Anda di halaman 1dari 10

PRE PLANNING PENYULUHAN TENTANG GANGGUAN PERSEPSI

SENSORI : HALUSINASI DI POLI RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN

DI SUSUN OLEH KELOMPOK I :

Aprina Sinaga, S.Kep


Asmalina, S. Kep

Ramida Wahyuni, S.Kep


Selvi Desvita, S.Kep

Hayati, S.Kep

Siti Nurasriyah, S.Kep

Meiliza, S.kep

Yona Mitrasari, S.Kep

Rahmah, S.kep

Zerly Nova Maisarah, S.Kep

PROFESI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


STIKES PAYUNG NEGERI PEKANBARU
2015

PRE PLANNING PENYULUHAN GANGGUAN PERSEPSI


SENSORI : HALUSINASI DI POLI JIWA
RUMAH SAKIT JIWA TAMPAN

A.

LATAR BELAKANG
(Juliansyah 2010, Akibat halusinasi,95, http : // www. Bluesteam47. Blogspot.com)
The American Psychiatric Association Amerika Serikat, memperkirakan angka pasien
skizofrenia didunia cukup tinggi mencapai 1/100 penduduk. Tingginya privalensi gangguan
jiwa di dunia dipengaruhi oleh masalah seperti urbanisasi yang cepat, bencana alam,
kekerasan dan konflik yang mengancam keamanan dan kesehatan pada tingkat individu,
komunitas, nasional dan internasional (Yosep,2007).
Halusinasi merupakan salah satu gejala yang sering ditemukan pada klien dengan
gangguan jiwa. Halusinasi sering diidentifikasikan dengan skizofrenia. Dari seluruh klien
skizofrenia 70 % diantaranya mengalami halusinasi. Gangguan jiwa lain juga disertai dengan
gejala halusinasi adalah gangguan manic depresif dan delirium.

Halusinasi merupakan

gangguan persepsi dimana klien mempersepsikan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi.

Suatu penerapan panca indera tanpa ada rangsangan dari luar. Suatu penghayatan yang
dialami suatu persepsi melalui panca indera tanpa stimulus eksternal yang terjadi. Salah
persepsi pada halusinasi terjadi tanpa adanya stimulus ekternal yang terjadi. Stimulus internal
dipersepsikan sebagai sesuatu yang nyata ada oleh klien (Stuart,2009).
Perubahan persepsi tentang halusinasi adalah ketidakmampuan manusia dalam
membedakan antara rangsang yang timbul dari sumber internal seperti pikiran, perasaan, san
sensasi somatic dengan implus dan stimulas eksternal. Manusia pada dasarnya masih
mempunyai kemampuan dan membandingkan dan mengenal mana yang merupakan respon
dari luar dirinya (Nasution, 2003).
Jika seorang individu tidak mempunyai ciri sehat jiwa maka individu tersebut
mengalami sakit jiwanya dan membutuhkan keperawatan jiwa untuk merawat dan
menyehatkan jiwa kembali. Keperawatan jiwa adalah area khusus dalam praktek
keperawatan yang menggunakan ilmu tingkah laku manusia sebagai dasar, dan menggunakan
diri sendiri secara terapeutik dalam meningkatkan, mempertahankan, memulihkan kesehatn
mental klien dan kesehatan mental masyarakat dimana klien berada (Iyus Yosep,2007).

B.

RENCANA KEGIATAN
1. Diagnosa keperawatan
Gangguan persepsi sensori : Halusinasi
2. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang gangguan persepsi sensori ;
halusinasi selama 1 x 30 menit diharapkan pasien dan keluarga mampu memahami
tentang cara mengenali halusinasi.
3. Tujuan khusus
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan pasien dan keluarga mampu:

a. Menjelaskan pengertian halusinasi


b. Menjelaskan proses terjadinya halusinasi
c. Menjelaskan macam macam halusinasi
d. Menjelaskan tanda tanda dari halusinasi
e. Menjelaskan cara mengontrol halusinasi

C.

