Anda di halaman 1dari 4

FLOW CHART RENCANA PENELITIAN

KOMPLEKS INKLUSI APIGENIN DENGAN -SIKLODEKSTRIN


SEBAGAI TASTE MASKING MENGGUNAKAN METODE FREEZE
DRYING

PROSEDUR KERJA
1.

Preparasi Kompleks Inklusi Apigenin -Siklodekstrin Dengan Metode


Freeze Drying
a. Siapkan Apigenin -Siklodekstrin dengan perbandingan (molar ratio)
b.
c.
d.
e.
f.
g.

1:1, 1:2, dan 1:3


Pelarut yang digunakan adalah etanol 50 % v/v
-Siklodekstrin dilarutkan dalam 50 ml etanol 50 % v/v, aduk sampai larut
Apigenin ditambahkan kedalam larutan diatas, aduk sampai larut
Larutan kemudian dikeringkan dalam frezee dryer
Sampel kering di ayak dengan menggunakan ayakan mesh 80
Kompleks inklusi yang dihasilkan kemudian disimpan dalam desicator
pada suhu 25o C dan terlindung dari cahaya.

2.

Karakterisasi Kompleks Inklusi


a. Differential Scanning Calorimetry (DSC)
b. Scanning Electron Microscopy (SEM)

Transmission

Electron

Microscopy (TEM)
c. Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR)
3.

Menghitung Jumlah Kandungan Apigenin Dalam Kompleks Inklusi


a. Alat : Spektroskopi UV-Vis
b. Lakukan validasi dengan menggunakan larutan standar apigenin
(Pengenceran bertingkat) menggunakan pelarut etanol 50 % v/v pada
panjang gelombang 334 nm
c. Timbang kompleks inklusi sebanyak 10 mg dan tempatkan dalam gelas
vial 5 ml.
d. Tambahkan 2 ml etanol 50 % v/v, kemudian aduk menggunakan ultrasonic
sonicator selama 30 menit.
e. Larutan disaring menggunakan saringan filter 45-m
f. Filtrat diencerkan dengan etanol 50% v/v untuk mendapatkan konsentrasi
yang sesuai (dalam rentang kalibrasi).
g. Kandungan apigenin dianalisa menggunakan spektroskopi UV-Vis pada
panjang gelombang 334 nm.

4.

Uji Kelarutan Kompleks Inklusi

a. Kelarutan kompleks inklusi apigenin dibandingkan dengan apigenin


murni.
b. 50 mg kompleks inklusi dan apigenin murni secara terpisah ditempatkan
dalam gelas vial 5 ml yang mengandung 1 ml aquadest dan diaduk selama
24 jam pada suhu 25 1oC sampai diperoleh larutan jenuh.
c. Larutan kemudian disaring menggunakan saringan filter 45-mm
d. Filtrat diencerkan dengan etanol 50% v/v untuk mendapatkan konsentrasi
yang sesuai.
e. Kandungan apigenin dianalisa menggunakan spektroskopi UV-Vis pada
panjang gelombang 334 nm
5.

Uji Dissolusi Kompleks Inklusi


a. Menggunakan Apparatus Type II
b. Media dissolusi pH 6,8 (pH urin)
c. Timbang kompleks inklusi sebanyak 25 mg dan tempatkan dalam wadah
yang berisi 500 ml media.
d. Suhu dikontrol pada suhu 37 0.5oC
e. Kecepatan 50 rpm
f. Pada interval waktu 5, 10, 15, 30, dan 60 menit, 2 mL aliquot diambil dan
secara langsung ditambahkan media segar dalam volume yang sama.
g. Sampel kemudian disaring, lalu dianalisa menggunakan spektroskopi UVVis panjang gelombang 334 nm

6.

Preparasi Suspensi Herbal


Bahan

F1

Formula (%)
F2

F3

Add 100 ml

Add 100 ml

Add 100 ml

Kompleks Inklusi Apigenin-siklodekstrin


HPMC
Buffer acetat
Aquadest add 100 ml
7.

Evaluasi Suspensi Herbal


a. Uji Viskositas
b. Uji volume sedimentasi
c. Uji pH
d. Uji Redispersibilitas
e. Uji rasa Dilakukan pada 10 volunter.
f. Siapkan sampel suspensi apigenin murni dan suspensi kompleks inklusi

g. Masing-masing volunteer meminum kedua sampel tersebut


h. Indikator penilaian :
1 = pahit sekali
2 = pahit
3 = sedikit manis
4 = manis
8.

Uji Stabilitas
a. Metode stabilitas dipercepat ( Suhu 40 2oC, Rh 75 5% selama 3 bulan).
b. Sampel dianalisis pada interval waktu yang tetap (0, 15, 30, 45 dan 90
hari) dengan menggunakan spektroskopi UV-Vis pada panjang gelombang
334 nm.