/kelompok kerja, atau untuk mengetahui tingkat
pemanfaatan (utilitas) mesin-mesin, peralatan, dan fasilitas kerja.
Performance sampling
Performansi sampling bisa digunakan untuk mengukur performance
index atau performance level dari pekerja sepanjang waktu kerjanya.
Performance sampling ini juga digunakan untuk mengetahui dan
menghitung beban kerja dari para pekerja, serta memperkirakan
kelonggaran bagi pekerjaan tertentu.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 6


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Work measurement
Work measurement digunakan untuk menghitung dan menentukan
waktu baku dari suatu jenis pekerjaan tertentu.

Rating Performansi
Dalam melakukan suatu pengamatan, pengamat dapat melihat apakah
operator bisa bekerja secara wajar atau tidak. Hal ini berkaitan dengan
kecepatan kerja operator, apakah pekerja/operator bekerja sangat cepat,
sangat lambat, atau normal. Jadi dalam sampling pekerjaan , data yang
didapatkan adalah jenis kegiatan yang tengah dilakukan dan data kecepatan
pekerja. Sebagai jawaban untuk permasalahan ini dilakukan penetapan rating
performansi . Dalam rating tersebut, ada benchmarking, yaitu tingkat
kecepatan yang dianggap normal untuk pekerjaan tertentu.

Beberapa metode penetapan rating performansi yang lazim dipakai:


 Westinghouse System of Rating
 Metode Persentase
 Metode Shumard
 Metode Objektif
 Metode Sintesa
 Metode Bedaux

Pemisahan Pekerjaan atas Elemen-Elemen Pekerjaan


Bentuk paling sederhana dalam melakukan pemisahan pekerjaan ini adalah
dalam bentuk kegiatan produktif dan non-produktif. Langkah pemisahan ini
berkembang menjadi beberapa elemen pekerjaan . Pemisahan elemen
pekerjaan ini bersifat mutually exclusive dan exhaustiv , yaitu satu kegiatan
terpisah dari kegiatan lainnya dengan jumlah semua kegiatan tersebut adalah
semua kegiatan yang mungkin terjadi.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 7


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

BAB III
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

3.1. Data Umum Perusahaan


Nama tempat kerja : Kantin GKU Barat ITB
Tahun berdiri : Februari 1989
Nama pemilik : Dharma Wanita ITB.
Alamat : Jl. Ganesha No:10, Bandung
Jumlah karyawan : 12 orang.
Jam kerja : Senin-Jumat pukul 06.00-15.00 WIB
Kapasitas pelanggan : 80 tempat duduk.

3.2. Teknik Pengumpulan Data Untuk Penelitian Sampling


Pekerjaan
Dalam metode sampling pekerjaan, pengambilan data dilakukan
melalui kunjungan-kunjungan secara acak, yaitu pada waktu-waktu
tertentu dengan penetapan interval kunjungan berdasarkan
karakteristik pekerjaan. Kunjungan dilakukan untuk mengetahui
kegiatan apa yang sedang dilakukan pada tempat kerja.

Langkah awal yang harus dilakukan dalam pengambilan data adalah


melakukan penelitian pendahuluan mengenai sistem kerja untuk
mempelajari uraian pekerjaan dan elemen-elemen pekerjaan yang
akan diamati. Hal ini dapat dilakukan melalui observasi dan wawancara
dengan pekerja yang akan diamati. Dalam pemilihan pekerja, pekerja
yang akan diamati haruslah pekerja terampil yang saat diamati bekerja
secara wajar.

Lalu ditetapkan interval pengamatan dan jadwal kunjungan secara


acak, yang dibuat berdasarkan tabel bilangan acak. Kemudian
diakukan kunjungan sesuai dengan jadwal kunjungan yang telah
direncanakan dan dicatat kegiatan yang sedang dilakukan pada
tempat. Semua elemen kerja yang dilakukan dalam satu hari dan
jumlah OIU (output in unit) dicatat. Kunjungan dilakukan maksimal

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 8


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

sebanyak 2/3 dari jumlah kunjungan yang seharusnya dapat dilakukan


dalam satu hari pengamatan.

3.2.1). Penelitian Pendahuluan


Penelitian pendahuluan dilakukan agar elemen pekerjaan yang
diamati dapat dibagi menjadi dua, yaitu elemen kerja produktif dan
elemen kerja non produktif.
 Elemen kerja produktif
A. Membersihkan meja
B. Menata makanan
C. Menata minuman
D. Memasak
E. Mengambilkan nasi untuk pelanggan
F. Mengambilkan lauk untuk pelanggan
G. Mengambilkan sayur untuk pelanggan
H. Mengantarkan pesanan
I. Mengeringkan sendok garpu
J. Menerima pembayaran
K. Memberikan kembalian
L. Pembukuan
M. Mencuci piring
 Elemen kerja non produktif
1. Menunggu
2. Menganggur
3. Beribadah
4. dll

Melalui penelitian pendahuluan juga didapatkan data umum tempat


kerja dan penentuan pekerja normal yang akan diamati. Pekerja
yang akan diamati dipilih berdasarkan pengalaman pekerja.
Data pekerja normal yang akan diamati:
1. Nama : Wakidi
Jabatan : pekerja Kantin GKU Barat ITB
2. Nama : Ade Rukmini
Jabatan : pekerja Kantin GKU Barat ITB

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 9


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

3.2.2). Interval pengamatan


Interval waktu pengamatan terhadap pekerja Kantin GKU Barat
yang dilakukan adalah sebesar 10 menit. Hal ini dilakukan dengan
asumsi 10 menit adalah waktu rata-rata bagi pekerja untuk
menyelesaikan seluruh kegiatan kerjanya.
Jumlah jam kerja per hari = 9 jam = 540 menit
540
Jumlah kunjungan maks. = = 54 kunjungan
10
2
Jumlah Kunjungan = x jumlah kunjungan maks.
3
2
= x 54 = 36 kunjungan/hari
3
Kunjungan dilakukan selama lima hari, yaitu hari Senin, Selasa,
Rabu, Kamis, dan Jumat.

Pada pelaksanaannya, terdapat beberapa pengamatan yang tidak


dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal kunjungan yang telah
dibuat. Hal ini disebabkan karena keterbatasan waktu yang dimiliki
pengamat (yaitu kesibukan kuliah, dll), dan tidak adanya pengamat
yang dapat melaksanakan pengamatan pada jadwal kunjungan
tersebut karena jadwal kuliah yang bentrok.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 10


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

3.2.4). Pengumpulan Data

LEMBAR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN


KANTIN GKU BARAT ITB

Tabel Jumlah Total OIU Selama 5 Hari

Ibu Wakidi
Jumlah OIU
No. Elemen Pekerjaan
Tally Satuan Jumlah
A Membersihkan meja 9 Meja 900
B Menata makanan 10 Makanan 600
C Menata minuman 7 Minuman 2800
D Memasak 21 Porsi 20
E Mengambilkan nasi untuk pelanggan 8 Porsi 500
F Mengambilkan lauk untuk pelanggan 5 Porsi 300
G Mengambilkan sayur untuk pelanggan 7 Porsi 510
H Mengantarkan pesanan 7 Pesanan 510
Sendok
I Mengeringkan sendok garpu 8 2000
garpu
J Menerima pembayaran 30 Pelanggan 2115
K Memberikan kembalian 14 Pelanggan 1750
L Pembukuan 17 Data 15
M Mencuci piring 5 Piring 350
N Non produktif 34
JUMLAH 172

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 11


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN


KANTIN GKU BARAT ITB

Tabel Jumlah Total OIU Selama 5 Hari

Ibu Rukmini
Jumlah OIU
No. Elemen Pekerjaan
Tally Jenis Jumlah
A Membersihkan meja 28 Meja 2880
B Menata makanan 17 Makanan 640
C Menata minuman 3 Minuman 1200
D Memasak 10 Porsi 15
E Mengambilkan nasi untuk pelanggan 17 Porsi 1100
F Mengambilkan lauk untuk pelanggan 15 Porsi 1100
G Mengambilkan sayur untuk pelanggan 15 Porsi 1100
H Mengantarkan pesanan 9 Pesanan 1500
Sendok
I Mengeringkan sendok garpu 6 1500
garpu
J Menerima pembayaran 9 Pelanggan 635
K Memberikan kembalian 2 Pelanggan 345
L Pembukuan 7 Data 15
M Mencuci piring 8 Piring 550
N Non produktif 26
JUMLAH 172

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 12


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

3.3. Teknik Pengolahan Data


1) Menghitung persentase waktu produktif (p) dan % kegiatan
produktif rata-rata
𝑥
𝑖=1 𝑝𝑖
𝑝=
𝑘
dengan, pi = persentase kegiatan produktif di hari ke-i
k = jumlah hari pengamatan

