Anda di halaman 1dari 11

PROPOSAL

KERIPIK PEDAS MANIS JONESS


Formula Lotion

Di Susun:
OLEH
ANA DIANA SILVA SARI
DEDI FEBRIANDI
FAJAR ASMARA NUR ALAM
ERVIN OKTA RIZA
ZIA FAHLEVI

AKADEMI FARMASI YARSI PONTIANAK


TAHUN AKADEMIK
2015

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI............................................................................................................. 2
KATA PENGANTAR................................................................................................... 3
BAB I...................................................................................................................... 4
PENDAHULUAN....................................................................................................... 4
1.1 Latar Belakang................................................................................................... 4
BAB II..................................................................................................................... 5
RENCANA BISNIS..................................................................................................... 5
2.1 Deskripsi Usaha.................................................................................................. 5
2.2 Aspek Pemasaran................................................................................................ 6
2.3. Strategi Pengembangan Usaha...............................................................................7
BAB III.................................................................................................................... 8
ANALISA DAN BIAYA............................................................................................... 8
3.1 Analisis Swot..................................................................................................... 8
3.2 Analisis Biaya................................................................................................... 9
3.3 Perhitungan Penerimaan....................................................................................... 9
3.4 . Biaya Produksi dan pemasaran............................................................................. 9
3.5 Keuntungan ( Pendapatan )................................................................................. 10
BABIV.................................................................................................................. 11
PENUTUP.............................................................................................................. 11
Keyakinan dan harapan........................................................................................... 11

KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan
tuntunan-Nya saya dapat menyelesaikan proposal ini dengan baik dan tepat pada waktunya.
Berbicara rencana usaha atau rencana bisnis, usaha adalah suatu kegiatan yang
dilakukan oleh seseorang untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Dalam berusaha seseorang
harus melakukan setiap usahanya dengan tekun agar kegiatan usaha yang di jalankan dapat
mencapai tujuan yang diinginkan. Rencana usaha berawal dari ide usaha, kemudian ide usaha
tergantung dari kreativitas yang dimiliki oleh setiap orang, ide usaha juga timbul dari hobby
dan minat setiap orang. Oleh karena itu, setiap orang yang ingin menjalankan usahanya maka
harus sesuai dengan minat dan bakat yang di miliki dalam diri sendiri.
Proposal ini membahas tentang rencana usaha keripik kentang pedas manis yang ingin
saya dijalankan. Pembuatan proposal ini di dorong oleh kenyataan bahwa proposal ini masih
jauh dari kesempurnaan.Untuk itu saya memohon saran dan kritik yang membangun atas
proposal ini sangat di harapkan. Akhir kata saya ucapkan limpah terima kasih.
Pontianak, Oktober 2015
Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Indonesia merupakan negara yang memiliki kesuburan tanah yang sangat tinggi. Hal ini
nampak pada hasil tanaman umbi-umbian, salah satunya yaitu kentang. Tanaman ini
mempunyai kadar karbohidrat yang tinggi dan pada umumnya tahan terhadap suhu tinggi.
Kentang (Solanum tuberosum) tergolong bahan makanan yang kaya nutrisi dan semakin
meningkat kebutuhannya. Beberapa manfaat tanaman kentang antara lain: sebagai bahan
diversifikasi pangan non beras yang bernilai gizi tinggi, tanaman cepat menghasilkan (cash
crop) bagi petani, komoditas ekspor non-migas, bahan dasar industri pangan dan tekstil, serta
bahan makanan fast-food yang menjamur di kota-kota besar.
Saat ini potensi di sekitar pertanian menjadi salah satu aspek yang harus diprioritaskan
dan menjadi peluang usaha yang bagus bagi pembangunan nasional. Misalnya dengan
mengolah umbi-umbian menjadi berbagai macam makanan ringan maupun berat yang
mempunyai rasa khas dan tahan lama untuk disimpan. Bentuk olahan tersebut bisa berupa
tepung, gaplek, tapai, keripik dan lainnya.
Makanan ringan atau snack telah berkembang dengan pesat baik jenisnya, cita rasa
maupun kemasannya. Salah satu jenis makanan ringan yang cukup berhasil di pasaran adalah
keripik. Produk makanan ringan dalam perkembangannya dapat diproduksi dari berbagai
macam bahan baku diantaranya makanan ringan berbahan baku kentang.
Keripik merupakan salah satu makanan ringan favorit yang pastinya disukai oleh
banyak orang. Selain enak, pembuatan keripik ini tergolong mudah, sehingga banyak orang
yang menyukainya bahkan menjadikannya peluang bisnis yang memiliki omset penjualan
cukup tinggi. Pembuatan keripik saat ini masih terbatas pada usaha kecil atau industri rumah
tangga dengan ditujukan untuk pasaran lokal. Pada umumnya dipasarkan melalui pedagang
perantara, warung, toko-toko kecil, penjajah jalanan serta pasar swalayan dengan
pengemasan dan cara pengemasan bervariasi tergantung pada sasaran yang dituju. Dengan
makin baiknya pengolahan dan pengemasan sehingga diperoleh keripik yang bermutu dan
terjaga kebersihan, diharapkan pemasaran produk ini dapat menjangkau konsumen yang lebih
luas.

