Anda di halaman 1dari 97

N DAERAH

,1UR

PENGANTAR

rilffi
TENAOAI,IS TRII(
Teori Ringkas dan Penplesaian Soal

Ir, Harnzah Berahim

PENERBIT ANDI OFFSET YOGYAKARTA

Froyek Pembinaan Pcrpg;+-kaqn


Jswa Timur
T.

A. t996ltw

PENGANTAR TEKNIK TENAGA LISTRIK


Tcori Rit4kae don Penyeleeoion Sool

Ote^\ Ir. Honvoh Berohim


Hah CiptaO 1991, 1994 PadaPenulis,
Dilarang memperbonlt& *bqian otau Pluruh isi buku ini
dalam bentuh apapun, tanpa i.zin tertulis dori penulis'
Edisi Pertama,
Cetakan Pertama' 1 991, I SBN : I 79- 533-0 44'6

KATA PEIIGANTAR

Edisi Kedua,
Cetahan Pertoma, 1994
Cet&an Kedua' 1996

Penerbit:

ANDI OFFSET
Jl. Beo 38-40,
Telp. (0274) 561881, (Hunting) Frcs (0274) 588282
Yogxaharta 55281
Percetahon:

ANDI OFFSET
Jl. Beo 38'40,
(Huntins) Frcs
(0274)
561881,
Telp.

PERP

IvlILlrt
"r,,..u.,'A !]99!

S;; KAA.I. .DAERAII

tPDl

p 1o'*li

Salah safu mata ajar di Perguruan finggi, temtama yang ada Prcgram Studi Teknik Elekho adalah lbknik Tenaga Listrik yaitu ilmu yang
mempelajari sifat dan pemakaian piranti listrik yangaz:s kerianya adalah
aliran elektron dalam benda padat atau aliran elektron dalam konduktor

Akan tetapi selain Program Studi Teknik Elektro, Program Studi


(urusan) lain seperti Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Sipil, lbknik
Industri dsb, juga memberikan mata aiar Teknik Tenaga Listrik untuk
maksud itulah makabuku ini diteftitkan.
Buku Pengantar Teknik Tenaga Listrik ini disusun berrdasarkan
pengalaman penulis dalam memkrikan mata ajar Teknik Tenaga Listrik
di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada serta Perguruan-perguruan
Tinggr Swasta yangada di Yoryakarta.
Buku ini disusun dengan teori ringkas, yang merupakan dasaq dan
dapat dikembangkan lebih lanjut serta untuk memudahkan pemahamannya diberikan banyak ontoh soal, pada akhir setiap bab juga diberikan
pertanyaan dan soal latihan untuk menguji apakah teori yang diberikan
sudah dipahami atau belum.
Buku ini dapat pula dipakai rbagai bahan untuk mata ajar Mesin
Listrik Dasa4, juga dapat dipergunakan oleh para teknisi yang ingin
mengetahui tentang Teknik Tenaga Ustrik

lv

l'rrrgarrler

lrlniL

lcnoga Listrik

Para pemakai buku ini, akan mendapatkan manfaat yang optimal,


apabila palingsedikit telah mempunyai pengetahuan dasar tcntang Fisika
lv{agnit dan Listrik. Atas terbitrrya buku ini, kepada smua pihak yang
telah rnembantu, tidak lupa di ucapkan terima kasih. Akhirnya setiap

samn yang disampaikan demi perbaikan dan penyempumaan buku ini


akan diterima dengan segala senang hati, serta tidak lupa di ucapkan
terima kasih.

DAFTAR ISI

Yogyakarta,Juli 1991.
Pen;rusun,

Flamzah Berahim.

KATA PENGANTAR

DAFTARISI
BAB 1 PENDAHULUAN
1-1. Umum
'12. Pengadaan Eneqgi Listrik
1-3. Perubahan Energi
1-4. Peralatan atau Piranti Pengubah Eneqgi
BAB2 GENERATOR ARUS SEARAH
2-1. Umum
2-2. Konstruksi Mesin Arus Seanah
2-3. Prinsip Kerja Dari Generator Arus Searah
u m Tegangan Yang Dibangkitkan
Oleh Generator Arus Searah
2-5. Jenis-jenis Generator Ams Searah
2-6. Karakteristik (Watak) Generator Arus Searah

iii
v
1
1
1

)
J

7
7
7

r6

2-4. Persamaan Um

BAB3 MOTORARUSSEARAH

20
27

33

43

3-1. Urnum
3-2. Prinsip Kerja Dari Motor Arus Searah

43

3-3. Jenis Motor Arus Searah


34. Torsi MotorArus Searah

47

3-5. Kecepatan Dari Motor Arus Searah

65

43

fi

vl

Penqantar Teknik Tenaga Listrik

&6. Karakteristik Motor Arus Searah


&7. Pengendalian Kecepatan Motcrr Arus Searah
3-8. Efisiensi Mesin Arus Seamh
BAB 4 TRANSFORMATOR
4-1. Umum
4-2. Konstruksi Transformator
4-3. Prinsip Kerja tansformator
4-4.
4-5.
4-6.
4-7.
4-8.
4-9.
BAB 5

70
75
80
87
87
88

89

Perbandingan Thansformasi

v2

Kondisi Transformator Secara Praktis


Rangkaian Ekivalen Tiansformator

95

Pengujian tansformator
Efisiensi Tiansformator
Transformator Tiga Fase
MESIN TAK SEREMPAK MESIN INDUKSI)

98
147
11n
ITL

115
11,9

S1. Umum

779

5-2. Konstruksi Motor Induksi


5-3. Prinsip Kerja Motorlnduksi
5-4. Rangkaian Rotor Motor Induksi
&5. Rangkaian Ekivalen Motor Induksi

121,

5-6. Torsi Pada Motorlnduksi


5-7. Pengujian Motor Induksi
BAB 6 MESIN SEREMPAK
6-1.
6-2.
6-3.
6-4.
6-5.
6-6.
6-7.

Umum
Konstruksi Mesin Serempak

Belitan Jangkar
Prinsip Kerja Mesin Serempak
Generator Serempak Berbeban
Diagra m Vektor Generator Serem pak Berteban
Regulasi Tegangan Generator Serempak
&8. Efisiensi Generator Serempak
6-9. Kerja Paralel

DAFTARPUSTAKA

PE}IDAHUIUA}I

123
-126

129

740
1.47

161
761,

1Q
1,65

168

17t
1,72

776

778
181

185

1-1. U

mu m

Teknik Tenaga Listrik [tTL) ialah ilmu yang mempelajari sifat-sifat


dan pemakaian piranti (alat) yang azas kerjanya berdasartan aliran elektron dalam benda padat atau aliran elekh,on dalam konduktor
Dewasa ini tenaga listrik memegang peranan utama dalam kehi-

dupan sehari-hari, khususnya dalam bidang industri dan pabrik yakni


sebagai tenaga penggerak mesin-mesin produksi, penerangan dan sebagainya.

Disamping itu dalam kehidupan rumah tangga yang sudah terjangkau oleh jaringan listrih eneqgi atau tenaga listrik ini sudah mulai
dirasakan sebagai salah satu kebutuhan pokok disamping kebutuhan san-

dang pangandanpapan.
Dalam teknik tenaga lishik ataupun dalam elektro teknik dikenal
dua macam arus ;
1. Arus searah (Direct Current = DC)
2. Arus bolak balik atau Arus Rangga
(Alternating Current = AC).

Listrik
Dalam teknik tenaga listrik, baik itu arus searah maupun arus

1-2. Pengadaan Energi

bolak-balik dikenal sistem pengadaan eneqgi listrik sebagai berikut

Pensantar Teknik Tenaga Listrik

1. Pembangkit

Transmisi

Sebagai sumber tenaga

listrik

Pendahuluan

yang antara

lainberupa:
PLTA, PL[U, PLTD, PLTN dSb.
Sebagai jaringan untuk menyalurkan tenaga
listrik dari pembangkit ke beban atau
kejaringan distribusi.

3. Distribusi

Sebagai jaringan yang menyalurkan tenaga


lishik ke konsumen atau pemakai.

Sistem pengadaan eneqgi

listrik ini dapat digambarkan

sebagai

berikut:

Ffl*
il*
DISIBIBUSI

KOfiSUlitEN

,ITANSMISI

Gambar 7-2. Peruhahm Enogt.

TRAFO

DISTRIBUSI

1.4. Peralatan atau Piranti Pengubah

E^".8f

Dalam gambarperubahan eneqgi di atas, peralatan atau piranti yang

Gambar 7-7. Sbtem Pmgadaan Ener gi Listrik


1-3. Perubahan Energi

Dalam sistem tenaga listrik dikenal peralatan yangmengubah energi listri( baik dari eneqgi listik ke eneqgi mekanis, mauPun sebaliknya,
serta mengubah eneqgi listrik dari rangkaian atau jaringan yang satu menjadi eneryi listrik yang lain pada rangkaian atau jaringan berikutnya, yang
dapat digambarkan sebagai berikut :

diperprnakan secara singkat dapat diterangkan sebagai berikuE


1. Generator yakni piranti atau peralatan listrik yang dapat
dipergunakan untuk mengubah eneqgi mekanis menjadi eneqgi
listrik dapat berupa generator arus searah maupun generator
arus bolak-balik.
2" Motor yakni piranti atau peralatan listrik yang dapat
dipergunakan untuk mengubah eneqgi listrik menjadi energi
rnekanis, juga dapat berupa motor arus searah maupun motor
arus bolakbalik.
3. Tlarsformator (Trafo) yakni peralatan atau piranti listrik yang
dapat dipergunakan untuk mengubah energi listrik yang satu ke
eneqgi listrikyang lain dimana tegangan keluaran (ouput) dapat
dinaikkan atau diturunkan oleh piranti ini sesuai dengan
kebutuhan.

Pengante Teknik Tenasa Listrik

Trafo ini terbagi atas :


a. Trafo penaik tegangan (step up) atau dapat di sebut trafo daya.
b. TLafo penurun tegangan (step down) atau dapat juga di sebut
trafo distribusi.
c. Tlafo alat ukur (instmment).
d. Trafo yang dipergunakan pada peralatan atau rangkaian

elektronih yakni untuk memblokir rangkaian yang satu

Pendahuluan

Pertanyaan:

1. Terangkan apa yang dimaksud dengan Teknik Tenaga Ustrik !


2. Terangkan mengapa tenaga listrik dapat memegang Peranan yang

3.
4.

dengan rangkaian yang lain.


C,enemtor maupun motor dapat disebut mesin

listrih

karena ge-

nerator dapat bempa generator arus se:lrah dan genemtor arus bolak
balik demikian pula moto4 sehingga mesin listrik juga dapat dibagi :
a Mesin Anrs Searalu
b. Mesin Arus Bolak-balill ternrasukTrafo.
Mesin Arus Searah dapat di bagi atas :
a. Berpenguatanbebas.
b. Beqpenguatan sendiri terdiri atas:
1. Mesin Shunt

2. Mesin Seri
3. Mesin Kompon.

MesinArus Bolak-balik dapat dihagi atas:


a. Mesin Asinkron atau Mesin Tak Serempakatau Mesin Induksi.
b. Mesin Sinkron atau Mesin Serempak.

Dalam memahami Mesin Lishik tersebut terlebih dahulu hanrs


diketahui karakter medan magnit dan medan listrih karena medan ini
yang menjadi media dimana terjadi perubahan energi baik dari listrik ke
mekanis maupun sebaliknya atau dari listrik ke listrik itu sendiri.

5.

penting dalam kehidupan manusia !


Gambar dan terangkan sistem pengadaan eneqgi listrik baik untuk
keperluan pabrik, industri mauPun untuk rumah tangga !
Peralatan apa saja yang diperlukan dalam sistem pengadaan energi
listrik tersebut !
Gambar dan terangkan cara merubah eneqgi, serta peralatan yang

diperlukan

arus bolak balik di kenal generator dan


moto4 terangkan kegunaanya !
7. Apa gunanya transformator?
8. Dibagi atas berapa mactm trafo berdasarkan kegunaannya?
9. Mesin arus searah dibagi atas berapa macam?
10. Mesin arus bolak balik dibagi atas berapa macam?

6. Dalam arus searah mauPun

GEilERATOR ARUS SEARAH

Z-7.U

murL

Telah dibahas pada bab pendahuluan bahwa mesin listrik dapat


berupa generator dan motol sehingga mesin arus searah juga terbagi atas:
1. Generator arus searah.

2. Motorarus seamh.
Generator arus searah berfungsi mengubah eneqgi mekanis dari
penggerak mulanya menjadi eneqgi listrik yang diberikan kebeban, sedang motorarus searah berfungsi mengubah energi listrik yang diterima
menjadi eneqgi mekanis berupa keepatan putar poros yang nantinya
dipergrrnakan untuk memutar peralatan-peralatan produksi di pabrik

maupun industri.
Satu perangkat mesin arus searah dapat berfungsi sebagai gener:atot dan pada saat yang lain dapat berfungsi sebagai moto4 sehingga
konstruksinya sama, dalam hal ini maka konstruksi yang akan dibahas
adalah konstruksi mesin arus searah.
2.2. Konstruksi Mesin Arus Searalr

Konstruksi dari mesin arus searah terbagi atas:

Pencrantar Teknik Tenam

Listrik

Generator

Arrs

Searah

1. Stator adalah bagian mesin arus searah yang diam.


2. Rotoratau angkeratau iangkaratau armatur adalahbagian dari

Dari gambar tersebut maka stator terdiri dari

mesin yangbeqputar
3. Celah udara adalah ruangan yang ada antara stator dan jangkar.

ii.

Gambarkonstruksi dari mesin ini secara umum dapat dilihat pada gambar

Ll,.

i.

Gandar (rumah) lihat gambarlZ, dibtat dari besi tuang.


Kutub (ihat gambar2-3), terrdiri dari :
a. inti dari besi lunak atau baja silikon.
b. sepatu kutub materialnya sama dengan inti.
c. lilitan dari tembaga.

a. Stator dan rotor mesin ams searah

Gambar 2-2. Gandm (rumnh) stator mesin arus

rEDl

searah

Rotor atau arrnaturc (angkar = angker) terdiri atas :


i. Inti (ihat gambar2-4), materialnya sama dengan inti kutub.
ii. Belitan (penghantar), dari tembaga.
iii. Komutator (ihat gambar2-5), dari tembaga.
iv. Sikat (lihatgambar2-6), dali. karbon.

b. Penampang mesin

arus :arr\

Belitan jangkar jenisnya ada dua macam :


a. Belitan gelung (LaP).
Tediri dari kumparan penghanta4 dengan satu kumparan Penghantar dapat terdiri dari satu atau lebih lilitan yang membentuk
Thapesium. Dua ujung kumparannya dihubungkan ke sgmen
komutator yang berdekatan atau beriarak satu segmen, dua seg-

men dan seterusnya, sehingga memberikan hubungan multiplex

10

Penqantar Teknik Tenasa Listrik

Generator Arus Searah

duplel triplex dan sterusnya. Multiplex tensebut


dapat menentukan garis edar paralel jalannya arus (a = banyaknya kutubx plex ).
b. Belitan gelombang (Wme).
Sama halnya dengan belitan g"lrr.g akan tetapi kedua ujung
kumparan dihubungkan ke segmen komutator yang berjarak
360o listrik. Hubungan ke komutatorini juga memberikan multiplex dan menentukan garis edar paralel jalannya arus ( a = dua
kali plex )
yakni simplex,

KEI'WAY

a.Intiiangkar

iN'I:I

SEPA'IU

EUTUB

(a)

(b)
LUBANG
UDARA

b. Penampang

Inti

LUBANC
PAKU

LUBANG

\'*
(c)

Oo^

(d)

f'\

-o O

Gambar L3. Kutub mesin arus smralt


SEGI\IEN'T

I.AMINASI

KEY
WAY

c. Sebahagian Penampang

Gambar 24. lnti Janglar Mesin Arus Sewalt

13

Generator Arus Searah

lilitan

gelung
(lap)

(b)

(a)

Gambar 2-5. Konrutatu mesin


'fALI

ar us sear ah'

s6gmen kommutator

Cu

berdckatan

LENTUR

Gambar 2-7a.

Satu lititnn gelung

(1q) denggn ujungnya dismnbung

ke segmen

komutator.

TANGI(AI
PENYETEL
TEGANGAN

Gambar 2'f.. Siknt mesin arus searah'

serta
Contoh untuk belitan gelung yang disambung dengan komutator
untuk
pula
demil<tan
garis edar paralel plannya arus lihat gambar L7'
belitan gelombang lihat gambar 2-8'
juga ienis yang lain yakni ienis kaki katak (frqg
lenis beiitan jangkar ini, ada
Ie$ yakni gabungan antara ienis gelung dan jenis gelombang
:l
;t
1t

tl

1t

il

Gambar ?-7b. Diagramlititan gelunguntukmesin

arus searah 4 kutub' 1'6

alur i angkar, 32 sbi Ynghmtw'

15

Generator Arus Searah

etr\ze z/e\z.ri

Gambar 2-7c Empat gub edm puatel dmi

sisi

penghnttm yory itiseri pad.a

mesin mus seuah gonbm 2_7b

Gambar 2'7. Belitan jangkm untuk jenb gelung (kp), hubungannya ibngan
segmm komatator serta gmb edm pmarel arus seuah.

&.r
Gambar Zab. Diasran

t,i,fr:;;fff:_i#;tr#arus

semah 4

httttb,27

uJung

lilitan
'segmen

komutator-

beg'arak 360o

listrik

Gambar 23a. satu lilitan gelombang (wme) dmgrn ujungnya dismnbungke


segmen komutator.

Gambar 2-k. Dua gmis edm pmmel dmi

sisi

pnghottm ymg dberi pda

mesin gwnbw 2-8b.

Gambar ?.3, Belitan jangkar untuk jenis gelomboq (wme), hubungannya


d*g* segmmkomrtatu sutngwis edm pmarel arus jmgkar.

16

2-3.

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

17

Gmerator Arus Searah

Prinsip Kerja Dari Generator Anrs Searah.

Berdasarkan Hukum Imbas dari FARADAY yakni apabila lilitan


penghantar atau konduktor diputar memotong garis-garis gaya medan
magnit yang diam, atau lilitan penghantar diam dipotong oleh garis-garis
gaya medan magnet yang beqputar; maka pada penghantar tersebut timbul EMF (Elektro Motoris Force) atau GGL (Gaya Gerak Listrik) atau
Tegangan Induksi.

Dalam hal ini untukgeneratorarus searah

1. Lilitan penghantar diletakkan pada jangkar yangberputar.

2. Garis-garis gaya medan Magnit berasal dari kutub yang ada


distator,
3. Gerak atau peqputaran

b. Tegangan induksi bolak-balik yang dibangkitkan sebagai fungsi


sudut rotasi.
Gambar 2-9. EMF (GGL) atru tcgangan induksiboktk-balik ynng dibmrgkitknn
oleh sdu lilitan penghantw ianglar.

dari lilitan penghantar dalam medan

magnit.
EMF yangdibangkitkan pada penghantar jangkar adalah tegangan
bolak-balik lihat gambar L9. Tegangan bolak-balik tersebut kemudian
disearahkan oleh komutator lihat gambar2-10. Tegangan searah tersebut
oleh sikat dikumpulkary kemudian diberikan keterminal generator untuk

di

transferkebeban.
Arus yang mengalir pada penghantar jangkar kanena beban tersebut akan membangkitkan medan yangmelawan, atau mengurangi medan
utama yang dihasilkan oleh kutub sehingga tegangan terminal turun, hal

a. Segmen komutator dan sikat.

ini disebut neaksi jangkar.


+l

lilitan penghantar berputar


e

,I

o"B"E"B"E'E"EF"SFH gg
2Q

b. Tegangan induksi bolak-balik yang telah disearahkan oleh


komutator.
Gambar 2-70. EMF (GGL) atat
a. Posisi sesaat lilitan penghantarbelputar

Tegangan Sewah yang

dbmgkitknn

oleh satu

lilitmpmghottw imgkar
i-

1[ o,^*.u Pemhinean Pcroustakaan

ll

18

PengantarTeknikTenasa Listrik

79

Generator Ams Searah

Dalam menentukan Arah Arus dan Tegangan (GGLatau. EMF) yang

timbul pada penghantar setiap detik berlaku hukum tangan kanan


Fleming lihat gambar

2II

berikut

dengan: E
arah

(F)

t
I

Tegangan rata-rata yang

timbul dalam suatu

penghantar
Fluks total yang dipotong oleh penghantar
Waktu dalam seond (detik) yangdipergrrnakan untuk
memotong fluksnya.

O=
t-

Bera}

Contoh Soal 2-1


Suatu Generator arus searah 4 kutub mempunyai belitan jangkar yang
terdiri dari 648 penghantar ftonduktor) total yang dihubungkan dalam 2
garis edar paralel (alan paralel arus pada penghantar jangkar). Jika fluks
per kutub = 0,327 x 105 maxwell dan kecepatan peqputaran dari iangkar
1800 rpm, hitung tegangan rata-rata yang dibangkitkan.

arah medan (B)

"""#-

Penyelesaian:

Gambar 2-11. Hufum Tangan Kanan Fleming

Banyaknya penghantar seri per garis edar paralel sama dengan


Banyaknya fluks yang dipotong per putaran

Keterangan gambar;
1. Jernpol nnenyatakan arah gerak (F) atau peqputaran penghantar.
2. JanTelunjukmenyatakan arah medan magnit dari kutub Utara ke
kutub Selatan (arah B = arah kerapatan fluks)
3. Jari Tengah menyatakan arah arus dan tegangan.

Ketiga arah tersebut saling tegak lurug seperti gambar di atas.

4 xo,327x

10o garis gaya

fluks yang dipo-

Tegangan rata-rata yang dibangkitkan dalam satu penghantar (Eu, )

sama dengan garis gaya fluks total yang dipotong dibagi dengan waRtt,
yang dipergunakary atau dinyatakan oleh pes:rmaan :

12[x7o6

=#

-;=

marutell

= 30 rPs.

Waktu yang dipergrrnakan perputaran


1

Tegangan satu volt adalah GCL (EMF) atau Tegangan Induksi yang

106

Putaran iangkar per detik

,
dibangkitkan pada penghantar untuk tiap
tong per <let!k.

u,

0,0333 detik

Eou/penglaHtar=

lff$*lo+

-0,3f36 tnh

E, ( te8an8an total yang dibangkitkan )


= 0,386 x324 =

725uh

ff=zu

20

Pengantar Teknik Tenaga

Ustrik

Contohsoal2.2:
Dari ontoh soal2-1 hitung takaran (rating) ams Pada tiap penghantar
peqgaris edar jika daya yang dibangkitkan olehiangkaradalah 5 kW

27

Gmerator Arus Searah

edar paralel. Jika tiap kuhrb menghasilkan fluks sebesar 2,'i8 x 105 maxwell dan kecepatan perputaran jrngkar 870 rpm, hitung tegangan yang
dibangkitkan.

Penyelesaian:

Penyelesaian:

Daya (P) dalam watt = Tegangan (V) dalam voltx Arusatau I dalam Amp

Tegangan yang dibangkitkan


E

ArusJangkarTotal

+-

40

Amp

Arus per-penghantar (peqgaris edar)

ro

@ x rx romxZ
r" aott
- ---;;6-x7O

2,78x106 x6x870x7V2

e*p

6x60

x 1o+

= Zfrrsolt.
Persamaan Umum Tegangan Yang Dibangkitkan Oleh Generator
Arus Searalu
Dari contoh soal disebelah dapat disimpulkan bahwa tegangan total
yang dibangkitkan oleh generator arus searah akan mengikuti persamaan

2r{.

umumberikut

L5. ]enis-jenis Generator Arus Searah.


