Anda di halaman 1dari 5

Data dari gelombang signifkan dan periode signifikan tersebut akan digunakan untuk

menganalisis komponen fluks energi gelombang sepanjang pantai saat pecah.

Gambar 4. 1 Grafik Penentuan tinggi gelombang pecah

Gambar 4. 2 Grafik Penentuan kedalaman gelombang pecah

Untuk menentukan tinggi gelombang pecah dan kedalaman gelombang pecah maka akan
digunakan grafik diatas.

Tabel 4. 1 Input gelombang pecah

`
Untuk menghitung tinggi dan kedalaman gelombang pecah. Kemiringan dari laut dalam ke
pantai adalah 1:20. Sehingga m = 1:20 = 0,005
H0
4,10
=
=0,003788
2
2

9,81 x 10,5
Berdasarkan grafik pada gambar 4.39 didapatkan nilai
Hb
=1,35
H0 '
H b=5,53 meter
Hb
2

5,53
=0,005114
9,81 x 10,52

Berdasarkan grafik pada gambar 4.40 didapatkan nilai


db
=1,1
Hb
d b=6,08meter
Tabel 4. 2 Komponen fluks energi gelombang sepanjang pantai saat pecah

Untuk menghitung fluks energi gelombang sepanjang pantai menggunakan persamaan


dibawah ini :

P 1=

g 2
H C sin b cos b
8 b b

P 1=

1,03
5,532 x 6,083 x 0,25 x 0,96
8

P1=7,6 Nm/d /m
Akan dikonversi dalam satuan detik :
P1=7,6 x 24 x 3600
P1=657201 t

m
/m
hari

Menurut CERC :
QS =0,401 xP 1
QS =0,401 x 657201=263537,4 m 3/ hari
Dengan menggunakan formulasi untuk mencari nilai sedimen didapatkan hasil seperti
dibawah ini :
Tabel 4. 3 Tabulasi sedimen dengan berabagai formula

Debit sedimen yang dihasilkan per hari adalah sebanyak 263537,4 m 3/hari. Sehingga debit
bulanan pada bulan Februari adalah sebanyak 263537x29 = 7645286 m3.
Dengan perhitungan yang sama didapatkan volume sedimentasi dibawah ini :

Tabel 4. 4 Data sedimentasi bulanan (m3)

Gambar 4. 3 Data sedimentasi bulanan di Pelabuhan Paciran