RENCANA KEGIATAN
1) Topik/materi
Penyuluhan tentang perilaku halusinasi
Sub Topik
Cara mengontrol halusinasi
2) Sasaran
Keluarga dan pasien halusinasi
3) Metoda
Ceramah
Tanya jawab
Diskusi
Demonstrasi
4) Media
Infocus
Leaflet
Microphone
5) Waktu dan Tempat
Hari/Tanggal
: Jumat, 11 Desember 2015
Jam
: 09.00 wib s/d Selesai
Tempat
: Poli Jiwa RSJ Tampan
6) Pengorganisasian
Penanggung Jawab
: Zerly Nova Maisarah, S.Kep
a. Leader
: Zerly Nova Maisarah, S.Kep
b. Co leader
: Asmalina, S.Kep
c. Moderator
: Aprina Sinaga, S.Kep
d. Fasilitator
: Siti Nurasriyah,S.Kep, Selvi Desvita, S.kep, Ramida
Wahyuni, S.Kep dan Yona Mitrasari, S.Kep
e. Observer
: Meiliza,S.Kep dan Hayati, S.Kep
f. Dokumentasi
: Rahma, S.Kep

Setting Tempat

CI

Mcc

F
O

Keterangan :
L

: Leader

CI

: Pembimbing

: Moderator

: Fasilitator

: Observer

: Peserta

D.

E.

Susunan Acara
No

Waktu

Kegiatan penyuluhan

5 menit

Pembukaan

25
menit

1. Mengucapkan salam
2. Perkenalan mahasiswa
3. Perkenalan dengan dosen atau CI
4. Menjelaskan tujuan
5. Menjelaskan kontrak waktu
Penyampaian materi
Menjelaskan pengertian halusinasi
Menjelaskan proses terjadinya
halusinasi
Menjelaskan macam macam
halusinasi
Menjelaskan tanda tanda dari
halusinasi
Menjelaskan cara mengontrol
halusinasi.

Kegiatan Peserta

1.
2.
3.
4.
5.

Menjawab salam
Memperhatikan
Memperhatikan
Memperhatikan
Memperhatikan

Memperhatikan dan
mendengarkan
Memperhatikan dan
mendengarkan
Memperhatikan dan
mendengarkan
Memperhatikan dan
mendengarkan
Memperhatikan dan
mendengarkan
Memperhatikan dan
mendengarkan
Memperhatikan dan
mendengarkan

5 menit

Penutup
1. Meminta peserta untuk
memberikan pertanyaan atas
penjelasan yang tidak dipahami
2. Menjawab pertanyaan yang

1. Memberikan
pertanyaan

diajukan
3. Memberikan reinforcement
positif atas jawaban yang
diberikan peserta
4. Menyimpulkan dan menutup
diskusi
5. Mengucapkan salam

F.

2. Mendengar
3. Menyebutkan
kembali
4. Menyebutkan
kembali.
5. Menjawab salam

Uraian Tugas
a. Penanggung Jawab
Mengkoordinir persiapan dan pelaksanaan penyuluhan
b. Moderator
1)

Membuka acara

2)

Memperkenalkan mahasiswa dan pembimbing lapangan


maupun pendidikan

3)

Menjelaskan tujuan dan topik

4)

Meminta peserta untuk berperan aktif dalam


penyuluhan

5)

Meminta peserta untuk memberikan pertanyaan atas


penjelasan yang tidak dipahami

6)

Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk


menjawab pertanyaan yang diajukan

7)

Menyimpulkan dan menutup diskusi

8)

Mengucapkan salam

c. Leader
Menyampaikan penyuluhan kepada peserta penyuluhan
d. Co Leader
Membantu leader saat presentasi
e. Fasilitator

Memfasilitasi peserta agar berperan aktif


Membuat absensi penyuluhan
Mengelola konsumsi
f. Observer
1) Mengawasi proses pelaksanaan kegiatan dari awal sampai akhir
2) Membuat laporan penyuluhan yang telah dilaksanakan.
g. Dokumentasi
Mendokumentasikan kegiatan dari awal sampai akhir acara.
G. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi struktur.
a.

Tempat, waktu, media, dan alat telah tersedia sesuai rencana.

b.

Peran dan tugas mahasiswa sesuai perencanaan.

c.

Preplenning telah dikonsulkan dan disetujui oleh dosen pembimbing


2. Evaluasi proses.
a. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan sesuai dengan yang direncanakan.
b. Peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan penyuluhan.
c. Peserta berperan aktif selama jalannya kegiatan.
3. Evaluasi hasil.
Diharapkan peserta penyuluhan kesehatan mampu memahami tentang cara menjaga
kebersihan diri.
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Menyebutkan pengertian halusinasi


Mengetahui proses terjadinya halusinasi
Mengetahui macam macam halusinasi
Mengetahui tanda tanda dari halusinasi
Mengetahui cara mengontrol halusinasi
Mampu mendemonstrasikan cara mengontrol halusinasi