Anda di halaman 1dari 23

Aprianus M Dopong

102011156
C-7

Seorang wanita berusia 60 tahun dibawa


ke UGD RS dengan keluhan sangat nyeri
pada panggul kanan setelah jatuh di
kamar mandi 2 jam yang lalu. Pasien
tersebut terpeleset sehingga terjatuh
menyamping ke kanan dan pangkal paha
kanannya membentur lantai. Setelah
terjatuh, pasien tidak dapat bangun
untuk berdiri atau berjalan.

Tidak ada

Seorang wanita usia 60 merasa nyeri


pada panggul kanan akibat jatuh dari
kamar mandi dikarenakan adanya fraktur
pada os femur.

Autoanamnesis, alloanamnesis
Identitas pasien
Keluhan utama
Riwayat Penyakit Sekarang
Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat Keluarga
Riwayat Pribadi dan Sosial

TTV Normal

Look (inspeksi) edema, deformitas


Feel (palpasi) nyeri tekan (+)
Move (gerakan) yidak dapat
digerakan baik aktif maupun pasif

Rontgen: Coxae dextra AP,


lat ditemukan fraktur
transversa femur dextra
1/3 poximal dengan soft
tissue swelling

Fraktur tertutup femur dextra 1/3


proximal

Fraktur terputusnya keutuhan tulang


- trauma

Fraktur tertutup tidak kontak dengan


udara luar

Fraktur
Fraktur
Fraktur
Fraktur

dislokasi caput femur


collum femur
intertrochanter femur
subtrochanter femur

Complete
Incomplete
Avulsi
Patologis
Impaksi

TRAUMA
Trauma langsung
Trauma tidak langsung
Fraktur patologis

Dapat terjadi pada setiap orang.


Orang tua <rentan (osteoporosis)
Dewasa tulang panjang
Anak-anak sangat diperhatikan

Nyeri sulit mobilisasi


Deformitas pergeseran tulang
Krepitasi
Pembengkakan lokal (kulit)
Perubahan warna (kulit)

4R :
1. Recognition
2. Reduction
3. Retention
4. Rehabilitation
Non-operatif
Operatif
ORIF (Open Reduction Internal
Fixation)

1.
2.
3.

Locked internal medullary nail


Plat
Leg screw

Komplikasi awal:
- syok
- emboli lemak
- sindrom kompartemen
Komplikasi lanjutan:
- delayed union - nekrosis avaskular
- nonunion - gangg. pertumbuhan
- malunion

Penanganan cepat & tepat


Usia pasien
Melihat keparahan fraktur

Hipotesis diterima

Fraktur tertutup femur dextra satu per


tiga proximal

Penanganan dengan baik membaik