Anda di halaman 1dari 24

Fraktur Tertutup Femur

Dextra 1/3 Proksimal


Hariz Ikhwan Bin Abd Rahman
102013505
c7

Skenario

Seorang wanita usia 60 tahun, dibawa ke UGD RS

denga keluhan sangat nyeri pada panggul kanan


setelah jatuh di kamar mandi 2 jam yang lalu. Pasien
tersebut terpeleset sehingga terjatuh menyimpang
ke kanan dan pangkal paha kanannya membentur
lantai. Setelah terjatuh, pasien tidak dapat bangun
untuk berdiri atau berjalan.

Rumusan Masalah

Seorang wanita usia 60 tahun yang

mengalami nyeri sendi panggul kanan setelah


terjatuh di kamar mandi 2 jam yang lalu.

Hipotesis

Pasien mengalami fraktur pada tulang femur.

Mind Map
Anamnesis

Pemeriksa
an Fisik

Prognosis

R
M

Edukasi

DBD

Pemeriksa
an
Penunjang

Diagnosis

Anamnesis
Data peribadi pasien
Keluhan utama
Keluhan penyerta
Riwayat penyakit sekarang
Riwayat sosial
Riwayat lingkungan
Riwayat keluarga

Pemeriksaan Fisik
Inspeksi

warna kulit, dan tanda-tanda peradangan


gambaran vaskularisasinya,
Pembengkakan/massa
Fracture blisters

Palpasi (Feel) :

vaskularisasi
pembengkakan/massa
nyeri tekan
krepitus

Move/ Range of Motion :


Menilai gerakan sendi
Menilai (ROM)

Pemeriksaan Penunjang

X-ray
MRI
CT-scan

Working Diagnosis

Fraktur Tertutup Femur Dextra 1/3 Proksimal

Differential Diagnosis
fraktur collum femur dextra
fraktur intratrochanter femur
fraktur subtrochanter femur
fraktur dislokasi caput femur.

Etiologi
Pertambahan usia
gangguan kognitif
penurunan massa tulang
penurunan persepsi kedalaman
penurunan mobilitas
penyakit kardiovaskular umum
Merokok
Minum alkohol

Epidemiologi
90% pasien >50 tahun
90% merupakan fraktur trochanteric dan collum femur
6%-laki-laki, wanita menopause 14%
angka kematian 12-37%.
Usia rata-rata 77 tahun untuk wanita dan 72 tahun untuk lakilaki

Patofisiologi
Kejadian fraktur disebabkan umumnya karena trauma.

Fraktur ini terjadi karena adanya daya yang melebihi daya


tahan tulang. Terdapat dua faktor:
i. Ekstrinsik : kecepatan, durasi trauma yang mengenai
tulang, arah dan kekuatannya.

ii.

Intrinsik : kapasitas tulang mengabsorbsi energy trauma,


kelenturan, kekuatan densitas tulang.

Low energy trauma;


pasien lanjut usia.
Kasus tersering : tergelincir dan jatuh
ekstrim osteoporosis
High energy trauma;
pasien usia muda
kasus kecelakaan lalu lintas
Direct trauma terhadap tulang
Sering komunitif metaphyseal dan

displaced intraarticular

fracture
Bentuk fraktur tergantung dari beratnya dan arah gaya
tabrakan.

Manifestasi Klinik
Nyeri: spasme otot
Bengkak/edema: cairan serosa yang terlokalisir
Memar/ekimosis: perubahan warna kulit
Spasme otot: kontraksi otot involunter
Penurunan sensasi: kerusakan syaraf, terkenanya syaraf karena

edema.
Gangguan fungsi
Mobilitas abnormal:
Krepitasi: merupakan rasa gemertak apabila bagian-bagian tulang
digerakkan.
Deformitas: posisi tulang yang abnormal
Shock hipovolemik
Gambaran x-ray menentukan lokasi dan tipe fraktur.

Penatalaksanaan
Non-surgical Treatment
Surgical treatment

Hemiarthroplasty

Fraktur intrakapsular

Dynamic Hip Screw

Fraktur intertrochanter

Total Hip Replacement

Fraktur intrakapsular

Intramedullary nail

Fraktur subtrochanter

Terapi fisik

Komplikasi
Nonunion
Malunion
Avascular necrosis
Infeksi
Kegagalan implan
trombosis vena dalam (DVT)
emboli paru (PE)
Infeksi saluran kemih

Prognosis

804 pasien

31%
42%
15%
23%

dari laki-laki meninggal dalam waktu 1 tahun


dalam waktu 2 tahun
wanita meninggal dalam waktu 1 tahun
dalam waktu 2 tahun

Edukasi

Mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D


Latihan untuk memperkuat tulang dan meningkatkan
keseimbangan
Hindari merokok atau minum berlebihan
Menilai rumah anda untuk bahaya
Periksa mata anda
Perhatikan obat anda
Berdiri perlahan-lahan
Menggunakan tongkat atau walker

Kesimpulan
Patah tulang pinggul adalah cedera umum dan

melemahkan yang memerlukan perawatan di rumah


sakit. Dokter rumah sakit harus memiliki pemahaman
yang jelas tentang ruang lingkup masalah ini, serta jenis
dasar fraktur dan pilihan pengobatan. Perawatan dan
rehabilitasi pasien tua dengan patah tulang pinggul
mengangkat isu-isu sosial dan ekonomi yang melampaui
manajemen ortopedi dan melibatkan banyak bagian
yang berbeda dari tim perawatan kesehatan.

TERIMA KASIH