2) Melakukan uji keseragaman data dengan menggunakan peta


kontrol
𝑛𝑖
𝑛=
𝑘
𝑝 (1 − 𝑝)
𝐵𝐾 = 𝑝 ± 3
𝑛
dengan, n = jumlah pengamatan dalam 1 hari

3) Melakukan uji kecukupan data


𝑝1 + 𝑝2
𝑝=
2
4(1 − 𝑝)
𝑁=
𝑠2𝑝
dengan, 𝑝 = persentase produktif di seluruh pengamatan yang
telah dilakukan
s = tingkat ketelitian yang digunakan

4) Perhitungan beban kerja


Menghitung % produktif dari setiap elemen pekerjaan
𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎𝑕 𝑡𝑎𝑙𝑙𝑦 𝑝𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑡𝑖𝑓 𝑒𝑙𝑒𝑚𝑒𝑛 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 − 𝑒𝑟𝑟𝑜𝑟
𝑃𝑒 =
𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑡𝑎𝑙𝑙𝑦 𝑠𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢𝑕 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛
dengan asumsi, error = 0

Menghitung tingkat performansi rata-rata


𝑝1 + 𝑝2
𝑝=
2

Menghitung jumlah menit pengamatan tiap elemen


pekerjaan
𝑀𝑒 = 𝑃𝑒 × 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 13


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Menghitung waktu normal per OIU


𝑀𝑒
𝑊𝑛 = ×𝑝
𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎𝑕 𝑂𝐼𝑈
dengan, OIU = output in unit
p = penyesuaian

Menghitung waktu baku per OIU


𝑊𝑏 = 𝑊𝑛 × 𝑙
dengan, l = kelonggaran

Menghitung waktu baku total per elemen pekerjaan


𝑊𝑏 𝑖 = 𝑊𝑏 × 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎𝑕 𝑂𝐼𝑈 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛

Menghitung waktu baku total


𝑊𝑏 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 𝑊𝑏 𝑖

Menghitung beban kerja


𝑊𝑏 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙
𝐵𝑘 =
𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛

3.4 Hasil Pengolahan Data


 % Kegiatan Produktif
𝑥
𝑖=1 𝑝 𝑖
𝑝= 𝑘

Pekerja terukur : Ibu Wakidi


Frekuensi teramati pada hari ke-i
KEGIATAN JUMLAH
1 2 3 4 5
Produktif 31 28 23 29 27 138
Non Produktif 4 8 8 6 8 24
JUMLAH 35 36 31 35 35 172
PI 0.8857 0.7777 0.7149 0.8285 0.7714

0.8857 + 0.7777 + 0.7419 + 0.8285 + 0.7714


𝑝1 = = 0.8010
5

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 14


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Jadi, persentase kegiatan produktif rata-rata untuk Ibu Wakidi


adalah 80.10%

Pekerja terukur : Ibu Rukmini


Frekuensi teramati pada hari ke-i
KEGIATAN JUMLAH
1 2 3 4 5
Produktif 32 30 24 33 27 146
Non Produktif 3 6 7 2 8 26
JUMLAH 35 36 31 35 35 172
P2 0.9142 0.8333 0.7741 0.9428 0.7714

0.9142 + 0.8333 + 0.7741 + 0.9428 + 0.7714


𝑝2 = = 0.8472
5
Jadi, persentase kegiatan produktif rata-rata untuk Ibu Rukmini
adalah 84.72%

 Uji Keseragaman Data


𝑛𝑖 35 + 36 + 31 + 35 + 35
𝑛= = = 34.4
𝑘 5

Pekerja terukur : Ibu Wakidi

0.8010 (1 − 0.8010)
𝐵𝐾1 = 0.8010 ± 3 = 0.8010 ± 0.2141
34.4
BKA1 = 0.8010 + 0.2141 = 1.0221
BKB1 = 0.8010 – 0.2141 = 0.5869
1.2000

1.0000

0.8000
BKA
0.6000 p
BKB
0.4000

0.2000

0.0000

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 15


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Dapat dilihat dari kurva, bahwa data yang diambil untuk


Ibu Wakidi adalah seragam karena berada diantara BKA
dan BKB, sehingga tidak ada data yang dibuang.

Pekerja terukur : Ibu Rukmini

0.8792 (1 − 0.8792)
𝐵𝐾2 = 0.8792 ± 3 = 0.8472 ± 0.1840
34.4

BKA2 = 0.8472 + 0.1840 = 1.0312


BKB2 = 0.8472 – 0.1840 = 0.6632
1.2

0.8

BKA
0.6
p
0.4 BKB

0.2

0
1 2 3 4 5

Dapat dilihat dari kurva, bahwa data yang diambil untuk


Ibu Rukmini adalah seragam karena berada diantara BKA
dan BKB, sehingga tidak ada data yang dibuang.

 Uji Kecukupan Data


𝑝1 + 𝑝2 0.8010 + 0.8472
𝑝= = = 0.8241
2 2

Dengan menggunakan tingkat ketelitian 10% dan tingkat


keyakinan 95% didapatkan :
4(1 − 𝑝) 4(1 − 0.8241)
𝑁= = = 83
𝑠2𝑝 0.1 2 (0.8241)

Angka 83 menunjukkan bahwa data yang ada (172 kali


pengamatan) memenuhi syarat kecukupan data.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 16


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

 Perhitungan Beban Kerja


jumlah menit pengamatan tiap elemen pekerjaan
𝑀𝑒 = 𝑃𝑒 × 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛
dengan,
total menit pengamatan = 9 x 5 x 60 menit = 2700 menit

Ibu Wakidi
% Produktif Menit Pengamatan
Elemen Pekerjaan
(pe) (Me)
Membersihkan meja 6.52 176.09
Menata makanan 7.25 195.65
Menata minuman 5.07 136.96
Memasak 15.22 410.87
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 5.80 156.52
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 3.62 97.83
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 5.07 136.96
Mengantarkan pesanan 5.07 136.96
Mengeringkan sendok garpu 5.80 156.52
Menerima pembayaran 21.74 586.96
Memberikan kembalian 10.14 273.91
Pembukuan 12.32 332.61
Mencuci piring 3.62 97.83

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 17


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Ibu Rukmini
% Produktif Menit Pengamatan
Elemen Pekerjaan
(pe) (Me)
Membersihkan meja 19.18 517.81
Menata makanan 11.64 314.38
Menata minuman 2.05 55.48
Memasak 6.85 184.93
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 11.64 314.38
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 10.27 277.40
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 10.27 277.40
Mengantarkan pesanan 6.16 166.44
Mengeringkan sendok garpu 4.11 110.96
Menerima pembayaran 6.16 166.44
Memberikan kembalian 1.37 36.99
Pembukuan 4.79 129.45
Mencuci piring 5.48 147.95

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 18


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

waktu normal per OIU :


𝑀𝑒
𝑊𝑛 = ×𝑝
𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎𝑕 𝑂𝐼𝑈
dengan, OIU = output in unit
p = penyesuaian

Ibu Wakidi

Penyesuaian
Elemen pekerjaan Total
Ke U KK Ko
Membersihkan meja D C2 C E 0.96
Menata makanan C2 B2 C B 1.07
Menata minuman C2 B2 D D 1.04
Memasak C1 C1 E D 1.02
Mengambilkan nasi untuk pelanggan C1 D D C 1.01
Mengambilkan lauk untuk pelanggan D C2 D D 0.96
Mengambilkan sayur untuk pelanggan D D D E 0.92
Mengantarkan pesanan D D D E 0.92
Mengeringkan sendok garpu D C2 C E 0.96
Menerima pembayaran E1 D C C 0.92
Memberikan kembalian C2 C2 C D 1.01
Pembukuan D D D E 0.92
Mencuci piring C1 D D C 1.01

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 19


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Ibu Wakidi
Menit Jumlah Waktu normal
Elemen Pekerjaan Penyesuaian
Pengamatan (Me) OIU (Wn) [menit]
Membersihkan meja 176.09 900 0.96 0.188
Menata makanan 195.65 600 1.07 0.349
Menata minuman 136.96 2800 1.04 0.051
Memasak 410.87 20 1.02 20.954
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 156.52 500 1.01 0.316
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 97.83 300 0.96 0.313
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 136.96 510 0.92 0.247
Mengantarkan pesanan 136.96 510 0.92 0.247
Mengeringkan sendok garpu 156.52 2000 0.96 0.075
Menerima pembayaran 586.96 2115 0.92 0.255
Memberikan kembalian 273.91 1750 1.01 0.158
Pembukuan 332.61 15 0.92 20.400
Mencuci piring 97.83 350 1.01 0.282

