Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Mata Ajaran

: Keperawatan Anak

Topik

: Tumbuh Kembang Anak

Sub Topik

: Mengasuh dan Membimbing Anak Toddler

Sasaran

: Keluarga dengan anak toddler ( Usia 1 3 Tahun)

Tempat

: IRNA Empu Tantular RSUD Kanjuruhan Kepanjen

Hari/Tanggal

: Sabtu, 26 september 2015

Waktu

: Pk. 16.00 17.00 WIB ( 1 jam )

1.

LATAR BELAKANG

Sebelum dilaksanakan penyuluhan pada masyarakat RT 05 / RW 07 Kelurahan Kayu


Putih Jakarta Pusat, kelompok mengadakan pendekatan kepada pejabat RT terkait
(Ketua dan Sekretaris RT). Dari pendekatan tersebut, sekretaris RT mengungkapkan
bahwa masalah yang dominan pada RT 05 tersebut adalah masalah yang berkaitan
dengan tumbuh kembang anak balita. Survey yang dilakukan keesokan harinya pada
16 keluarga menemukan bahwa prosentase terbanyak anak balita adalah anak usia 1
3 tahun. Jika dikelompokkan dalam tahap perkembangan usia tersebut adalah usia
toddler. Dari survey itu pula ditemukan banyak permasalahan dalam pembinaan
tumbuh kembang oleh keluarga dengan anak toddler. Dengan data tersebut maka
kelompok memutuskan untuk memberikan penyuluhan tentang mengasuh dan
membimbing anak usia toddler.
2.

TUJUAN INTRUKSIONAL UMUM

Pada akhir proses penyuluhan keluarga dapat mengenal dan memahami cara
mengasuh dan membimbing anak usia toddler.
3.

TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS


Setelah diberikan penyuluhan keluarga dapat :
1. Menjelaskan mengapa anak perlu diasuh dan dibimbing
2. Menyebutkan tentang hal yang perlu diperhatikan dalam mengasuh dan
membimbing anak
3. Menyebutkan hakikat mengasuh dan membimbing anak
4. Menjelaskan tentang mengasuh dan membimbing anak usia toddler (1

3 tahun)
4.

SASARAN
Keluarga dengan anak usia toddler dengan latar pendidikan yang berbeda
(15 20 orang)

5.

MATERI ( TERLAMPIR)
1. Mengapa anak perlu diasuh dan dibimbing
2. Hal yang perlu diperhatikan dalam mengasuh dan membimbing anak
3. Hakekat mengasuh dan membimbing anak
4. Mengasuh dan membimbing anak usia toddler 1 3 tahun

6.

METODE
1. Ceramah
2. Tanya Jawab

7.

MEDIA
1. Flip Chart
2. Leaflet
3. Poster

8.

METODE EVALUASI
1. Keluarga dapat menjelaskan mengapa anak perlu diasuh dan dibimbing
2. Keluarga dapat menyebutkan tentang hal yang perlu diperhatikan dalam
mengasuh dan membimbing anak
3. Keluarga

dapat

menjelaskan

tentang

hakekat

mengasuh

dan

membimbing anak
4. Keluarga dapat menjelaskan tentang mengasuh dan membimbing anak
usia toddler (1 3 tahun)

9.
No.
1.

KEGIATAN PENYULUHAN
Waktu
10 Menit

Kegiatan Penyuluhan
Pembukaan
1. Sambutan
sekaligus

dari

Kegiatan Audience

Ketua

membuka

RT 1. Memperhatikan
acara

penyuluhan
2. Penyuluh memulai penyuluhan 2. Menjawab salam
dengan mengucapkan salam
3. Memperkenalkan diri

3. Memperhatikan

4. Menjelaskan tujuan penyuluhan

4. Memperhatikan

5. Menyebutkan materi yang akan 5. Memperhatikan


diberikan
6. Membagikan leaflet
2.