Ber'dasarkan rangkaian penguatannya maka jenis generator arus
searah ini dibagi atas:
a. Generator arus searah dengan penguatan terpisah atau penguatan
bebas, yakni penguatan medan berasal dari sumber arus searah luar
seperti gambarberikut

dengan

,r
o

Tegangan total yang dibangkitkan dalam volt


Fluks per kutub dalam maxwell.

Banyaknya kutub.
Keoepatan putaran jangkar per menit
Jumlah total dari penghantar jangkar yang efekti

Banyaknya garis edar paralel dari arus pada

P
rPm

f.

penghantarjangkar
Contoh Soal2-3:
Suatu generator arus searah 6 kutub 85 kW mempunyai jangkar
yang terdiri dan 66 slot (alur) dan tiap alur berisi 12 konduktor. Belitan
(kumparan) j*gk . di hubungkan sedemikian sehingga terrdapat 6 garis

Gambar 2-72 Rnngkaian ekioalen gmerator arus smrah bupmguatan

bebas

Dari gambar rangkaian ekivalen generator arus searah b".p"nguatan bebas di ataq dapat dituliskan pers:lmaan yang menyatakan
hubungan besaran tegangan, arus, daya dan resistans sebagai berikut

23

Generator Arus Searah

Egtao
-V+I

kan. Jika arus medan untuk membangkitkan fluks dipertahankan sebesar


4 Ampe4, tegangan sumber arus searah untuk penguatan sebesar22O volt
serta resistans kumparan medan 50 ohm, berapa besamya resistans penSaturarus masuk kumParan medan ?.

Penyelesaian:
Lihat rangkaian ekivalen generator arus searah berPenguatan bebag gambar2-12, datanYa:

P
oltPut
IoV,
=t-

.................(25)

I = 45oAmPer iR"

Iu

vt

= 230

volt

Rr = 50 ohm
Tegangan yang dibangkitkan oleh iangkar dalam

I
vI

Tegangan terminal dalam

t0

tV.
=
t
K-=
t
R=
l.o
t

R=
a'ri

volt

Eg

volt

Arus jangkardalam AmPer


Arusbeban dalam AmPer

lbgangan sumberarus searah untuk penguatan dalam


Resistans kumparan medan dalam ohm.
Resistans kumparan jangkar dalam ohm.

r=22oYolt
;Ir= 4 Amper

voll

Arusmedan dalam AmPer


Resistanspengafurarus masuk kumparan medan dalam ohm'
= Rugi tegangan pada sikat

PoutPut = Daya keluaran jangkar


Contohsnal2-4:
suatu generatorarus searah berpenguatan bebas melayani beban 450 Amper patla tegangan terminal 230 volt. Resistans iangkar 0,03 ohm, rugi
tegangan pada sikat seluruhnya 2 voll hitung tegangan yang dibangkit-

=vr*IrRr*A'ri
=

output

)Y

Tegangan yang dibangkitkan oleh jangkar (E )

dengan,
E

= o,o3Ohm

230

+(a50x O03) + 2 = 2415 volt

Resistans yang dibutuhkan untuk mengafurarus medan

V,
220

=Ir+(Rr+R)
=4(50+R)

='+

=Sohm

b. Generator arus searah dengan penguatan sendiri.


Penguatan untuk medan magnetnya diambil dari terminal generator itu sendiri. Karena adanya magnit sisa (residual magnetism) menghasilkan fluks medan pada permulaannya. waktu jangkar belputar maka
tegangan terminal akan memperkuat rnedan magnet dan dari penguatan
ini akan menambah tegangan terminal kembali, sampai akhimya tercapai
tegangan nominal

dari generator. Ada tiga macam generator ini:

(i). Generator arus searah shunt.


Pada generator ini, kumparan medan paralel dengan kumparan
jangkag lihat gambarberikut :

Pensantar Teknik Tenasa Listrik

24

V=
t
R=

Tegangan terminal generator dalam volt.


Resistans kumparan jangkar dalam ohm.

a
I_
Ia

R,
sn

I_
tt-T_

Kumparaa
Medan

sh

Shunt

Av.
sl
P

Gambar 2-13. Rmgknian ekirnbn generftor arus

25

Gmerator Arus Searah

Arus kumparan jangkar dalam AmPer.


Resistans kumparan medan shunt dalam ohm.
Arusbeban dalam Arnper.
Arus pada kumparan medan shunt dalam Amper.
Rugi tegangan pada sikat
Daya keluaran dalam Watl

output

senrah shunt.

Contoh Soal2.5
Dari gambar rangkaian ekivalen generator arus searah shunt diatas,
dapat dituliskan persamaan yang menyatakan hubunganbesalan tegangan, arus, daya dan resistans sebagai berikut:

Suatu generatorarus searah shunt,4 kutub, mempunyai 55 alur jangka4


tiap alurberisi 8 penghantar Bila kecepatan generator 900 rpm, fluks/ku105 maxwell dan garisedarparalel4, hitungEMF/tegangan yang
dibangkitkan oleh jangkaa Jika arus j-gkur 100 Ampe4 resistans kumparan jangkar 0,05 ohm, rugi tegangan pada semua sikat 2 Volt, hitung
tegangan terminal generator !.

tub5,6 x

Penyelesaian:

Ia

EMF yang dibangkitkan oleh jangkar

-t
I

V
...........(Le)

_-

'si-R,

E=
I

ryrzxro-Bpdr

sfl

5,6x106 x4x900xrl40

4x60
P

l_+
'v

dengan,
8

10-E

369,6 Volt

outoul

Pakai gambar2-L3, datanya

Tegangan yang dibangkitkan pada kumparan jangkar

dalam

voll

Ia

=369,6Vo18 R" = Q05ohm,


= 100

Amper

26

Pensrnts Teknik Tenasa Lbtrik

Tegangan terminalnya:

Vr

-E
-'gaasl

27

Gmerator Ams Searah

Keterangan persamaan (2-11) dan

-I R -Av.

= 369,6 - (100 x 0,05) - 2

=362,6Yo1L

(ii). Generator aflrs searah seri.


Pada generator ini kumparan medan dirri dengan kumparan
iangkamya, sehingga medannya mendapat penguatan jika arusbebannya
ada itu sebabnya generator seri selalu terkopel dengan bebannya, kalau
tidak demikian maka tegangan terminal tidak akan muncul.

E"
"
V,
I"
[
R
R:
s

=
=
=
=
=
Av . =
a.",.n*"r

&

I.

(L12)

Tegangan yang dibangkitkan pada kumparan jangkar


dalam Volt
Tegangan terminal generator dalam Volt
Ants kumparan jangkardalam Amper

ArusbebandalamAmper
Resistanskumparanj*gk rdalamohm.
Resistans kumparan medan seri dalam ohm
Rugr tegangan pada sikat

rr,

Suafu generator arus searah seri, 50 KW, 250 Volt resistans kumparan
iangkar Ql ohm, rugi tegangan pada sikat tidak ada. Hitung
a. Arus jangkarnya bila bekerja pada beban penuh.
b. Resistans medan seri bila tegangan yang dibangkitkan = 300 VolL

Penyelesaian:
Pakai gambar2-74 dengan data berikut,
Poutput = 5O kW

Gambar Z-TLRangkaian ekioabn gelerator arus searah seri.

Dari rangkaian ekivalen tersebut maka persamaan yang menyatakan hubungan besaran tegangan, arus, daya dan resistans dapat
dituliskan sebagai berikut

iY r=250 Volt;

= 0,1 ohm

danE =300Volt.
t
a. Arus

jangkarnya:

P
'outout 50.0m
I-a _:E:--- ""-r
V, ---zfl -Z(NAmo
b. Resistans medan seri

E =V +I R +IR +Av.
tsaassl
300 = 250 + 2,00x 0,I + 200x R

Poutout

Ia

-I-T
't

.............(2-121

300 =270 + 200x R


s

\ =i* = 0,15 ohm

+0

Pensantar Teknik Tenasa Listrik

28

(iii). Generator Arus Searah I(ompon.


Generator ini mempunyai dua kumparan medan yakni yang satu
diparalel dengan kumparan ia.gk 4 sedangkan yang lain dirri dengan
kumparan jangkar Generator ini terbagi atas:
a. menurut susunan rangkaian kumparan medan.

Berdasarkan susunan rangkaian kumparan medannya maka generator arus searah kompon ini akan dibahas satu per safu berikut :

l(ompon Pendek
Rangkaian ekivalen generatorarus searah kompon pendek ini lihat

a). Generator Arus Searah

gambar2-15.

kompon pendek
2. komponpanjang.
1.

b. Menurut arah arus yang mengalir pada kumparan medan

29

Generator Arus Searah

Dari gambar rangkaian ekivalen generator arus searah kompon


pendek disebelah, dapat dituliskan Perc:rmaan yang menyatakan hubungan besaran teganga& arus, daya dan resistans sebagai berikut:

1. Kompon kumulatif.
Disebut kompon komulatif karena arah arus yang mengalir pada kumparan medan seri searah dengan arus yang mengalir di kumparan medan
shunt, terbagi atas:
kompon lebih (over compound)
kompon kurang (under compound)
kompon rata (flat ompound)

2.IGmpon diferensial.

.l

-ts

l -'sh

Disebut kompon diferensial karena arah arus yang mengalir di medan seri
berlawanan arah dengan arus yang mengalirpada medan shunt.

-I

R,sn

outvut

J
dengan,
E

Gambar 2-15 Rutglaian ekiulen genualu arus smrah koryon Wdek

V
R

Untuk generator kompon, arus yang mengalir pada medan seri ada
kalau dibebani, kadang-kadang arus beban ini terlalu besar sehingga
medan seri perlu diberi resistans pembagi (diverter rcsistance)

Ia
I

Tegangan yang dibangkitkan pada kumparan jangkar


dalam volt
Tegangan terminal generator dalam Volt
Resistans kumparan jangkar dalam ohm
Arus kumparan jangkardalam ohm
Arusbeban dalam Amper

Penmntar Teknik Tenasa Listrik

30

Irn
R=

Arus medan shunt dalam Amper

Resistans kumparan medan seri dalam ohm


Resistans kumparan medan shunt dalam ohm

R.
sn

Av.
st

31

Generator Ams Searah

Rugi tegangan pada sikat

Contoh sc,alLT:
Suah.r generator arus searah kompon pendek 20 kw bekeria dengan beban

penuh pada tegangan terminal 250 Volt. Resistans kumparan jangkag


kumparan medan seri dan kumpar:an medan shunt masing-masingsebesar Q05 ohm, Q@5 ohm, dan 100 ohm. Hitung tegangan yang hams
dibangkitkan oleh iangkar .

Pada gambar 215 dengan data

gener at

mus sur ah bnry on pani ang.

Dari gambar rangkaian ekivalen tersebut maka persamaan yang menyatakan hubungan besaran tegangan, arug daya dan resistans dapat

Penyelesaian:

Gambar 2-\6. Rwtgkaian ekhnlen

J,"

20
ootp,rr =

kW

= O,OSohm

berikuf

dituliskan sebagai beriku

i Vt = 250 Volt
R" = O@5ohm danR", = 1fi)otrm

gtaaassl

,'vl-'olt?ut -#

-SoAmper

Y .I R
,I"r,=-fi-ffi-2,48Anry
_ ', -' "r _ 250-(80x O@5) _ n
Iash=I +I.

N+2,48=82,48Amper

Tegangan yang dibangkitkan oleh jangkar

,-t
'sh

v
(2-1
R

sh

ESlaassl
=V+I R+IR+Av.
= ?50 + (82,48x O05) + ( 80 x 0,025) + 0
= 2.50 + 4,72 +2 =256,72Yo1L

, -Poutwt
t-v
t

b). Generator Arus Searah lGmpon Panjang.


Rangkaian ekivalen generator arus searah kompon panjang, lihat

ganbarll6berikut:

32

pengantarTeknikTenasa Listrik

Keterangan peni:rmaan L17 srLmpai 2-ZO xbagai beriku t


E- = Arusbeban dalam Amper,

Vf,
lo
I
lrh
R,
Rs
\n
A v"i

=
=
=
=
=
=
=
=

Tegangan terminal generator dalam

Volr
Aruskumparanjangkardalam Amper.
Arusbeban dalam Amper.
Arus medan shunt dalam Amper,
Resistans kumparan jangkar dalam ohm.
Resistans kumparan medan seri dalam ohm.
Resistans kumparan medan shunt dalam ohm.
RuB tegangan Pada sikal

Contohsoal2-8:
Suatu generator kompon panjang melayani beban 50 amper pada tegangan terminal50O volt, mempunyai resistans jangka+ medan seri dan medan

shunt masing-masing O05 ohm; 0,03 ohm dan 250 ohm. Rugi tegangan
sikat 1 volt persikat. Jika output prime moveratau penggerak mula27,S
kW, hitung:

yangdibangkitkan oleh jangkar.


b. Efisiensi dari gener:aton
a. Tegangan

Penyelesaian:
Pakai gambar2-"1.6, dengan data

J =50Amp ;Vt
\=0,03ohm;R^
a).

V,
Irh =

t-

n,

=250ohm

5oo

=zso

I + lrn =50

beriku!
= 500 volt; R = 0,05 ohm

33

Gerrerator Anrs Searah

b). Output penggerak mula menjadi daya input (P


dud generator =
i,,o,,J
275kW;sedangkan daya outputgeneratorC"";;) = Ix V = 500x 50

=25kW
D

Efisiensi

{il = f\

x),s

2.6. Karakteristik (Watak) Generator Arus Searah

Karakteristik yang penting pada generator arus searah adalah sebagai berikut,

Karalderistik Beban Nol.


Bila generator shunt, kompon dan generator berpenguatan bebas
diputar oleh penggerak mula, kemudian di beri arus penguatan, maka
pada term inalnya dibangkitkan tegangan. Tegangan tersebu t teqgan tung
pada:
a. Fluks (arus medan)
1.

b. Kecepatan putar.

Jika fluks (arus medan) dipertahankan konstan sedangkan kecepatan dinaikkan dan diturunkan maka tegangan terminal akan naik
turun sesuai perubahan kecepatan. Sama halnya jika kecepatan dipegang
konstan sedang fluks (arus medan) dirubah-rubah maka tegangan terminalnya juga akan berubah sesuai dengan perubahan fluks. Dengan
demikian ada dua macam karakteristiknya,
a. Karakteristik beban nol sebagai fungsi dari arus medan dengan putaran konstan, dinyatakan oleh pensamaan berikut,

= 2 Atrrper

+2

Eoo-E (,)

=SZAmper

lt -0
=konstmrs

lr[

v,*Iu\*Iu\*a'r,

I
=

500 + (52 x 0,03) + (52x Q05) + Q x r)


506,16

volt

dengan,

E=
o

I-t

N=

Tegangan terminal waktu beban nol


=

Arus medan ; L = Arusbeban = 0


Keepatan genemtor

Peneantar Teknik Tenasa Listrik

34

Karakteristik ini didapatkan dengan rangkaian ekivalen pengujian


berikut,

35

Generator Anrs Searah

Eo

=Eo

Er

T
Gambar 2-18. Kunte kfurabfristik
Gambar

frurci bfu

nd genqdu mus surah.

2-77 . Rangkaian ekiaalen pengujiqn fuban nol untuk generalor arus

seNalt.

beban nol sebagai fungs dari putaran dengan arus


medan konstan, dinyatakan oleh persamaan berikut:

b. Karakteristik
Pelaksanaan pengujian dengan cara berikut
1. Putar generator sampai putaran nominal, pakai penggerak mula.

2.
3.

4.
5.

Sebelumnya posisikan kontak geser dari rheostat pada rangkaian


medan dengan resistans (R) yang maksimum sehingga arus medan (I1
=Q
Tegangan pada voltrneter V sudah ada walaupun arus medan masih
nol, sebesar E = tegangan sisa fluks (residual fluks).
Arus medan naikkan setingkat demi setingkat dengan menggeserkontak geser rheostat, catat I, dan Eo .
Pengujian dihentikan setelah kontak geser rheostat habis ( R mini-

mum).

6. Kalau

digambar{can pengamatannya, diperoleh

saturasi beban nol berikut,

kurve

karakteristik

dengary Eo;

-E' (M

ll -nol

li'-*''"

I; I" dan N seperti keterangan untuk Persamaan

(Z'21),

demikian [uG ringkaian ekivalen pengujiannya sama dengan gambar


Ll7, pelaV,*naan pengujian sebagai berikut,
1. Putar generator sampai putaran nominal dengan mengatur penggerak
mula.
2. Atur arus medan sehingga tegangan terminal generator mencapai
tegangan nominal.

3. Putaran generator diturunkin setingkat demi setingkat tanpa

men8daniuga
besarnya
ubah arus medan, setiap ditunrnkan putaran, catat
catat tegangan terminal generator.

Pengantar Teknik Tenaga Ustrik

36

Hasil pengamatan penguiian diatas kalau digambarkan akan didapatkan


kunre karakteristik generator arus searah pada waktu beban nol sebagai
fu.gs dari putaran dan arus medan konstan,lihat gambar2-19 berikut.

37

Gererator Arus Searah

Dari gambar kurve karakteristik generator arus seamh shunt waktu


dibebani, gambar2-20 disebelah, bila beban dilepas maka tegangan terminal (Vr, ) akan kembali dari tegangan beban penuh (V, ) te tegangan
beban nol (V*,- ).
Watak kEria generator arus searah berdasarkan perubahan tegangan
antara beban penuh dan beban nol didapatkan apa yang disebut regulasi
tegangan, yang dapat dinyatakan oleh persamaan berikut:

llo

Eo o

Eo,*rr,

Longtan
%

-...+

Nrpm

Garnbar 2-19. Kunte karaleterbtk genudr trus swah Pdawaldub&ot nd


selngai fungsi ilari putarm ilan mus nwilfrikostan.

2 lGralderistik waldu berbeban


a. IGralderistik Generator Shunt waldu dibebani.
Waktu gt'nerator shunt sudah berputar dan tegangan terminalnya
zudah ada, kemrrdian dibebani maka tegangan terminalnya akan turun,
lihat gambar 2-l( ) berikut,

Regutasi=Wxtoo %

dengan:

VNL

Vr,

= Tegangan terminal waktu beban nol'


= Tegangan waktu beban Penuh'

Contohsoal2-9:
Suatu genemtor arus searah shunt 25 Kw,230 volt mempunyai regulasi
tegangan sebesar 8,7 %, ditanyakan:
a). Berapa tegangan terminal generatorpada waktu beban nol'
b).lika perubahan tegangan diandaikan seragam antara beban nol dan
beban penuh, hitung daya keluaran (output) generator bila tegangan

terminal 240 volt dan 235

voll

NL

Penyelesaian:

a).

Regutas,-\!*rro

t0

8,7

io

II
G

amber

LN. t uru

+
kar aktcr

,1nr! beban 0)
is t

gmeralor

v
=

VNL

fr us *ar ah shunt wabu dbeboi.

....(z-22)

-230
.r-!Lg-x100

8,7x230

=ff+230=?50Volt

38

PengantarTeknik Tenaga Listrik

-z+o
P -?fr
'28
250434'25-12'5(vo

b).

23s

2fi-235
250

zipx

25

18'75

Generator Arus $earah

Keterangan gamba4

1. Kompon kumulatif

rata (flat cummulative compound), tegangan terminal pada waktu berbeban sarna dengan tegangan terminal waktu beban

ktt

nol.

2. Kompon kumulatif lebih (over cummulative oumpound),

b. Karakteristik Generator IGmpon waldu dibebani.

Generator kompon mempunyai dua belitan medan yakni medan


shunt dan medan seri. Penguatan medan shunt dapat dikatakan kurang
stabil karena haqganya hanya teqgantung pada fluktuasi tegangan terminal.
Akan tetapi penguatan medan seri berubah-ubah teqgantung dari
arus beban , jika arus beban nol maka fluksnya tidak ada.
Jika lilitan medan shunt dan medan seri pada kutub-kutub utama
dihubungkan sedemikian sehingga keduanya menghasilkan fluks yang
arahnya sama (fluksnya saling menambah) disebut kompon kumulatif,
jika keduanya menghasilkan fluks yangberlawanan arah (fluksnya saling
menguriangkan) yang demikian disebut kompon diferensial.

Karakteristik generator kompon waktu dibebani dapat digam_


barkan sebagai berikut (ihat gambarZ-21).

39

3.

tegangan

terminalnya pada waktu berbeban, lebih tinggi dari tegangan terminal


pada waktu beban nol.
Kompon kumulatif kurang (undercummulative compound) tegangan
terminal pada waktu beban penuh lebih rendah dari tegangan terminal
pada waktu beban nol.

Karakteristik Generator Seri waktu dibebani.


Generator seri, lilitan medannya di seri dengan jangkar sehingga
sectra otomatis arus bebannya menjadi arus penguat medan, tegangan
terminalnya akan teqgantung pada arus beban, kalau bebannya nol maka
tegangan terminalnya hanya sebesarfluks sisa (E ).
Karakteristik tegangan terminal sebagai fungsi dari arus beban,
untuk generator seri dapat digambarkan sebagai berikut (lihat gambar
L22).
c.

z
o
,e

(0

6
A

Kompon Kumulatif

6
DO
o

E-

b0

E-

t-.

Arr.s beban penuh

+ Arus beban (I)


Gambar 2.27. Kuraekmakterbtikg*terator mus semalt dmifurbagai jenb
kunponwabu dbebani.

Gambar L2?- Kuroeknrakterbtik gmerator arus sewah seriwaktu dibebanl


Keterangan gamba4
Tegangan terminal akan naik sesuai dengan naiknya arus beban, akan
tetapi kalau ams bebannya di atas haqga nominalnya bagran inti besi dari
untai magnitnya akan saturasi, pada kondisi ini emf generatorakan turun.

Peneantar Teknik Tenasa

Ustrik

latihan

Pertanyaan

Soal

1.

1.

nit ?.
4. Belitan jangkar ada berapa macam pada mesin

2. Dari soal no

Terangkan bagaimana konstruksi dari mesin arus searah ?.


2. Apagunanya komutator pada generatorarus searah ?.
3. Apa sebabnya pada mesin-mesin listrik kebanyakan tidak mempergunakan magnit permanen tetapi yang dipergunakan a dalah elektromag-

arus

searah.?

Tenangkan!.

5. Terangkan prinsip kerja generatorarus searah !.


6. Definisikan EMF (GGL) atau tegangan induksi 1 volt yang dibangkitkan oleh penghantar jangkar !. EMF tersebut arus bolak-balik atau arus
searah

7.

?.

Mengapa ?.
Terangkan persamaan umum dari EMF yang dibangkitkan oleh gene-

ratorams searah

?.

8. Terangkan jenis-jenis generatorams searah !.


9. Bagaimana cara mengatasi bila pada generator arus

searah shunt

tegangan terminal tidakmuncul ?.


10. Apa sebabnya generator arus searah seri harus dikopel dengan beban-

nya?.
generatorarus searah kompon komulatif dan kompon diferensial ?.
l2.IGrakteristik (watak) apa saja yang penting pada generator arus
11. Bagaimana caranya mengetahui

searah?. Terangkan ?.
13. C,ambar

dan terangkan watak-watak dari berbagai generator arus

searah yang dibebani !.

14.Bagaimana c:rra mengatasi fluksyangberlebihan pada medan seri dari


gener:ator arus searah ?.
15. Terangkan regulasi tegangan pada generator arus searah!