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 20


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Ibu Rukmini
Penyesuaian
Elemen pekerjaan Total
Ke U KK Ko
Membersihkan meja C2 D C D 0.99
Menata makanan C2 C1 C D 1.04
Menata minuman C2 C1 D E 1.04
Memasak C1 B2 E B 1.08
Mengambilkan nasi untuk pelanggan C2 C1 D D 1.02
Mengambilkan lauk untuk pelanggan D C2 D B 0.99
Mengambilkan sayur untuk pelanggan D C2 D B 0.99
Mengantarkan pesanan D C2 D D 0.96
Mengeringkan sendok garpu C2 D C D 0.99
Menerima pembayaran D D C D 0.96
Memberikan kembalian C2 C1 C E 1.02
Pembukuan C1 C1 D D 1.05
Mencuci piring C2 C1 D D 1.02

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 21


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Ibu Rukmini
Menit Jumlah Waktu normal
Elemen Pekerjaan Penyesuaian
Pengamatan (Me) OIU (Wn) [menit]
Membersihkan meja 517.81 2880 0.99 0.178
Menata makanan 314.38 640 1.04 0.511
Menata minuman 55.48 1200 1.04 0.048
Memasak 184.93 15 1.08 13.315
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 314.38 1100 1.02 0.292
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 277.40 1100 0.99 0.250
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 277.40 1100 0.99 0.250
Mengantarkan pesanan 166.44 1500 0.96 0.107
Mengeringkan sendok garpu 110.96 1500 0.99 0.073
Menerima pembayaran 166.44 635 0.96 0.252
Memberikan kembalian 36.99 345 1.02 0.109
Pembukuan 129.45 15 1.05 9.062
Mencuci piring 147.95 550 1.02 0.274

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 22


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Waktu baku per OIU:


𝑊𝑏 = 𝑊𝑛 × 𝑙
dengan, l = kelonggaran

Ibu Wakidi

Faktor Kelonggaran (%)


Elemen pekerjaan Total (%)
TN SK GK KM TTK KA LK
Membersihkan meja 1 2 0 2 1 0 1 7
Menata makanan 1 2 0 1 1 0 1 6
Menata minuman 2 2 0 1 1 0 1 7
Memasak 1 2 0 2 2 1 2 10
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 1 2 0 1 1 0 1 6
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 1 2 0 1 1 0 1 6
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 1 2 0 1 1 0 1 6
Mengantarkan pesanan 1 2 0 1 1 0 1 6
Mengeringkan sendok garpu 1 2 0 1 1 0 1 6
Menerima pembayaran 1 1 0 1 1 0 1 5
Memberikan kembalian 1 1 0 2 1 0 1 6
Pembukuan 1 1 0 2 1 0 1 6
Mencuci piring 2 2 0 1 1 0 1 7

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 23


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Ibu Wakidi
Waktu normal Kelonggaran Waktu baku (Wb)
Elemen Pekerjaan
(Wn) [menit] (%) [menit]
Membersihkan meja 0.188 7 0.201
Menata makanan 0.349 6 0.370
Menata minuman 0.051 7 0.054
Memasak 20.954 10 23.050
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 0.316 6 0.335
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 0.313 6 0.332
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 0.247 6 0.262
Mengantarkan pesanan 0.247 6 0.262
Mengeringkan sendok garpu 0.075 6 0.080
Menerima pembayaran 0.255 5 0.268
Memberikan kembalian 0.158 6 0.168
Pembukuan 20.400 6 21.624
Mencuci piring 0.282 7 0.302

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 24


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Ibu Rukmini
Faktor kelonggaran (%)
Elemen pekerjaan Total (%)
TN SK GK KM TTK KA LK
Membersihkan meja 1 2 0 2 1 0 1 7
Menata makanan 1 2 0 1 1 0 1 6
Menata minuman 2 2 0 1 1 0 1 7
Memasak 1 2 0 2 2 1 2 10
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 1 2 0 1 1 0 1 6
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 1 2 0 1 1 0 1 6
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 1 2 0 1 1 0 1 6
Mengantarkan pesanan 1 2 0 1 1 0 1 6
Mengeringkan sendok garpu 1 2 0 1 1 0 1 6
Menerima pembayaran 1 1 0 1 1 0 1 5
Memberikan kembalian 1 1 0 2 1 0 1 6
Pembukuan 1 1 0 2 1 0 1 6
Mencuci piring 2 2 0 1 1 0 1 7

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 25


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Ibu Rukmini
Waktu normal Kelonggaran Waktu baku (Wb)
Elemen Pekerjaan
(Wn) [menit] (%) [menit]
Membersihkan meja 0.178 7 0.190
Menata makanan 0.511 6 0.542
Menata minuman 0.048 7 0.051
Memasak 13.315 10 14.647
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 0.292 6 0.309
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 0.250 6 0.265
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 0.250 6 0.265
Mengantarkan pesanan 0.107 6 0.113
Mengeringkan sendok garpu 0.073 6 0.078
Menerima pembayaran 0.252 5 0.264
Memberikan kembalian 0.109 6 0.116
Pembukuan 9.062 6 9.605
Mencuci piring 0.274 7 0.294

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 26


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Waktu baku total per elemen pekerjaan:


𝑊𝑏 𝑖 = 𝑊𝑏 × 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎𝑕 𝑂𝐼𝑈 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛

Ibu Wakidi
Waktu baku Waktu baku total
Elemen Pekerjaan Jumlah OIU
(Wb) [menit] (Wbi) [menit]
Membersihkan meja 900 0.201 180.877
Menata makanan 600 0.370 221.909
Menata minuman 2800 0.054 152.405
Memasak 20 23.050 460.996
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 500 0.335 167.572
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 300 0.332 99.548
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 510 0.262 133.560
Mengantarkan pesanan 510 0.262 133.560
Mengeringkan sendok garpu 2000 0.080 159.277
Menerima pembayaran 2115 0.268 567.000
Memberikan kembalian 1750 0.168 293.251
Pembukuan 15 21.624 324.360
Mencuci piring 350 0.302 105.721

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 27


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Ibu Rukmini
Waktu baku Waktu baku total
Elemen Pekerjaan Jumlah OIU
(Wb) [menit] (Wbi) [menit]
Membersihkan meja 2880 0.190 548.514
Menata makanan 640 0.542 346.576
Menata minuman 1200 0.051 61.738
Memasak 15 14.647 219.699
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 1100 0.309 339.912
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 1100 0.265 291.101
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 1100 0.265 291.101
Mengantarkan pesanan 1500 0.113 169.368
Mengeringkan sendok garpu 1500 0.078 116.440
Menerima pembayaran 635 0.264 167.770
Memberikan kembalian 345 0.116 39.990
Pembukuan 15 9.605 144.080
Mencuci piring 550 0.294 161.467

Menghitung waktu baku total


𝑊𝑏 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 = 𝑊𝑏 𝑖

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 28


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Ibu Wakidi
Waktu baku total
Elemen Pekerjaan
(Wbi) [menit]
Membersihkan meja 180.877
Menata makanan 221.909
Menata minuman 152.405
Memasak 460.996
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 167.572
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 99.548
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 133.560
Mengantarkan pesanan 133.560
Mengeringkan sendok garpu 159.277
Menerima pembayaran 567.000
Memberikan kembalian 293.251
Pembukuan 324.360
Mencuci piring 105.721
JUMLAH (Wb total) 3000.035 menit

Ibu Rukmini
Waktu baku total (Wbi)
Elemen Pekerjaan
[menit]
Membersihkan meja 548.514
Menata makanan 346.576
Menata minuman 61.738
Memasak 219.699
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 339.912
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 291.101
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 291.101
Mengantarkan pesanan 169.368
Mengeringkan sendok garpu 116.440
Menerima pembayaran 167.770
Memberikan kembalian 39.990
Pembukuan 144.080
Mencuci piring 161.467
JUMLAH (Wb total) 2897.755

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 29


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Menghitung beban kerja


𝑊𝑏 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙
𝐵𝑘 =
𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛

Pekerja terukur: Ibu Wakidi


Menit Pengamatan
Elemen Pekerjaan Waktu baku total (Wbi)
(Me)
Membersihkan meja 176.09 180.877
Menata makanan 195.65 221.909
Menata minuman 136.96 152.405
Memasak 410.87 460.996
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 156.52 167.572
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 97.83 99.548
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 136.96 133.560
Mengantarkan pesanan 136.96 133.560
Mengeringkan sendok garpu 156.52 159.277
Menerima pembayaran 586.96 567.000
Memberikan kembalian 273.91 293.251
Pembukuan 332.61 324.360
Mencuci piring 97.83 105.721
JUMLAH 2895.65 3000.035 menit