35 Menit

6. Menerima dan membaca

Pelaksanaan :
1. Menjelaskan

mengapa

anak 1. Memperhatikan

perlu diasuh dan dibimbing


2. Menyebutkan tentang hal yang
perlu

diperhatikan

mengasuh

dan

2. Memperhatikan

dalam

membimbing

anak
3. Menyebutkan hakikat mengasuh 3. Memperhatikan
dan membimbing anak
4. Memberikan kesempatan pada 4. Bertanya dan mendengarkan
audience untuk bertanya dan
memberikan

jawaban

jawaban

atas

pertanyaan
5. Menjelaskan tentang mengasuh 5. Memperhatikan
dan

membimbing

anak

usia

toddler (1 - 3 tahun)
6. Memberikan kesempatan pada 6. Bertanya dan mendengarkan
audience untuk bertanya dan
memberikan

jawaban

jawaban

atas

pertanyaan
3.

10 Menit

Evaluasi :
1. Meminta audience menjelaskan
mengapa anak perlu diasuh dan

1. Menjelaskan mengapa anak


perlu diasuh dan dibimbing

dibimbing
2. Meminta audience menyebutkan
tentang

hal

diperhatikan

yang

dalam

perlu

mengasuh

dan membimbing anak

2. Menyebutkan tentang hal yang


perlu

diperhatikan

dalam

mengasuh dan membimbing


anak

3. Meminta audience menyebutkan

3. Menyebutkan tentang hakikat

tentang hakikat mengasuh dan

mengasuh dan membimbing

membimbing anak

anak

4. Meminta audience menjelaskan

4. Menjelaskan

tentang

tentang

mengasuh

dan

membimbing anak usia toddler (1

mengasuh dan membimbing


anak usia toddler (1 3 tahun)

- 3 tahun)
4.

5 Menit

Terminasi
1. Mengucapkan terimakasih atas 1. Memperhatikan
perhatian yang diberikan
2. Mengucapkan salam penutup

2. Membalas salam

10. PENGORGANISASIAN KELOMPOK


Pembawa Acara

: Mira Ayu

Penyuluh

: Mita Kumalasari

Observer

: Merry Ratnasari

11. DAFTAR PUSTAKA


Markum A.H., Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak, Jilid 1, Bagian Ilmu
Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta,
1991
Soetjiningsih, Tumbuh Kembang Anak, Cetakan I, Penerbit Buku Kedokteran
EGC, Jakarta, 1995
Whaley & Wong, Nursing Care of Infants and Children, Fifth Edition, Mosby
Company, Missouri, 1995
Martono, Lydia Herlina, Mengasuh dan Membimbing Anak Dalam Keluarga,
Edisi I, PT Pustaka Antara, Jakarta, 1996

MATERI PENYULUHAN :
MENGASUH DAN MEMBIMBING ANAK USIA TODDLER (USIA 1 3
TAHUN)
MENGAPA ANAK PERLU DIASUH DAN DIBIMBING
Anak perlu diasuh dan dibimbing karena mengalami proses pertumbuhan dan
perkembangan. Pertumbuhan adalah bertumbuhnya

anak dari segi jasmani.

Perkembangan ialah berkembangnya kepribadian anak, dari seorang mahluk


yang tadinya secara mutlak bergantung pada lingkungannya, menjadi seorang
yang secara relatif mandiri dan berguna bagi lingkungannya.
Perkembangan anak merupakan proses. Artinya, perkembangan itu meliputi
berbagai aspek kehidupan manusia, dan terjadi sebagai hasil interaksi antara
faktor bawaan dan faktor lingkungan. Agar perkembangan itu berjalan sebaikbaiknya, anak perlu diasuh dan dibimbing oleh orang dewasa, terutama dalam
lingkungan kehidupan berkeluarga.

HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM

MENGASUH DAN

MEMBIMBING ANAK
Sebagaimana dijelaskan diatas, perkembangan anak dipengaruhi oelh faktor
bawaan dan faktor lingkungan. Kedua faktor itu perlu diperhatikan dalam
mengasuh anak.
1. Faktor bawaan
Faktor bawaan adalah sifat yang dibawa anak sejak lahir :
-

Ada anak yang penyabar, pemarah, pendiam, banyak bicara, cerdas,


bodoh, dll

Keadaan fisik yang berbeda-beda, ada yang tinggi/pendek, ada yang


berkulit hitam/putih, hidung mancung/pesek, dll

Faktor bawaan dapat mempercepat, menghambat, atau melemahkan


pengaruh faktor lingkungan. Setiap anak itu unik, artinya bahwa tidak ada
satu anak pun yang persis sama. Dalam mengasuh dan membimbing anak,
kita tidak boleh membandingkan perkembangan anak yang satu dengan
yang lainnya, tanpa memperhatikan sifat mereka masing-masing.
2. Faktor lingkungan
Adalah pengaruh luar atau lingkungan yang mempengaruhi perkembangan

anak. Faktor lingkungan meliputi suasana lingkungan dalam keluarga dan


hal lain yang berpengaruh dalam perkembangan anak, seperti sarana dan
prasarana yang tersedia, misalnya alat bermain, lapangan bermain atau
televisi.
Faktor lingkungan dapat merangsang berkembangnya fungsi tertentu dari
anak,

sehingga

mempercepat

perkembangan

anak.

Namun,

faktor

lingkungan juga dapat mmeperlambat atau mengganggu kelangsungan


perkembangan anak. Peran orangtua adalah menciptakan lingkungan yang
mendukung perkembangan anak ke arah yang positif.
3. Faktor status nutrisi
Makanan memegang peranan yang penting dalam tumbuh kembang anak,
karena anak sedang tumbuh sehingga kebutuhannya berbeda dengan orang
dewasa. Kekurangan makanann yang bergizi akan menyebabkan retardasi
pertumbuhan anak. Makan yang berlebihan juga tidak baik, karena dapat
menyebabkan kegemukan. Kedua keadaan ini dapat meningkatkan resiko
anak terserang penyakit.
ASI juga memegang peranan dalam mencegah anak terserang penyakit. Itu
disebabkan karena ASI disamping mempunyai nilai gizi yang tinggi juga
mengandung berbagai macam zat anti yang melindungi anak dari berbagai
infeksi. Pemberian makanan empat sehat lima sempurna pada anak toddler
sangat dianjurkan karena anak pada usia ini sangat membutuhkan energi
untuk aktivitasnya.

HAKIKAT MENGASUH DAN MEMBIMBING ANAK


-

Keluarga merupakan lembaga pertama dan utama dalam mendidik anak.


Pendidikan di lingkungan keluarga merupakan dasar-dasar pertama
perkembangan anak

Mengasuh dan membimbing anak ialah mendidik anak agar kepribadian


anak dapat berkembang dengan sebaik-baiknya, sehingga menjadi manusia
dewasa yang bertanggung jawab.

Mengasuh dan mebimbing anak melibatkan seluruh aspek kepribadian anak,


baik aspek jasmani, intelektual, emosional dan keterampilan, serta aspek
norma dan nilai.

Hakikat mengasuh dan membimbing anak meliputi pemberian kasih sayang


dan rasa aman, sekaligus disiplin dan contoh yang baik. Oleh karena itu,
diperlukan suasana kehidupan keluarga yang stabil dan bahagia

Mengasuh dan membimbing anak selain merupakan tantangan dalam


keluarga,

juga

merupakan

pengalaman

yang

menyenangkan

dan

memuaskan.
-

Mengasuh

dan

membimbing

anak

membutuhkan

pengetahuan,

keterampilan, pengalaman dan kesabaran orangtua

MENGASUH DAN MEMBIMBING ANAK USIA TODDLER (1 3 TAHUN)


