Anda di halaman 1dari 4

1. Apakah tujuan dari penyuluhan ?

mengubah perilaku masyarakat ke arah perilaku sehat sehingga tercapai derajat


kesehatan masyarakat yang optimal, untuk mewujudkannya, perubahan perilaku yang
diharapkan setelah menerima pendidikan tidak dapat terjadi sekaligus.
(fk.usu.ac.id)
2. Apakah manfaat dari penyuluhan ?
3. Bagaimana teknik penyuluhan yang baik ?
Dalam penyuluhan harus mengandung unsur-unsur sebagai berikut :
1. Pendidikan untuk mengubah pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
2. Memebantu masyarakat agar mampu menolong dirinya sendiri, oleh karenanya
harus ada kepercayaan dari masyarakat sasaran.
3. Belajar sambil melakukan sesuatu, sehingga ada keyakinan atas kebenaran
terhadap apa yang di ajarka
4. Apa manfaat ice breaking ?
a. Menghilangkan kebingungan peserta tentang apa yang sebenarnya mereka ikuti.
b. Meluruskan motivasi awal mereka untuk mengikuti pelatihan tersebut
c. Memberikan pemahaman tentang hal-hal apa saja yang mesti mereka lakukan selama mengikuti
pelatihan tersebut
d. Memberikan gambaran ringkas tentang hal-hal yang akan mereka temui selama mengikuti
pelatihan (dengan tidak memberitahu hal-hal yang sangat rahasia/esensil).
e. Memunculkan komitmen dan kesediaan mereka untuk mengikuti acara ini dari awal hingga akhir
dengan penuh perhatian dan kesadaran diri.
(www.andragogy.com)

5. Bagaimana kriteria penyuluhan yang menarik ?


6. apa hambatan dalam presentasi ?
Demam panggung
TIDAK SIAP MENTAL
TIDAK/KURANG PENGUASAAN MATERI
MERASA BELUM BERPENGALAMAN
( Penyampaian Presentasi , oleh : Marsudi Sudarisman )
7. Apa kendala dari penyuluhan ?
8. Faktor apa yang mempengaruhi penyuluhan ?
Faktor yang mempengaruhi keberhasilan suatu penyuluhan
kesehatan masyarakat menurut Effendy (2001, pp. 247-248), apakah
itu dari penyuluh, sasaran atau dalam proses penyuluhan itu sendiri.
1) Faktor penyuluh
a) Kurang persiapan
b) Kurang menguasai materi yang akan dijelaskan
c) Penampilan kurang meyakinkan sasaran
d) Bahasa yang digunakan kurang dapat dimengerti oleh sasaran
karena terlalu banyak menggunakan istilahistilah asing
e) Suara terlalu kecil dan kurang dapat didengar
f) Penyampaian materi penyuluhan terlalu monoton sehingga
membosankan.
2) Faktor sasaran
a) Tingkat pendidikan terlalu rendah sehingga sulit menerima
pesan yang disampaikan
b) Tingkat sosial ekonomi terlalu rendah sehingga tidak begitu
memperhatikan pesanpesan yang disampaikan, karena lebih
memikirkan kebutuhankebutuhan lain yang lebih mendesak
c) Kepercayaan dan adat kebiasaan yang telah tertanam sehingga

sulit untuk mengubah misalnya, makan ikan dapat


menimbulkan cacingan, makan telur dapat menimbulkan
cacingan 15
d) Kondisi lingkungan tempat tinggal sasaran yang tidak mungkin
terjadi perubahan perilaku. Misalnya masyarakat yang tinggal
di daerah tandus yang sulit air akan sangat sukar untuk
memberikan penyuluhan tentang hygiene dan sanitasi dan
perseorangan.

9.
10.
11.
12.

