Anda di halaman 1dari 5

DEPARTEMEN ILMU ANESTESIOLOGI DAN TERAPI INTENSIF

FK UNSRI RSMH
JUNI 2015
1. Berikut adalah yang benar mengenai penentuan kematian
a. Kematian ditentukan setelah fungsi pernapasan dan sirkulasi berhenti
secara mendadak
b. Kematian ditentukan oleh 3 orang dokter yang kompeten
c. Penentuan kematian harus melibatkan dokter spesialis anestesi dan
spesialis syaraf
d. Dapat dilakukan oleh perawat atau bidan
2. Kapan pemeriksaan seseorang mati batang otak dilakukan
a. Four score 0
b. Fleksi abnormal
c. Ekstensi abnormal
d. Sentakan epileptik
3. Yang termasuk penyebab koma dan henti napas ireversibel adalah
a. Intoksikasi
b. Hipotermia
c. Gangguan metabolik
d. Mati batang otak
4. Yang termasuk dalam withdrawing life support
a. Menghentikan sebagian atau semua bantuan hidup lanjutan
b. Menghentikan sebagian atau semua bantuan hidup baru
c. Menghentikan sebagian atau semua bantuan hidup yang sudah
diberikan
d. Menghentikan terapi bantuan hidup yang sedang berjalan
5. Jenis terapi yang dapat dihentikan atau ditunda adalah
a. Intubasi trakeal
b. Oksigen
c. Nutrisi enteral
d. Cairan kristaloid
6. Berikut adalah tanda- tanda gagal pernapasan..
a. Hipotensi
b. Hipertensi
c. Takikardi
d. Desaturasi
7. Penyebab sumbatan jalan napas paling banyak pada pasien yang mengalami
penurunan kesadaran
a. Saliva
b. Aspirasi
c. Lidah yang jatuh
d. Corpus alienum

8. Target terapi oksigen ialah


a. SPO2 100%
b. SPO2 99%
c. SPO2 95%
d. SPO2 88%
9. Yang termasuk indikasi bantuan ventilasi mekanik
a. Penurunan kesadaran
b. Trauma kepala
c. Gagal ginjal
d. Gagal napas
10. Komponen penghantaran oksigen yang paling penting dalam tatalaksana
syok
a. Curah jantung
b. Volume sekuncup
c. Hemoglobin
d. Saturasi oksigen
11. Yang termasuk tanda-tanda gagal jantung..
a. Edema paru akut
b. Riwayat pemberian cairan masif
c. Gangguan ekskresi cairan
d. Perdarahan masif
12. Berapa jumlah cairan tubuh laki- laki dewasa..
a. 50% dari berat badan
b. 60% dari berat badan
c. 70% dari berat badan
d. 80% dari berat badan
13. Berapa volume darah pasien dewasa
a. 4-5% dari berat badan
b. 5-6% dari berat badan
c. 6-7% dari berat badan
d. 7-8% dari berat badan
14. Berapa persentase volume plasma dibandingkan volume cairan interstisial
a. 25%
b. 35%
c. 50%
d. 75%
15. Berapa persen kehilangan darah yang masih bisa dikompensasi tubuh
a. 15%
b. 30%
c. 40%
d. 50%

16. Berapa besar perbandingan cairan kristalloid dan kolloid dalam mengisi
intravaskular
a. 4 : 1
b. 3 : 1
c. 2 : 1
d. 1 : 1
17. Cairan ringer asetat terpilih pada pasien
a. Anemia berat
b. Gagal jantung
c. Gagal hati
d. Gagal ginjal
18. Salah satu kerugian pemberian cairan koloid
a. Diperlukan volume yang lebih sedikit
b. Harga lebih mahal
c. Mudah didapatkan
d. Koagulopati
19. Cairan yang dianjurkan diberikan saat transfusi darah
a. Ringer laktat
b. Ringer asetat
c. Isotonik saline
d. Hartmann solution
20. Transfusi darah diberikan pada kasus syok hemoragik kelas berapa
a. I
b. II
c. III
d. IV
21. Target pemberian FFP
a. INR <1,5
b. INR >1,5
c. PT <1,5 normal
d. PT >1,5 normal
22. Target pemberian kriopresipitat
a. Fibrinogen <0,5 gr/dl
b. Fibrinogen >0,5 gr/dl
c. Fibrinogen <1 gr/dl
d. Fibrinogen >1 gr/dl
23. Target pemberian trombosit pada kasus perdarahan aktif
a. Trombosit >30.000/dl
b. Trombosit >50.000/dl
c. Trombosit >100.000/dl
d. Trombosit >150.000/dl
24. Yang termasuk indikasi perawatan pasien di ICU

a.
b.
c.
d.

Pasien terminal
Brain death
Memerlukan ventilasi mekanik
Pasien syok

25. Yang termasuk pemantauan invasif pada pasien yang dirawat di


a. EKG
b. SPO2
c. ETCO2
d. Arterial blood pressure

DEPARTEMEN ILMU ANESTESIOLOGI DAN TERAPI INTENSIF


FK UNSRI RSMH
JUNI 2015
NAMA
NIM

: .
: .

No

Aktivitas

Menjelaskan kepada pasien tindakan yang akan


dilakukan kepada keluarga pasien dan meminta
persetujuan tindakan tertulis
Memeriksa kelengkapan alat-alat (STATICS)
Mencuci tangan (dengan alkohol atau sabun)
Memakai alat pelindung diri (sarung tangan)
Memastikan jalan napas terbuka
Memastikan oksigenasi dan ventilasi adekuat
Memastikan tersedianya jalur intravena
Memasang monitor
Melakukan preoksigenasi
Memegang laringoskop pada tangan kiri
Membuka mulut dengan cara cross finger technique
Memasukkan ujung bilah laringoskop ke dalam sisi
kanan mulut sampai ke pangkal lidah
Menyingkirkan lidah ke arah kiri
Mendorong laringoskop ke arah anterior setelah ujung
bilah berada di valecula
Melihat pita suara dan pembukaan glotis
Memasukkan pipa endotrakea melalui pita suara
Mengangkat laringoskop dan stilet
Mengembangkan balon pipa endotrakea
Memastikan lokasi pipa endotrakea
Melakukan fiksasi pipa endotrakea dengan plester
(tape)

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

Tidak
melakukan
(0)

Melakukan
tapi tidak
sempurna (1)

Melakukan
dengan
sempurna (2)