Anda di halaman 1dari 18

Agung kurniawan

406107021
Pembimbing : dr. Nur saelan

olekul-molekul sintesis & natural

yang memiliki ekstra elektron yang


menghambat
reaksi
ROS
(Reactive
Oxygen Species) atau mencegah formasi
ROS yang tidak terkontrol dengan
memberikan pasangan elektron

ANTIOKSIDAN
Enzim/
endogen
Superoxide dismutase
(SOD), catalase,
gluthahtione peroxidase
(GPx), dan
thioreductase

Mineral (zinc,
copper, Mg 2+,
selenium, fe 2+)

nonEnzim/
eksogen

Carotene (vitamin A),


tocopherol (vitamin E),
ascorbate (vitamin C), dan
flavonoids, serta
mikronutrein (selenium)

ANTIOKSIDAN
Primer (SOD, GPx,
dan metalbinding
protein )

Sekunder (vit E,

vit C, betakaroten, as.


urat, bilirubin dan
albumin)

mencegah terbentuknya senyawa


radikal bebas baru dengan
mengubah radikal bebas yang ada
menjadi molekul yang dampak
negatifnya berkurang, sebelum
radikal bebas tersebut bereaksi

Tersier (metionin
sulfoksidan reduktase)

Memperbaiki
kerusakan sel-sel
dan jaringan akibat
radikal bebas

Penangkap senyawa serta


mencegah terjadinya reaksi
berantai

Asap rokok
Polusi
Obat2an
Sinar UV
Pestisida & zat
kimia
pencemaran lain
Olahraga
berlebihan
Kelainan sendi &
jaringan
Stres

DAFTAR BAHAN MAKANAN YANG MENGANDUNG


ANTIOKSIDAN DI INDONESIA
SAYUR MAYUR
BUAH-BUAHAN
Asparagus, bawang merah, bawang Arbei,
alpukat,
apel,
bombay, bawah putih, bawang perai, belimbing, delima, kesemek,
bayam, biet, kembang kol, buncis, cabai markisa, duku, jeruk bali, jeruk
hijau, cabai merah, brokoli, daun nipis, jeruk purut, srikaya,
bawang, daun dewa, daun katuk, daun markisa, jambu air, jambu biji,
kelor, daun oyong, daun pepaya, daun cermai, durian, jambu monyet,
selada, daun kemangi, daun singkong, kurma, leci, kedongdong,
daun talas, jamur, kacang ijo, kacang kelapa, kolang-kaling, mangga,
kedelai, kangkung, paprika, tauge, tomat, manggis, melon, mengkudu,
lobak, mentimun, wortel, ubi, terong, nangka, pisang emas, salak,
sawi, kubis, kemiri, kentang, labu merah, nanas,
pepaya,
rambutan,
ketela, jamur
semangka, sukun,

REMPAH-REMPAH
LAIN-LAIN
Asam jawa, cengkeh, daun jeruk Algae, angkak, coklat, saga,
purut, daun sirih, daun salam, sembung,
kopi,
madu,
jahe, jintan, kapulaga, keluwek, meniran, singawalang
kemiri, kayu manis, kunyit
lengkuas, merica, sereh, pala,
kencur,

SUMBER-SUMBER ALAMI
ANTIOKSIDAN BERPOTENSI TINGGI
Tempe : m kadar kolesterol, mempercepat berhentinya
diare akut, kaya akan vit B12
Brokoli : sumber vit K, tulang tetap sehat
Buncis : menyehatkan jantung, mengandung as. Folat,
besi, K+, seng, protein, serat
Jeruk : m risiko terjadinya kanker, alzeimer & kerusakan
jantung, m kadar kolesterol, m kesulitan BAB
Apel : mperlambat tingkat sel kanker usus & kanker hati
Wortel rebus : kaya vit A & C
Teh hijau : mcegah kanker, melindungi jantung

MANFAAT ANTIOKSIDAN pada


KEADAAN MEDIS TERTENTU
Penghambat karsinogen : vit C, E,
selenium, dan karotenoid
Artritis reumatoid : vit E reduksi nyeri yg
signifikan
Penyakit kardiovaskuler : vit E (RRR-tocopherol) anti-inflamasi, phytonutrien
catechin (teh hijau, coklat, olive oil, anggur
merah, anggur putih) reaktivitas vaskuler
m

MANFAAT ANTIOKSIDAN pada


KEADAAN MEDIS TERTENTU
OA : vit C, E, -carotene, selenium +
anti-inflamasi mcegah kerusakan
kartilago
ketika
diinjeksi
scara
interartikuler.
Psikiatri : teh hijau, mangan, vit (A, B12,
C, E), glutation, gingko biloba, selenium ,
thiamin, zinc integritas sistem saraf &
otak

HPLC (High Performance Liquid


Chromatography)
Fluorophotometry
Spectrophotometry
ORAC assay (Oxygen Radical
Absorbance Capacity)
TAC (Total Antioxidant Capacity).

ANTIOKSIDAN ANTI-AGING
???
Gagal m usia harapan hidup
Penuaan bersifat berkelanjutan/kronik
progresif
P temperatur tubuh m proses
metabolisme b< aktivitas radikal bebas
p kerusakan sel & penyakit
perlambatan proses penuaan

PENUTUP
Antioksidan adalah penangkal radikal
bebas yang memiliki ekstra elektron yang
menjadikan radikal bebas tidak merusak
organ organ tubuh.
Sumber sumber antioksidan bisa
didapatkan dari makanan sehari-hari,
contoh jeruk, coklat, kopi, teh, dan
sebagainya.

PENUTUP
Sebagai
anti-penuaan
berkelanjutan/kronik progresif
penuaan untuk menjadi lebih
& memperpanjang usia.
Untuk meningkatkan usia
dianjurkan :

yang
bersifat
bukan untuk antimuda secara fisik
harapan

hidup,

Perbanyak asupan makanan yang mengandung oksidan


Kurangi makan makanan yang mengandung radikal bebas dan
hindari kondisi udara yang berpolusi tinggi serta jangan merokok
Pembatasan makanan yang dapat mengurangi metabolisme
tubuh dan mengurangi aktivitas radikal bebas

ANTIOKSIDAN....
BAGUUUUZZZZ ....!!
!