𝑊𝑏 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 3000.035
𝐵𝑘 1 = = = 1.036
𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛 2895.65

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 30


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Pekerja terukur: Ibu Rukmini


Menit Pengamatan Waktu baku total
Elemen Pekerjaan
(Me) (Wbi) [menit]
Membersihkan meja 517.81 548.514
Menata makanan 314.38 346.576
Menata minuman 55.48 61.738
Memasak 184.93 219.699
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 314.38 339.912
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 277.40 291.101
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 277.40 291.101
Mengantarkan pesanan 166.44 169.368
Mengeringkan sendok garpu 110.96 116.440
Menerima pembayaran 166.44 167.770
Memberikan kembalian 36.99 39.990
Pembukuan 129.45 144.080
Mencuci piring 147.95 161.467
JUMLAH 2700.00 2897.755

𝑊𝑏 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 2897.755
𝐵𝑘 2 = = = 1.073
𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑝𝑒𝑛𝑔𝑎𝑚𝑎𝑡𝑎𝑛 2700.00

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 31


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

BAB IV
ANALISIS

4.1. Analisis terhadap sistem kerja dan lingkungan kerja yang ada
Kemampuan manusia dipengaruhi oleh beberapa factor, bisa berupa
intern ataupun ekstern. Faktor-faktor ekstern yang berpengaruh
terhadap hasil pekerjaan adalah sistem kerja dan lingkungan kerja
tempat pekerja melakukan kegiatannya. Lingkungan kerja yang dapat
menunjang hasil yang optimal adalah lingkungan pekerjaan yang
memperhatikan kondisi yang EASNE; efektif, aman, sehat, nyaman,
dan efisien.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan terhadap pegawai Kantin


GKU Barat ITB, pekerja sudah cukup produktif. Namun dilihat dari
jumlah pelanggan yang ada, kecepatan kerja tersebut masih kurang.
Selain itu, sebagai pegawai kantin, pekerja tidak mempunyai ruangan
tersendiri yang memadai untuk melakukan kegiatan pribadi seperti
beristirahat (harus melakukannya di depan pelanggan). Akan tetapi,
hal tersebut tidak terlalu berpengaruh pada produktifitas kerja, karena
pekerja yang diamati sudah bekerja di Kantin GKU Barat ITB selama
beberapa tahun.

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi antara lain:


 Temperatur
Keadaan temperatur di lingkungan kerja dapat dikategorikan ke
dalam temperatur kerja yang normal dan merupakan kondisi
yang optimum untuk bekerja, yaitu sekitar 22-28°C pada siang
hari. Namun, karena lingkungan kerja berupa ruangan terbuka
yang berhubungan langsung dengan pelanggan (kecuali
memasak, bekerja di dalam dapur), maka temperatur pada
lingkungan kerja sangat tergantung pada alam, yang akan
menyiksa pekerja ketika harus bekerja pada pagi hari dalam
temperatur lingkungan yang lebih rendah dari temperatur
normal.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 32


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

 Kelembaban
Kelembaban pada lingkungan kerja diasumsikan normal (karena
keterbatasan alat pengukur kelembaban udara). Maka, ditarik
kesimpulan dari pengamatan yang dilakukan berdasarkan
kondisi kerapian lingkungan kerja secara keseluruhan yang rapi,
tidak terdapatnya tumpukan barang-barang yang dapat
menimbulkan udara yang pengap dan lembab.
 Sirkulasi udara
Sirkulasi udara berkaitan dengan temperatur. Jika sirkulasi
udara lancar maka temperatur dapat dicapai normal. Sirkulasi
udara pada lingkungan kerja sudah baik, karena lingkungan
kerja tidak berada di ruangan tertutup (kecuali dapur sebagai
tempat untuk memasak). Pada dapur, sirkulasi udara sudah
cukup baik, karena terdapat jendela dan pintu masuk selalu
terbuka lebar sebagai jalan masuknya udara. Namun keadaan
lingkungan kerja tersebut masih diperbaiki lagi, yaitu dengan
memperbesar dapur.
 Pencahayaan
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, kondisi pencahayaan
pada lingkungan kerja lumayan baik. Pada pagi hari (sekitar
pukul 06.00 WIB) lampu yang sudah ada dapat mencukupi
kebutuhan pencahayaan pekerja pada lingkungan kerja. Pada
siang hari, lingkungan kerja tidak memerlukan lampu karena
pencahayaan dari sinar matahari sudah sangat memenuhi
kebutuhan pekerja.
 Kebisingan
Tingkat kebisingan pada lingkungan kerja normal, karena kantin
GKU Barat ITB jauh dari keramaian lalu lintas.
 Bau-bauan
Bau-bauan berkaitan dengan kelembaban dan sirkulasi udara.
Bau-bauan yang tidak enak tidak dijumpai pada lingkungan
kerja, walapun seharusnya terdapat sampah dapur hasil
kegiatan memasak.

4.2. Deskripsi elemen pekerjaan.


Sebelum melakukan sampling pekerjaan, dilakukan pemisahan
kegiatan kerja atas elemen-elemennya, menjadi elemen kerja produktif

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 33


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

dan elemen kerja non produktif. Elemen kerja produktif merupakan


kegiatan yang akan diukur tingkat performansi pekerjanya.

Pemisahan elemen kerja bertujuan untuk mengetahui distribusi


penggunaan waktu bagi setiap kegiatan-kegiatan tersebut. Kegiatan
kerja A sampai dengan M adalah elemen kerja produktif, sedangkan
elemen kerja non produktif didefinisikan menjadi satu pada kegiatan
kerja N. Pada pengamatan ditemukan kegiatan kerja yang bukan
merupakan job description asli dari pekerja, seperti mencuci piring.

Elemen-elemen pekerjaan yang terdapat pada work sampling ini


adalah:
A. Membersihkan meja
Kegiatan ini berupa membersihkan seluruh meja yang terdiri
atas meja prasmanan, meja kasir, dan meja pelanggan.
Kegiatan membersihkan meja termasuk saat menyiapkan meja
saat kantin dibuka, membersihkan tumpahan makanan pada
meja prasmanan, mengangkat piring kotor dan gelas kotor
dari meja pelanggan, dan kegiatan membersihkan meja
lainnya.
B. Menata makanan
Kegiatan ini berupa menata makanan (terdiri atas nasi, lauk,
sayur, kue, dan makanan lainnya) di meja prasmanan, dari
mulai membawa makanan keluar dari dapur sampai dengan
menata di meja prasmanan, dan merapikan makanan.
C. Menata minuman
Kegiatan ini berupa menata minuman (terdiri atas minuman
botol plastik, minuman botol kaca, dan minuman kemasan
cup) di meja prasmanan dan meja kasir, mulai dari
mengeluarkan minuman dari kardus di lantai sampai dengan
menatanya di meja, dan merapikan minuman.
D. Memasak
Dari penelitian pendahuluan diketahui bahwa kegiatan
memasak bukan merupakan job descripstion asli pekerja (baik
Ibu Wakidi maupun Ibu Rukmini). Namun, pada beberapa kali
pengamatan, didapati pekerja melakukan kegiatan produktif
memasak, karena itu kegiatan memasak dimasukkan ke dalam

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 34


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

elemen pekerjaan produktif pekerja yang diamati. Kegiatan


memasak dimulai dari memotong-motong masakan sampai
dengan memasak makanannya. Ibu Wakidi selalu ditemukan
sedang memasak tahu dan pisang goreng, sedangkan Ibu
Rukmini memasak sayur.
E. Mengambilkan nasi untuk pelanggan
Kegiatan ini berupa mengambilkan nasi untuk pelanggan yang
memesan makanan prasmanan, mulai dari mengambilkan nasi
dari bakul, mencetak bentuk nasi, sampai dengan pelanggan
beralih ke jenis makanan selanjutnya.
F. Mengambilkan lauk untuk pelanggan
Kegiatan ini berupa mengambilkan lauk untuk pelanggan yang
memesan makanan prasmanan, mulai dari mengambilkan lauk
sesuai dengan pesanan pelanggan sampai dengan pelanggan
beralih ke jenis makanan selanjutnya.
G. Mengambilkan sayur untuk pelanggan
Kegiatan ini berupa mengambilkan sayur untuk pelanggan
yang memesan makanan prasmanan, mulai dari
mengambilkan sayur sesuai dengan pesanan pelanggan
sampai dengan pelanggan beralih ke jenis makanan lainnya.
H. Mengantarkan pesanan
Kegiatan ini berupa mengambil makanan dan atau minuman
pesanan pelanggan yang dibuat oleh pekerja lain (bukan Ibu
Wakidi ataupun Ibu Rukmini) di dapur sampai ke pelanggan
yang berada di meja kasir, termasuk mengambilkan sendok
garpu (jika dibutuhkan), sedotan (jika dibutuhkan), dan tissue
untuk pelanggan. .
I. Mengeringkan sendok garpu
Kegiatan ini berupa mengeringkan sendok dan garpu yang
telah dicuci, sementara kegiatan mengeringkan piring dan
gelas dilakukan oleh pekerja lain (bukan Ibu Wakidi ataupun
Ibu Rukmini). Elemen kegiatan mengeringkan sendok dan
garpu digabung karena pekerja yang diamati mengeringkan
sendok dan garpu sekaligus secara bersamaan.
J. Menerima pembayaran
Kegiatan ini berupa menerima uang pembayaran dari
pelanggan, mulai dari pelanggan memberikan uang

