Anda di halaman 1dari 9

HIDROLOGI TERAPAN

(APPLIED HYDROLOGY)
1. PENDAHULUAN
HIDROLOGI:
Ilmu yang mempelajari tentang AIR di bumi, kejadiannya,
sirkulasinya, distribusinya, kuantitas dan kualitasnya, serta
hubungannya dengan makhluk hidup.
Hydrology is earth science.
It encompasses the occurrence, distribution, movement, and
properties of the earth water and their environmental relationships.

Klasifikasi Hidrologi dan Ilmu yang


terkait
Klasifikasi:

Scientific Hydrology titik beratnya pada aspek akademik,

Engineering or Applied Hydrology titik beratnya pada aspek terapan.


Bidang Ilmu yang terkait antara lain: meteorologi, geologi, statistik, kimia,
fisika, matematik, dan mekanika fluida

APPLICATIONS
The design and operation of hydraulic structures, water supply,
wastewater treatment and disposal, irrigation, drainage, hydropower
generation, flood control, navigation, erosion and sediment control,
salinity control, pollution abatement, recreational use of water, and
fish and wildlife protection (water-resources project ).

Secara Umum Hidrologi Terapan


berhubungan dengan:
1.

Estimasi Sumber Daya Air manfaat dan daya rusak air,

2.

Proses terjadinya hujan, limpasan, evaporasi, transpirasi dan


interaksinya antar proses tersebut,

3.

Permasalahan banjir dan kekeringan berikut strategi


penanggulangannya.

Sumber: Chow et al, 1988

Siklus Hidrologi (hydrologic cycles)

Skema Siklus Air di Fase Tanah

Sumber: O Starosolszky, 1987

Diagram Sistem Hidrologi

Sumber: Chow et al, 1988

Beberapa fase dalam siklus hidrologi, seperti hujan, limpasan,


penguapan, dan transpirasi sebarannya (distribusi) berubah dalam
ruang (spatial) dan waktu (temporal) data bersifat random
permasalahan dapat didekati dengan konsep kemungkinan
(probabilitas).

Kegagalan bangunan yang sering muncul adalah:


1. Overtoping pada bendungan (tanah) akibat ketidak mampuan
spillway,
2. Ambrolnya jembatan, saluran, dan pelindung tebing akibat
terjadinya banjir besar,
3. Waduk tidak terpenuhi kapasitasnya over-estimate dalam
menetapkan aliran masuk (inflow).

Rekapitulasi AIR di Bumi


Total air dunia: 1357,50 juta km3 (97% saline water, 3%
fresh water)
Fresh water (air tawar): 77% di kutub, 22% di bawah
permukaan, 1% di danau, sungai, air tanah, atmosfir.

REKAPITULASI AIR DI BUMI


Total air dunia: 1357,50 juta km3:
97%, air di laut (saline water), 1320,0 juta km3,
3%, air tawar (fresh water), 37,5 juta km3.
Sebaran air tawar (terhadap 37,5 juta km3):
29,00 juta km3, 77,33%, berada di kutub utara/selatan berupa es dan glasier,
4,15 juta km3, 11,06%, berada antara 0-800 m dari permukaan tanah,
4,15 juta km3, 11,06%, berada pada -800 m dari permukaan tanah kebawah,
0,120 juta km3, 0,32%, di danau-danau, rawa-rawa, tampungan buatan dan
sungai-sungai,
0,067 juta km3, 0,18%, kandungan air tanah dan rembesan,
0,013 juta km3, 0,04%, di atmosfir dan uap air.