Anda di halaman 1dari 3

Notulensi rapat permenkes 56/2014

1. RS harus mengikuti dan mengadaptasi permenkes


56/2014 untuk pengurusan dan perpanjangan izin
2. Pengurusan izin hanya membutuhkan waktu 1 bulan ,
lewat dari 1 bulan dianggap telah terpenuhi dan
mendapatkan izin Dinkes akan mengatur ulang terkait
hal ini karena realitanya membutuhkan waktu lebih dari 1
bulan
3. Untuk akreditasi, sapras, peralatan, pelayanan dan sdm
akan mengikuti permenkes 56
4. Kebutuhan SDM Medis per kelas perawatan

5. Alur pengajuan izin

I
z
i
n

P
e
n
g
a
j
u
a
n

I
z
i
n

P
p
n
n
a

e r
a
j a
g
n
P e
n e
t a
p a
n

A
k
r e
d i t
I
a s
z
i
i
n

6. Kebijakan untuk TT
- Jumlah tempat tidur perawatan Kelas III paling sedikit
20% (dua puluh persen) dari seluruh tempat tidur
untuk Rumah Sakit milik swasta;
- jumlah tempat tidur perawatan intensif sebanyak 5%
(lima persen) dari seluruh tempat tidur untuk Rumah
Sakit milik Pemerintah dan Rumah Sakit milik swasta

7. Bagi RS yang memiliki BOR Rendah, wajib untuk


mengevaluasi dan dilaporkan kepada Dinkes (sepertinya
hanya wacana)
8. Registrasi dan akreditasi merupakan persyaratan untuk
perpanjangan Izin Operasional dan Perubahan kelas
9. 2019 pelayanan kesehatan wajib untuk melayani pasien
BPJS.
10.
Pasien gawat darurat BPJS wajib diterima dan dilayani
terlebih dahulu walaupun RS terebut belum bekerjasama
dengan BPJS. Saat dilayani, RS dapat menghubungi BPJS
terlebih dahulu untuk mendapatkan surat eligibilitas.
Pasien tersebut akan dibayarkan oleh BPJS dengan sistem
reimburs sesuai dengan kode ICD X