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 35


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

pembayaran sampai dengan uang pembayaran diterima


pekerja.
K. Memberikan kembalian
Kegiatan ini berupa memberikan uang kembalian pembayaran
kepada pelanggan, mulai dari mencari uang kembalian di laci
sampai dengan uang kembalian pembayaran diterima
pelanggan. Elemen kegiatan menerima pembayaran dibedakan
dengan elemen kegiatan menerima kembalian karena tidak
semua pelanggan membayar dengan uang yang jumlahnya
pas.
L. Pembukuan
Kegiatan ini berupa mengecek makanan dan minuman yang
masuk dan atau keluar, melakukan pembukuan terhadap
masuknya dan keluarnya makanan dan minuman, dan
menghitung uang yang masuk ke dalam kas.
M. Mencuci piring
Kegiatan ini berupa mencuci piring kotor habis dipakai
pelanggan, piring bekas kebutuhan memasak, dan atau yang
lainnya. Kegiatan mencuci sebenarnya bukan job description
asli Ibu Wakidi dan Ibu Rukmini, karena itu mencuci gelas,
sendok, garpu, wajan dan lainnya tidak dimasukkan sebagai
elemen pekerjaan. Namun, karena pada beberapa kali
pengamatan pekerja yang diamati ditemukan melakukan
kegiatan mencuci piring, maka mencuci piring dimasukkan ke
dalam elemen kegiatan produktif pekerja

4.3. Analisis cara penentuan rating yang digunakan dan


performansi objek sampling pekerjaan.
 Rating
Penentuan rating pada sampling pekerjaan ini dilakukan dengan
menggunakan Metode Westinghouse yang nilai-nilai dalam tabelnya
telah disesuaikan dengan kondisi orang Indonesia. Metode
Westinghouse dipilih karena mewakili 4 faktor yang dianggap
menentukan kewajaran atau ketidakwajaran dalam bekerja, yaitu
faktor keterampilan, usaha, kondisi kerja dan konsistensi. Setiap
faktor terbagi ke dalam kelas-kelas dengan nilainya masing-masing.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 36


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Contoh penentuan rating performansi


Elemen pekerjaan yang diukur: Membersihkan meja
Ketrampilan : Good(C2) = +0.00
Usaha : Average (D) = -0.03
Kondisi kerja : Good (C) = +0.02
Konsistensi : Average (D) = +0.00
Jumlah : -0.01
Jadi p = (1-0.01) = 0.99

 Performansi
Performansi rata-rata dari setiap pekerja selama 5 hari pengamatan
adalah sebagai berikut:
Ibu Wakidi : 80.10%
Ibu Rukmini : 84.72%
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa performansi rata-rata
dari tiap pekerja adalah baik, karena nilainya lebih dari 80%. Hal
ini berarti 80% lebih dari waktu kerja setiap pekerja digunakan
untuk melakukan elemen pekerjaan yang produktif. Ibu Rukmini
mempunyai persentase kegiatan produktif yang lebih tinggi
(84.72%) daripada Ibu Wakidi (80.10%). Hal ini berarti Ibu
Rukmini mempunyai performasi yang lebih tinggi daripada Ibu
Wakidi.

4.4. Analisis waktu baku setiap elemen pekerjaan berdasarkan


lingkungan kerja
Waktu baku setiap elemen pekerjaan diperoleh dari perkalian waktu
normal dengan kelonggaran. Kelonggaran diberikan untuk 3 hal yaitu
untuk kebutuhan pribadi, menghilangkan fatigue, dan hambatan-
hambatan yang tidak dapat dihindarkan (unavoidable delay).

Faktor-faktor yang berpengaruh dalam menentukan kelonggaran


adalah:
1. Tenaga yang dikeluarkan
2. Sikap kerja
3. Gerakan kerja
4. Kelelahan mata
5. Keadaan temperatur lingkungan kerja

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 37


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

6. Keadaan atmosfer
7. Keadaan lingkungan yang baik

Dari faktor-faktor di atas, yang berhubungan dengan lingkungan fisik


kerja adalah :
 Faktor keadaan temperatur lingkungan kerja
Semakin tinggi temperatur atau semakin rendah temperatur
lingkungan kerja, akan semakin besar faktor kelonggaran yang
diberikan kepada pekerja. Hal ini akan menyebabkan semakin
besar pula waktu baku yang dibutuhkan pekerja dalam
menyelesaikan pekerjaannya.
 Keadaan atmosfer
Keadaan atmosfer yang baik bagi pekerja untuk melakukan
aktivitas kerja adalah keadaan lingkungan kerja dengan
ventilasi yang baik sehingga udara segar dapat keluar masuk
ruangan. Keadaan atmosfer yang kurang baik akan
menyebabkan semakin tingginya faktor kelonggaran yang
menyebabkan semakin besarnya nilai waktu baku yang
dibutuhkan pekerja dalam menyelesaikan pekerjaanya.
 Keadaan lingkungan yang baik
Lingkungan kerja yang baik adalah lingkungan kerja yang
bersih, sehat, dengan tingkat kebisingan yang rendah.
Lingkungan kerja yang buruk menyebabkan faktor
kelonggaran menjadi semakin besar yang mengakibatkan
waktu baku yang dibutuhkan pekerja dalam menyelesaikan
pekerjaanya menjadi semakin besar pula.

Pada sampling pekerjaan ini, setiap elemen pekerjaan dilakukan pada


lingkungan kerja yang sama sehingga besarnya kelonggaran yang
diberikan untuk setiap faktor yang berhubungan dengan lingkungan
fisik kerja adalah sama, kecuali untuk elemen kerja memasak yang
tempat kerjanya berada di dalam dapur.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 38


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Kelonggaran (%)
Elemen pekerjaan
TTK KA LK
Membersihkan meja 1 0 1
Menata makanan 1 0 1
Menata minuman 1 0 1
Memasak 2 1 2
Mengambilkan nasi untuk pelanggan 1 0 1
Mengambilkan lauk untuk pelanggan 1 0 1
Mengambilkan sayur untuk pelanggan 1 0 1
Mengantarkan pesanan 1 0 1
Mengeringkan sendok garpu 1 0 1
Menerima pembayaran 1 0 1
Memberikan kembalian 1 0 1
Pembukuan 1 0 1
Mencuci piring 1 0 1

4.5. Analisis beban kerja yang ada sekarang dan usulan agar
beban kerja menjadi ideal sesuai kemampuan tenaga kerja
Beban kerja yang didapat dari pengolahan data pengamatan adalah
sebesar :
Ibu Wakidi : 1.036
Ibu Rukmini : 1.073

Beban kerja terhadap kedua pekerja tersebut besar, karena beban


kerja yang ideal adalah sebasar 1.00. Hal ini disebabkan karena terlalu
banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan Ibu Wakidi dan Ibu
Rukmini, tidak sebanding dengan waktu yang dimiliki oleh keduanya
untuk menyelesaikan pekerjaan mengingat banyaknya jumlah
pelanggan yang datang ke Kantin GKU Barat ITB. Sehingga sebaiknya
dilakukan penambahan jumlah pekerja untuk mengurangi beban kerja
terhadap Ibu Wakidi dan Ibu Rukmini.

Angka beban kerja sebesar 1.073 menunjukkan beban kerja yang


ditanggung Ibu Rukmini sedikit lebih besar dari pada beban kerja yang
ditanggung Ibu Wakidi (sebesar 1.036). Hal ini disebabkan karena

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 39


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

tidak meratanya pekerja dalam melakukan pekerjaan dan tidak adanya


pembagian kerja yang jelas antara Ibu Wakidi dan Ibu Rukmini
mengingat kedua pekerja memiliki job description yang sama.
Sebaiknya dilakukan pembagian kerja yang jelas antara Ibu Wakidi dan
Ibu Rukmini agar terjadi pemerataan beban kerja.

