Anda di halaman 1dari 5

1. Apa itu kanker payudara?

Jawaban:
Bila pada suatu tempat di badan kita terdapat pertumbuhan sel-sel yang berlebihan,
maka akan terjadi suatu benjolan atau tumor. Tumor ini dapat bersifat jinak maupun
ganas. Tumor yang ganas inilah yang disebut kanker.
Kanker payudara adalah tumor ganas yang menyerang jaringan payudara. Jaringan
payudara tersebut terdiri dari kelenjar susu, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang
payudara. Kanker payudara muncul sebagai akibat sel-sel yang abnormal terbentuk
pada payudara dengan kecepatan tidak terkontrol dan tidak beraturan. Sel-sel tersebut
merupakan hasil mutasi gen dengan perubahan-perubahan bentuk, ukuran maupun
fungsinya, sebagaimanan sel-sel tubuh kita yang asli.
2. Bagaimana tingkat kejadian kanker payudara?
Jawaban:
Menurut WHO, 8-9% wanita akan mengalami kanker payudara.
Kanker payudara sering ditemukan di seluruh dunia dengan insidens relatif tinggi,
yaitu 20% dari seluruh keganasan.
Prevalensi: Jumlah penderita kanker payudara di Indonesia menempati urutan kedua
setelah kanker leher Rahim. Setiap tahun lebih dari 558.000 kasus baru ditemukan di
berbagai Negara berkembang dan kurang lebih 372.000 pasien meningggal karena
penyakit ini.
Diperkirakan 10 dari 100.000 penduduk terkena kanker payudara dan 70% dari
penderita memeriksakan dirinya pada keadaan stadium lanjut (Ana, 2007). The
American Cancer Society memperkirakan hampir 1,4 juta kasus baru kanker payudara
invasif pada tahun 2008. Selama 25 tahun terakhir, tingkat insidensi kanker payudara
telah meningkat secara global, dengan tingkat tertinggi di negara-negara barat. Selain
kanker payudara invasif, 62.280 kasus baru pada kanker payudara in situ terjadi di
kalangan wanita di tahun 2009. Sekitar 85% di antaranya karsinoma duktal in situ
(DCIS). (Swart, 2010) Secara keseluruhan, angka kejadian tahunan pada wanita
Amerika-Afrika (119,4 dari setiap 100.000) dan / perempuan Hispanik Latina (89,9
dari setiap 100.000) telah stabil sejak awal 1990-an dan lebih rendah daripada
kejadian tahunan kanker payudara pada wanita kulit putih (141,1 dari setiap 100.000).
Namun, Amerika - Afrika lebih mungkin untuk dapat didiagnosis dengan tumor
stadium lanjut (> 5 cm), dibandingkan perempuan kulit putih. Tingkat insidensi di
antara perempuan Asia dan Kepulauan Pasifik terus meningkat sebesar 1,5% per

tahun (89 dari setiap 100.000) tapi masih jauh lebih rendah daripada wanita kulit
putih.
3. Apa saja penyebab/faktor risiko terkena kanker payudara?

Jawaban:
Pada dasarnya belum dapat dipastikan bahwa seorang wanita dapat mengembangkan
penyebab kanker payudara dalam dirinya atau tidak. Namun ada beberapa penyebab
yang mempengaruhi kemungkinan berkembangnya kanker payudara. Beberapa faktor
penyebab kanker payudara ini ada yang tidak dapat di ubah dan beberapa faktor
lainnya dapat diubah untuk mencegah timbulnya kanker payudara ini. Berikut ini
penyebab umum kanker payudara yang perlu para wanita ketahui :
Usia. Kanker payudara lebih sering ditemukan pada usia diatas 50 tahun dan
dengan bertambahnya usia, risiko terkena kanker payudara semakin

meningkat.
Gender. Kanker payudara terutama ditemukan pada kaum perempuan.

Perbandingan angka kejadian perempuan:laki-laki adalah 100:1.


Genetik. Kanker payudara adalah penyakit keturunan. Risiko lebih tinggi
apabila didalam keluarga ada penderita kanker payudara. Keluarga dengan

cacat pada gen BRCA-1 dan BRCA-2, 80% berisiko terkena kanker payudara.
Siklus haid. Kanker payudara lebih sering terjadi pada mereka yang mendapat
haid pertama pada usia sangat muda (<12 tahun) atau terlambat mengalami

menopause (diatas 50 tahun)


Tidak menyusui bayi
Kegemukan/obesitas
Tidak pernah melahirkan anak atau melahirkan anak pertama diatas usia 35th
Sering terkena radiasi
Pola makan dengan konsumsi lemak berlebihan
Konsumsi alcohol (>1-2 gelas/hari)
Mendapat terapi hormonal (HRT/Hormonal replacement therapy) dalam
jangka panjang

4. Apa tanda dan gejala dari kanker payudara?


Jawaban:
Timbul benjolan pada payudara yang dapat diraba dengan tangan, makin lama

benjolan ini makin mengeras dan bentuknya tidak beraturan


Bentuk, ukuran, atau berat salah satu payudara berubah
Payudara terasa nyeri, panas, memerah, dan bengkak
Timbul benjolan kecil dibawah ketiak
Keluar darah, nanah, atau cairan encer dari putting susu
Kulit payudara mengerut seperti kulit jeruk