BAB II
RENCANA BISNIS
2.1 Deskripsi Usaha
Usaha ini saya dirikan karena melihat adanya sebuah peluang usaha yang sangat
besar. Selain itu keripik kentang ini sangat diminati oleh berbagai kalangan dari mulai anak
anak sampai orang dewasa karena digunakan sebagai makanan cemilan. Pengelolaan
terhadap usaha ini sudah terbilang mudah dan cepat diterima masyarakat.
Saya berharap dari usaha saya ini nantinya dapat berkembang dan bisa mencukupi
kebutuhan hidup serta memberikan laba yang cukup besar. Keripik kentang ini kami buat
bebas dari bahan pengawet dan rasanya gurih, enak, pedas.
1. Produk
Produk yang dihasilkan berbentuk keripik yang memiliki ukuran seragam terbuat dari olahan
kentang yang diberi bumbu-bumbu serta berbagai macam penunjangnya.
Bahan bahan pembuatan keripik kentang pedas manis :
1) Kentang
2) Minyak goreng
3) Garam
4) Gula
5) Bumbu penyedap
Alat alat :
1) Penggorengan (wajan)
2) Kompor gas
3) Baskom
4) Pisau
5) Sendok

2. Tempat
Tempat produksi dilaksanakan di rumah Jl. Panglima aim pontianak. Lokasi ini
dipilih karena lokasinya dekat dengan lingkungan kampus
3. Proses Produksi
Cara membuat keripik kentang ini yaitu :
1. Kentang dikupas terlebih dahulu lalu dicuci hingga bersih
2. Kentang diiris dengan menggunakan slicer (pengiris kentang) lalu direndam dalam air
Dapat ditambahkan garam juga pada air rendaman agar lebih gurih.
3. Goreng kentang hingga matang dan kering, lalu tiriskan. Minyak yang digunakan
dalam menggoreng harus merupakan minyak yang baru agar keripik kentang lebih
renyah.
4. tambahkan bumbu penyedap rasa pada kentang yang telah digoreng
5. Masukkan kentang, campurkan hingga merata dan angkat
6. Simpan dalam wadah kedap udara.
2.2 Aspek Pemasaran
Kegiatan pemasaran mempunyai peran sangat penting dalam kelancaran suatu usaha.
Lancar tidaknya usaha ini selain dilihat dari kualitas produk, juga tergantung dari bagaimana
cara kita sebagai produsen memasarkannya dengan strategi yang baik. Dalam usaha ini kami
melakukan dua cara pemasaran, yaitu pemasaran langsung dan pemasaran tidak langsung.
Kegiatan pemasaran langsung, yaitu memasarkan produk secara langsung kepada
konsumen tanpa perantara lain. Cara ini dilakukan pada usaha dengan kapasitas yang kecil
atau secara skala rumah tangga. Keuntungan memperoleh laba dalam menggunakan jalur
pemasaran ini lebih besar daripada pemasaran tidak langsung karena tidak memberikan jasa
kepada pengecer atau distributor.
Kegiatan pemasaran tidak langsung, yaitu memasarkan produk melalui pengecer. Cara
ini dilakukan dengan dua strategi pemasaran, pertama memasarankan di tempat-tempat yang
stategis, seperti: di tempat-tempat wisata. Kedua, memasarkan dengan cara menitipkan
produk ke tempat mini market.Harga di pasaran sebesar Rp 10000 per 75 gram.

