Anda di halaman 1dari 2

Indikasi Methotrexat

Pada dermatologi indikasi metotreksat adalah untuk pengobatan psoriasis, Psoriasis


Pustulosa, Psoriasis Artritis dengan lesi kulit, dan Psoriasis eritroderma yang sukar terkontrol
dengan obat standar. Indikasi lain adalah leukimia limfositik akut, kariokarsinoma, kanker
payudara, leher dan kepala, paru, buli-buli, sarkoma osteogenik.
Obat ini bekerja dengan cara menghambat enzim dihidrofolat reduktase, sehingga
menghambat sintesis timidilat dan purin. Obat ini menunjukkan hambatan replikasi dan
fungsi sel T dan mungkin juga sel B karena adanya efek hambatan sintesis.
Jangan gunakan methotrexate untuk mengobati psoriasis atau rheumatoid arthritis jika Anda
memiliki penyakit hati (terutama jika disebabkan oleh alkoholisme), atau sel darah atau
gangguan sumsum tulang.

Methotrexat 2,5 mg

Methotrexat 2,5 mg

Methotrexat
Sediaan : Tablet 2,5 mg, vial 5 mg/2ml, vial 50 mg/2ml, ampul 5 mg/ml, vial 50 mg/5ml.
Indikasi : Leukimia limfositik akut, kariokarsinoma, kanker payudara, leher dan kepala, paru,
buli-buli, Sarkoma osteogenik.
Mekanisme kerja : Metotreksat adalah antimetabolit folat yang menginhibisi sintesis DNA.
Metotreksat berikatan dengan dihidrofolat reduktase, menghambat pembentukan reduksi folat
dan timidilat sintetase, menghasilkan inhibisi purin dan sintesis asam timidilat. Metotreksat
bersifat spesifik untuk fase S pada siklus sel. Mekanisme kerja metotreksat dalam artritis
tidak diketahui, tapi mungkin mempengaruhi fungsi imun. Dalam psoriasis, metotreksat
diduga mempunyai kerja mempercepat proliferasi sel epitel kulit.
Obat sitostatik yang biasa digunakan ialah metotreksat (MTX). Indikasinya ialah untuk
psoriasis, Psoriasis Pustulosa, Psoriasis Artritis dengan lesi kulit, dan Psoriasis Eritroderma
yang sukar terkontrol dengan obat standar. 1