3) Faktor proses dalam penyuluhan


a) Waktu penyuluhan tidak sesuai dengan waktu yang diinginkan
sasaran
b) Tempat penyuluhan dilakukan dekat tempat keramaian
sehingga mengganggu proses penyuluhan kesehatan yang
dilakukan
c) Jumlah sasaran yang mendengarkan penyuluhan terlalu banyak
sehingga sulit untuk menarik perhatian dalam memberikan
penyuluhan
d) Alat peraga dalam memberikan penyuluhan kurang ditunjang
oleh alat peraga yang dapat mempermudah pemahaman sasaran
e) Metode yang dipergunakan kurang tepat sehingga
membosankan sasaran untuk mendengarkan penyuluhan yang
disampaikan
f) Bahasa yang dipergunakan sulit dimengerti oleh sasaran,
karena tidak menggunakan bahasa keseharian sasaran
(http://digilib.unimus.ac.id)
Kemampuan apa saja yang harus dimiliki seorang pemateri ?
Apa perbedaan penyuluhan dan presentasi ?
Siapa sajakah yang menjadi sasaran penyuluhan ?
Sasaran penyuluhan kesehatan menurut mencakup individu,
keluarga, kelompok dan masyarakat (Effendy, 2001, pp. 234-235)
defenisi penyuluhan kesehatan
Penyuluhan kesehatan adalah penambahan pengetahuan dan kemampuan
seseorang melalui teknik praktik belajar atau instruksi dengan tujuan mengubah atau
mempengaruhi perilaku manusia baik secara individu, kelompok maupun masyarakat untuk
meningkatkan kesadaran akan nilai kesehatan sehinga dengan sadar mau mengubah
perilakunya menjadi perilaku hidup sehat(Munajata, 2004)
Effendy (1998) menyatakan bahwa penyuluhan kesehatan adalah kegiatan
pendidikan yang dilakukan dengan cara menyebarkan pesan, menanamkan
keyakinan, sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu dan mengerti, tetapi juga mau
dan bisa melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan.

Penyuluhan kesehatan menurut Suliha (2002) diartikan sebagai gabungan berbagai


kegiatan dan kesempatan yang berlandaskan prinsip-prinsip belajar untuk mencapai
suatu keadaan, yaitu individu, keluarga, kelompok atau masyarakat secara
Universitas Sumatera Utarakeseluruhan menginginkan hidup sehat, tahu bagaimana caranya
dan melakukan apa
yang bisa dilakukan, secara perorangan maupun secara kelompok
13. Arti komunikasi dalam pendidikan keluarga atau masyarakat dalam kaitannya dengan upaya
untuk merubah perilaku kesehatan ?

Pengubahan perilaku kesehatan sedikit banyak tergantung pada cara penyampaian


atau cara mengkomunikasikannya dengan tepat. Dibentuk dulu strategi-strategi yang

akan digunakan kemudian disempurnakan dengan media dan pengkomunikasian yang


baik. Strategi tadi harus dilaksanakan secara lengkap dan berkesinambungan dalam
mengubah perilaku baru masayarakat menjadi lebih baik.
Sumber : Effendy, Fery dan Makhfudli, 2009, Keperawatan Kesehatan Komunitas :
Teori dan Praktek dalam Keperawatan, Jakarta : Salemba Medika
14. Bagaimana menyajikan naskah presentasi yang berkualitas?
15. Sarana bantu dan alat peraga apa saja yang dapat membantu presentasi ?

