Anda di halaman 1dari 19

R ETIN O PATI D IA B ETIK

Salwa
109103000043
Pembimbing : dr. Pribadyo, SpM
KEPANITERAAN KLINIK STASE MATA
PERIODE 23 SEPTEMBER 18 OCTOBER 2013
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
2013

Komplikasi DM retinopati diabetik


Merupakan kelainan retina akibat dari komplikasi

diabetes yang menyebabkan kebutaan


Suatu mikroangiopati progresif yg ditandai olh

kerusakan & sumbatan pembuluh-pembuluh halus


Sifat: bilateral, simetris, progresif
Berat/ringan retinopati lama DM
80% dari semua penderita diabetes yang sudah

menderita selama lebih dari 10 tahun atau 15


tahun
Diabetik juvenil retinopati diabetik, 15 thn pd

60-70% penderita

Anatom idan histologiretina

hiperglikemia
Hilangnya
perisit

Hiperperfusi

Hilangnya
autoregulasi aliran
dareah

Mediator
vasoaktif

Kerusakan sel
endotel kapiler
Hilangnya tight
junction

Iskemi retina

Patof s
iiologi
R etinopati
D iabetikum

Growth
factor
neovaskularisasi

Perdarahan
preretina

perdarahan
vitreous

Retinal
detachment

Kebutaan :
Komplikasi utama

G ejala klinis subjektif


Disfungsi penglihatan
Skotoma relatif
Kelainan adaptasi gelap

G ejala klinis objektif

mikroaneurisma perdarahan soft exudate hard exudate

dilatasi pembuluh darah edema retina

neovaskularisasi

Klasifikasi

Klasifikasi menurut
Bag.mata FKUI/RS
dr.Cipto Mangunkusumo

Retinopati non

proliferatif
Retinopati proliferatif

Derajat 1 : mikroaneurisma

dgn / tanpa eksudat lemak


pd fundus okuli
Derajat 2 :
mikroaneurisma,
perdarahan bintik dan
bercak dgn / tanpa eksudat
lemak pd fundus okuli
Derajat 3 :
mikroaneurisma,
perdarahan bintik dan
bercak, neovaskularisasi,
proliferasi pd fundus okuli

Klasifi
kasim enurut D anielVaughan
I. Mikroaneurisma, yang merupakan tanda khas, tampak
sebagai perdarahan bulat kecil di daerah papil dan
makula; dengan vena sedikit melebar dan secara
histologis didapatkan mikroaneurisma di kapiler bagian
vena di lapisan nuklear luar.
II. Vena melebar; tampak eksudat kecil kecil seperti lilin,
tersebar, dan terletak dilapisan pleksiform luar.
III. Stadium II + cotton wool patches, sebagai akibat
iskemik pada arteriola terminal .
IV. Vena vena melebar, sianosis, disertai sheating
pembuluh darah.Perdarahan nyata besar dan kecil,
terdapat pada semua lapisan retina dan preretina.
V.Perdarahan besar di retina dan preretina, juga
infiltrasi ke badan kaca. Disusul dengan terjadinya
retinitis proliferans, yang diakibarkan timbulnya jaringan
fibrotik dan neovaskularisasi.

Retinopatinon
proliferatif
cerminan klinis dari

hiperpermeabilitas dan
inkompetens pembuluh
darah yang terkena
mikroaneurisma,
dilatasi vena retina,
bercak perdarahan
intraretina, edema
makula
Tanda iskemia
retinopati diabetik
praproliferatif
cotton-wool

Patofi
siologiretinopatinon proliferatif
Hiperpermeabilit
as

inkompetens
pembuluh
darah

penyumbatan/keboco
ran kapiler

perubahan
endotel vaskuler

gang. hemodinamik
(pada sel darah
merah dan agregasi
platelet)

penebalan
membran basalis
dan hilangnya
perisit

Retinopati
Proliferatif
Iskemia retina progresif neovaskularisasi

kebocoran protein serum masif


Neovaskularisasi (rapuh) berploriferasi ke
permukaan posterior korpus vitreum bila
korpus vitreum kontraksi menjauhi retina
fibrosis, membentuk pita2 fibrovaskular rapat
menarik retina pelepasan retina
darah keluar dari neovaskularisasi perdarahan
korpus vitreum masif penglihatan mendadak

D iagnosis

Angiografi fluoresens:
mikrovaskularisasi pd
retinopati diabetik
iskemia retina di
midperifer, lengkung
vaskular

Pengobatan (laser)
Fotokoagulasi fokal: memulihkan

kompetensi sawar retina-darah bag. dlm


disertai edema & eksudat
Fotokoagulasi panretina: neovaskularisasi
melemah krn jar iskemik retinopati jd
inaktif (2-4 x, selang waktu 2 mingg)
Edema makula besar fotokoagulasi

makula sebelum/bersama fotokoagulasi


panretina menghindari eksaserbasi edema

Preventif
DM tipe 1 pemeriksaan oftalmologik

dlm 3 thn setelah diagnosis; diperiksa


ulang minimal sekali setahun
DM 2 pemeriksaan oftalmologik pd
saat diagnosis; diperiksa ulang minimal
sekali setahun
Wanita hamil diabetes pemeriksaan
oftalmologik pd trimester 1; diperiksa
ulang minimal setiap 3 bulan-persalinan

Prognosis

KIE
Edema makular
Kontrol gula

darah
Tekanan darah
Kendalikan
obesitas

& iskemik
buruk

D aftar Pustaka
Ebook S.J. McPhee - PATHOPHYSIOLOGY OF

DISEASE, 2nd ed (LANGE 1997)


Ebook Harrison's Principles of Internal Medicine
Ilyas, Sidarta. 2010. lmu Penyakit Mata Edisi
Ketiga. Jakarta: FKUI.
Vaughan DG, Asbury. 2000. Oftalmologi Umum
Edisi 14. Jakarta: Widya Medika
Pathological ophtalmology, KW.Sehu, an
illustrasion guide for clinicians. 16th