4'l

Gerrerator Arus Searah

Suatu generatorarus seamh 4 kutub, masing-masing kutub menghasil-

kan fluks sebesr2,73x 105 ma,xwell.


Generator tersebut kecepatannya 1200 rpm membangkitkan tegangan
sebesar 2rCI volt dan garis edar paralel 2, Hitung banyaknya penghantar

jangkamya.
1,

jika daya output generator 36 Kw hitung arus yang

mengalir pada tiap penghantar.


Penggerak mula dari generator tersebut rCI Kw.
Hitung ef isiensi dari generator.
3. Dari contoh *a|2.3, hitung arus yang mengalir pada tiap penghantar
jika tegangan terminalnya 2'1,2$ volt. ]ika penggerak mulanya mempunyai output lm Kw Hitungefisiensi dari generator.
4. suatu generator arus searah 8 kutub mempunyai penghantariangkar
sebanyak 778 dan kecepatannya 500 rpm, membangkitkan tegangan
sebesar 255 volt. Jika garis edar paralel arus sebanyak 2, hitung fluks
yang dihasilkan oleh tiap kutubnya.
5. Iika pada soal no 4 adalah generator shunt dengan tegangan terminal
250 vol! diberi beban dengan resistans sebesar 12,5 ohm, hitung arus
bebannya, arus pada medan shuntnya, arus jangkar dan resistans
jangkamya.
6. Suatu generator arus searah shunt 4 kutub, fluks perkutub 0,07 Wb'
Banyaknya penghantar jangkar 440 dan keepatan 900 rpm, dengan
garis edar paralel 4, hitung tegangan yang dibangkitkan oleh iangkar
Jika resistans jangkamya 0,88 ohm, dan arus i-gL. 50 arhpe4 rugi
tegangan pada sikat seluruhnya 2 volL Hitung tegangan terminalnya.
7. iika generator seri pada contoh wl2-6, dikehendaki arus yang mengalirpada kumparan medan serinya dibatasi maksimum 150 Amper

8.

Bagaimana caranya dan hitung !.


Suatu generator arus searah kompon pendek memPunyai tegangan
terminal 230 volt, bila melayani beban 150 Amper. Resistans medan
shunt, medan seri, jangkar dan yang diparalel dengan medan seri,

masing-masing besarnya 92 ohm,

0,01 5

ohm, 0,03 ohm dan 0,032 ohm.

Ditanyakan:
a. Tegangan induksi yang dibangkitkan oleh jangkar!
b. Tctal daya yang dibangkitkan oleh jangkar!
c. Dishibusi daya!
9. suatu generator kompon panjang 300 kw, 600 volt mempunyai resistans
medan shunt 75 ohm, resistans jangkar termasuk resistans sikat sebesar
o41 ohm, resistans medan seri 0,012 ohm dan resistans yang diparalel
dengan medan seri sebesar0,036 ohm.
Hitung:
a. Tegangan yang dibangkitkan oreh jangkar bila melayani beban
penuh!
b. Daya yangdibangkitkan oleh jangkar!
10. suatu generatorarus searah shuntmempunyai resistans medan 50ohm
dan resistans jangkar 0,1 ohm melayani 60lampu pada tegangan terminal 100 volt masing-masing lampu 40 wat! rugi tegangan sikat satu volt
persikat. Hitung:
a. Arus jangkar !
b. Arusbeban !
c. EMF yangdibangkitkan !
d. Regulasi tegangan

MOTOR ARUS SEARAH

}'1. U mu m.
Motorarus searah pada zaman dahulu sebelum dikenal motorarus

bolak-balik banyak digunakan untuk menghasilkan tenaga mekanik


berupa kecepatan atau peqputaran, baik untuk mesin-mesin produksi di
pabrik dan di industri maupun untuk traksi, tram listrik dan sebagainya.
untuk haksi, tram listrik sampai sekarang masih banyak mempergr-rnakan
motor arus searah, demikian pula untuk start awal dari mobil, dan
rangkaian peralatan elekkonik.
Berdasarftan kanakteristiknya, maka motorarus searah ini mempunyai daerah pengatumn putaran yang luas dibandingkan dengan motor
arus bolak balilq sehingga sampai sekarang masih banyak dipeqg,nakan
pada pabrik dan indusrti seperti pabrik kertas, tekstil, dan pabrik-pabrik

yang mesin produksinya memerlukan pengaturan putaran yang luas.


Konstruksi motor arus searah, telah dibahas pada bab 2, yakni sama
dengan konstruksi genemtor arus searah, hanya perbedaanya pada prinsip kerjanya, sehingga satu perangkat mesin arus searah dapat ber{ungsi
sebagai generator maupun sebagai motor.

!2. Prinsip Kerja Dari Motor

Anrs Searah.

Prinsip kerja motor searah bendasarkan pada penghantar yang


membawa arus ditempatkan dalam suatu medan magnetmaka penghantar tersebut akan mengalami gaya.

Pengantar Teknik Tenaga

44

List{!

Motor Anrs Searah

45

Gaya menimbulkan torsi yang akan menghasilkan rotasi mekanik


sehingga motor akan beqputar Jadi motor arus searah ini menerima sum-

ber arus searah dari iala-jala kemudian dirubah menjadi enetgi mekanik
bempa perputarao yang nantinya dipakai oleh peralatan lain.
Ringkasnya prinsip kerja dari motor membutuhkan :
1. Adanya garis-garis gaya medan magnet (fluks), antara kutub yang
berada di stator
2. Penghantar yang dialiri arus ditempatkan pada j-gk yang berada
"
dalam medan magnet tadi.
3. Pada penghantar timbul gayayan1menghasilkan torsi
Prinsip kerja motorarus seamh ini perhatikan gambar &1 berikut:

Gambar

}lc. Ints aksi keilun mzilot

nungfireillcan gay a

Gambar 3-7. Terjadinyarctrei mdor arus seuah fiagai intuaksi mtwa

stdu ilm medm magnit ymg


dihnilkan oleh m us y ang mmgalir paila paqhmtw imgknr.

medan magnit yang dihreillan oleh hrtub pada

Keterangan gambar.

1. Garis-garis gaya medan magnet (fluks) dihasilkan oleh kutub-kutub


magnet seperti gambar $1a.

2.
Gambar 3-la. Medm y ang dihreillcm oleh kutub.

Gambar

Llb.

Metlor s&agai hreil

m$ Wg nengalb pda prgltnlto,

3.

Penghantar yrng dialiri arus maka pada penghantar timbul medan


magnit (garis-garis gaya fluks) seperti gambar 91b.
Interaksi kedua medan dari gambar &1a dan gambar &Ib di sebelah
akan menimbulkan medan yang tidak seragam seperti gambar 3.1c
sehingga timbul gaya. Gaya tersebut menghasilkan torsi yang akan
memutar jangkar.

Arah dari garis.garis gaya (fluks) medan magnet yang dihasilkan


oleh kutub arah arus yang mengalir pada penghantar dan amh dari gpy4
saling tegak lurus serta menurut hukum tangan kiri Fleming.
Gaya yang dihasilkan oleh arus yang mengalir pada penghantar
yang ditempatkan dalarn suatu medan magnet tergantung dari hal-hal
berikut:
1. Kekuatan dari medan magnet.
2. Llarga dari arus melalui penghantar
3. Panjang kawat yang membawa anrs.

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

45

Dari perobaan didapatkan bahwa gaya 7 dyne dihasilkan oleh


penghantar dengan panjang 1 cm yang membawa arus 10 Ampe4 bila
ditempatkan dibawah kutub yang luas permukaannya I cm '. A.ruli.i, irri
akan memberikan suafu pensamaan:

i_a#
Keterangan pen:rmaan },1 diatas,

B = kerapatanflukspercm2
I = Arusmengalirpada penghanta4 dalam Amper
l' = Panjang dari penghantar; dalam Cm.
Jika unit-unit dari F' ,B' , dan l' ditentukan oleh istilah yang lebih
praktis yakni masing-masing dalam pound (lb), garis gaya per inch" maka
pemamaan diatas menjadi sebagaiberikut :

(8/6,45) x.I x (1 x2,54)


,-@

Motor Arus Searah

Contoh Soal 3-1

47

Jangkarsuatu motorarus searah mempunyai 648 penghantar dimana 65 %


langsung dibawah kutub dengan kerapatan fluks sebesar 48000 garis gaya
per in'. Jika diameter inti jangkar 7 in dan panjang 4 in, arus yang mengalir
pada tiap penghantar20 Amper. Hitung:
a. Garis gaya total yang cenderung untuk memutar jangkar
b. Torsi yangbekerja pada j-gLar dalam lb-ft.
c. Arus jangkar total, jika garis edar paralelnya sebanyak 4.
Penyelesaian:

d'

D BxIxl - (648x0,65)x48000x20x4
t'n
llgooooo
ll3ooooo
_ L43,5\b.

b.T - F xlen6an ( i ari - jari inti janghar

- 143,5x(7/2xL/LZ)
- 4L,8lLft
c. Arus

jangkar total = 4x20 Amper = S0Amper

&3.|enis Motor Artrs Searah.


Jenis motor arus searah sama dengan jenis generator arus searah.
Sebenarnya suatu mesin arus searah dapat dipakai sebagai generatordan
dapat pula dipakai sebagai motot, jenis motor ini sebagai berikut :
1. Motor arus searah berpenguatan bebas.
Pada jangkarmotortimbul EMF (GGL) lawan sebesar\ yangmelawan
tegangan masuk (V,)

dengan:
B

I
1

Kerapatan fluks, dalam garis-garis gaya fluks per inchz.


Arus yang mengalir pada penghantar jangkar dalam amper.
Panjang dari penghantar dalam inch.

Rangkaian ekivalen motor arus searah berpenguatan bebas lihat


gambar &2 berikut :

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

48

Motor Anrs Searah

49

Keterangan pennmaan diatas,

V, =

=
=
=
=
=
=
=
=

Eo

I
Ia
t,

I/
i
Gambar L2. Rmgkaian ekiaabn motor arus searahberrynguatanbebas.

Dari gambar rangkaian ekivalen tersebut maka persamaan yang menyatakan hubungan besaran tegangan, arug daya dan resistans dapat
di tul iskan sebagai berikut

Avri =

Teganganterminal dalamvolt.
EMF (GGL) lawan dalam voll
Arus dari jala-iala dalam Ampen

ArusFngkardalam Amper
Arusmedan dalam Amper,
Tttanganpenguatdalam rrclL
Resistans medan dalam ohm.
Resistanslrngkardalam ohm.
Resistans pengahrarus medan dalam ohm.
Rugiteganganpadasikat

Contohcoal &2:
Suatu jangkar motor arus searah beqpenguatan bebas berisi 192
penghantaa 70 7o daripenghantamya lanpung dibawah permukaan kutub pada setiap saat. ]ika kerapatan fluks di bawah kutub sebesar 52000
garis gaya per-inz dan diameter jangkar serta paniangnya 12 in dan 45 in.

Hitung:
a. Arus pada tiap penghantar jangkar untuk torsi sebesar lz0lb-tt.
b. Arus jangkar bila garis edar paralelnya 2.
c. EMF lawan jika tegangan terminal220Volt, resistans jangkar0,05
ohm dan rugi tegangan sikat total2 voll
Penyelesaian:
o. T

Fxr

120

- F x QAz x L/LZ)

- 120/0F -24O lb
Bxfx I +/rlv'r113535

,_"T
Danta

inout

...(3-6)

I-

11.300.000 x.F

Bxl

11.300.000x 240
192x0,7 x 52.000x 4,5

- 86,%lAnper

Penxantar Teknik Tenaga Listrik

50

b.

Io -

2x

& 23 Anpq -

c.V.tooa&
-E. +I R +Av

172,46

Motor Arus Searah

51

Anpq
(3-8)

'"u-'r-}*u

!p0-Eo + (L72,46x 0,05)+ 2-Eu -209,38uolt


Motor anrs searah berpengrratanserldiri'
'
Jenis.ienis motor ini rybagai berikut :
a Motor anrs searah shunt :
Rangkaian ekivalen motor. arus searah shunt'lihat gambar
berikut:

2.

!3

'v-Dqglnput
t
1

..

(&ro)

dengan,

Tegangan terminal dalam volt.

EMF (GGL) lawan dalam voll


Arus jangkar dalam Amper.
Resistans kumparan jangkar dalam ohm.
Arus medan shunt dalam Amper.
Arus jala-jala dalam Amper.
Daya input Vt x I dalam Watt.
Rugi tegangan pada sikat.

L.

Ia

t2

I.sh
I

P,
I

Av.sl
Gambar 3-3.

Rarltgfuiarlt ekioalm

mdo

arus seoah shunt

Dari rangkaian ekivalen motor arus'searah shunt tersebut diatas,


pesamaan yang menyatakan hubungan antara tegangan, arus, daya dan
resistans adalah sebagai berikut :

Contoh soal 3-3

Suatu mesin arus searah shunt 220 volt mempunyai resistans


jangkar sebesar Q5 ohm. Jika pada waktu beban penuh arus jangkar
sebesar 20 Ampe4 hitung EMF (GGL) jangkar jika mesin bekeria sebagai :
a. Generator.

b. Motor.

V,

-Eb+IoRo+Av,

.,.,.. j-,... r.......:. ....,..........-.. rr.... (3-7)

Penyelesaian:

a.

Jika mesin bekerja sebagai genemtor shunt lihat gambar 2-13 dengan

data:

Pengantar Teknik Tenaga Ustrik

52

V, -220uolt;

E
I

53

Motor Arus Searah

I -20Anperi Ro -A,5ofun
CL

-Y, Ir Eo + A v",
=220 +(20 x 0,5) + 0 -

2 0 uolt

b. |ika mesin bekerja sebagai motor shunt lihat gambar 3-3 dengan data

vt -22ouolt; Io -20Arnperi Ro -0,5olun


Eu=V, -IoRo

220

-Ar"i

- (20 xO,2$ -

P.LnDut

t_L
-v

0 = 2L0 uolt

b. Motor

arus searah seri


Rangkaian ekivalen motor arus searah seri lihat gambar }.4

berikut

....(3-13)

Keterangan pennmaan (3-11) sampai (3-13) diatas,


V, = Tegangan terminal motor dalam volL
Eo = EMF (GGL) lawan dari jangkardalam volt.
l, = Arus jangkardalam AmPer'
I
- Arus dari jala-jala dalam Amper,

R, =
R =
Av . =
s

Contoh soal 3-{

Resistanskumparanj*gku"dalamohm.
Resistans kumparan medan seri dalam ohm.

Rugi tegangan pada sikal

Suafu motorarus searah seri 50 Kw, 250volt, Resistans kumparan jangkar


O1 ohm dan resistans medan seri O15 ohm, rugi tegangan total pada sikat
2 volt. HitungEMF (GGL) lawan jikabekerja dengan arus jangkarpenuh.
BEBAN

Gambar L4.Ronglaian ekitnlen motor Nus

semah

sqi

Dari gambar rangkaian ekivalen tersebut Percamaan yang menyatakan hubungan antara tegangan, aruq daya dan resistans adalah
sebagai berikut

Penyelesaian:

Lihat gambar rangkaian ekivalen motor arus searah seri (gambar $4),
parameternya sebagai berikut :

Pensantar

il

ouq)ut

-50

hw'.

vt

Teloik

TenaPla

Listrik

55

Motor Arus Searah

-Z5;0uolt Ra -0,lohm

Rr'o'Liohm
- Et

Daya outpttt (Pourorr)


50.000

xfa

- Ea xIa +l/b -

50.000

Dayo
,
-ff ittpttt
I-

V, -Eb +Ia Ra +I R, +Avrr;I, -I


%o -

,u'
Eb

Eu.

ry

-z4BEu

-ff

0,5

(0,1+ 0,15) + 2

+ 12.500

V. -IR
r"u_T

(e17)

61.507

50.000

- L24 r,53,63

dengan,

V,
Eo
I
i
lrt
R
R:
R
o
A rr,

Eo -L77,63wlt;Eb -70,37 (tidak m.emenuhi syamt)


-t
2

Tegangan EMF (C'GL) lawan = 177,63 rrclt


c.

tn 1t
..........(:J-r6)

Motor arus searah komPon

Motorarussearahkomponini,berrdasarkansusunanrangkaian

kumparan medan, sama seperti pada generato!' terbagi atas:


i. Motor arus searah komPon Pendek
Rangkaian ekivalen motor ams searah kompon pendek

ini lihat

=
=

TeSSngan terminal

motordalam volt

EMF (GGL) lawan dariiangkardalam volt.

AmsiangkardalamAmper
ArusdaJjala-jaladalamAmper.
Arus pada medan shunt dalam Amper'
Resistanskumparani-gk
"dalamohm.
Resistans kumparan medan seri dalam ohm.
Resistans kumparan medan shunt dalam ohm'
Rugi tegangan Pada sikat

Daya input E;) = V, x I dalam

gambar}S.
pada
Dari rangkaian ekivalen motor arus searah kompon pendek
daya
tegangan
arus'
'
gambar 95, persamaan yang menyatakan hubungan
dan resistans akan mengikuti persamaan berikut :

=
:
=
=
=
=

watl

Contohsoal3-5:
Suatu motor arus searah kompon pendek dengan daya input MS Kw,
tegangan terminal230volt, resistans kumparan medan shunt medan seri
dan jangkar, masing-masing sebesar /2ohm,0015ohm dan O03 ohm.

Hitung:

a. Arusjangkar.
b. EMF (GGL) lawanyangdibangkitkanoleh jangkar'
c. Daya output yang dibangkitkan oleh jangkar.

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

56

Motor Arus Searah

b'E

57

V.-I"R"-IR"-Ar",
230 - (147,525 x 0,03) - ( 150 x 0,018) - 0

223,32volt
F

c.

Daya output yang dibangkitkan oleh jangkar,


P

o.,tp't = Eb'I^=t23,32xt47,5?.5 = 32,945 kw

ii. Motor arus searah kompon panjang.


Rangkaian ekivalen motorarus searah kompon panjanglihat gambar 3.5 berikut :

Gambar }l5. Ranglaian ekiulen motor ffus semahkompon penilzk

Penyelesaian:
Dari gambar rangkaian ekivalen motor arus searah kompon pendek
(gambar &5) parameter-parametemya sebagai berikut :

vt -*}owlt i R"h -9Zolun; fr,


8o -

0,03

ohm; Dayo inpd

(Pro )

z
o

-o,oL$ohm
34,5

hw

I -ry-#-rsoArnper
t

, vr-I R,
trn-T-T

zso

BEBAN

Gambar 3-6. Rmgkaim ekioalm mdor arus seualt kompon Wnjang.

- (l5o x o,ol5)

Dari gambar rangkaian ekivalen tersebut persamaan yang menyatakan hubungan arus, tegangan, daya dan rcsistans akan mengikuti
pesamaan berikut:

-2,4'lSAmper

a. Anrsjangkarl.

I - f.,

Lffi -2'475 Ampr

147,525Amper

it

it

V.tbo
-8.

+I

58

Pen ga

ntar Te!4iL

llngglllgld!

59

Motor Arus Searah

Penyelesaian:

Dari rangkaian ekivalen motor arus searah kompon panjang gambar 3-8
paramete mya sebagai berikut,

P,n =
=
\
\l =

3oo Kw; V, = 6oo volU R = 75 ohm


h
0,072 ohm; dan resistans yang diparalel dengan R" yakni

o'o36ohm

Resistans jangkar termasuk sikat = Q41 ohm


Resistans medan seri R", diparalel dengan Ro,

.V,

I
-'sh

.B

...(3-21)
.

E; =
I' =
i
=
lrh =
R
=
R
=
R.sh =
Av.st =
s

#H*ffi - o,ooe ohm

slt

Keterangan pensamaan (!1 8) sampai (l-271,


V, = Tegangan terminal dalam volt'

harganva -

EMF (GGL) lawan dadiangkardalam volt'


Arusianglardalam AmPer,

Arus dari iala-ialadalam AmPer


Arus pada medan shunt dalam n{mper'
Resistans

kumparani*gk"t dalam ohm'

Resistans kumparan medan seri dalam ohm'


Resistans kumparan medan shunt dalam ohm'

RugtteganganPada sikat

300.000
r_ -:ffi
-SNAnPer

_ -ff600

I"n

-SAmper

I^ = I - I_, = 500 - I = 492Amper


ash
Jatuh tegangan pada medan seri = 492 x 0,009 = 4,5 volt
Jatuh tegangan pada jangkar dan sikat = 492x0,41 = 20L,72volt
b. Er = 600 - 20L,72' 4,5 = 393,78 volt

Contohsoal3-5:

Da5ra

Suatu motor arus searah kompon panjang dengan daya input 300 Kw
tegangan terminal600 vol! mempunyai resistans medan shunt 75 ohm,
resistans jangkar termasuk resistans sikat sebesar 0,41 ohm, resistans
medan seri 0,012 ohm dan resistans yang diparalel dengan medan seri
sebesar 0,036 ohm.

Hitung:

a. Arusjangkar
b. EIvm (GGL) lawan yang dibangkitkan olehiangkar
c. Daya output yang dibangkitkan oleh iangkar

output yang dibangkitkan oleh jangkar

Poutput = E.xI
b a
=

393,78

x 492 = 193,74 kw

&

Peneantar Teknik Tenasa Listrik

3-4. Torsi

6't

Motor Arus Searah

Pada satu kali putaran gayaF akan menghasilkan kerja sebesar F x

Motor Arus Searalu

Torsi yang dibangkitkan oleh motor arus searah yang cenderung


memutar jangkarnya teqgantung pada :
a. Fluks yang dihasilkan oleh kutub utama ( O ).
b. Arus yang mengalir pada belitan jangkar( I, ).

Sehingga dapat ditulis secara umum torsi tersebut,

2r r Joule

sehingga daya mekanik


unfuk N rps sebesar:

P*

=F

x?.xrx N

(P-)

yang dibangkitkan oleh jangkar

Joule/semn

(Fxr) x2rN Joule/seon

P=T
ma
dengan, T = Torsi dalarn lb-ft.
o = Fluks perkutub dalam maxwell.
k = Konstanta yang didapatkan dengan persamaan berikut,

k=

tt#'

lp,.xLo
ItI o I ""' """"'

Jika torsi yang dibangkitkan oleh motor besarnya dalam lb-ft dan
motor bekeria dengan kecepatan dalam rpm maka daya mekaniknya dapat
dinyatakan dalam besaran daya kuda (horse paner = hp) yang hubungan-

nya dapat dituliskan sebagai berikut

"""'\uPm

?xo

33.000 4P

dengan, P = Banyaknya kutub.


z = Jumlah total penghantar jangkar.
a = Jumlah garis edar paralel belitan jangkar

Fluks yang dihasilkan oleh kutub utama dan arus yang mengalir
pada belitan jangkar akan menghasilkan gaya. Jika diandaikan penampang jangkar dengan jari-jari r meter dan gaya yang cenderung memutar
iangkar tersebut adalah F Newton serta keoepatan jangkar dalam N {pt
maka persamaan torsi jangkar (!) akan mengikuti persamaan berikut :

Daya yang dibangkitkan oleh jangkar motor yang berubah jadi daya
mekanik juga teqgantung dari EMF (GGL) lawan dan arus iangkamya,
sehingga dapat dituliskan :

P^ -To x o - ?o x?.nN -Eu Ia

E.I

," --#

N-m-0,1b9

E.I

*+

N-m ................@-27

62

Penqantar Teknik Tenasa Listrik

Torsi jangkar (T") tersebut tidak semuanya untuk memutar mesinmesin produksi, sebagian untuk melayani rugi-rugi angin dan gesran.
Torsi yang bersih pada poros motor disebut torsi porre
en) yang r,antinya
dipakai untuk memutar peralatan atau mesin produksi pida pabrik mau-

pun industri. Daya kuda (horse W,er) yang ditimbulkan oleh torsi poros
disebut 'Brake Horse Power (BFP) " atau disebut Daya rem yang dapat
dituliskan pemamaanny+ berikut :

atau
746 xBHP
^t sh - -ET-

Output bersihdalarnuatt

--t\-m

""""""'(3-28)

x?nN---gg.ooo
L5x?.n
- Tggooo

x 1750

-onP

Contohsoal3-8:

Penyelesaian:

outPut

Dayainput

Motor arus searah 4 kutub mempunyai penghantar jangkar total sebesar


82& fluks perkutub 1,93 x 10'maxwell.
Arus jangkar total 40 Ampeq, garis edarpar:,lel}.