1. OHP
OHP merupakan media lama yang digunakan untuk media presentasi dengan
maraknya teknologi yang semakin canggih. OHP sendiri merupakan proyektor yang
cara kerjanya menggunakan cahaya yang berasal dari OHP yang dipantulkan ke
dinding.
Cara pemakaian dari alat ini adalah dengan meletakkan sebuah media plastik bening
yang berisi tulisan atau gambar pada permukaan OHP, lalu cahaya dari OHP akan
diproyeksikan ke dinding sehingga akan muncul gambar / tulisan yang kita pasang
tadi.
Untuk materi yang akan kami presentasikan biasa diedit terlebih dahulu dikomputer,
lalu diprint. Kemudian hasil print nya kemudian difotocopy ke plastik bening. jika
misalnya ada materi bergambar, hasil print biasanya dipotong sehingga daoat
menyisipkan gambar. Agar tampilan menarik biasanya menggunakan spidol berwarna.
2. Proyektor
Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih ditemukanlah alat yang dapat
membantu presentasi lebih mudah yaitu Proyektor. Proyektor adalah alat yang dapat
menampilkan gambar disebuah layar proyeksi atau permukaan datar. Untuk
pemakaian proyektor sendiri harus menggunakan komputer sebagai alat bantunya.
Dalam istilah sehari-hari LCD Proyektor sering disebut dengan in-focus, yang
sebenarnya istilah itu salah, karena infocus adalah suatu merek dagang dari produk
LCD Proyektor. Proyektor sering digunakan untuk presentasi, seminar, pembelajaran
di sekolah/kampus, bahkan dapat digunakan untuk nonton bareng pertandingan sepak
bola atau piala dunia, muter film dan sebagainya.
3. Panaboard
Panaboard adalah suatu alat media presntasi dengan menggunkan teknologi canggih.
Panaboard sendiri merupakan copyboard dari Panasonic, yaitu suatu semacam papan
tulis whiteboard elektronik yang dapat meningkatkan efektif dan efesien dalam
presentasi Kamu.

Panaboard didukung dengan teknologi canggih seperti, dapat menscan materi


presentasi kamu dan langsung dapat di print (scan dan print), memudahkan Kamu
untuk membagikan materi presentasi kamu ke flash disk, atau ke USD memory card
(scan and share) dan dapat langsung disimpan ke dalam komputer (Save on Pc).
16. Mengapa proses pendidikan melalui penyuluhan dapat lebih mudah merubah perilaku
masyarakat dibandingkan dengan sosialisasi atau adaptasi

Menurut Walgito (2004:205) di samping keterbukaan dalam komunikasi, komunikasi


di dalam keluarga sebaiknya merupakan komunikasi dua arah, yaitu saling memberi
dan saling menerima di antara anggota keluarga. Dengan komunikasi dua arah akan
terdapat umpan balik, sehingga dengan demikian akan tercipta komunikasi hidup,
komunikasi yang dinamis,. Dengan komunikasi duah arah, masing-masinng pihak
akan aktif, dan masing-masing pihak akan dapat memberikan pendapatnya mengenai
masalah yang dikomunikasikan. Dalam komunikasi akan lebih efektif apabila tercapai
saling pemahaman, yaitu pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh
penerima.sehingga dalam komunikasi masyarakat lebih baikk karena adanya kontrol
yang dilakukan sesama anggota keluarga untuk saling memberi pengawasan atas
tindakan sesama anggota keluarga.
Suhendi, H. Hendi dan Ramdani Wahyu. 2001. Pengantar Studi Sosiologi Keluarga.
Bandung: Pustaka Seti
17. Bagaimana agar perubahan perilaku kesehatan dapat bertahan lama?

Lakukan tindak lanjut akan tujuan yang di capai.


Berikan contoh nyata kepada sasaran.
Lakukan penyuluhan-penyuluhan selanjutnya.
Dalam melakukan metode penyuluhan berikan metode yang mudah di terima
sasaran.
Berkaitan dengan alat peraga: gunakan alat peraga yang baik agar penyuluhan anda
jelas.
Lakukan control sosial
(Antonoff, Michael, "Presentations that Persuade", Personal Computing,
27 July 1990, 60-68.)
18. Penjelasan apa saja yang perlu disampaikan pada pendidikan penyuluhan keluarga atau
masyarakat?
19. Apa yang harus diperhatikan dalam melakukan pendidikan kepada keluarga atau masyarakat ?