Dengan bertambah matangnya perkembangan fisik, anak usia toddler sudah bisa
berjalan. Ia mulai menyadari bahwa gerakan badannya dapat diaturnya sendiri,
dikuasai, dan digunakannya untuk suatu maksud. Tahap ini merupakan tahap
pembentukan rasa otonomi diri.
Apabila terdapat gangguan dalam mencapai rasa otonomi diri, maka anak akan
dikuasai rasa malu, ragu-ragu, dan pengekangan diri yang berlebihan.
1. Ciri dan tuntutan perkembangan
Anak akan bergerak dan berbuat sesuatu sesuai dengan kemauannya
sendiri,

sehingga

ia

seolah-olah

ingin

mencoba

apa

yang

dapat

dilakukannya. Tak henti-hentinya ia berjalan kian kemari dengan perasaan


senang dan puas, tangannya pun akan meraih segala sesuatu yang
terjangkau olehnya.
Anak pun dapat menuntut atau menolak apa yang ia kehendaki atau tidak ia
kehendaki. Akan tertanam perasaan otonomi diri, yaitu rasa kemampuan
mengatur badannya dan lingkungannya sendiri. Hal ini menjadi dasar
terbentuknya rasa yakin pada diri dan harga diri di kemudian hari
2. Sikap orangtua
-

Doronglah agar anak dapat bergerak bebas dan berlatih melakukan halhal yang diperkirakan mampu ia kerjakan, sehingga akan menumbuhkan
rasa kemampuan diri. Namun harus bersikap tegas untuk melindungi dari
bahaya,

karena

dorongan

anak

berbuat

belum

diimbangi

oleh

kemampuan untuk melaksanakannya secara wajar dan rasional


-

Usahakan agar anak mau bermain dengan anak lainnya. Dengan


demikian ia akan belajar bagaimana mengikuti aturan permainan. Namun
jangan lupa bahwa dalam bermain atau berhubungan dengan orang lain,
anak masih bersifat egoistis, yaitu mementingkan diri sendiri dan
memperlakukan orang lain sebagai obyek atau benda sesuai dengan

kemauannya sendiri
-

Banyaklah berbicara kepada anak dalam kalimat pendek yang mudah


dimengerti

Bacakan buku cerita atau dongeng kepada anak setiap hari, dan
doronglah agar ia mau menceritakan kepada anda apa yang ia lihat atau
dengar

Ajak anak ke taman, toko, kebun binatang, lapangan, atau tempat


lainnya

Usahakan agar anak membereskan mainannya setelah bermain,


membantu kegiatan rumah tangga yang ringan dan menanggalkan
pakaiannya tanpa dibantu. Hal ini akan melatih anak untuk bertanggung
jawab.

Latihlah anak dalam hal kebersihan diri, yaitu buang air kecil dan buang
air besar pada tempatnya, namun jangan terlalu ketat

Latihlah anak untuk makan sendiri memakai sendok dan garpu, dan
ajaklah ia makan bersama keluarga

Berilah alat permainan yang sederhana, dan doronglah agar anak mau
bermain balok-balok atau menggambar

Jangan terlalu banyak memberikan larangan. Namun orangtua pun


jangan

terbiasa

menuruti

segala

permintaan

anak.

Bujuk

dan

tenangkanlah anak ketika ia kecewa dengan cara memeluknya dan


mengajaknya berbicara.
Gangguan dalam mencapai rasa otonomi diri akan berakibat bahwa anak
dikuasai oleh rasa malu dan keragu-raguan serta pengekangan diri yang
berlebihan. Sebaliknya, dapat juga terjadi sikap melawan dan memberontak.
3. Gangguan / penyimpangan yang dapat timbul pada tahap ini
-

Kesulitan makan, terutama bila ibu memaksa makan

Suka mengadat (ngambek/tempertantrum)

Tingkah laku kejam

Tingkah laku menentang dan keras kepala

Gangguan dalam berhubungan dengan orang lain yang diwarnai oleh


sikap menyerang

Anda mungkin juga menyukai