Hitung
Torsi yang dibangkitkan motor dalam lb-ft

b. Hp outputnya, jika kecepatan 1750 qpm.


Penyelesaian:
a. Torsi yang dibangki&an motor dalam lb_ft

-0,1173

l?lzl

108 [ o ]'*'"

0.1173 14x828
--*.[
,
= 15lb-ft

PNL

a. Efisiensimotor -DaYa
Daya input

Contohsoal3-7:

T-k.a.Ia

b. Daya output dalam hp.

Motor shunt 500 volt,50 BH'P (37,2 Kw), 10001pm dibebani penuh
dengan efisiensi 90 % . Resistans rangkaian jangkar e24 ohm,rugi tegangan pada seluruh sikat 2 vol! arus pada medan shunt 1,8 Amper. Hitung:
a. Arusbeban penuh dari jala-jala
b. Torsi poros pada waktu beban penuh
c. Resistans yang diseri pada jangkar motor waktu start, sehingga
arus start tidak melebihi 1,5 kali arus beban penuh dari jala-jala.

T. x?.nN
BHP-%-

a.

63

Generator Arus Searah

x 1,93 x

I_

105 x 40

=offi##=%H - 4L.444 watt

Anrs beban penuh dari jala-jala

b. Torsi poros

/-

4L.444
500

82,9 ,$nper

pada waktu beban penuh

,v -_ OutPttt =
'slr
zx,N -

37.300

2n( 1000/60
c. Arus start dari jala-jala,

356

N-

I = 1,5 x82,9 = L24,35 Amper

Arus jangkar pada waktu start:


=I -1, = L24,35- 1,8 = 122,5

Iaah

Ampr

Untuk membatasi arus start dipasang resistans R yang diseri dengan jangkar. Besarnya:
L22,55(R + 0,2a) + 2 = 500

R = 3,824 ohm

54

Pensantar Teknik Tenasa Listrik

Motor Arus Searah

Contohsoal 3.9:

Penyelesaian:

Motorarus searah seri 220volt menarikarus dari jala-jala sebesar40 Amper

a. T=k.O.I

dengan kecepatan 800 qpm.

65

r =k o r_tr#rlw)xQ

Jika resistans jangkar dan resistans medan seri masing-masing 0,2 ohm dan
Ql ohm, rugi-rugi besi serta rugi angin dan geseran O5 Kw.

xro

Hitung:
a. Torsi yang dibangkitkan oleh jangkar
b. Output motor

20 =

Io =
Penyelesaian:

b.

a. Torsi yangdibangkitkan oleh jangkar


Eo = Vr - I"

G.

r" -ffi-99'3

N-rn

Rugi tembaga jangkar dan medan seri,

(Ro +

4) - 4d x

0,3

480

"

46 AmPer

?.xN

xT 2n x 1300 x 20
- 33.000 -v'ov

33.000

Kecepatan Dari Motor Arus Searalr

Secara umum untuk motor arus searah berlaku persamaan EMF


(GGL) lawan, yangada hubungannya dengan kecepatan sebagai berikut,

utatt

Rugi besi + rugt angin dan geseran = 500 watt


Rugi-rugi total
= 500 + 480 = 980 watt
Daya input motor = 220 x 40 = 8800 watt
Daya Output motor = 8800 - 980 = 7,82 Kw

Contoh soal 3,10

Pm

!5.

b. Output motor dihitungsebagai berikut,

x Too.ooo x 1

Daya mekanik dalam hp.

R ) = 220 - 40(0P + 0,1) = 208 rolt

1ro"l[ a )
[o'11J3] 14x264l

atau

Motor arus searah shunt 4 kutub membangkitkan torsi 20 lb-ft, fluks


perkutub 700.000 maxwell, jika belitan jangkar mempunyai penghantar
2b4 dengan garis edar paralel dari arus jangkar adalah 2, hitung :
a. Arus jangkar total
b. Daya mekanik dalam hp bila kecepatan 1300 rpm

dengan:

N
Eo

Kecepatan motor dalam rpm.


EMF (GGL) lawan yang dibangkitkan oleh jangkardalam

volt.

Fluks perkutub dalam maxwell.

Konstanta yang sama dengan konstanta

(r23).

di persamaan

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

66

EMF (GGL) lawan Pada Persamaan tersebut tergantung Pada


rangkaian ekivalen dari masing-masing moto4, sehingga tingkat kecepatan
serta regulasi pada motor dapat dituliskan :

Motorarus searah shunt.


Pada tingkat keepatan pertama diandaikan

mahn

Pada tingkat kecepatan kedua

Nr; Eu

dan

Q,

67

N, 'u, @,
-%.%

Karena fluksnya sebanding dengan arus jangkar

(O

sebanding Iu)

maka persamaannya,

Eb

N, i Eu. d.an@,

Motor Arus Searah

Nr = ,at;

Eb
maha N,

h.o 2

c. Regulasi kecepatan

motorarus searah,

Tingkat kecepatan ataupun perubahan kecepatan pada waktu tidakberbeban dan pada waktu berbeban penuh akan menghasilkan regulasi kecepatan motoryang mengikuti penirmaan :

Perbandingan kecepatan motor shunt,

Regulasi keepatan =

&f+

xL00

.(s-84)

Seandainya fluksnya tetap, @, = O, maka perbandingan kecepatannya menjadi,

Dimana:
nol'
NFL = Kecepatan pada waktu beban penuh.

Nra
Eo
N22
NE
lb

(3-32)

= KeePatan Pada waktu beban

Contoh soal &11

b. Motor arus searah sen.


Sama halnya dengan motor arus searah shunt maka perbandingan
kecepatan unfuk motor arus searah seri adalah berikut :

Motor arus searah shunt 250 volt bekerja dengan kecepatan 1000 rpm,
pada waktu beban nol menarik arus dari jala-jaia 8 Ampe4 resistans
iangkar dan resistans medan shunt masing-masing sebesar 02 ohm dan
250 ohm. Hitung keoepatan jika dibebani sampai arus jala-jala 50 Amper
Andaikan rugi tegangan pada sikat dapat diabaikan dan fluksnya tetap.

Motor Arus Searah

Contohsoal &12:

Penyelesaian:
Bedasarkan persamaan (3-31 ), didapatkan,

N
No

69

-'t

-+katznaoo -o

mahnt='*

_ -ffi-lAmpq
250

I"o

Motor arus searah seri bekeria pada kecepatan 800 rpm dengan arus ialajala 100 Amper dan tegangan terminal 230 volt. Resistans jangkar dan
resistans medan seri masing-masing 0,15 ohm dan 0,1 ohm, rugi tegangan
pada sikat diabaikan. Hitung kecepatan jika motor bekeria dengan arus
jala-jala 25 Amper dan fluksnya 45 % dari fluks pada waktu arus jala-jala
1004.
Penyelesaian:

Waktu beban nol maka arusfangkar:

- 1= 7 An'Pr

'oo-'

Nl -

8oo rprn; Eu

- vt- Io Ro - I Rr - a r"i

Ia

23O

100 (0,15+ 0,1

Eu = 230

25 (0,15 + 0,1

->

Waktu dibebani, maka arus jangkar:

Io=

50

Eu
I

2@-

49.Anper

@z

-1
-l ,- @z= o.4so

) - 0 = 205 uolt

)-

223,75 uolt

J=
o'45

EMF (GGL) lawan waktu beban nol

E.o

=V.-I
I

zso -

-a

(7lo,rr-

o = 24g,6 volt

EMF (GGL) lawan waktu dibebani

Eb

Nz- Eoz @r
N, E'h 'o,
Nz 223.75 I
8oo=-tr*0,4s

Ra -Av. sr

Nz =1940 rpm

= Vr- IoRo -Ar"j

250

- (49x 0P) -

N 2.402
1000 = ffS -+ N =

240,2 uolt
966,2 rpnt

Contohsoal 3.13:
Motor arus searah shunt 230 volt mempunyai resistans jangkar 0,5 ohm
dan resistans medan shunt 115 ohm.
Pada waktu beban nol keepatannya 1200 rpm dan arus jangkar 2,5 Am-

per Pada waktu beban penuh kecepatannya turun menjadi

1120 rpm.

Peneantar Teknik Tenaea Ustrik

70

Hitung:

Motor Arus Searah

1.

a. Arus jala-jala pada waktu beban penuh.


b. Daya input pada wakhr beban penuh.

c. Regulasi keepatannya.

71

karalderistik Torsi Terhadap Arus jangkar gf vs I")


Dari persamaan umum torsi T = KO Ia lb - ft Q-n),yang berlaku un-

tuk semua motoq, maka untuk masing-masing kurve karakteristiknya


dapat ditentukan seperti gambar !7 berikut

Penyelesaian:

o.Nttt -

L200rpm; E-D

-I R -Av.
=Vtoaat
F,

230-(2,5x0,5)
?.2l.,75wlt

Nr, = LLZArpm;E,

Nru Eu
N*, - Eo

1120
1200

a =

--I

,"^ - #

=23A-

230-O

33

(f

x0,5)

x0,5)

D8,75
Arusjangkar penuh

knper

Arus Jangkar

ktpr; f -

$$

+2

- % Anper

16

Gambar 3J. Kuroe knrakteristik torsi terhadnp wus janglar (T

as la)

dmi

berbagai mator arus smrah.

Keterangan gambar 3-7


Arus jala-iala pada waktu beban penuh = 35 AmPer
b. Daya input waktu bban penuh =230x 35 = &05 Kw
c. Regulasi

N", -N.,
xlffi%
Nr"

- "Tiz*t'o
3-5.

x 1oo- 7,14%

IGrakteristik Motor Anrs Searalu


Karakteristik yang penting unfuk motor arus seanh ada dua maberikut:

cam, sebagai

a. Motor

arus searah shunt.

Kurve karakteristik torsi terhadap arus jangkar unhrk motor arus


searah shun! berdasarkan pennmaan (3-?2) hanya teqgantung pada
arus jangkarnya sebab fluksnya tetap (I = k, I. ) sehingga kurvenya
merupakan garis lurus.

b. Motor

arus searah seri.

Kurve karakteristik torsi terhadap arus jangkar untuk motor arus


searah seri berdasarkan persam aan (322) teqgantung baik pada fluks
maupun pada arus jangkar. Fluksnya teqgantung pada arus jangkar
(O ="kz .lu ) sehin88a-persamaan (3-22) meniadi : T = k. k, . Iu . Iu = k.
kz.l'^',aLu T = k, ll sehingga kuwenya merupakan puribdlu

Pengantar Teknik Tenaea Listrik

72

Motor arus searah kompon


Kurve karakteristik torsi terhadaP arus iangkar untuk motor arus
searah kompon berdasarkan Peffiamaan (T22) tergantung baik pada
fluks maupun arus jangkar. Fluksnya tergantung pada fluks dari
medan shunt dan fluks dari medan seri. Fluks dari medan seri timbul
bila motor dibebani, dan akan menambah fluks dari medan shunt
untuk motor arus searah kompon kumulatif, fluks tersebut akan
melawan (mengurangi) fluks dari medan shunt untuk motor arus
seamh kompon diferensial, sehingga kurve karakteristik torsi terhadap
arus jangkaruntuk motor arus searah kompon ada dua kurve :
i. Kurve karakteristik torsi terhadap arus jangkar untuk motor arus
searah kompon kumulatif berada diantara motor shunt dan

(: N maksimum

,l

A
I
6
(0

q
o
o

Anrsjangkar penuh

Arr.s

1NvsI").
teqganPersamaan untuk kecpatan motor atau persamaan 3-3O
tung dari rangkaian ekivalen motoq, yakni salah satunya teqgantung pada
arus jangkar (Ir), sehingga untuk ketiga motor dapat diterangkan sebagai

berikut:

b.

yang aman

IGrakteristik kecepatan terhadap arus jangkar

a.

73

motor seri.
Kurve karakteristik torsi terhadap arus iangkar untuk motor arus
searah kompon diferensial berada di atas dari motor shunt.

ll.

Motor Arus Searah

Kecepatan motor arus searah shunt akan naik sekitar 2 sampai 8 %,)ika
beban penuhnya dilepas (lihat gambar 3-8).
Kecepatan motor arus searah seri akan naik dengan cepat bila beban
dilepas, oleh karena itu motor seri selalu digadeng dengan bebannya
bila di operasikan (lihat gambar 3-8).

c. Kecepatan motorarus searah kompon, ada dua kurve karakteristiknya:


i. Motor arus searah kompon kumulatif kecepatannya akan naik
sekitar 10 sampai 25 % bila bebannya dilepas (lihat gambar 38).
ii. Motor arus searah kompon diferensial kecepatannya akan turun
sebentar tapi akhirnya akan kembali seperti kecepatan semula
(lihat gambar 3-8)

jangkar

- I"

Gambar 3-8. Kurae kuakteristikkecepatot terlwdap mus lznglar


dari berbagai mdor arus searalt.

1N as la)

Kurve karakteristik kecepatan terhadap arus jangkar dari motor


arus searah, sarna dengan kurve karakteristik kecepatan terhadap hp out-

puhya.
Contoh

soal}74l.

Motor shunt 10 hp pada waktu beban penuh keepatannya 1600 rpm.


Hitung keoepatannya pada waktu beban nol jika regulasi keepatan 4 % .
Andaikan kurve karakteristik kecepatan terhadap hp outpukrya, sama
dengan kurve kecepatan terhadap arus jangkat yakni merupakan garis
lurus, hitung keoepatannya untuk, output 6 hp dan 3,5 hp.
Penyelesaian: (ihat gambar 3-9) berikut

Pen

74

gantar Teknik Ten9g1l-1s!!!

Motor Arus Searah

75

!7.

Pengendalian Kecepatan Motor Arus Searatr.


Peralatan produksi di pabrik maupun indusbi yang diputar oleh
motor listrik, kadang-kadang memerlukan putaran bervariasi atau lebih
dari safu haqga putaran.
Motor arus searah rnempunyai daerah pengahrran kecepatan yang luas,
lihat karakteristik keepatan moto!, bila motor arus searah yang diperlukan untuk memutar mesin produksi yang putar:annya bervariasi maka
keepatan motor harus dikendalikan.
Metode pengendalian kecepatan motor arus seamh secara garis be-

1664

Nl,n
No
1600

zi

3,5
Gambar

hp

3-9. Kurae kwakterbtikkecepatan motor arus searah shunt

hp aoutput yang dimggry

Kecepatan pada waktu beban nol

0,04

10

DaYa outPut

q#y

terhndry

linbr (gmis lurus)'

*NN,

- 1600 + (0,04x 1600) - t664rpm

samya ada dua macatn :


a. Metode konvensional, yang akan dibahas nanti.
b. Metode dengan rangkaian
belum dibahas dalam buku ini.
"l"tU,or,ir,
Cara pengendalian kecepatan
motor arus searah dengan metode
konvensional ada tiga macam, sebagai berikut:
1. Pengendalian dengan resistans medan.
Metode ini dengan menambahkan resistans yang dapa t dia tu r besarnya

pada untai medan untuk motor arus searah shunt dan kompon.
Menambah atau menyisipkan resistans pada untai medan akan
merubah besamya arus ke kumparan kutubnya sehingga fluks yang
dihasilkan bewariasi, berdasarkan peftiilmaan (!30) maka keepatan
motor juga akan bervariasi sebagai berikut :

a Motor arus searah shunt

Keepatan pada waktu daya output 6 hp

NNo = 1600

+ 1S *

Oal

1626 rPm

Kecepatan pada waktu daya output 15 hp

V.-I
taost n -Av.

..................(3-35)

ha Darlobcl

b. Motor anrs searah kompon

Ns.o-1600+( 9E x 64) - L642 rpm


1.0

N-

V.-I
R IR -Av.
laaSat
h,a uritnbel

.(3-36)

Pengantar Teknik Tenaga Ustrik

76

Contoh soal 3.15

Penyelesaian:
Pada wakhr kecepatan 900 rpm.

v,

77

Hubungan fluks dan arus medan linier.

Motor arus searah shunt mempunyai resistans jangkar 0,1 ohm dan resistans medan shunt 400 ohm. Motor bekeria pada kecepatan 900 rpm,
melayani beban dengan tegangan terminal 240 volt dan menarik ams
jangkar 50 Amper, Bila dikehendaki keaepatan motor naik menjadi 1000
rpm dengan mengatur kekuatan medan, hitung resistans yang harus
disisipkan pada untai medan dengan asumsi arus jangkar tetap, hubungan
antara fluks dan arus medan linier.

N.

Motor Arus Searah

2t

O2

tsh

2
* I - 7l-'

.\(
0,9=

240/(a00+

s/r

Ru

M,4 ohm

2. Pengendalian

k@t

eoo_&ff-9'1--g...+&@,

235
900

O,6 rbnper

dengan resistans jangkar.


Metode ini dengan menambah atau menyisipkan resistans yang dapat
diatur (rheostat) pada untai jangkaa sehingga kecepatannya dapat
berubah. Dari persamaan (3-30),
\ teqgantung dari rangkaian motog
sehingga untuk motor shunt lihat persamaan (3- 7), dimana
\ = V, - Iu
- *Si tegangan pada sikat. Karena R ditambah dengan resisiani
\
yang dapat diatur (R,uJ maka persamaan
menjadi,

E.-V-I
b
I

Pada waktu keoepatan 1000 rPm


1000

240- 50x0,1-

h@,

_
t'th,
h

@,

ft o-I

k@,

240

400 +

n5/

9oo

235

o'

(Ra +Ruar')-Av
-

-si

dan kecepatannya juga akan mengikuti pesamaan

1000

N=

fi,

225/LW

d)

0,6

Resistans yang harus disisipkan pada untai medan sebesar 44,4 ohm

IR
-av. s,
oa

_2N
,-sh
400

@r:Or=-I", :Irh

Vr-Io(R.-+R,
h.a

)-Av.
'st

--->O-0,9Or
Contohsoal3-16:
Motor arus searah shunt dengan kecepatan 1200 rpm, tegangan terminal
420 volt menarik arus jangkar 30 Amper. Hitung resistans yang disisipkan
(ditambahkan) pada rangkaian jangkar sehingga keoepatannya turun
menjadi 600 rpm dengan arus jangkar tetap. Andaikan resistans jangkar
sebesar 3 ohm.

l1

79

Motor Arus Searah

Metode

Penyelesaian:

kecepatan dengan

sistem Ward Leonard yang rangkaiannya seperti gambar berikut

N, 'ur'u' 'u,
\- \ /k@=E;
Nr -

ini lebih dikenal dengan pengendalian

1200

+
MEDAN
SHUNT

MEDAN

rymiUa

420

(30 x 3)

-0 *330Volt

.Bu')30(3+
N, = 600rPm; E
'
-b = 420-

= 330330- 30R
600- ---Bo
-,
lto6

0,5

30R

- ,- * *,

GENERAT6R MOTORYANG DIKENDALIKAN


KECEPATANNYA

R, = 5'5 oh'n
Resistans yang harus ditambahkan pada untai jangkarsebesarsS

ohm.

a. Hubungan motorsistem Ward l,eonard

3. Pengendalian tegangan masuk jangkar.

memvariasi tegangan masuk keuntai jangkar


sehingga kecepatan berubah. Dari persamaan (3-30), kecepatan N = q
/kO ; teqgantung dari rangkaian moto4, rhingga untuk motor

Metode

shunt,

ini dengan

lihat

persam aan (3-7), Yakni

Eb=Vr-IoRo-A'r,
ketika tegangan masuk divariasi , Ur,_, maka

uo=rr*-

IoRo - A vri

sehingga kecepatan akan mengikufi persamaan:


b. Rangkaian ekivalen sistem

N-

vtaast-I R -Av.
h,a

(3-38)

Wardlnnud

Garrbar }l0.Pmgmilaliotkecepdfrt motnr mus xarah dmgan sistcmWard

Lonad

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

80

Motor Arus Searah

Keterangan gambar3.l0
1. Mr-Gse!

M, sebagai motorpenggerakgenerator (G), dapat berupa motor


arus searah shunt, tegangan masuk jangkardan tegangan masuk
medan dilayani dari jala-jala arus searah.

Genemtor (G) dikopel (diputar) oleh motor M, Eenerator ini


merupakan generator arus searah dengan penguatan bebas,
tegangan untuk medan atau penguatan dilayani dari jala-iala
yang sama dengan motor M, . Tegangan ke medan tersebut dapat
divariasi dengan mengubah resistans R sehinga tegangan
terminal dari generator dapat berubah-ubah besamya, tegangan
yangbervariasi ini yang diberikan ke untai jangkar motor arus
searah yang dikendalikan keepatannya.

M
I
Motor M- adalah motorarus searah yang dikendalikan keepatannya.
I
Tegangan masuk ke untai ja"gku" dilayani dari generator G yang
bervariasi tegangan terminalnya. Untuk medan dari motor ini
penguatannya dilayani dari jala-jala yang melayani M, - G set.

81

Berdasarkan rumus umum tersebut diatas maka untuk:


1. Efisiensi generator arus searalu
Persamaannya dapat dituliskan :

t
I

t
l
I

Efisiensi

'

t
I

)tuLmry xtoo%
Yyakelwrun
Dayamasuhan (input ldalanuatt -(odPd

(3-40)

*
d

j
!

.i

Karena, daya masukan dalam watt (watt masukan) = daya keluaran


dalam watt (watt keluaran) ditambah dengan rugr-rugr daya dalam watt
(watt rugi-rugi) maka efisiensi untuk generator dapat dituliskan :

Efisiensi

usatt keluaran

- watt hcluana.n + usott rugi rusi x 100 Eo ...(3-41)


-

atau

- utat! rugi - rugi xl00


utatt masukan

uatt m.asuhan
Efisiensi _

3S. Efrsiensi Mesin Anrs Searah.