4.6. Analisis kelemahan dan kelebihan sampling pekerjaan


Kelebihan:
 Tidak perlu dilakukan pengamatan sepanjang hari yang
membutuhkan rentang waktu yang lama. Dengan sampling
pekerjaan, hanya perlu ditentukan jadwal kunjungan dengan
menggunakan tabel bilangan acak untuk mengamati elemen
pekerjaan yang dikerjakan pada saat kunjungan (pengamatan
sesaat) dilakukan.
 Tidak membutuhkan dokumentasi (penyimpanan data) yang
banyak jumlahnya
 Total waktu yang digunakan oleh pengamat jauh lebih sedikit
dibandingkan dengan metode lain
 Seorang pengamat dapat dengan mudah melakukan
pengamatan pada beberapa objek pengamatan (dalam hal ini
pekerja Kantin GKU Barat ITB) sekaligus.
 Dapat menentukan waktu baku bagi pekerja tidak langsung,
karena pekerjaannya yang tidak menentu.
 Dapat mengetahui distrbusi pemakaian waktu kerja oleh pekerja
atau kelompok kerja

Kelemahan:
Rentang waktu yang dibutuhkan untuk pengambilan data relatif
lebih panjang dibandingkan metode lain (jam henti).
Karena rentang waktu yang dibutuhkan relatif panjang, maka
biaya yang dikeluarkan akan lebih mahal jika hanya dilakukan
sampling pekerjaan terhadap satu jenis kegiatan kerja saja.
Karena kunjungan dilakukan secara random dan pengamatan
sesaat maka data yang diperoleh tidak menggambarkan
proporsi activity dan delay operator secara tepat.
Akan sulit didapatkan frekuensi “kegiatan kelonggaran” yang
dilakukan pekerja tanpa jumlah pengamatan yang tinggi, karena

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 40


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

kegiatan kelonggaran tersebut sering kali dilakukan hanya dalam


hitungan detik. Selain itu, pekerja tidak selalu melakukan kegiatan
kelonggaran untuk menghilangkan atau mengurangi fatigue, tetapi
dapat juga mengurangi kecepatan kerja, yang sulit dideteksi oleh
metode sampling pekerjaan.
Karena operator menyadari bahwa dirinya sedang diamati,
kemungkinan ia tidak bekerja secara wajar sehingga data yang
diperoleh tidak representatif terhadap keadaan pekerja yang
sebenarnya.
Dibutuhkan pekerja yang melakukan “kegiatan kelonggaran” secara
wajar.
Dalam menentukan kelonggaran, harus dipastikan bahwa pekerja
yang diamati melakukan kegiatan kelonggaran secara wajar, artinya
dia tidak bercakap-cakap terlalu banyak, sering minum, sering ke
kamar kecil, atau sedang tidak sehat. Hal ini agar kelonggaran yang
akhirnya didapatkan merupakan kelonggaran yang pantas.
Pengamat harus berada di lingkungan kerja operator secara langsung

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 41


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. KESIMPULAN
1. Pengukuran waktu baku dapat dilakukan secara langsung dan
tidak langsung. Sampling pekerjaan adalah salah satu metode
pengukuran secara langsung.
2. Sampling pekerjaan adalah metode pengukuran waktu baku
dengan cara mengamati pekerja hanya pada waktu-waktu yang
ditentukan secara acak.
3. Sampling pekerjaan dapat digunakan untuk mengetahui proporsi
activity dan delay dari seorang pekerja pada suatu pekerjaan
tertentu, serta dapat mengetahui beban kerja.
4. Sampling pekerjaan dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk
melakukan perbaikan/pengaturan kerja.
5. Berdasarkan data yang diperoleh dari sampling pekerjaan, dapat
dihitung waktu baku dari suatu pekerjaan dengan
menambahkan faktor penyesuaian dan kelonggaran.
6. Berdasarkan pengamatan, kedua pekerja Kantin GKU Barat ITB
memiliki produktivitas yang cukup tinggi, yang berarti dari
seluruh waktu kerja total hanya sedikit waktu yang dihabiskan
untuk kegiatan non produktif.
7. Dari hasil pengolahan data atas pengamatan yang dilakukan,
diperoleh:
Waktu Baku (Wb) Beban Kerja (Bk)
Ibu Wakidi 3000.035 menit 1.036
Ibu Rukmini 2897.755 menit 1.073

5.2. SARAN
1. Untuk melakukan sampling pekerjaan sebaiknya pekerja yang
dipilih adalah pekerja normal yang sudah terlatih.
2. Pekerja yang dipilih harus dapat bekerjasama dengan baik
(kooperatif).

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 42


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

3. Pengamatan haruslah pada waktu yang memungkinkan dan


tidak pada waktu kuliah, sehingga akan didapatkan hasil
pengamatan yang baik.

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 43


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

DAFTAR PUSTAKA

1. Barnes, R.M.; Motion and Time Study, Design and Measurement of Work ;
John Wiley & Sons, Inc.; New work, AS, 1980.
2. Niebel, B.W. & Freivalds A., Methods, Standard, and Work Design. 10Ed.
Mc Graw Hill. Boston. 1999.
3. Sutalaksana, I.Z. dkk.; Teknik Tata Cara Kerja; Lab. PSK&E. Teknik
Industri-ITB; 1979.
4. Modul Praktikum Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi, Work
Sampling. Lab PSK&E TI ITB

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 44


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LAMPIRAN

TABEL BILANGAN RANDOM

Bilangan Jam 27 10:30


Random Kunjungan 28 10:40
1 6:10 29 10:50
2 6:20 30 11:00
3 6:30 31 11:10
4 6:40 32 11:20
5 6:50 33 11:30
6 7:00 34 11:40
7 7:10 35 11:50
8 7:20 36 12:00
9 7:30 37 12:10
10 7:40 38 12:20
11 7:50 39 12:30
12 8:00 40 12:40
13 8:10 41 12:50
14 8:20 42 13:00
15 8:30 43 13:10
16 8:40 44 13:20
17 8:50 45 13:30
18 9:00 46 13:40
19 9:10 47 13:50
20 9:20 48 14:00
21 9:30 49 14:10
22 9:40 50 14:20
23 9:50 51 14:30
24 10:00 52 14:40
25 10:10 53 14:50
26 10:20 54 15:00

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 45


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 1
JADWAL KUNJUNGAN RANDOM - SAMPLING PEKERJAAN

Senin, 5 November 2007


No. Bilangan Jam
Urut Random Kunjungan
1 1 6:10
2 2 6:20
3 6 7:00
4 8 7:20
5 9 7:30
6 10 7:40
7 12 8:00
8 16 8:40
9 17 8:50
10 19 9:10
11 20 9:20
12 21 9:30
13 22 9:40
14 23 9:50
15 24 10:00
16 25 10:10
17 27 10:30
18 29 10:50
19 30 11:00
20 31 11:10
21 32 11:20
22 33 11:30
23 34 11:40
24 35 11:50
25 36 12:00
26 38 12:20
27 39 12:30
28 40 12:40
29 41 12:50
30 44 13:20
31 45 13:30
32 46 13:40
33 47 13:50
34 49 14:10
35 50 14:20
36 52 14:40

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 46


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 1
JADWAL KUNJUNGAN RANDOM - SAMPLING PEKERJAAN

Selasa, 6 November 2007


No. Bilangan Jam
Urut Random Kunjungan
1 1 6:10
2 3 6:30
3 4 6:40
4 5 6:50
5 6 7:00
6 7 7:10
7 10 7:40
8 13 8:10
9 14 8:20
10 15 8:30
11 17 8:50
12 19 9:10
13 22 9:40
14 23 9:50
15 24 10:00
16 25 10:10
17 26 10:20
18 27 10:30
19 28 10:40
20 29 10:50
21 30 11:00
22 31 11:10
23 32 11:20
24 33 11:30
25 34 11:40
26 35 11:50
27 39 12:30
28 43 13:10
29 44 13:20
30 45 13:30
31 46 13:40
32 47 13:50
33 48 14:00
34 50 14:20
35 52 14:40
36 53 14:50