Bentuk atau arah putting berubah, misalnya putting susu tertekan atau tertarik
kedalam

5. Bagaimana proses terjadinya kanker payudara?


Jawaban:
Berikut proses serta fase-fase terjadinya kanker payudara:
a. Fase Inisiasi
Fase inisiasi merupakan fase dimana terjadinya suatu perubahan dalam bahan genetik
sel yang memicu sel menjadi ganas. Perubahan dalam genetik sel ini disebabkan
olehkarsinogen, yang bisa berupa bahan kimia, virus, radiasi (penyinaran) atau sinar
matahari. Tetapi tidak semua sel memiliki kepekaan yang sama terhadap suatu
karsinogen. Kelainan genetik dalam sel atau bahan lainnya yang disebut promotor,
menyebabkan

sel

lebih

rentan

terhadap

suatu

karsinogen.

Bahkan

gangguan fisik menahun pun bisa membuat sel menjadi lebih peka untuk mengalami
suatu kerusakan yang ganas.
b. Fase Promosi
Pada tahap promosi, suatu sel yang telah mengalami inisiasi akan berubah menjadi
ganas. Sel yang belum melewati tahap inisiasi tidak akan terpengaruh oleh promosi.
Hal ini juga terjadi karena beberapa faktor lain sampai terjadinya keganasan
(gabungan dari sel yang peka dan suatu karsinogen).
c. Fase Metastasis
Metastasis yang berakibat ke tulang merupakan hal yang kerap terjadi pada kanker
payudara, beberapa diantaranya disertai komplikasi lain. Tulang merupakan jaringan
unik yang terbuat dari matriks protein yang mengandung kalsium dengan kristal
hydroxyappatite sehingga mekanisme yang biasa digunakan oleh sel kanker untuk
membuat

ruang

pada

matriks

ekstraselular

dengan

penggunaan

enzim

metaloproteinase matriks tidaklah efektif.


6. Bagaimana mencegah kanker payudara?
Jawaban:
Menghindari factor risiko yang telah disebutkan diatas
Melakukan deteksi dini kanker payudara dengan cara SADARI (periksa
payudara sendiri) dirumah secara rutin sebulan sekali sekitar hari ke-8
menstruasi dan pemeriksaan rutin tahunan untuk mendeteksi benjolan pada

payudara yaitu dengan mamografi tahunan/dua kali setahun atau usg khusus

payudara
Pada pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), bisa dilihat dari keadaan

payudara, adapun ciri-ciri payudara normal yaitu:


o Simetris antara payudara kiri dan kanan
o Memiliki bentuk, ukuran dan warna seperti biasa
o Bentuknya normal tanpa ada bengkak atau lekukan
Jika anda melihat gejala berikut, segera konsultasi ke dokter:
o Kulit memiliki lipatan, tonjolan, atau tertarik ke dalam
o Posisi putting berubah atau putting masuk kedalam
o Kulit berwarna merah, gatal, atau bengkak
o Keluar cairan berwarna kuning atau darah dari putting
Pemeriksaan payudara sendiri dapat juga dilakukan dengan cara meraba payudara dan
memberikan tekanan pada daerah payudara dan sekitarnya dengan harapan dapat
ditemukan benjolan pada payudara. Apabila ada benjolan pada payudara maka segera
datang ke dokter terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
7. Bagaimana mengelola atau terapi untuk kanker payudara?

Jawaban:
Pada umumnya, terapi untuk kanker payudara sangat tergantung pada jenis, stadium,
dan kondisi kesehatan penderita.

Operasi/Pembedahan
Tindakan operasi merupakan pilihan yang terbaik untuk kanker payudara
stadium dini dan dapat berupa:
Lumpektomi: hanya mengangkat benjolan
Mastektomi: mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar payudara
Radioterapi, yaitu memakai sinar radioaltif untuk membunuh sel kanker
Kemoterapi yaitu membunuh sel kanker dengan obat-obatan
Terapi hormonal khususnya kanker payudara yang peka terhadap hormon
estrogen.

8. Apakah komplikasi kanker payudara?


Komplikasi kanker payudara adalah terbawanya sel-sel ganas payudara ke otak, paru,
hati, dan tulang sehingga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada organ-organ
tersebut. komplikasi kedua dapat terbentuk jaringan-jaringan abnormal yang disebut
jaringan fibrosis, dan komplikasi ketiga adalah kematian akibat kegagalan organorgan tubuh dalam menjalankan fungsinya akibat dirusak oleh sel-sel ganas kanker
payudara.
9. Bagaimana prognosis (harapan hidup) penderita kanker payudara?

Jawaban:
Prognosis kanker payudara sangat tergantung pada stadium kanker saat terdiagnosis.
Semakin dini terdeteksi makin tinggi angka harapan hidup, dengan komplikasi dan
cacat yang makin minimal.
Stadium kanker
I
II
III
IV

Five year survival rate


88%
75-80%
50-70%
<15%