Secara umum efisiensi atau rendemen atau

dapat mengikuti persamaan berikut

E fisiensi '

daya guna dari mesin

atau

D:rya kel uary'n ( -o-utp

!) x

DaYamasrthan (tnPU )

LIo 70............. (3-3g)

Daya masukan untuk generator berupa daya mekanik dan daya


keluarannya berupa daya listrik, sebaliknya untuk motog daya masukannya berupa daya listrik dan daya keluarannya berupa daya mekanik,
sehingga harus ada konversi daya mekanik yangberupa daya kuda (hp)
dengan daya listik yang berupa watt sebagai berikut :

t hp = 33.000Ib-ft = 746watt

Efisierai

11

uafi rugi

-rugi x 100 Eo .............(3-42)


- #utatt masukan
|

Rugi-rugi daya pada mesin arus searah dapat berupa :


a. Rugi-rugi daya karena rrotasi, terrdiri dari rugi gerkbantalan, rugi gesek
sikat dan rugiangin.
b. Rugi-rugi daya karena inti (rugi inti) berupa rugi histerisis dan rugi
arus pusar (eddy current).
c. Rugi-rugi daya karena tembaga (rugi tembaga) terjadi pada kumparan
medan shunt, seri, kumparan kutub bantu (inteqpole) dan kumparan
kompensasi.

p,

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

daya sasar atau mgi beban sasar (stray load loss) karena
faktor-faktor distorsi fluks dan tidak seragam arus pada kumparan
jangkar rrta ams hubung singkat pada-kumparan.

d. Rugi-rugi

2 Efisiensi motor arus searah.


Bendasarkan pers:rmaan umum (139) maka unfuk

motor efisiensinya

Motor Arus Searah

83

Penyelesaian:

Arus beban penuh (/"r)

ffi

Arus pada medan shunt

# - z Amper
=

Arus padajangkar

dapat juga mengikuti Peni:rmaan berikut:

Rugi-rugi daya
E

fi

siensi _

Berhubung karena

Da.ya hcluanan dalam ho x 7 46

utatt masukan

100

.....

(&4i])

watt masukan = (hp keluaranx746) + watt rugi-rugi maka:

40 +

hp keluamnxT46
xLA0 9" (3-U)
- hp kcluarun
x 746 +watt nqi-rugi

2= 42 Amper

540 watt
705 watt

Dava s"asar
Jangkar @2)" x0,4
Medan *n 422 x 0,05
Medan shunt 250 x2
Kontak sikat2x4?

watt
500 watt
82 watt
88

Rugi-rugi daya total

Efisiensi

= 4a Atnper

Efisiensi =

1.917

[i

100 V,

watt

83,9

%,

atau

Contoh soal 3-18 :

uatt masukan - (usatt rui - rugi)


x 100 %
Efisiensi _
watt m,asuhan

Motror arus searah 15 hp mempunyai rugi-rugi total sebesar 1.310 watt


waktu bekerja dengan beban penuh. Hitung efisiensinva.

atau

Efisiensi-

'

Penyelesaian:

-rtst l x 1oo % ...............-(3-45)


[-t - uatt m.asuhf,n
I
l
watt.rugt

ContohsoaltTT:
Generator arus seamh kompon rata 10 Kw 250 volt, rangkaian ekivalennya berupa kompon panjang mempunyai resistans medan shunt sebesar
125 ohm, resistans rangkaian jangkar 0,4 ohm, resistans medan seri 0,05
ohm, rugi-rugi beban sasar 540 watt, rugi tegangan pada sikat waktu
beban penuh sebesar 2 volt, hitung efisiensinya.

Efisiensi

l, -

rusi-rytgiy
utatt masuhanl

tttott.

[, -

uatt

tao E"

ntgi-rug,

[1

=['= 89,5

)xtoovo
1310

(15

Vo

x74g

+ 1310

u.

fxrco

Motor Arus Searah

85

Iatihan

Pertanyaan-

Soal

1. Terangkan prinsip keria motorarus searah !.


2. Terangkan jenis-jenis motorarus searah !.
3. Supaya motor arus searah dapat berputa4 harus membangkit torsi,

1. Suatu jangkar motor arus searah mempunyai 3l alur dan tiap alur
memuat 16 penghantar. Hanya 68% darJ- penghantar yang langsung

4.
5.
6.

teqgantung dari apakah torsi tersebut ?'


Apakah yang dimaksud dengan torsi jangkar motor dan torsi poros
motor arus searah ?.
Terangkan peremaan umum untuk keoepatan motorarus searah !. Apa
yang dimaksud dengan regulasi kecepatan ?.
Terangkan karakteristik torsi terhadap arus jangkar pada motor arus
searah

!.

7. Terangkan karakteristik
8.
9.

kecepatan terhadap arus jangkar dari motor

arus searah !.
Terangkan cara{ara pengendalian kecepatan motor arus searah !.
Terangkan cara pengendalian kecepatan motor arus searah dengan
sistem Ward

lronard

dibawah permukaan kutub den^gan kerapatan fluks yang seragam sebesar 46.000 garis gaya per inch". Jika inti jrngkar ser[a arus pada tiap
penghantar 25 Ampeq, hitung :

a.
b.
c.

fiorsi dalam pound-feet (lb-ft)


Jika kerapatan fluks dikurangi 5% dan arus pada tiap penghantar
dinaikkan menjadi rtO Ampeq, hitung torsi yang dibangki tkan.
2. Suafu mesin arus searah shunt 25 Kw,2S0 volt mempunyai resistans
jangkar 0,06 ohm dan resistans medan shunt 100 ohm. Hitung daya
yang dibangkitkan oleh jangkarbila bekerja :

a.
b.

!.

l0.Terangkan rugi-rugi daya dan efisiensi dari mesin arus searah

!.

Gaya yang mendesak jangkar sehingga cenderung untuk


berputar

Sebagai generator melayani beban 25


Sebagai motor dengan input 25 kw

kw

3. Suatu motor arus rarah shunt

115 volt, mempunyai resistans jangkar


0,22 ohm, rugi tegangan total pada sikat 2 vol! hitungarus jangkarbila:

a.
b.
4.

EMF lawan sebesar 108 volt


EMF lawan turun 2 vol! waktu beban dinaikkan.
Suatu motor arus searah kompon bekerja dengan keoepatan 1520 rpm

bila tiegangan terminal230 volt.


Jika fluks perkutub 620.000 maxwell dan resistans jangkar 0,43 ohm
hihrng:
a. EMF lawan
b. Ams jangkar
Andaikan haqga k = 22 x 107 dan rugi tegangan pada sikat 2 volt.
5. Suatu motor arus searah shunt mempunyai resistans jangkar 0) ohm,
resistans medan shunt sebesar60ohm, rugi tegangan pada sikat 3 volb
tegangan terminal 120 volt. Pada waktu melayani beban penuh kecepatannya 1800 rpm, menarikarus jala-jala 40 Amp

Hitung:

a.
b.

Keepatan pada 50 %bebmpenuh


Keepatan pada 125 %ebanpenuh.

6.

Suafu motorams searah shunt mempunyai resistans iangkar 9,4 ohm


dan resistans medan shunt 120 ohm.
Rugi tegangan pada sikat 2 volt, tegangan tetminal 240 volt. Pada
waktu beban penuh keepatannya 18(X) rpm, menarik arus jala 50 Amp,

hitungarusiangkar jika:
a. Keoepatan 1900 rpm
b. Keepatan 1700rpm
7. Motor arus searah seri torsinya 6}lb-lft, bila

di

bebani 48 Amp. Fluks


berubah sesuai dengan perubahan arus beban. Hitung torsi jika beban
naik dan motor menarik arus 56 Amp dari jala-jala.

IRA}ISFORMAIOR

arus searah seri 25 hp,24D volt, menarik arus dari jala-jala 93


Amperwaktu beban penuh pada kecepatan 800 rpm. Resistans jangkar

8. Motor

O12 ohm, resistans medan seri O08 ohm. Pada

keepatan berapa motor

bekerja jika beban dilepas sebahagian dimana motor menarik arus dari

Umum.

jala-jala 31 Amper

It-1.

Andaikan fluks menurun sebesar 50 %, untuk arus berkurang menjadi

Thansformator (t.afo) pada umumnya banyak diperg'nakan untuk


sistem tenaga listrik maupun untuk rangkaian elekhonik.

,)

6;%

dan rugi tegangan pada sikat total2

volt

arus sear:ah shunt 230 volt keepatan 800 rpm menarik arus
jangkar 50 Amper sedang resistans medan shunt 250 ohm. Hitung
resistans yang haru6 disisipkan pada rangkaian medan agar kecepatan
berubah menjadi 1000 rpm, dan jangkar menarik arus 80 Ampeq seda

9. Motor

fluks sebanding dengan arus medan.


10. Motorarus searah shunt 500voltmempunyairesistans jangkarl"2 ohm
dan resistans medan shunt 500 ohm. Pada waktu beban nol motor
menarik arus dari jala-jala sebesar 4 Amper dan keepatan 1000 rpm.
Hitung kecepatan motor pada waktu berbeban penuh dan arus total
yang ditarik dari jala-jala 25 Amper, Hitung kecepatan pada waktu
be$eban jika:

a.
b.

Pada rangkaian jangkardisisipkan resistans sebesar2,3 ohm.

Arus medan shunt dikurangi sebanyakll

Dalam sistem tenaga listrih trafo dipergunakan untuk memindahkan energi dari satu rangkaian listrik ke rangkaian listrik berikutnya
tanpa merubah frekuensi. Biasanya dapat menaikkan atau menurunkan
tegangan maupun arus, sehingga memungkinkan transpisi ekstra tinggi,
pemakaian pada sistem tenaga dapat dibagi:
a. Trafo penaik tegangan (step up) atau disebut trafo daya untuk
m enaikkan tegangan pembangkitan menjadi tegangan transm isi.
b. Trafo penurun tegangan (stepdown), dapat disebut trafo
distribusi, untuk menurunkan tegangan transmisi menjadi
tegangan distribusi.
c. Trafo instrumen, untuk pengukuran yang terdiri dari trafo
tegangan dan trafoarus, dipakai menurunkan tegangan dan arus
agar dapat masuk ke meter-meterpengukuran.

7o.

Thafo pada sistem tenaga untuk kapasitas besar dapat dihubungkan


tiga fase dan untuk kapasitas kecil dapat dihubungkan satu fase.
Dalam rangkaian elektronih trafo diperg,nakan sebagai gandengan

impedans antara sumber dan beban, memisahkan safu rangkaian dari

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

88

Transformator

89

lain, d4pat menghambat ams sanh sambil melalukan


arus bolak-balik dayanya cukup kecil.
rangkaian yang

t1-2.

Konstruksi Trans formator.

Umumnya konstruksi trafo daya secara singkat terdiri dari

a. Inti yang terbuat dari

b.

c.
d.

lembaran-lembaran plat besi lunak atau baja

silikon yang diklem jadi satu.


Belitan dibuat dari tembaga yang cara membelitkan pada inti dapat
konsentris a tau spiral.
Sistem pendinginan pada trafo-trafo dengan daya yangcukup besar.
Bushing untuk menghubungkan rangkaian dalam trafo dengan
rangkaian luar,

Gambar 4.Z.Tiansformalor jenis mngkang lshell Tyry)

t1-3.

Antara inti dan belitan akan memberikan dua jenis trafo berikut,
a. Jenis inti (ore type) yakni belitan mengelilingi inti, lihat gambar 4-1,

untuk kafo dengan daya dan tegangan yangtinggi.

Prinsip Kerja Tiansformator.

Prinsip kerja trafo berdasarkan induksi elektno magnit, untuk memahami prinsip kerja tersebut lihat gambar 4-3 berikut,

,,
sr-bu"

!'

iy

ll

-@;nn(O,n*)

Ip

- -\

H1

F,,j;,;"+

=1i p
!

Gambar a4.
Gambar 4-T.Trorlormator jenis inti (coetype)
b. |enis cangkang (shell type) yakni inti mengelilingi belitan, lihat gambar4-2, untuk trafo yang mempunyai daya dan tegangan rcndah.

Sisi belitan

Tr ansformntor ideal.

XrX radalah sisi tegangan

adalah sisi tegangari

U"ggi.

rendah dan sisi belitan H_H^

Bila salah satu sisi, baik sisi tegangan tinggi (IT), maupun sisi
tegangan rendah (TR) dihubungkan dengan sumber tegangan bolak balik,
maka sisi ter:ebut, disebut dengan sisi primeq sedangkan sisi lain yang
dihubungkan dengan beban disebut sisi sekunder,

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

90

X, X, dihubungkan dengan sumber tegangan bolak


balik sebesar V, = V', ,riuU n"rc Uolak balik akan dibangkitkan pada inti
sebesar@ atau sebesar@
Fluflsebesa' @^ =V*.akan melingkar dan menghubungkan
Sisi belitan

belitan kawat primer dengan belitan kawat sekunder serta menghasilkan


tegangan induksi (EMF=GGL) baik pada belitan primer sebesar Er = Er,
maupun pada belitan sekunder sebesar E, = E", yang akan mengikuti

berikuf

persamaan

dengan,
= Kerapatan fluks maksimum
= Luas penampang dari

otou-""-"""""' ('Lr

vI - EL

vo =8, danv, =82

"""""'(

Contohsoal4-1

Suatu trafo ideal 60 Hz, belitan primer mempunyai jumlah lilitan


sebanyak 4800, diberi tegangan dari sumber sebesar 2300 volt, hitung:

EMF (GGL) atau tegangan induksi yang dibangkitkan


pada belitan pada belitan primer
= EMF (GGL) atau tegangan induksi yang dibangkitkan
pada belitan sekunder

@.*
@*,

Fluks maksimum dalam besaran weber

Frekuensi arus dan tegangan sistem


Tegangan sumber yang masuk di primer
Tegangan sekunder ke beban

V=V
7D
V=V
2s

tegangannya 230 volt.

Banyaknya lilitan pada sisi primer


Banyaknya lilitan pada sisi sekunden
Fluks maksimum dalam besaran maxwell

N, =N,

=8" """""""'(44)

a. Fluks (6 )
"mm'
b. Lilitan sekunderbila

dengan,

N=N
7D

-v"

uolt

Er- Er- 4,44xf xN, xtb*ruolt

E,

m2

Untuk trafo ideal diatas berlaku pensamaan berikut,

r- Eo- 4,44xf xN, xtF*.uolt

otou

E=E
1P

inti dalam

uolt

E2- Er'4,44xfxN, *Q**xLO-$

Er=

91.

Fluks maksimum dalam besaran maxwell dan fluks maksimum


dalam besaran webe4, hubungannya akan mengikuti persamaan berikuf

Bmr
A"

Er- Eo'4,44xf xN, *Q**xLo-$


E

Transformator

Penyelesaian:
a.

V, = E,

= 2300 volt

Nr=Nr=4800;f=60H2
Et= 4,44x f x Np *@^^x 1o-8 volt
2300 = 4,44x60 x 4800 *@^*x 10-8 volt
@*^

-A:ffi*"-

1,8x Lol maxwett

Transformator

b.E, = 4,44xf xN" *@^*

N,

-##fu

Contoh Soal 4-2

Iilitan primer dan sekundeE merupakan pe6andingan (ratio) transformasi


dari bansformator dan dinyatakan oleh persamaan berikut :

x10-8uolt

4,44x 60 x N" x 1,8 x 105 x

230 =

10-8

93

rclt

=4sotititan

Fluks maksimum pada inti dari tmnsformator 60Hz sebesar 3,76 x


10l maxwell. Trafo tersebut mempunyai lilitan primer sebesar 1320 dan
lilitan sekunder sebanyak 46. Hitung tegangan induksi pada primer dan

Berdasarkan persamaan (aa) maka untuk trafo ideal berlaku perbandingan transformasi berikut,

sekunder trafo!

Penyelesaian:

Jika rugi-rugi trafo tidak diperhitungkan dan efisiensi dianggap tOO


%

maxutell

Q*^

3,76

N1

1320

60 Hz

E1

4,44xf x(-**x N, x 10'8 volt

LO6

lilitan

; Nz = 46

il

4,44x60 x 3,76 x
13200

106

x 1320 x 1'8 tolt

rcIt

4,44xf xQ**xN, x

E2

lilitan

ril

maka:

lO-8 uolt

4,44x60 x 3,76 x 106 x 46 x 10-8 uolt

secara praktis faktordaya primer(pF,


)sama dengan faktor daya sekunder
(PF, ) sehingga:

il

460 uolt

Tegangan induksi pada primer 13200


sekunder 460

volt dan tegangan induksi pada

volt

4"4. Perbandingan

tansformasi.

perbandingDari persamaan (4-1) dan persam aan (4-2) didapatkan


perbandingan banyaknya
an EN{F pada primer dan sekunder sama dengan

It
,il

Pengantar Teknik Tenaga

94

Ustrik

Transformator

95

Penyelesaian:

atau

o' Et

4,44xf xNrxtD^_aolt

4,Mxf NrxB^ xAwlt

Contoh Soal 4-3

520

4,44x50 x 400 xB*x(6Ox

Bm

0,976uebq I

td)

ni

IGrapatan lluks maksimum pada inti 0,g26 weber tn2

Suatu trafo ideal satu fase mempunyai 200 lilitan pada belitan
primer dan 100 lilitan pada sekunder. Jika belitan primer dihubungkan
dengan tegangan sumber sebesar 200 volt dan arus beban sekunder 20

,Nr{t
b. c-d-ffi-o,n

Ampe4 hitung:
a. Arus primer!
b. Tegangan sekunder!

'*, -r- Y:

-0,4-Dz -L[ooaott

Tegangan induksi pada belitan sekunder 1300

volt

Penyelesaian:

..N.r = 20olilitatr ;
Vt

= 200

N2=

loolilitan

uolt ; Ir= Anpt

Nl 2oo
a = rr-1oo=z
I'
=rv,
-o.*\-"1-z+/. *LOAmper
-rl
T
b. E, = E,

4.5. Kondisi Transforurator Secara pralrtis.

/a

Tiznsformator yang telah dibahas sebelumnya adalah trafo ideal,


akan tetapi secrra praktisbetitan trafo mempunyai resistans dan reaktans

bocoq baik untuk sisi primer maupun sisi sekundeq lihat gambar 4-4
berikut:

Fluls

bocor

rt zt

=20O I 2= 100 rrclt

--*It
Contoh Soal 4-4

lilitan primer dan 1000


60 cm'. Jika belitan primer dihubungkan pada sumber tegangan 520 volt dan frekuensi 50 Hz, hitung :
a. Haqga maksimum kerapatan fluks pada inti!
b. Tegangan induksi pada belitan sekunder!

I1

ti)

ot

ILI

Suatu trafo ideal satu fase mempunyai a!0

lilitan sekunder, luas penampang

inti

Nl
Garrbar &t . T?otsfonnator

*ura

pralctis dengan

Wor

Penqantar Teknik Tenaga Listrik

96

Transformator

97

Dari gambar 4-4 tersebut maka Parameter srta Persamaan yang


menyatakan hubungan parameter adalah sebagai beriku!

,. @, =

FluksboorPrimer

b'@,
t'R,
d'R,

Fluks

Resistans belitan

Resistans belitan sekunder

Reaktans

boor induktif dari lilitan primer

karena

fluksboorprimer @Reaktans bocor inauitif dari lilitan sekunder


fluksboorsekunder O,

karena

e'x,

f.x )
g.

(4-13)

boor sekunder

j.

primer

Impedansbelitan primer dinyatakan oleh persamaan

zL=Rr*ixr=^ryx:

Dari pers:rmaan (4-12) dan (413) didapatkan persamaanberikut:

Vr, E, danE, >V,


Contoh Soal 4-5

Suatu trafo penurun tegangan dari 2300 volt menjadi 230 volt, mempunyai daya7il kva dan 60H2. Resistans dan reaktans dari belitan:

X,

Lryr q

Rt = 0,a93ohm ) X, =0280 ohm


R2 = 0,0093

ohm ;Xz=0,oo28dtm

Ti'afo bekerja dengan beban penuh,

h. Impedans

belitan sekunder dinyatakan oleh persamaan

. -rx,
Zr-Rz*iXr=ffi L. ts-'q

.....(4-11)

hihrng:

a. Arus primer dan sekunder!


b. tmpedans belitan primer dan sekunder'!
c. Jatuh tegangan pada belitan primer dan sekunder!
d. Tegangan induksi pada belitan primer dan sekunder!
e. Perbandingan transformasi!

f.

Perbandingan transformasi tegangan!

Penyelesaian:

i.

Karena trafoberbeban maka arus yang mengalirmengakibatkan

rugi tegangan pada primer mauPun pada sekunde4, secara

r./1

ill

-ry

-ffi

-B26,L.4npq

vektor dituliskan sebagai berikut:

,,
Er-V, - I, Z, =V,

-Ir,w

(+t2)

-ffi

b' zr=

-B26L,4npq

^liffi-m
0,295 ohm
ri

Pengantar Teknik Tenaga Ustrik

98

zr=^lq*2,ffi

Arus beban nol disimulasikan oleh induktans murni (Xo) dengan


;rrus magnetisasi ( I* ) dan reaktans non induktif (R ) dengan komponen

*"t ( I. ) yang diparalel menyilang pada rangkaian primer (ihat gambar

0,00295 ohm

".

45) dimana

r, Z, = 326,1 x 0,295 = 96,2 rrclt

I, Z, = 3261x 0,00295 = 9,62 rolt


vI

d.E,
E,

I,

Zr=

-v2* I, Zr= 230 + 9,62 =239,62vo1t

tiv

I
=4ffi=
2300
2,30

4-6. Rangkaian

EE
x--o - =1
dnnR
'-o I p *'-

2300 - 92,6 = 2203,8 volt

Transformator

.(415)

=1
I
&)

Untuk membuat perhitungan maka rangkaian hafo pada gambar


45 hams dirubah menjadi rangkaian ekivalen atau rangkaian pengganti
kafo, yakni tegangan dan arus serta impedans dari kedua sisi disatukan

e,1e8

kesalah satu sisi, bisa kesisi primeratau kesisi sekunder.


Bila rangkaian sekunder ditransferatau dipindahkan kesisi primer
maka besaran tegangan, ams dan impedansnya harus berubah haqganya

-10

(ihat gambar4{) berikut

Ekivden Tiansformator.

Thansformator yang diper{ihatkan pada gambar 4-4 dapat digambarkan rangkaian listriknya seperti gambar 4-5 berikut :
Br- o'R, xo -

zr

\xl

a2

x,

Gambar 4-6. Rangkaim sekunder trafo ditranst'er

ke

z2

Bz

xz

Perubahan haqga besaran tersebut diatas,


samaan

Gambar 4r5. Rwtgl,aian lbtrik ilmi trafo berbebot

berikut:

primer

akan mengikuti

Per-

1
Pencantar Teknik Tmaga Listrik

100

o.driz ".
e.Vr-

o2 R2

I2/o
OV,

; b.Xz- o2X2
; d. E'z - a E2 - El
;f.dt-o2Zs,

Transformator

dengan,

...(416)

zr-Rr+ixr-W,
Lrgr,1
dr- dr*i Xz-n\ffi
. ;,+
't1iR,
,,-i
*"- *-i+

FIurBu tegangan, arus dan impedans dari sisi sekunder yang telah
disesuaikan dengan memPer3unakan persamaan (4-16), berarti besaranbesaran komponen

di

(418)

og--o

sisi sekundertelah ditransferkesisi primeq sehingga

gambar 4-6 dapat digabung dengan gambar 4-5 menjadi gambar rangkaian ekivalen yang sebenarnya dari trafo, lihat gambar 4-7 berikut :

It

101

Contoh Soal

Suatu kafo 23OO/230 volt, 50 Hz mempunyai parameter sebagai

zl
oz

zr
f__-z\=_r
'Rl
x1

4{

q:T

berikut:
R, =O286ohm ;X, =Q73ohm
Q' = Q319ohm ;Xr=O,7goirun
Ro

vL

=250ohm

iXo = 1250ohm

Impedans beban sekunder


I1

= 0,387 + i 0,29

Dengan memperyunakan rangkaian ekivalen sebenarnya, hifu ng

a. Arusprimer
b. Arus sekunder
c. Arusbeban nol
d. Faktor daya input (masukan)

Gambar 4-7. Rorylaian ekiaalm ymg sebenwnya dwi trmst'omdor.