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 47


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 1
JADWAL KUNJUNGAN RANDOM - SAMPLING PEKERJAAN

Rabu, 7 November 2007


No. Bilangan Jam
Urut Random Kunjungan
1 1 6:10
2 2 6:20
3 5 6:50
4 6 7:00
5 7 7:10
6 8 7:20
7 9 7:30
8 11 7:50
9 15 8:30
10 16 8:40
11 17 8:50
12 19 9:10
13 21 9:30
14 22 9:40
15 23 9:50
16 24 10:00
17 25 10:10
18 26 10:20
19 27 10:30
20 28 10:40
21 29 10:50
22 30 11:00
23 32 11:20
24 34 11:40
25 35 11:50
26 36 12:00
27 39 12:30
28 43 13:10
29 44 13:20
30 45 13:30
31 46 13:40
32 47 13:50
33 49 14:10
34 51 14:30
35 52 14:40
36 53 14:50

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 48


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 1
JADWAL KUNJUNGAN RANDOM - SAMPLING PEKERJAAN

Kamis, 8 November 2007


No. Bilangan Jam
Urut Random Kunjungan
1 1 6:10
2 3 6:30
3 5 6:50
4 6 7:00
5 7 7:10
6 8 7:20
7 9 7:30
8 10 7:40
9 13 8:10
10 14 8:20
11 17 8:50
12 19 9:10
13 20 9:20
14 21 9:30
15 22 9:40
16 24 10:00
17 26 10:20
18 27 10:30
19 31 11:10
20 33 11:30
21 34 11:40
22 35 11:50
23 36 12:00
24 38 12:20
25 39 12:30
26 40 12:40
27 41 12:50
28 43 13:10
29 44 13:20
30 45 13:30
31 46 13:40
32 47 13:50
33 48 14:00
34 50 14:20
35 51 14:30
36 52 14:40

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 49


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 1
JADWAL KUNJUNGAN RANDOM - SAMPLING PEKERJAAN

Jumat, 9 November 2007


No. Bilangan Jam
Urut Random Kunjungan
1 2 6:20
2 4 6:40
3 5 6:50
4 6 7:00
5 7 7:10
6 8 7:20
7 9 7:30
8 10 7:40
9 11 7:50
10 12 8:00
11 14 8:20
12 15 8:30
13 16 8:40
14 17 8:50
15 18 9:00
16 20 9:20
17 21 9:30
18 22 9:40
19 27 10:30
20 28 10:40
21 31 11:10
22 32 11:20
23 33 11:30
24 34 11:40
25 35 11:50
26 37 12:10
27 40 12:40
28 43 13:10
29 45 13:30
30 46 13:40
31 47 13:50
32 48 14:00
33 49 14:10
34 50 14:20
35 52 14:40
36 53 14:50

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 50


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 2
FORMULIR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN

Senin / 05-11-2007 Ibu Wakidi


Jam ELEMEN PEKERJAAN
Kunjungan A B C D E F G H I J K L M N
6:10
6:20 X
7:00 X
7:20 X
7:30 X
7:40 Menunggu
8:00 X
8:40 X
8:50 X
9:10 Menunggu
9:20 X
9:30 X
9:40 X
9:50 X
10:00 X
10:10 X
10:30 X
10:50 X
11:00 X
11:10 X
11:20 X
11:30 X
11:40 X
11:50 X
12:00 X
12:20 Sholat
12:30 X
12:40 X
12:50 X
13:20 X
13:30 Menganggur
13:40 X
13:50 X
14:10 X
4:20 X
14:40 X

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 51


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 2
FORMULIR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN

Senin / 05-11-2007 Ibu Rukmini


Jam ELEMEN PEKERJAAN
Kunjungan A B C D E F G H I J K L M N
6:10
6:20 X
7:00 X
7:20 X
7:30 X
7:40 X
8:00 X
8:40 X
8:50 X
9:10 Menunggu
9:20 X
9:30 X
9:40 x
9:50 X
10:00 x
10:10 X
10:30 X
10:50 X
11:00 X
11:10 X
11:20 X
11:30 X
11:40 X
11:50 X
12:00 X
12:20 x
12:30 X
12:40 Sholat
12:50 X
13:20 X
13:30 X
13:40 Mengnggur
13:50 X
14:10 X
14:20 X
14:40 X

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 52


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 2
FORMULIR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN

Selasa / 06-11-2007 Ibu Wakidi


Jam ELEMEN PEKERJAAN
Kunjungan A B C D E F G H I J K L M N
6:10 X
6:30 Menunggu
6:40 X
6:50 Menunggu
7:00 X
7:10 X
7:40 Menunggu
8:10 X
8:20 X
8:30 X
8:50 X
9:10 X
9:40 X
9:50 X
10:00 Menganggur
10:10 X
10:20 X
10:30 Menganggur
10:40 X
10:50 X
11:00 X
11:10 X
11:20 X
11:30 X
11:40 X
11:50 X
12:30 Menunggu
13:10 X
13:20 X
13:30 X
13:40 X
13:50 Menunggu
14:00 X
14:20 Menunggu
14:40 X
14:50 X

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 53


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 2
FORMULIR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN

Selasa / 06-11-2007 Ibu Rukmini


Jam ELEMEN PEKERJAAN
Kunjungan A B C D E F G H I J K L M N
6:10 Menunggu
6:30 X
6:40 X
6:50 X
7:00 X
7:10 X
7:40 X
8:10 X
8:20 X
8:30 X
8:50 X
9:10 Menganggur
9:40 X
9:50 X
10:00 X
10:10 X
10:20 X
10:30 X
10:40 X
10:50 X
11:00 X
11:10 X
11:20 X
11:30 X
11:40 X
11:50 X
12:30 X
13:10 X
13:20 X
13:30 X
13:40 Menunggu
13:50 Menunggu
14:00 Menganggur
14:20 X
14:40 Menunggu
14:50 X

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 54


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 2
FORMULIR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN

Rabu / 07-11-2007 Ibu Wakidi


Jam ELEMEN PEKERJAAN
Kunjungan A B C D E F G H I J K L M N
6:10 Menunggu
6:20 X
6:50 X
7:00 Menganggur
7:10 X
7:20 X
7:30 X
7:50 X
8:30 X
8:40 X
8:50 X
9:10 Menunggu
9:30 X
9:40 Menganggur
9:50 Menganggur
10:00 X
10:10 Menganggur
10:20 X
10:30 X
10:40 X
10:50 X
11:00 X
11:20 X
11:40 Menganggur
11:50 Menganggur
12:00 X
12:30 X
13:10 X
13:20 X
13:30
13:40
13:50
14:10
14:30
14:40 X
14:50 X

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 55


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 2
FORMULIR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN

Rabu / 07-11-2007 Ibu Rukmini


Jam ELEMEN PEKERJAAN
Kunjungan A B C D E F G H I J K L M N
6:10 menganggur
6:20 X
6:50 menganggur
7:00 X
7:10 X
7:20 X
7:30 X
7:50 X
8:30 X
8:40 X
8:50 X
9:10 X
9:30 Menganggur
9:40 X
9:50 X
10:00 X
10:10 X
10:20 X
10:30 Menganggur
10:40 X
10:50 X
11:00 X
11:20 Menganggur
11:40 Menganggur
11:50 X
12:00 X
12:30 X
13:10 X
13:20 X
13:30
13:40
13:50
14:10
14:30
14:40 Menunggu
14:50 X

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 56


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 2
FORMULIR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN

Kamis / 08-11-2007 Ibu Wakidi


Jam ELEMEN PEKERJAAN
Kunjungan A B C D E F G H I J K L M N
6:10
6:30 X
6:50 Menunggu
7:00 X
7:10 X
7:20 X
7:30 X
7:40 X
8:10 X
8:20 X
8:50 X
9:10 X
9:20 X
9:30 X
9:40 X
10:00 Menganggur
10:20 X
10:30 X
11:10 X
11:30 X
11:40 X
11:50 X
12:00 sholat
12:20 X
12:30 X
12:40 X
12:50 X
13:10 X
13:20 Menganggur
13:30 Menganggur
13:40 menunggu
13:50 X
14:00 X
14:20 X
14:30 X
14:40 X

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 57


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 2
FORMULIR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN

Kamis / 08-11-2007 Ibu Rukmini


Jam ELEMEN PEKERJAAN
Kunjungan A B C D E F G H I J K L M N
6:10
6:30 X
6:50 X
7:00 X
7:10 X
7:20 X
7:30 X
7:40 X
8:10 X
8:20 menunggu
8:50 X
9:10 X
9:20 X
9:30 X
9:40 X
10:00 X
10:20 X
10:30 X
11:10 X
11:30 X
11:40 X
11:50 X
12:00 X
12:20 X
12:30 X
12:40 X
12:50 X
13:10 menunggu
13:20 X
13:30 X
13:40 X
13:50 X
14:00 X
14:20 X
14:30 X
14:40 X

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 58


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 2
FORMULIR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN

Jumat / 09-11-2007 Ibu Wakidi


Jam ELEMEN PEKERJAAN
Kunjungan A B C D E F G H I J K L M N
6:20
6:40 X
6:50 X
7:00 Menunggu
7:10 Menunggu
7:20 menunggu
7:30 X
7:40 X
7:50 X
8:00 menunggu
8:20 X
8:30 X
8:40 X
8:50 X
9:00 X
9:20 X
9:30 Menunggu
9:40 Menunggu
10:30 X
10:40 X
11:10 X
11:20 X
11:30 X
11:40 X
11:50 X
12:10 X
12:40 menganggur
13:10 X
13:30 X
13:40 X
13:50 X
14:00 X
14:10 x
14:20 X
14:40 X
14:50 Menganggur

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 59


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 2
FORMULIR PENGAMATAN SAMPLING PEKERJAAN

Jumat / 09-11-2007 Ibu Rukmini


Jam ELEMEN PEKERJAAN
Kunjungan A B C D E F G H I J K L M N
6:20
6:40 X
6:50 X
7:00 X
7:10 Menunggu
7:20 menunggu
7:30 X
7:40 X
7:50 X
8:00 menunggu
8:20 X
8:30 menunggu
8:40 X
8:50 X
9:00 X
9:20 menganggur
9:30 menunggu
9:40 menganggur
10:30 X
10:40 X
11:10 X
11:20 X
11:30 X
11:40 X
11:50 X
12:10 X
12:40 X
13:10 X
13:30 X
13:40 X
13:50 X
14:00 menunggu
14:10 X
14:20 X
14:40 X
14:50 X

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 60


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 3
FORMULIR PENENTUAN FAKTOR PENYEUSIAN DAN KELONGGARAN

Ibu Wakidi
Faktor Penyesuaian Faktor kelonggaran (%) Total
Elemen pekerjaan Total
Ke U KK Ko TN SK GK KM TTK KA LK (%)

Membersihkan meja C2 D C D 0.99 1 2 0 2 1 0 1 7


Menata makanan C2 C1 C D 1.04 1 2 0 1 1 0 1 6
Menata minuman C2 C1 D E 1.04 2 2 0 1 1 0 1 7
Memasak C1 B2 E B 1.08 1 2 0 2 2 1 2 10
Mengambilkan nasi untuk
C2 C1 D D 1.02 1 2 0 1 1 0 1 6
pelanggan
Mengambilkan lauk untuk
D C2 D B 0.99 1 2 0 1 1 0 1 6
pelanggan
Mengambilkan sayur untuk
D C2 D B 0.99 1 2 0 1 1 0 1 6
pelanggan
Mengantarkan pesanan D C2 D D 0.96 1 2 0 1 1 0 1 6
Mengeringkan sendok garpu C2 D C D 0.99 1 2 0 1 1 0 1 6
Menerima pembayaran D D C D 0.96 1 1 0 1 1 0 1 5
Memberikan kembalian C2 C1 C E 1.02 1 1 0 2 1 0 1 6
Pembukuan C1 C1 D D 1.05 1 1 0 2 1 0 1 6
Mencuci piring C2 C1 D D 1.02 2 2 0 1 1 0 1 7

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 61


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 3
FORMULIR PENENTUAN FAKTOR PENYEUSIAN DAN KELONGGARAN

Ibu Wakidi
Faktor Penyesuaian Faktor kelonggaran (%) Total
Elemen pekerjaan Total
Ke U KK Ko TN SK GK KM TTK KA LK (%)

Membersihkan meja D C2 C E 0.96 1 2 0 2 1 0 1 7


Menata makanan C2 B2 C B 1.07 1 2 0 1 1 0 1 6
Menata minuman C2 B2 D D 1.04 2 2 0 1 1 0 1 7
Memasak C1 C1 E D 1.02 1 2 0 2 2 1 2 10
Mengambilkan nasi untuk
C1 D D C 1.01 1 2 0 1 1 0 1 6
pelanggan
Mengambilkan lauk untuk
D C2 D D 0.96 1 2 0 1 1 0 1 6
pelanggan
Mengambilkan sayur untuk
D D D E 0.92 1 2 0 1 1 0 1 6
pelanggan
Mengantarkan pesanan D D D E 0.92 1 2 0 1 1 0 1 6
Mengeringkan sendok garpu D C2 C E 0.96 1 2 0 1 1 0 1 6
Menerima pembayaran E1 D C C 0.92 1 1 0 1 1 0 1 5
Memberikan kembalian C2 C2 C D 1.01 1 1 0 2 1 0 1 6
Pembukuan D D D E 0.92 1 1 0 2 1 0 1 6
Mencuci piring C1 D D C 1.01 2 2 0 1 1 0 1 7

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 62


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Keterangan:

Faktor Penyesuaian:
Ke : Keterampilan
U :Usaha
KK :Kondisi Kerja
Ko :Konsistensi

FaktorKelonggaran:
TN : Tenaga
SK : Sikap Kerja
GK : Gerakan Kerja
KM : Kelelahan Mata
TTK : Temperatur Tempat Kerja
KA : Keadaan Atmosfer
LK : Lingkungan Kerja

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 63


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 4
REKAPITULASI LEMBAR PENGAMATAN – SAMPLING PEKERJAAN

Ibu Wakidi
Jumlah OIU
No. Elemen Pekerjaan Penyesuaian Kelonggaran (%)
Tally Satuan Jumlah
A Membersihkan meja 9 Meja 900 0.96 7
B Menata makanan 10 Makanan 600 1.07 6
C Menata minuman 7 Minuman 2800 1.04 7
D Memasak 21 Porsi 20 1.02 10
E Mengambilkan nasi untuk pelanggan 8 Porsi 500 1.01 6
F Mengambilkan lauk untuk pelanggan 5 Porsi 300 0.96 6
G Mengambilkan sayur untuk pelanggan 7 Porsi 510 0.92 6
H Mengantarkan pesanan 7 Pesanan 510 0.92 6
Sendok
I Mengeringkan sendok garpu 8 2000 0.96 6
garpu
J Menerima pembayaran 30 Pelanggan 2115 0.92 5
K Memberikan kembalian 14 Pelanggan 1750 1.01 6
L Pembukuan 17 Data 15 0.92 6
M Mencuci piring 5 Piring 350 1.01 7
N Non produktif 34
JUMLAH 172

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 64


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

LEMBAR PENGAMATAN 4
REKAPITULASI LEMBAR PENGAMATAN – SAMPLING PEKERJAAN

Ibu Rukmini
Jumlah OIU
No. Elemen Pekerjaan Penyesuaian Kelonggaran (%)
Tally Satuan Jumlah
A Membersihkan meja 28 Meja 2880 0.99 7
B Menata makanan 17 Makanan 640 1.04 6
C Menata minuman 3 Minuman 1200 1.04 7
D Memasak 10 Porsi 15 1.08 10
E Mengambilkan nasi untuk pelanggan 17 Porsi 1100 1.02 6
F Mengambilkan lauk untuk pelanggan 15 Porsi 1100 0.99 6
G Mengambilkan sayur untuk pelanggan 15 Porsi 1100 0.99 6
H Mengantarkan pesanan 9 Pesanan 1500 0.96 6
Sendok
I Mengeringkan sendok garpu 6 1500 0.99 6
garpu
J Menerima pembayaran 9 Pelanggan 635 0.96 5
K Memberikan kembalian 2 Pelanggan 345 1.02 6
L Pembukuan 7 Data 15 1.05 6
M Mencuci piring 8 Piring 550 1.02 7
N Non produktif 26
JUMLAH 172

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 65


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

TABEL WESTINGHOUSE

FAKTOR KELAS LAMBANG PENYESUAIAN


A1 0.12
Superskill
A2 0.10
B1 0.08
Excellent
B2 0.05
C1 0.03
KETERAMPILA Good
C2 0
(Ke)
Average D -0.03
E1 -0.08
Fair
E2 -0.13
F1 -0.19
Poor
F2 -0.25
A1 0.10
Excessive
A2 0.09
B1 0.07
Excellent
B2 0.05
C1 0.02
USAHA Good
C2 -0.01
(U)
Average D -0.03
E1 -0.07
Fair
E2 -0.11
F1 -0.15
Poor
F2 -0.20
Ideal A 0.06
Excellent B 0.04
Kondisi Kerja Good C 0.02
(KK) Average D 0
Fair E -0.03
Poor F -0.07
Perfect A 0.04
Excellent B 0.03
Konsisistensi Good C 0.01
(Ko) Average D 0
Fair E -0.02
Poor F -0.04

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 66


TI2111-Perencanaan Sistem Kerja & Ergonomi : Work Sampling

Kelompok 3 [Asisten: Andri Z.] 67