2.3. Strategi Pengembangan Usaha


Ada beberapa strategi untuk pengembangan usaha yang akan dilaksanakan, yaitu:

a. Promosi yang menarik dan berkesinambungan.


b. Menciptakan keripik kentang dengan bentuk yang menarik tidak sekedar bulat, seperti bentuk
segitiga, persegi dll.
c. Menjual di beberapa tempat yang ramai, seperti tempat wisata, wilayah kampus, wilayah
sekolah, dan supermarket.

BAB III
ANALISA DAN BIAYA
3.1 Analisis Swot
1. Kekuatan (Strength)
a.Harga Terjangkau
b.Kualitas Terjamin
c. Bahan baku yang mudah didapat
d. Tidak menggunakan bahan pengawet
e. Proses produksinya mudah sehingga tidak mebutuhkan banyak waktu dan tenaga
2. Kelemahan (Weakness)
a. Rasa dan bentuk keripik yang seragam
b. Management tradisional
c. Sarana dan prasarana sederhana
3. Peluang (Opportunity)
a.Pasar yang masih luas
b.Bahan baku yang mudah didapat
4. Ancaman (Threath)
a.Munculnya variasi makanan jajanan
b.Munculnya pesaing baru
c. Sumberdaya manusia yang masih rendah pendidikan

3.2 Analisis Biaya


Rincian biaya-biaya yang di keluarkan dalam pengolahan keripik kentang pedas
manis untuk 1 (satu) bulan adalah :
Biaya Bahan Baku

Kentang 15 kg @10.000

Rp 150.000,00

Minyak Goreng 3 ltr

Rp

40.000,00

Garam halus 10 bks @1.000

Rp

10.000,00

Gula 3 kg @14.000

Rp

50.000,00

Bumbu penyedap ( Balado, keju, jagung bakar )

Rp 75.000,00

Jumlah biaya bahan baku

Rp 325.000,00

3.3 Perhitungan Penerimaan


1. Produksi
Keripik kentang yang diproduksi adalah 200 bungkus dalam 1 (satu) bulan dengan berat
keripik per bungkus ialah 75 gram. Harga per unit produksi ialah Rp 10.000.
2. Penerimaan
Penerimaan = Produksi x Harga per unit produksi
= 200 x Rp 10.000
= Rp 2.000.000
3.4 . Biaya Produksi dan pemasaran
Berikut jumlah rincian biaya produksi keripik kentang untuk menghasilkan 200 bungkus:
Biaya bahan baku

Rp

325.000,00

Biaya transportasi dan pemasaran

Rp

100.000,00

Jumlah

Rp 425.000,00

3.5 Keuntungan ( Pendapatan )


Keuntungan = Penerimaan Biaya Produksi
= Rp 2.000.000 Rp 425.000
= Rp 1.575.000,00,Dari hasil analisis biaya diatas maka keuntungan yang didapatkan untuk memproduksi
keripik kentang dlaam periode produksi 1 bulan adalah Rp 1.575.000,00,-.

BABIV
PENUTUP

Keyakinan dan harapan

Keyakinan dan harapan kami sebagai pengusaha keripik kentang adalah ingin usaha
ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang saya harapkan dan juga dapat
memberikan keuntungan bagi masyarakat luas. Selain itu juga saya berharap agar usaha saya
ini mendapatkan perhatian dari pemerintah agar setiap kendala yang dihadapi oleh usaha ini

dapat ditanggulangi sehingga kedepannya usaha ini dapat berkembang menjadi lebih baik
lagi dan dapat bersaing dengan inndustri indu
stri terkemuka yang ada.