Dari rangkaian ekivalen tersebut dapat dihitung impedans total


rangkaian yang diberikan ke sumber tegangan V, sebagai berikut

I
i

Ztobl--Z-+I

Zt

Zo

(2, + Zr)

Zo+2,

*zt

e. Daya input (daya masukan)


(daya keluaran)
g. Rugi tembaga prime4, sekunde4 rugi inti dan efisiensi.

f. Dayaoutput

Penyelesaian:

.(+L7)

o =#-

loizp-

o,B8?+

jo2g

I
Transformator

z"=

oz

z"-

1oo (0,38? +

0,29)

38,?

e.

+i29

Zz * \ =

0,319

+j

0,73 + 38,7

=
Y=

39,02

+j

29,79 = 49,0

+j

29

cos

0r = 2300 x 54,8 x 0,832

g.

RuSl tembaga primer = 54,82 x 0,286 = 860 watt

Efisiensi

4622 x 38,?

82,7 kur

4522 x 0,81g = 680

watt

vl

?;no

=H x 100 % 7B,B%

Penyelesaian soal trafo dengan mempeqgunakan rangkaian ekivalen yang sebenarnya memerlukan ketelitian, sehingga lebih mudah bila
dipergunakan rangkaian ekivalen pendekatan, dimana rangkaian pe-

= 290 LL',ff
Le

nguat pada gambar

0286+j0,79+4l,4LgY

zt+ffi

Daya output

Rugi inti = 9262 x %0 =20,6 kw

i=240+j48=246tll,*
,o,
Zo+ Z + Z" = 39,02+j29,78+240+j48

z"(zr+\

f.

Rugi tembaga sekunder

L g?,f

(0,004'j0,0008)

a'Ir=

input = V, I,

= 105 kw

= 48,4 L96,80
dr= 0,319+j0,37

Zo=

Daya

r03

L7 dipindahkan ke teminal primer seperti gambar

4Sberikut:

X"l
2300

42

b'

Lf 3g,T

54,8

I, = lr x Z,-2,,
4=

54,8

=
d. Faktor

Z"

Z"+72+\

54,8

54'8

L -.s'f

L -33,r x 0,845 L -4,f


Zi,

c.Io=Ir*

-gg,T

54,8

daya input = m

3tl,f

46,2

-gg,T

L -33,7 x 0,169 L 2L,f -

9,26

= 0,8t12 mengikut

245
290

LL$o

L5,

Z -38o

L 37'f
290 L l',e
49

L -Lt

Gambar 4{.. Rmgknian ekiaalm pendekntan ilmi transformdu.


Rangkaian ekivalen pendekatan tersebut masih dapat disede*anakan bila arusbeban nol (Io ) cukup kecil, sehingga dapat diabaikan, dan
gambar 4-8 menjadi lebih sederhana seperti gambar 4-9 berikut :

'l
101

Pengantar Teknik Tenaga

Ustrik

d. Impedansbeban

rt'r,

E.

1(E

Transformaia

^--l*

berdasatkan sisi primeg

d"-i,*jxt-o2R7*io2x,

wn)

e. Arusprimeg

Garnbar

4-9. Rangkaian ekiaalenpenilckattut

ilari trafo d*gan mengabailan

f.

Regulasi hafo berdasarkan sisi primeg

arusfubmtnol.

Parameter rangkaian trafo seperti gambar 4-9 tersebut akan


mengikuti peniamaan berikut :
a. Resistans ekivalen tr:afoberdasarkan sisi primeq,

b.

Reaktans ekivalen trafo berdasar*an sisi prime4

Sebaliknya bila parameter rangkaian trafo dipindahkan atau berdasarkan atau dilihat dari sisi sekundeg akan mengikuti pem:rmaan
bedkut:
a. Resistans ekivalen trafoberdasarkan sisi sekunder

8,

R"z- R)r+ Rr- -n+


o

c.

Impedans ekivalen trafo berdasarkan sisi primeq,

Transformator

b. Reaktans

t07

&.7. Penguj ian Transformator.

ekivalen trafo berdasarkan sisi sekundet

ldaksud dan tujuan pengujian trafo adalah untu[< mengetahui watak


kerja trafo, dengan memperhitungkan empat parameterutama yakni:
1. Resistans ekivalen berdasarkan primer (Rur) atau berdasarkan sekunder (R

c.

boor ekivalen berdasarkan prime(X"r) atau berdasarkan


sekunder(X.).
3. Konduktansrugi inti Go (kebalikan rcsistans Ro).

Impedans trafoberdasarkan sisi sekunder

d. ftg"ng".

Reaktans

4.

Suseptans magnetisasi Bo (kebalikan reaktans Xo).

Keempat parameter tersebut dapat dengan mudah ditentukan


melalui dua macam pengujian yakni :
1. Pengujian beban nol.
2. Pengujian hubungsingkat.

masukan (input) berdasarkan sisi sekunder

Masing-masing pengujian akan dibahas berikut


,d Pengujian bebannol.
a. Maksud dan tujuan pengujian:
1. Menentukan rugibeban nol atau rugi inti.
2. Menentukan harga Xo dan Ro .
b. Rangkaian pengujian.

nlo -u,
e.

,).

2.

Arusmasukan (input) berdasarkan sisi sekunde4

IL- Iz- Ito


f,. Regulasi

(4"29)

trafoberrdasarkan sisi sekunder

Tts
Gambar tl-70. Rorylaim

Regulasi

=W

xtoo%

..(4-30)

Wpiifrl

TT

bebm nd

iloi tr$o.

c. Cara pengujian

l.

Pasang meter yakni voltneteg amperemebr dan wattmeter


pa& sisi tegangan rendah dalam hd ini a&lah sisi primer

f'*"r*ffi

{
Pentantar Teknik Tenrg.

108

U*rik

109

Transformator

2. Sisi tegangan tinggi atau sisi sekunder dibiarkan terAuka


(beban nol).
3. tvlasukkan Egangan V, (tegangan nominal) pada terminal sisi

primer
4. Catat daya inputbeban nol (% ) p"ar wattmeter, arusbeban
nol (IJ pada amperemeterdan tegangan V, pada volhneter,
d. Analisis.

Daya input beban nol (Wo) yang dibaca pada wattmeter adalah
sebagaiberikuf

Woloo= V. I oeO

I)L

->

COS@o

I, cos @o
- fO sin0o'(ll;I
XoL)LoL0)
= V-/I :^B =V-/I

Arusbeban nol (o) amat kecil jika dibandingkan dengan arusbeban


penuh primeg hanya sekitar 2 sampai 3 % , oleh karena itu rugi
tembaga primer dapat diabaikan, sehingga secara praktis daya
inputbeban nol (Wo) dipergunakan untuk mengatasi rugi-rugi inti.

Gambar

4-77. Rangknian

pmgujim hubung singlat tr$o

c. Cara pengujian.

1.

Pasang meter yakni waftmete4, voltmeter dan amperemeter pada


sisi tegangan tinggi.

2.
3.
4.

Sisi tegangan rendah dihubung singkat.

Beri tegangan pada sisi TT (sisi primer) dinaikkan sedikit demi


sedikit sampai arus hubung singkat TR sama dengan arusbeban
penuh trafo.
Catat daya input primer (W") Rada wattmete4, arus primer (I".)
pada amperemeter dan tegangan input (V".) pada voltmeter.

d. Analisis.
B. Pengujian hubung singkat.

a.ldaksud dan tujuan pengujian.


1. Menenfukan impedans ekivalen 2", dan 2", rcaktans boor
ekivalen X", dan X", dan resistans total dari trafo berdasarkan
beli tan dimana alat-alat ukur d ipasang. Dengan diketahuinya 2",
hnZ.zmaka iatuh tegangan total dalam trafo berdasarkan sisi
primei atau sisi sekunder dapat dihitung sehingga regulasi trafo
dapat ditentukan.
2. Menentukan rugi tembaga pada waktu beban penuh (pada
sembarang beban). Rugi ini dapat di pergunakan untuk
menghitung efisiensi trafo.

Pemberian tegangan pada sisi TT hanya berkisar antara 5 sampai 10


% dai, tegangan nominal, maka fluks yang terjadi pada inti juga

hanya sekitar 5 sampai 70

7o

dari fluks nominalnya, sehingga rugi

inti sangat kecil dan daya input yang terbaca pada wattmeter
merupakan rugi tembaga. Untai ekivalen trafopada kondisi hubung

singkat adalah sebagai berikut

t'r=t'' = t"

R.l

&l

z-EI

vi:

b. Rangkaian pengujian.

Gambar 4-12. l-lntai

ekio atm tr afo dalam l,eadam hubung singknt.

Jika

Vs. adalah

tegangan yang dibutuhkan

untuk mendapatkan

arus beban penuh pada waktu hubung singkat maka

z.eI - v8c'tLI
W"" = I? Rt

\,

-,

={7?

Contoh Soal4-7

Z"z =

Vul12= 15/10= 1,5ohm

a=

2001400

=0,5

z.el = \Z.z= (0,5)2 x 1,5 = 0,375 ohm


tr'' R"2 ' W". * Re2 = 85/100 = 0,85 ohm

wscl/fl

R"t -

111

Transformator

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

110

R.el

x-EI

/ 400volt,SOHz, untai ekivalennya didapatkan dari data pengujian berikut:


Pengujian beban nol :200volt;0,7 amp;7Owatt, pada sisi TR.
Pengujian hubung singkat : 15 volt; 10 amp ; 85 watt pada sisi TT.
Hitung: Tegangan sekunder bila melayani beban 5 kw pada faktor daya
0,8 mengikut dan tegangan primer200 volt.
Suatu trafo fasa tunggal 200

(0,5)2

^2R.2=

,lm
er

el

x0,85 = o,21ohm

-{W=o,sror,,,

Output dalam kva = 510,8 = 625


Dari pengujian beban nol dan hubung singkat tersebut didapatkan
parameter trafo, sehingga untai ekivalen pendekatan dapat digambarkan
sebagai berikut:

Penyelesaian:

Dari pengujian beban nol

V, Iocos@o=W

200x0,7xcos@

=74+

ce@^ = Orb
sin

/,

ro cos

(Do

= 0,7 x 0,5

(D

= 0,866

0,35

Arus output =

ampr

Z.r=

n = Io sin oo = 0,7 x 0,866 =


R" = Vt/ I.=200/0,35
= 571,4 ohm

0,606 smper

= vr/Ir=

2oo / o,6o6

\z=

,#tolo -

15,6 Amper

1,5 ohm ; R"z = 0,85 ohm

(1,5)2

(0,85)2

=\24olun

Jatuh tegangan total berdasarkan sisi sekunder

330ohm

= Iz @"2 cos O, + X", sin Or)

Dari pengujian hubung singkat :


Dalam pengujian ini alat-alat ukurditempatkan pada sisi sekunder
yakni sisi tegangan tinggi (TT) dan belitan sisi tegangan rendah (IR) atau
primer dihubung singkat sehingga :

=
Y2
a

15,6 (0,85 x 0,8 + 1,24 x 0,6) = 22,4uolt

= 400 -22,4=377,8uo\t.

q
172

4-8.

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

Transformator

Daya keluaran trafo dalam besaran

Efisiensi Transformatoe

Efisiensi dari setiap peralatan dalam bidang teknik adalah daya


keluaran dibagi dengan daya masukan (input), dapat dinyatakan dalam
penen (7o) atau dengan persamaan :

Po = V2

(n) -

.......(431)

rrorr*nxLOO%
HP*r

Rugr

........

Daya masu*an

ffi

W dari pengujianbeban nol


b' R,rg, tembaga = fz Rrrdari pengujian hubung singkat.
P" =

11%

vr$us o2 (1oO)

(435)

VrI,creib,+P"*PzR"z

............(+g2)

ContohSoal4-8:

Dengan demikian efisiensi trafo berrdasarkan rugi-rugi yang ada

Eflsiensi ( 11 ) =

cos @,

Berdasarkan daya keluaran dan rugi-rugi maka efisiensi trafo:

Dari pengujian beban nol dan pengujian hubung singkat didapatkan rugi total pada trafo sehingga :

Daya masulran = Daya keluaran +

I,

watt

Rugi hafo:

a. Rugr inti

Efisierui

113

- \.

Rugi

xl00

7o

atau,

Suatu trafo satu fase 25 kva ;22N/20 volt mempunyai resistans


primer 1,0 ohm dan resistans sekunder 0,01 ohm. Hitung efisiensi pada
waktu beban penuh dengan faktor daya Q8 , jika rugi inti dari trafo sama
dengan 80 % dari rugi tembaga pada waktu beban penuh!
Penyelesaian:

Efisiensi(q)

- 1-

\Rusi
Dayatnosukon ]r

,oo % ... (4-ss)

a = 1,f,?OOf2zO =
]0;R"r= Or**
\, = 0,01-#=0,02ohm'^,
Arus beban penutr sekun der I, W

!L3,6 Amp

Rugi tembap pada waktu beban penuh


atau,

P^=I?R"z
I

Efisbnsi(q) -

Dryo

Rugi inti P" = 8O % x258 = 206,4 watt


Rugi total = 258 + 206,4= 464,4watt

neuratanl

W:i;,*,]+ |

= (113,6)2 xa,o2= 258 watt

xL00% ....(+34\
Rusi

Da5iaoutput

= Po =YZIZosO, =25x0,gkw
= 20.000 watt

fl
115

Transformator

Efisiensi

Qr%)=ffi7ffi

=s7:7

Efisiensi sepaniang hari

sepanjang hari atau


Pada trafo yang komersial dikenal efisiensi
efisiensi operasional selama

2aian

dengan Persamaan

1oo

s7%

4-9. Tlansformator tiga fase.

Suatu trafo satu fase, 5 kva mempunyai rugi

inti

35

watt dan rugi

tembaga4owattpadawaktubebanpenuh.Trafobekeriadengantakaran
jam' kemudian bekeria
kva peluh dan faktor daya 0,8 mengikut untuk 6
0'5
a"r,gur, setengah takaran kva untuk 12 jam pada faktor daya
mengiku! selanjutnya tidakberbeban selama 6 jam'
Hitung efisiensi sepanjang hari dari trafo tersebut!
Penyelesaian:
4O = 10

watt

=6x40=240watt
Rugi tembaga O,5beban penuh selama 72iam

=12x 10 = 120watt
Rugi tembaga total selama 24iam
=240 + 1?.D = S60watthour = 0,36 kwh
0'84 kwh
Rugi inti selama ?Aiam =24x3i5 = 840 wh =
n"gi t"taf sehma Z4iarn = 0,36 + 0,84 = 12 kwh
24lam = 6 x daya keluaran pada waktu beban
UnJrgi keluaran
""t"^u
penuh = 6 x 5 x O'8 + \2 x 2 5 x
penuh + 12 x setengah daya Leluaran beban

Q5 = 39 harh.

"*r,

ContohSoal4-9:

Rugi tembaga pada beban penuh = 40 watt


Rugi temUaga setengah beban prenuh=(05)' x
Rugi tembaga beban penuh selama 6 iam

n att - tuy

Pembangkitan tenaga lisbik dan pengirimannya sampai konsumen,


biasanya dilakukan dalam sistem 3 fase, dengan demikian dibutuhkan
hafo tiga fase pada pembangkit untuk menaikkan tegangan dari tegangan
pemban gkitan menjadi tegangan tmnsmisi, j uga di distribusi un tu k menurunkan tegangan dari tegangan transmisi menFdi tegangan sub hansmisi
maupun ke tegangan distribusi.
Konstmksi tnafo 3 fase sama halnya seperti pada trafo satu fase yang
terrdiri dari jenis inti dan jenis cangkang juga dapat merupakan satu
kesatuan trafo 3 fase teqpadu, tetapi juga dapat disusun dari tiga trafo satu
fase menjadi satu trafo 3 fase.

Dalam hal konstruksi satu trafo 3 fase yang disusun dari tiga trafo
satu fase, maka ketiga trafo satu fase tensebut harus identik kalau tidak
maka akan timbul kesalahan yang fatal, apalagi kalau kapasitas trafo
tersebut cukup besar
Pemilihan apakah mempergunakan satu trafo tiga faseyangterpadu
atau satu trafo tiga fase yang disusun dari tiga hafo satu fase disesuaikan
dengan kebutuhan.

Dalam bidang ketenagaan listrik untuk tegangan sistem dibawah


230 kv dapat dipergunakan satu kesatuan trafo tiga fase teqpadu, tetapi
un tuk tegangan si stem lebi h tinggi dari 230 kv dapat mempeqgu nakan sa tu
trafo tiga fase yang disusun dari 3 buah trafo satu far, karena masalah
pengangkutan dari pabrik pembuatan ke lokasi dimana akan dipasang.
Adapun hubungan trafo 3 fase adalah sebagai berikut:
1. Tiga fase hubungan bintang/bintang (Y/Y)
2. Tiga fase hubungan delta/delta ( / L)
3. Trga fase hubungan bintang/delta (Y

A)

atau sebaliknya delta/bintang (A / Y)


4. Tiga fase hubungan delta terbuka N / V)
5. Tiga fase hubungan Scott Cf / T)

H
Pengantar Teknik Tenaga Listrik

176

Transformator

Pertanyaan

Soal

1. Apa kegunaan dari transformator?


2. Bagaimana konsbrrksi tnansformator? Terangkan !
3. Terangkan prinsip kerja dari transformator!
4. Terangkan apa yang dimaksud dengan transformator ideal !
5. Terangkan perbandingan transformasi (nisbah atau ratio) pada trans-

1.

2.

formator!

6. Terangkan kondisi transformator scara praktis!


7. Gambar dan terangkan rangkaian ekivalen yang sebenamya

dan pen-

dekatan dari transfotmator!


8. Mengapa transformatorperlu diuji? Terangkan cara pengujiannya.
9. Terangkan apa yangdimaksud dengan efisiensi dari transformator!
10. Terangkan mengapa pada sistem tenaga memerlukan pemakaian transformator tiga fase! Terangkan jenis hubungan transformator tiga fase!

3.

777

Iatihan

Suatu trafo fase tunggal 50 Hz dipergunakan untuk menurunkan tegangan dari 2200 volt menjadi 250 volt Luas penampang inti 36 cm2 dan
kerapatan fl uks maksim um 6 Wb / m2 . Hitrng banyaknya li li tan prim er
dan sekunder!
Suatu trafoZi kva mempunyai lilitan primer sebanyak 500 dan lilitan
sekunder 50. Primer dihubungkan dengan sumber tegangan sebesar
3000 volt, 50Hz Hitung arus primer dan sekunder untukbeban penuh
jika trafo ideal!Bempa fluks pada inti, dan EMF sekunder?
Suatu trafo 4&0/230 vol0 60I12;7,5kva,iika di andaikan trafo ideal,

hitung:

a. Peftandingan tmnsformasi!
b. Arus primer dan sekunderjika

beban penuh!

4. Suatu trafo 30 kva;24U0/120 volg 50112 mempunyai


R, = 0,1 ohm ; Xr = 0,22ohm
R, = 0,035

ohm;

parameter:

X, = O012 otrm

Hitung:

a. Arus primer dan sekunderbila berbeban penuh!


b. Impedansbelitan primerdan sekunder!
c. Jatuh tegangan pada belitan primerdan sekunder!
d. Thansformasi, EMF pada primerdan sekunder!
5. Suatu

trafo 2300/230 volt,50 Hz mempunyai parameter:


X, = 0,73 ohm, Ro = 250 ohm

R, = 0286 ohm,
Rr' = 0,319 ohm,

Xr' = 0,73 ohm, Xo = 1250 ohm


Impedansbeban sekunder Zt= 0,N7 + j0p9
Pergunakan rangkaian ekivalen pendekatan untu k m enghitung :
a. Arus primeq, sekunder dan beban nol!
b. Faktor daya input daya input dan daya output!
c. Rugi tembaga primer sekunde4 rugi inti dan efisiensi!
d. Regulasi berdasarkan sisi primer maupun sisi sekunder!
Suatu trafo fase tunggal ZO0 /4OO volt, 4 kva, 50 FIz mempunyai data
pengujian berikut:
Beban

nol

200 volt

,0,7 amp,70 watt

pada sisi tegangan rendah (TR)

3f

118

Pengantar Teknik Tenasa Listrik

watt
pada sisi tegangan tinggi (IT)
Hitung haqga dari Ro i Xo i R.r i X.r *tu persentase rcgulasi waktu
Hubung singkat

7.

15

volL

10 amp, 80

beban penuh dengan faktor daya 0,8 mengikut.


Suatu trafo fase tunggal23[[/230 volt 15 kva dengan data pengujian
hubung singkat : 45,7 volt ; 6,52 amp ; 170 watl, meter-meter di sisi TT

Hitung

a. Resistans, rtaktans dan impedans ekivalens berdasarkan

b.

sisi

MESIil TAI( SEREMPAK


tMESrlr I]{DUKST}

tegangan tinggi maupun sisi tegangan rendah.


Regulasiberdasarkan sisi tegangan rendah untukfaktor dayaO,773

mengikuti.
8. Suatu trafo fase tunggal 10 kva, flO/?fl volt,50 Hz mempunyai parameter:
Rr = 02 ohm; X, = 0l ohm; Ro = 1500 ohm
Rz = oSohm;X, = o,1ohm; Xo = T5oohrrr
Hitung angka pembacaan meter untuk aruq tegangan dan daya pada
waktu pengujian beban nol dan pengujian hubung singkat!
9. Suatu trafo 4 kva,240/ 4O0 volt, flI1z, satu fase dengan data pengujian:
Beban nol
: 200 volt; 0,8 amper; 70 watt

mu m.
Mesin listrikbaik arus seamh maupunbolakbalikterrdiri dari generator dan motor sehingga untuk mesin tak serempak ini dapat dibagi :
1. Generator Thk Serempak, sebagai pembangkit tenaga listrik, akan
5-1. U

pada sisi tegangan rendah (TR)

Hubungsingkat

l75vol9 9amper7S0watt
pada sisi tegangan tinggi (IT)

Hitung:

a. Efisiensi beban penuh dengan faktor &yal dan faktor daya Q8.
b. Tegangan pada sisi sekunderbila melayani beban penuh dengan
I 0.

faktordaya 1 dan faktordaya 0,8.


Suatu trafo fase tunggal I 00 kva mempunyai rugi tembaga beban penuh
1,5 kw dan rugi inti beban penuh 15 kw. Tiafo bekerja dengan beban
penuh selama 3iam, setengah beban penuh selama 4P*, sesudahnya
tidak dibebani. Hitung efisiensi sepanjang hari dari hafo tersebut!

2.

tetapi jarang dipergunakan, kadang-kadang dipergunakan dalam pengreman regeneratif yakni bila motor tak serempak beqputar melebihi
keepatan sinkronnya maka secam otomatis motorbekerja sebagai generator dan ber{angsung prcses pengrreman.
Motor thk Serempak (motor asinkron atau motor induksi) yang banyak dipergunakan di pabrilg industi dan peralatan-peralatan rumah
tangga sebagai penggerak atau penghasil tenaga mekanis.

Motor induksi dapat dibagi :


1. Bendasarkan prinsip kerfa:
a. Motor induksi rotor sangkar dan motor induksi rotor belitan
(lihat gambar!1 dan A2).
b. Motor komutator seri, kompensasi, shunt dan repulsion.

2.

Bendasarkan arus dan tegangan


a. Tiga fase

b. Satu fase

Pengantar Teknik Tenaga

720

3.

Berdasarkan kecepatan

a. Bervariasi
b. Bisa di atur

4.

Ustrik

Berdasarkan stmktur
a. Te$uka

b. Tertutup

c. Setengah tertutup
d. Berventilasi

Mesin Tak Serempak (Mesin Induksi)

5-2.

721

Konstruksi Motor Induksi.

Konstruksi motorinduksi terdiri dari :


L. Statar, bagian motor yang diam.
2. Rdor, bagian motor yang berputar.
3. Celah udarq adalah ruangan antara stator dan rotor.
Konstruki stator (lihat gambar 5-3) terdiri dari
a. Rumah stator dari besi tuang.
b. Inti stator dari besi lunak atau baja silikon.

c.

Alur dan gigi materialnya sama dengan inti, alur tempat

meletakkan belitan.
d. Belitan stator dari tembaga.

Belitan stator dirangkai untuk motor induksi tiga fase tetapi juga dapat
dirangkai untuk motor induksi satu fase, disamping itu juga dirangkai
untuk jumlah kutub tertentu.

Gambar 5-7. Motar lniluki rotor sanglar tigafase, kelihatan rdornya-

Gambar 5-3.Stdor motor iniluksi.

Gambar

5-2.

cincin
Motor inituksi rdw belitan tiga fase, kelihatan rdor dmt
Seserny&

,f
Pengantar Teknik Tenaga Listrik

722

Korctruksi rdor, (ihat gambar 5-4 dan gambar 5-5) terdiri dari :
a. Inti rotorbahannya sama dengan inti stator.
b. Alur dan gigi materialnya sama dengan inti, alur tempat meletakkan

belitan.

c.

Medn Tak Serclrrp& (M6in Indukci)

tz3

stabr dan robr membenhrk rangkaian magnetis, berbentuk silinyang


simebis dan diantaranya tedapat oelah udara Celah udara
,dris
'antaria stator dan rotog kalau terlalu luas maka
efisiensi mesin rendah,
sebaliknya jika terlalu sempit menimbulkan kesukaran mekanis pada

Belitan rotorbahannya dari tembaga, dari konstruksi lilitan akan memberikan dua macam rotoryakni:
i. Motor indubi dmgan rdor sanglar alaa rator lotrung.

mesin.

ii.

Prinsip keria motor induksi tiga fase berdasarkan induksi elektomagnetiq yakni bila belitan/kumparan stabr dibri sumber tegangan
bolak-batik 3 fase maka ans akan mengalir pada kumparan tersebuL
menimbulkan medan putar (garis6aris gaya fluks) yang beqputar dengan
keepahn sinkron dan akan mengikuti pesamaan

Motor in"dutsi dmgan'rdor belitan.

d. Potos atau as.


Cincin

F3. Prinsip Kerja Motorlnduksi.

Na
dengan:

N
f
P
Gambar i4.Rotar sangkm dmimdor indulst'

= Kecpatan putardari medan putarstatm dalam rpm.


= Frekuensi arus dan tegangan stabc

=Banyaknyakutub.

C,aris-garis gaya fluks dari stator tersebut yang berputar akan


memotong penghantar-penghantar mtor sehingga pada penghantarpenghantar tersebut timbul EMF @ektro Mobris Forae) atau GGL (Gaya
Gerak Usbik) atau tegangan induksi.
Berhubung kumparan rota merupakan rangkaian yang tertutup
maka pada kumparan tersebut mengalir arus. Arus yang mengalir pada
penghantar rotor yang berada dalam medan magnit berputar dari stator
maka pada penghantar rotor tersebut timbul gayagaya yangbelpasangan
dan berlawanan arah, gaya tersebut menimbulkan torsi yang cenderung
memutar mtomya, rotor akan berputar dengan kecepatan putar (N)
mengikuti putaran medan putarstator(N ).

Gambar 5-5.Rdor belitan ilari motor induki.

Penqantar Teknik Tenaga Listrik

124

L$1. SIIP

(S).

Slip timbul karena perbedaan perputaran medan putar stator dan


perputaran rotor,
Ada tiga macam slip:
1. Slip mutlak dinyatakan oleh persamaan :

c. Frekuensi arus robrjika slip 0,03.


d. Frekuensi rotor pada waktu diam.
Penyelesaian:

Pn.f
a.N= Jr
p4 =
s

N -N

b.SZ

Slip pecahan, dinyatakan oleh persamaan

s-

-T-

Nr

N.N
ar

c.

Ns

120.50
i:-:::
- l*O fpm

->

o'04

1s00-N
= - 15mJ

'1"440 rpm

f = S.f = O03x50=

d. Pada waktu

diam

S=

15 rF

90 rpm

f'=t'=ilcps=SOHz
3. Slip dalam
s

percen (%), dinyatakan oleh persamaan:

Contohsoal5-2:

N-N
=

-#tv

x 100

.........

Motor induksi 3 fase, 6 kutub 440 volt, 50 Hz bekeria dengan beban


........(5-4)

penuh pada kecepatan 9501pm.

Hitung:
a. SIip.

S}2. FREKUENSI ARUS ROTOR.


Pada waktu mtor masih diam maka frekuensi arus rctor sama dengan frekuensi arus stator ($. Waktu rotor berputar maka frekuensinya
(f ') akan dipengaruhi oleh slip yangmengikuti persamaan:

b. Frekuensi arus dan tegangan rotor.


Penyelesaian:

ry=
= 9fl

u'N,=
N,

f-S

s=

Contohsoal S-t :

7O00 rpm

rPm

N-N
",; ,',

_ ,oT*r, = 06 ataa 57o

Mobrinduksi

3 fase,4

kuhrbbekeria dengan sumbertegangan yang

fiekuensinya 50 l1z. Hitung :


a. Keepatan me&n putarstator.
b. Keepatan rotorjika slip O{N.

b.

f' -

S.f

= O05 x 50 = 2,5 Hz

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

72,6

5-{. Rangleian Rotor Motor Induksi.

Belitan/kumparan rotor kalau digambarkan seczlra rangkaian listrik, gambarnya sebagai berikut :

727

Mesin Tak Serempak (Mesin Induksi)

Demikian pula dengan raktansnya pada waktu rotor berputar


diberi simbul dengan Xr" dan akan mengikuti persamaan :

Pada saat rotorberputarmaka arus rotor

E*

R=

SE,

8, (:P)
E,
Gambar 5-6. Rwtg?'nimtrdor motor iniluki.
Keterangan gambar
Rz

Xz

!6

Resistans/tahanan/hambatan dari kumparan rotordalam ohm (Q)

perfase.
Reaktans kumparan rotor pada waktu masih diam dalam ohm

Dari rangkaian rotor tersebut dapat dituliskan

Rz/s

= Rr * Rr

(A) perfase.

*, (T)

I, =
Ez

adalah simulasi beban dari motor induksi.

Persamaan tersebutdikalikan dengan

Arus yangmengalir di kumparan rotor dari induksi.


EMF (GGL) atau tegangan induksi yang dibangkitkan oleh
kumparan roto4, pada waktu rotor masih dalam keadaan diam,
dalam besamn volt.

Pada waktu rotorberputar maka EIvIF (GGL) atau tegangan induksi

pada kumparan rotor diberi simbul dengan Er" yang mengikuti persamaan:

lI-#]

rrz

Rrts

= rr'Rr*

Ir'

Il, menghasilkan

", [=']

.....(b-e)

dengan:

tfnts
2Z

Daya yang diterima rotor (Pr), atau daya input rotor


(daya masuk rotor) atau daya yang ditarik oleh rotor

z.f)a n

Rugi-rugi tembaga rotor atau daya yang hilang


berupa panas (P

Pengantar Teknik

128

s.4

.,[T]

_
-

Ten4g{lslqlk

tv{9q,!4

Tak Serempak (Mesin Induksi)

Daya keluaran (output) rotor berupa daya mekanik


(P^) atau daya output rotor yang masih kotor (groos

Dayamasukrotor =

6 Kt/foe
= ff

output)
Dari butir 1,2 dan 3 didapatkan bahwa

129

LAoKw/fase

b. Frekuensi arus rotor

i-fr-".fi*o,o5x60Hz
n s*;;uasa
[*".1

.
[D"v;

ff"u

rr, )]

..

fz-8Hz-BrPS-Bcps

(b-10)

5-5. Rangkaian

Dayo rneha

ih

(P

m) -

s) x daya mosuk

rctor

(P

r)

...... (5'1 1)

Ekivalen Motor Induksi.

Rangkaian ekivalen atau untai ekivalen atau rangkaian setam atau


rangkaian pengganti berguna untuk menyelesaikan analisis perhihrngan
motor induksi. Ada dua mactm rangkaian ekivalen:
1. Rangkaian ekivalen yang sebenarnya.
2. Rangkaian ekivalen pendekatan
S5-1. Rangkaian ekivalen yarqg sebenarnya.
Rangkaian ini dapat di turunkan dari rangkaian listrik motor induksi

P-:P
zrncu :P

berikut:
z2

Zl
Contoh soal 5-3

Rl xl

B2

X2

Motor induksi 3 fasa rotor kurung4 kutub & Hz sedang bekerja pada
keepatan 1710 qpm. Rugi tembaga rotor6 Kw/fasa. Hitung :

a.
b.

Daya masuk rrctor


Frekuensi arus rotor.

rfr

a,

Penyelesaian:

120.f
a.Ns --;-

Na
sl

120x60

Gambar 5-7. Rang$aian listrik motar induksi.

-\pri7

L7L0 rpm

N8r-N
Na

1800

1710

1800

0,05 atau 5

9o

Rangkaian lishik motor induksi tersebut terdiri dari:


1. Rangkaian lormparan stator.
Rangkaian ini baik komponen maupun besarannya sebagai berikut

R, =

Resiitans atau hambatan atau tahanan kumparan stator


dalam ohm (A) perfase.

Pensantar Teknik Teqqtt LlqErk

130

x
R

Reaktans kumparan stator dalam ohm perfase


Resistansrangkaian Penguat dalam ohm (Q ) perfase atau
disebut konduktans (Go) yang besamya sama dengan

I7
Io

E
1

sesudah dipindahkan ke stator akan mengikuti persamaan-pers:rmaan:

E,

Arus yang mengalir pada kumparan stator bila motor

I,

ti dak berbeban (beban

131

Dari gambar F8 tersebut maka hubungan komponennya sebelum dan

/Ro.
Reaitans rangkaian penguat dalam ohm (Q ) perfase atau
disebut suseptans (Bo) = 1/Xo.
Ams yang mengalirpada kumparan stator dalam Amper
perfase jika motor berbeban.
1

X=

Mesin Tak Serempak (Mesin Induksi)

nol) dalam Amper perfase'

Tegangan masuk atau tegangan yang diberikan ke


kumparan stator dari jala-jala (sumber energi listrik)
dalam besaran volt perfase.
(Y) maka
Jika kumparan statortiga fase hubunganbintang
Vr,
/'/T ),
V, sama dengan tegangan antara fase 0, =
Vrr'
adalah
soal
pada
ydngdiberikan
EMF atau GGL atau tegangan induksi pada kumparan
stator dalam volt perfase.

xz = o2 x2 ....

(5-16)

Rangkaian KumParan Rotor.


I{angkaian kumparan rotor ini seperti yang telah diberikan (lihat
gambar 5-6). Untuk mendapatkan rangkaian ekivalen maka rangkaian
kumparan rotor harus disesuaikan besaran dari komponen-komponennya
yakni dipindahkan atau dilihat pada sisi stator dengan memperhatikan
perbandingan transformasi, lihat gambar F8 berikut :
zz

I^ ,--*---r

Rt,

n,

tfr) rj

Keterangan persamaan di sebelah

NKw
I1
o = tt5@
N
I
N
2
Kw
,
Kw
z.
K

'o' R, x', -o2 x,

a;

rfr

K1
o

= Perbandingan transformasi

= Banyaknya lilitan kumparan s[ator


= Banyaknya lilitan kumparan rotor
= KP, x Kd, = Faktor belitan stator
= KPzx Kd, = Faktor belitan nrtor
= Faktor kisarbelitan
= Faktor distribusi dari belitan

Setelah besaran dari komponen kumparan rotor dirubah yakni

Gambar 5'8. Rorylaiot

rdo

nntor induki y mg dilihat/ dipindahtat kxisi

stdu.

dili-

hat (dipindahkan) ke stator maka rangkaian ekiaalm yang sebenmnya dapat


digambarkan sebagai berikut :

P"ng"nt"tT4.iL&ry!g]5[

732

Mesin Tak Serempak (Mesin Induksi)

3. Impedans
Z,

Gambar 5-9. Fangkaian ekioalen yo18 s&entrnya dari rutor induki.

rotor yang telah dipindahkan ke stator.

=R2/S+iXz

z,')q7

*J (8" )

4. Impedans

Z.^,-,
totat=

'7

LEt

t#]

(s-1

total dari rangkaian yang diberikan kesumber tegangan V,

Jika diperhatikan rangkaian ekivalea motor induksi dirbelah sama


dengan rangkaian ekivalen trafo yang telah dibahas Pada bab 4, untuk

motor induksi rangkaian sekundemya berputar sedang untuk trafo tidak.

133

Z, *
'

ZZ^
=
-a
z^ * z,

| Ztunt
Lw'

IL

......'............(5-20)

S-s-Z Analisis Rangkaian Ekivalen Yang Sebenarnya.

Dalam analisis perhitungan pada motor induksi maka dari


rangkaian ekivalen yang sebenarnya (lihat gambar5-9), dapat memPergunakan peniamaan berikut

1. Impedans

5.

Arus statoratau arus jala-jala atau arus yang ditarikoleh stator (I,)

rangkaian stator:

x,
B,

........-.(5-17)

6. Daya input stator (Pr) atau daya masuk stator atau daya yang ditarik
stator

.,

Impedans rangkaian penguat

Pr = %

u(r- Y11- 1
o R -J7 1
Oo

z=
o

t1
.[4

7. Faktor

,s-Lt+]

/, * A pefas dala.m taatt .....................(5-22)

daya input (faktor kerja input).

r35

Mesin Tak Serempak Mesin Induksi)

8.

Arus yang mengalir Pada rotor.

Iz'=It
9.

14.

*V:T

Daya mekanik atau daya output yang masih kotor (Goss output).

(5-24)

'^- lr, 1' Rr'[H]- ,r-s) Pz Prfase dnla'n u:att(5-30)

Arusbeban nol:

l5.Daya ouput atau daya keluaran bersih atau daya rem (Brake Horse
Power=BHP).

p - p,L-IY-W o,'w'ol 'oqfoe datarnutatt


o
gesau I
Lclan

10.Rugi tembaga stator

- Ir R, Perfa* dalam ttsatt ...---..."""""""""'(5-26)

cu

11.

........(5-31)

16. Efisiensi atau rendamen atau daya

guna.

Rugi inti.

P"

= Ioz

Ro

P"'f*e

dalarn u;att

"""""

rr
"'(5'27)

l2.Dayamasuk rotor (daya input rotor) atau daya yang ditarik rctor

-Ji zloo%

.....(5-32)

lT.Untukbesaran dalam 3 fase maka:

i Pr, ,"u,t P" i ,*., P* dan Po dikalikan


tigasedang I, i I, dan I, tetaP.
Pr,

13.Rugi tembaga rotor

18. Torsi

elektomagnetis.

T,

- Nffi

Newton-meter

(N-m)

.....(5-33)

135

PenFantarTeknikTenaga Listrik

a. Arus input

Contohsoal5.l:
Suatu motor induksi 220 volt, 3 f.ase,4 kutub, 50 FIz hubungan bintang
mempunyai takaran 5 Hp.
Parameter-parameter ekivalennya :

Rt = 0,45 olm ; Rr= 0,4 ohm

xt=

0,8

Bo= -

L27 L eI- =2
-1
Zt LO L 25,9 -

g)

Cos 25,8o =

*^*

e. Torsi elektomagnetis
f. Daya output
g. Efisiensi

0,9 terkebelakang

Pz

-rlt2 R^B
- 3x L2,72 x 8,58 - 4152 Watt

(12)2 (Rz'/s)

d. Daya mekanik

Prr= (1-S)
e.

P2 -

Penyelesaian:

Dari untai ekivalen yang sebenarnya lihat gambar 19, Ro atau Go = 0


(diabaikan) maka untuk Zohanya terdiri dari Bo atau Xo, selanjutnya Zo
diparalel dengan Z', menghasilkan ZAB sebagai berikut:

(x; +\)-

30 (10

l0 +j

+j

0,8)
30,8

0,96 x4152 =3986Watt

Torsi elektromagnetis
sesuai dengan persamzurn 5-32, untuk mengtritung torsi elektrcmagnetis (fo) harus dihitung dulu kecepatan rotor (N") dari motor

seb"&i berikut

(RJS)+i

Anper

Daya masuk rotor

Rugi inti stator 50 watt, rugi angin dan geseran 150 watt, untuk slip O04.
Pergunakan rangkaian ekivalen yangsebenamya untuk menghitung :
a. Arusinput
b. pJinput
c. Daya masuk rotor
d. Daya mekanik

z*-

L-?s,g

b. p.f input

ahm ; Xr= 0,8 dtm ; Go= o

i Xo (R2 '/S +j X,')

t2,7

- !4J - Utf -

N"8P

N, - (l-S)N, - (1- 0,04) -

rsoo rpm

1500

rr-fu-',.ffiP

L440 tPm

26,5N-m

Daya output

Zutot

8,58

+j 3,56 -9gg L

n,5'

P, = Pm 'rugi angin dan geseran

'Z, +Zu- (0,45 +J 0'8) + 8,58 +j 3,56

g. Efisiensi

= l0 L253o

vr

-v1o* -29*.

= 3986

te

-lUl Lt

*bagoi
rcsoensi

wHor

Po

r -F:ut

- 150 = 3836 watt

(rendamen).

xt00%_1

Po
+ r'ttg!,-rugt

ttttt
-x

L00%

138

PengantarTeknik Tenaga Listrik

Rugi-ntgi:
2

Pcu

3I; Rl

D
t-

rug-rugr

c
D
t-

cu

(Ir'

)2

R,

Mesin Tak Sercmpak (lr4gsin Induksi)

739

sekitar 2-s % sr'hingga masih dapat diterima. Hasil dengan kesalahan 2-5
% tersebut disebabkan pada mngkaian ekivalen pendekatan, arus I, tidak

-3x12,'12 x0,45

= 218 watt
= 50 watt

melalui Z, demikian pula Io nya.

=
-

166

watt

5-5-4 Tingkatan daya pada motor induksi.

150

watt

Dari analisis rangkaian ekivalen motor induksi dapat disimpulkan


bahwa tingkatan daya pada motor induksi seperti bagan (gambar) berikut

584

watt

SP,

0,04 x 4L52

Rugi angin dan geseran

Rugi-rugi total

Dayo mput motor pado stator ( P,

Pr1

n-

,996 .qffi4

L00 %

86,8 %

5-5-3. Rangkaian ekivalen pendekatan

Rangkaian ekivalen pendekatan dari motor iduksi sama dengan


rangkaian ekivalen yang sebenarnya, tetapi rangkaian penguat digeser ke
terminal motor seperti gambarberikut :

R.
6I

x.et

Rugi tembaga stator ( P^, )


Rugi inti (Pc)
Da.ya

input rotor

m,elalui celoh
udaru. (Pr)

X,

Rugitemfu,ga
rctor (p*,)

Daya mckanik

(p^)

atau outptrt hotor


(Gross output)

n'tTi
Rugi angindan
tesenan

atauBHP

Atau dapat digamfurkan d.engan cantlain:

Gambar 5-70. Rangknim ekiaalmpmdefutan dmi matar induksi

Pn

Rangkaian pendekatan ini dibuat untuk memudahkan perhitungary


dari gambar tersebut Z, dan Z, langsung dapat dijumlahkaru kemudian

diparalelkan dengan Zo. Analisis perhitungannya sama dengan analisis


perhitungan untuk rangkaian ekivalen yang sebenarnya, hasilnya berbeda

Output fursih (Po)

r-lt
-

PAt

,.

Pm

Rugi angin dan


* P"
P*,
tesenan
Gambar 5-77. Tingkatan dayapdamdor induki.

140

Pensantar Teknik Tenasa Ustrik

Dari gambar5-11 tersebut dapat dilihatbahwa daya inputatau daya


masukan ke stator atau daya yang ditarik motor dari jala-jala listrik sebesar
P, = P, sebagian dipergunakan untuk mengatasi rugi-rugi daya distator
yakni rugi tembaga stator (Pru,) dan rugi inti sebesar P. baru sisanya

c.

Daya

mekanik

Daya output

d.

(BIIP)

Efisiensi motor

masuk rotor sebesar P, melalui celah udara.

Selanjutrya daya masuk rotor atau daya yang ditarik rotor (Pr)
sebagian dipakai lagi untuk mengatasi rugi tembaga rotor (P baru
,)
sisanya menjadi daya mekanik (P* ) atau daya output yang masih kotor
(Gross output). Dari daya mekanik sebagian dipergunakan lagi untuk
mengatasi rugi angin dan geseran baru sisanya menjadi daya output yang
bersih
atau BHP (Brake Horse Power).

Q)

Motor induksi 3 fase, 400 volt, 6 kutub, 60 Hz bekerja pada kecepatan 1140
rprn dengan input 40 Kw pada faktor daya 0,8 tertebelakang. Rugi stator
total I Kw, rugi angin dan geseran 2 Kw. Hitung:
a. Slip dan arus input.
b. Rugi tembaga rotor
c. Daya out put (BIIP).
d. Efisiensi.
Penyelesaian:

a'

N"

s
P.
a

-q#

-txoo tpm

'
'o'05 atauS%
-r/tr. V.f cosO

40000-y'3f x400xf
b.

Input motor

stator
=
Dayamasuk rctor =
Rugi

Rugi tembage

mtor

x0,8-+ I-72,2 Ampr


40Kw
1Kw

40-1=89Kw
S x daya masuk rotor
0,05 x 39 = 1,95 Kw

Kw

--P.o xl00%
I

r_T

35.05

5-6. Torsi Pada

xl00%

87,6Vo

Motorlnduksi.

Telah dibahas pada prinsip kerja dari motorinduksi


bahwa seterah
timbul torsi pada motor maka motomya akan beqputar.
ficrsi pada motor
induksi ini dapat diperinci sebagai berikut:

1.

C-ontoh soal 5-5 :

= 39 (1 - 0,05) = 37.05
= 37,05-2=95,05Kw

Torsi yang dibangkitkan oleh motoq waktu rotornya belum berputar


[fwBB), akan mengikuti persamaan:

Twaa

- hr 82.I, cos *,

*T;;:;r"'",

(5-34)

dengarj
E,

EMF (GGL) atau tegangan induksi di rotor waktu

I,

belum beqputarperfase dalam voll


Anrs rctorper{ase dalam Amper

Co O,

Faktorkerja roton

kI

didapatkan dari syarat-syarat batas dimana

2nNs

menyatakan motor 3 fase.

Torci start pada motor induksi.

Iiorsi
(
atau torsi motor waktu motor akan mulai beqputap
ltart \ )
mengikuti pennmaan berikut :

Torsi beban.

waktu rotor sudah beqputar dan dibebani maka torsi beban (Tr) dalam

T-

besaran watt sinkron akan mengikuti persamaan

berikut, -

KeErangan pesamaan (S3$ di ata+


E, = EMF (GGL) atau tegangan induksi di rotor waktu belum

=
=

R,
X,

beqputar perfase dalam volt.


Resistans rotorpedase dalam ohm.
Reaktans rotor perfase dalam ohm, waktu rctor belum

dengan,

l,
P-

berputar
Torsi start maksimum

(T

maks)

bila:

= Arus rotoryangditinjau dari stator.


= DaYa mekanik.

R, dan

motor waldu rotor sudah berputar.


Torsi motor waktu rotor beqputar (TwJ akan mengikuti persamaan

berikut:

pada butir 1,2 dan 3 diatas.

TBp
ryB

(s E)2 R2
Rr'* (SX2)2

ntflks -

2a S*
o2+

S*

&1

dengan,

Suo dengan:

rperti

Hubungan antara torsi maksimum waldu rotor berpul"r (Twn maks)


dengantorsi beban penuh (Trr)
Perbandingan antara torsi maksimum waktu rotor berputar (T*u
maks) dengan torsi beban penuh (Tu/ akan mengikuti persamaan
berikut:

3. Torsi

T*,

S = SliP

Ez, Rz ,Xzdrinkr adalah seperti pada butir I dan2 diatas'


Torsi motor maksimum waktu berputa(T*, maks) bila:

Slip pada waktu beban penuh.


(Resistans/Reaktans rotorperfase waktu belum belputar

R,
= X,

5. Hubungan

ataudiam)'

antara torsi start

(\)

dengan torsi maksimum waldu ber-

putar (Trn, maks)


Perbandingan antara torsi start O") dengan torsi maksimum waktu
beqputar (T*rmaks) akan mengikuti persamaan berikut:

145

Mesin Tak Serempak (Mesin Induksi)

2x02* Sap
0,04 + Sfi

_--_------.1

(Sap
dimana : a sama dengan a pada

butir 5 diatas'

mempunyai
Motor induksi nctorkurung 3 fase, 8 kutub, 50 Hz
R
= 0,m1 ohm Per{ase
notor

T*umaks

=
=

520N-m

sBP

Apabila kemudian be6an di tambah sehingga


=

T*, -aks'

menjadi berapa kecepatannya

Penyelesaian:

a. ,-?:-ffiH -o,z isBP - o,o2-2%


Tr,

2a

rww= o\

5",

_2x02x0,02

srr-

o,o4 + o,ooo4

-ffi-o'1e8
? Bp = 0,198 x 620 = L02'97 N'm
b. TBP=

bsw
TwBrnahs o' * Sgp

tPm

750-iv
-fN -iv -> o2--nf

Contohsoal5-7

Motor induksi 3 fase rotor lilit, 6 kutub, 50 Hz resistans kumparan rotor


0,V2 ohm / fase, sedang melayani beban penuh dengan keepatan 960 rpm.
Dengan pengatumn resistans seperti lazimnya terhadap motor slip ring
keepatannya akan menjadi 800 rpm. Terangkan bagaimana caranya dan
hitung. Keterangan tor:si beban tetap.
Penyelesaian:
Caranya dengan menyisipkan resistans tambahan pada rangkaian rotor
agar putarannya dapat diatur hitungan mengenai berapa besarnya resistans yang harus disisipkan adalah sebagai berikut :
Kecepatan medan putar stator:

N8P-L20 'f - 120 x 50 -L0OO rpm

Tr', maks

T,o

'160

jV - 750-150 - 6g9 **

Torsi beban Penuh (Tor)

Tro

Sap + 0,(X '

o2)2 -O

,, '{u'8q#

0,005 ohm Perfase

Hitung:

b.

0,4

p ada slip 2 %
sedang bekeria melayani beban penuh

a.

SBp - 0,2-?.Olo

Contohsoal 5-6

X(o)-,o.

-, sr?

5.%1. Peagujian beban nol.

Makud ilan tujum pengujian.


Maksud dan tujuan pengujian beban nol dari motor induksi ini
untuk mendapatkan data mengenai ams, daya serta rugr-rugr pada waktu
beban nol.
Panfuianpenguim
Rangkaian pengujian beban nol dari motor induksi ini, lihat gambar

!l2berikut:

Analis is karakt er is t ik bebmt n ot


Pada waktu beban nol maka daya masuk
rugi gesek bantalan dan angin serta rugi tembaga

e) teoi; dari rugi inti,

pemamaan sebagai berikut

Po - P"nr*

&u*

nol atau dengan

P1** *

Karena slip kecil maku

*',

|t 81 ,Ik R,
tembaga rotor

(2,

..(5-42)

R, ) dapat diabaikan,

sehingga rangkaian ekivalennya beban nor adarah


sebagai berikut

Gambar

S-13.

Rmglai m ekiaalm pada utaktu bebot nol

Dengan mengabaikan rugi tembaga rotorpada waktu pengujianbeban


nor
maka persam aan S-4lmenjadi :

Gambar 5-7L Pm&mn


Pelaksanmn

1'

beban

nd.

penyjian

Hubungkan motor dengan sumbeq, pada tegangan dan frekuensi nominal.

2. Arus dan daya masuk wakfu beban nol dapat di baca pada meter
3. Tegangan masuk dapat di variasi sehingga arus dan daya masuk pada
waktu beban nol juga akan beryariasi, dengan demikian dapat digambarkan kurve karakteristik ams dan daya masuk waktu beban nor
sebagai fungsi dari tegangan masuk.

Rugi tembaga stator

({,

R, ) kadang-kadang cukup besar hingga perlu

diperhitungkan:
Dari persam aan (s-42) didapatkan rugi inti dan
rugi gesek bantaran dan
angin yangbesamya konstan sebagai berikut:

Mesin Tak Serempak (Mesin Induksi)

151

dengan

P*,

*Pf

*-

-Po

-I' or'Rl

(w')
P, -kr

f B^' -kt lfl

..(5-4G)

dari kurve karakteristikyang


tdah di uraikan dimuli-. Gain6ar lengkung karakteristik tersebut adalah

UntukmemisahhP-r. * Pf** didapatkan


sehagaibefrut:

t?
Cara memisahkan rugi inti ini adalah sebagai berikut

o+v
Gambar

1l-74.

Diagrwn kmakteristk Wan nol'

pu5; rliagram karakteristik di atas, rugi Pr**, duP't diambil sama


dengan day'a masuk pada tegangan minimum dimana motor akan berP'taa karenapada saat ini rugi inti dapat di abaikan'
unt rk lengkung P^ = P^ (V) pencatatan hanya dapat dilakukan
sampai titik A, dengan mimpeipanjang lengkung ini sampai memotong
*rrr6s regakpada titik B, maka rugi Pr** dapat diambil sama dengan OB'

Perrisahanrrgi inti

1. Cara B (kerapatan fluksi maksimum) konstan yang kerjakan dengan


membuat V/f konstan.
2. Tentukan nilai-nilai dari V dan nilai-nilai dari f bersangkutan demikian
hingga V/f konstan.
3. Ukur nilai-nilai daya masuk P pada berbagai nilai V.
4. Nilai rugi inti

P, =Po -Pf*-

telah ditentukan terdahulu dan dapat dianggap tetap nilainya.


Cara perhitungan, dengan mengandaikan : Untuk tegangan jepitan V
; daya masuk Po,
P

5.

(5-48)

f*w

frekuensi

sehinga:

f,

Untuk tegangan iePitan Vr; daya masuk Po,


frekuensi f,

5-7-?-Pengujian hubung singkat atau nctor di blot<.

Makud ilan tujuan pengujian


Pengujian hubung singkat atau rotor di blok ini, dimaksudkan untuk mendapatkan data motor yakni arus, daya serta faktor daya waktu
hubung singkat, juga karakteristik dari daya dan arus hubung singkat
sebagai fungsr dari tegangan masuk.

sehingga:

Rangkaian pengaitul

Masukkan persamaan (5-a9) dan (5-50) kedalam Persamaan (!45),


demikian pula persamaan (5-tl6) dan

(*a\

akan diperoleh

Rangkaian pengujian ini sama dengan rangkaian pengujian waktu


beban nol, hanya disini motomya dikopet dengan motoryang lain untuk

membloknya.
Pelakmmnpengujian

P" =ftr 0/r 12 +k,

f1

Pc

kt Vr12

k2f2

t+i

BI

vr

vz
-E
f,

(5-51)

(5-52)

.(e53)

Dari persamaan tersebut diatas k, dan k, dapat dihitung sehingga


dan P- akan didaPat
nilai-nilai Pen

Secara singkat pelaksanaan pengujian

ini adalah sebagai berikut


Terminal stator dihubungkan dengan tegangan jala-jara, dengan ca tatan
tegangan ini adalah lebih kecil dari tegangan dasar motor. untuk mendapatkan beberapa titik pengamatan di mulai dengan tegangan jala-jala

yang terendah baru dinaikkan setingkat demi setingka! sampai arus


hubung singkat kira-kira mencapai dua kali arus nominalnya.
b. setiap tegangan jala-jala dinaikkan, blok atau tahan rotornya sehingga
tidak dapatberputag kemudian catat tegangan, arus dan dayanya.
Percobaan ini tidak dapat dilakukan untuk tegangan terminal stator
sama dengan tegangan dasarnya, karena akan menimbulkan panas
yang berlebihan , menyebabkan isolasi motor rusak.
c. Dari pengamatan dapat dilukiskan karakteristik daya hubungsingkat
dan arus hubung singkat sebagai fungsi dari tegangan jala-jala yang
dinaikkan setingkat dem i seti ngkat sebagai beriku t :

Penrentr Teloik TenaP

19

Karakteristik dari pengujian dapat digambarkan sebagai berikut

t*

licr&

Mesin Tak Serempak (Mesin Induksi)

155

R" -Rr

P.

h5

P.

*R2'-;=_*
1.

..........(5-56)

,I,E

v
Z. *Rn * j X" -i

.. ...

..

..(5-57)

h8

Gambar 5-15. Diagran krr:aktcristik hubung singp'

X, -Xt * Xz'

"(5-58)

Anatisis knraktqbtik httbung singkat

kecil
Pada wakhr hubung singkat komponen ams magnetisasi relatif
ekivalen
sekali terhadap anrs hubung singkat (In") sehin88a rangkaian
:
dalam keadaan hubung singkat sebagai berikut

(5-5e)

Nilai resistans pada temperatur keria (75

oC;

dapat di- ditentukan jika

temperaturruangan pada saat pengujian di catat.

ambar 5-16. Rwtgkaian ekiwlen hubung singfut'

Dari pengujian hubung singkat ini didapatkan data sebagaiberikut

Penmntar Teknik Tenaga Ustrik

156

Pertanyaaru

1.

Terangkan apa sebabnya motor tak serempak yang banyak dipergunakan baik di industri maupun di pabrik!. Generator tak serempak

SoaI

6.

7.
8.
9.

latihan

1. Motor induksi

dipergunakan dimana dan prinsip kerjanya bagaimana?

2. Terangkanklasifikasi motorinduksi!
3. Bagaimana konstruksi motor induksi? Terangkan dengan singkat
4. Terangkan prinsip kerja motorinduksi!
5. Mengapa kecepatan motor tidak sama dengan kecepatan medan putar

157

Mesin Tak Serempak (Mesin Induksi)

3 fase, 8 kutub, bekerja dengan sumber tegangan yang


fiekuensinya 50 Hz. Hitung
a. Kecepatan medan putar stator
b. Kecepatan motorbila slip 3 %
c. Kecepatan motorbila frekuensi emf rctor 3 Hz
Buktikan pemyataan berikut :

P-:P
:P
2mcu

statornya? Terangkan!
Terangkan cara meng-ekivalen-kan beban mekanis dari motor induksi

=1:(1-S):S

Motor induksi 3 f.av-., 4kutub, & Hzdalam keadaan bekerja rotornya


menarik day a 720 laar/ fase.
Frekuensi arus rotomya 3 Hz. Hitung
a. Kecepatan motor
b. Rugi tembaga rotor

kedalam rangkaian listrik dari rotor!


Terangkan rangkaian ekivalen yang sebenamya dan rangkaian ekivalen pendekatan dari motorinduksi, apa bedanya dengan hafo?
Terangkan tingkatan daya pada motor induksi !.
Terangkan torsi apa saja yang timbul pada motorinduksi!'

Motor induksi

l0.Pengujian apa saja yang dapat dilakukan pada motor induksi,

3 fase, 440

parameter berikut

terangkan dengan singkat!

R, = Ol ohm
X, = O4 ohm

volt 4 kutub,

50 FIz hu- bungan Y

mempunyai

R, = Ol5ohm
X, = O44 ohm

Rugi inti stator 1250watt, rugi angin dan geseran 10C0 watt. Pada waktu
beban nol menarik arus2O Amp pada faktor daya0,O9 mengikul
Bila motorbekerja dengan slip 3 %, hitung!
a. Arus statcr dan faktor dayanya!
b. Daya masukrotor!
c. Torsi elekhomagnetis!
d. Daya mekanis!
e. Daya outputbersih (bhp)!
f. Efisiensi motor!
Pakai untai ekivalen pendekatan!
5.

Motor induksi 3 fase, 400


parameter:

vol! 4 kutub,

50 Hz hubungan Y mempunyai

R, =O4ohm Rr=0,6ohm Ro=10ohm


X, = 1,0 ohm X, = 1,0 ohm Xo = 50 ohm

Mesin Tak Seremoak (Mesin lnduksi)

geseran 150 watt')ika slip 5 %


Rugi inti stator 100 wati rugi angin dan

hitung:

a. Arus statoc rotor dan arusbeban nol!


b. Faktor daya statol rotor dan beban nol!
c. DaYa masuk stator dan rotor!
d. DaYa mekanik dan daYa outPut!
e. Rugi tembaga stator dan rutor!

f.

Torsi elektrcmagBetis!
g. Efisiensi motor!
Pakai untai ekivalen yang sebenamya!

o. Motor induksi a",,g- dlya input


angin dan geseran 0,8 kw
iikasliP4%hih-rng!

aO

t*'

rugi total stator 1'5 kw' rugi

7. Motor induksi 3 fase,25 bhp, 4 kuhrb, 5c,llz


angin dan geseran 2,5

Vo

memPunyai rugi-ru11i

dan d'ayaoutput' Slip beban penuh

/' ' Hitung

untukbeban Penuh:
a. Rugi tembaga rotor!
b. Daya masuk rotoq dan torsi elekbomagnetis!
impedans rotor
8. Molor induksi 1000 hp, 50 lH116 kutub memPunyai
penuh didapatkan pada
0,A2 + i 0,15 pada*u'tt, diam' Torsi beban
putaran 360 rPm. Hitung
terhadap torsi
a. Perbar,dingun torsi maksimum waktu berputar
beban Penuh!

berputar!
b. Kecepatan motorpada torsi maksimum waktu
rotor untuk
pada
c. Resistans yanS- harus ditambahkan
mendapatkan torsi start yang maksirnum!
g. Motor incluksi 3 fao.,4kuhrb, 50 Hz rnempunyai resistans rrctor perfase
0'12 ohm pada waktu diam' HiO03 ohm dan reaktans rotor perfase
tung:
wakh'r belputar!
a. Kecepatan motorpada torsi maksimum
rangkaian rotor agar
pada
b. Resistans yang harus ditambahkan
torsi start maksimum!

159

10.Motor induksi 3 fase, 110 volt, 5O Ha hubungan Y data pengujian


sebagai berikut :
Beban nol: 110 voll 10 amp, 450watt
Blok rotor: 30 volt 25 amp,440 watt
Hitung:
a. Bila resistans stator perfase 0.05 ohm, rugi angin dan geseran 135
watt ber:apa konduktans dan suseptans perfase!
b. Bila dari blok rctor daya 440 watt tersebut sebagai daya input
rugi inti stator 40 watt, hitung impedans ekivalen, resistans
ekivalen dan reaktans ekivalen dari motor

MESIT{ SEREMPAK

6.1.

Um um-

Sebagaimana pada mesin arus seamh dan mesin tak serempak


maka mesin serempak dibagi atas dua macam :
'1. Generatnr serentpak (generator sinkmn genemtor arus bolak balik
=
=
al ternator ya ng banyak digunakan pada pembangkit tena ga li s hik).

2. Motor seremyk (motor sinkron), dapat dipergunakan untuk memutarlmenggerakkan mesin-mesin prcduksi di pabrik atau indusbi yang
menghendaki putaran tetap. Biasanya haqganya mahal dan dipesan
khusus. Konstruksi dari mesin serempak baik sebagai generator ma upun sebagai motor adalah sama, perbedaan hanya pada prinsip kerjanya.

Sebagaimana pada generator arus searah, belitan (kumparan)


jangkar ditempatkan pada jangkar (nrtor) sedangkan belitan medan
ditempatkan pada stato4, demikian pula untuk genenator serempak dengan kapasitas kecil.
Akan tetapi pada generator serempak yang dipergunakan untuk
pembangkit dengan kapasitas

be

st

belitfrn atau kutnpman jangkar ditempat -

knn ryda stator, sedangksn belitan medan ditetnpatknn pada rotar

1.

dmgrn alasrn:

Belitan jangkar lebih kornpleks dari pada belitan medan sehingga lebih
mudah dan lebih terjamin ditempatkan pada strukturyang diam serta

tegar yakni stator.

762

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

2. lbih mudah

mengisolasi dan rnelindungi blitan jangkar terhadap

tegangan yang tinggi.

3. Pendinginan belitan j*gka. mudah

karcna

inti

stator yang dibuat

cukup besar sehingga dapat didinginkan dengan udara paksa.


4. Belitan medan mempunyai tegangan rendah sehingga dapatefisienbila
dipakai pada kecepatan yang titggt.
Pada umumnya generator serempak ukumnnya lebih besar dari
pada generator arus searah, demikian pula kapasitasnya, karena disini
tidak diperlukan lagi komutator,
G2. Konstruksi Mesin Serempak

Mesin SereEpak

163

G2-1. Konstruksi stator

Konstruksi stator terdiri dari:


1. Kerangka atau gandar dari besi tuang untuk menyangga inti jangka4
o
3.

lihatgambar6-2
Inti jangkar dari besi iunak/baja silikon, lihat gambar 62
Alw/parit/ slot dan gigi tempat meletakkan belitan (kumparan), bentuk alurada yang terbuk4 setengah tertutup dan tertutup, lihat gambar 6-3

4. Belitan jangkar

terbuat dari tembaga, yang diletakkan pada aluq keterangan selaniuhrva birca pada subbab 63

Konstruksi mesin serempak baik untuk generator maupun untuk


motor tenliri dari :
1,. Statar adalah bagian dari mesin yang diam dan berbentuk silinder
2. Rotar adalah bagian dari mesin yang berputar juga berbentuk silinder
3. Celah udwa adalah ruangan antara stator dan rctor
Konstruksi mesin serempak ini dapat dilihat pada gambar O1
berikut:

Gambar G2. Kaanglo dan inti statar Mesin Suempak

.IEBMINAL
STA1ER

,TERBUKA r,#ffi,

rERru,ruP
TERTU'ruP

Gambar 6-7. Konstruki mesin seretrEak


Gambar GS.Bentukalur (sld) imgkar padastator Main SerenEak

1U

Pengantar Teknik Tenaga Ustrik

Mesin Serempak

165

6'2.2, I(orctruksi rotor


KUTIIB

Konstruksi nctorterdiri dari dua jenis:


1. Jenis kutub menonjol (salbnt pole) untukgenerator dengan keoepatan
rendah dan medium.
Kuhrb menonjol terdiri dari inti kutub badan kutub dan sepatu kutub.
Belitan medan dililitkan pada badan kutub, pada sepatu kutub juga
dipasang belitan peredam (danryer winiling). Belitan kutub dari tembaga, badan kutub dan sepatu kutub dari besi lunak.
2. Jenis kutub silinder untuk generator dengan kecepatan tinggi, terdiri
dari alur-alur yang dipasang kumpamn medan juga ada gigi-gigi. Alur
dan gigi tersebut terbagi atas pasangan-pasangan kutub.
Kumparan kutub dari kedua maciun kutub tersebut dihubungkan
dengan cincin geser untuk memberikan tegangan arus searah sebagai
penguat medan. Tegangan arus sear:ah tersebut dari sumbemya dilalukan
melalui sikat baru diberikan ke cicin geser.
Kedua macam kutub tersebut lihat gambar G4 dan gambar 6-5

berikut:
BA'TANG.BA'TANG
BEU'TAN

o o o 09

Gambar 64. Pmtunryng rotu untuk jmis kutub mmonjol (salimt) dmgmt

belitotpqedon

Gambar Gi.Pmanpangrdor untuk jenb httub silinder

63. Belitanfangkar,
Belitan jangkar yang ada di stator dan selanjutnya disebut belitan
stator di rangkai untuk hubungan tiga fasa yang terdiri atas:
1. Belitan satu lapis (singb layu winding).
2. Belitan dua lapis (double byer winding)
Belitan satu lapisbentuknya dua macam :
a. Mata rantai (concentris ar chain winding)
b. Gelombang(wmte)
Belitan dua lapisbentuknya juga dua macam :
a. ]enis gelombang (utme)
b. ]enis gelung(lap)
Jarak antara sisi belitan dan cam meletakkan belitan pada alur

/slot

menimbulkan faktor kisar atau faktor gawang (factor pitth) dan faktor
distribusi (distribusion t'actor).Jenis-jenis belitan tersebut dapat lihat gambar 6-6 berikut:

't
166

Pen

gantar lgkn !k

TeneEll-is]lk

G3.1. Faldor kisar

Bila kisar atau gawang antara sisi lilitan yang satu dan sisi lilitan
yang lain sama dengan jarak antara kutub yakni 1800 listrik maka lilitan
tersebut dikatakan mempunyai gawang penuh atau kisar penutr, lihat

ganbarGT
kisar
kutub

I 800

kisar
penu

24

2l3l4l5l

617

\--+?

Alur

8
ct

Lisar

pendek

.,'',/

\i'.,(

Gambar G7. Kism atau gmoanglilitan iznglar


Bila jarak antara sisi lilitan yang satu dengan sisi lilitan yang lain
kurang dari I80" listrilg lilitan tersebut dikatakan mempunyai kisar pen-

dek (gaooryWdek\
Faktor krsar (faktor

Gambar

G6.

Rangkaian belitan iangLar di statar

gao^$

atau

atau

k-

adalah perbandingan

antana kisar pendek terhadap kisar penuhnya ataridapat dihitung dengan

Persamaan:

Mesin SeremPak
(a). Konsentris atau sPiral

(b). Gelung (laP)


(c). Gelombang(wanl

G&2 Faktor distribusi

Lilitan jangkar pada tiap fasa tidak dipusatkan hanya pada satu
alw / sld tetapi didistuibusikan pada beberapa alur/ sbt menyebabkan

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

158

suatu faktor yang disebut faktor distribusi (ko) YanB dapat dihitung dengan PeE:rmaan

Oleh karena frekuensi dari tegangan induksi tersebut di Indonesia


sudah tertentu yakni 50 Hz dan jumlah kutub selalu genap maka putaran
ku tub / putaran nrtor/pu taran penggerak m ula sudah tertentu.

Besarnya
induksi yang timbul pada kumparan jangkar
yangada di statorakan mengikuti persamaan :

dengan

180'

^
Y

Banyaknyo

190'
n

(6-3)

alurperktiub

m = Banyaknya alur/faseikutub

dengan

k =
f OT=

faktorkisaC ka = faktor dishibusi


frekuensi dalam Hz atau cps

fluks / kutub dalam Weber


banyaknya lilitan / fase = l/Z Z, dengan Z adalah
banyaknya sisi lilitan per-fase, satu lilitan ada dua sisi

6-(. Prinsip Kerja Mesin SeremPak

G4-2. Prinsip kerja

G4-1. Prinsip kerja generator serempak

Prinsip kerja motorserempak karena interalsi dua medan menyebabkan torsi yangmemutarrotor Apabila kumparan jangkaryangada di
statnr diberi sumber tegangan tiga fase dari jala-jala maka pada kumparan

Prinsip kerja generator serempak bendasarkan induksi elektromagnetis. setelah rotor diputar oleh penggerak m]ula $rime mooer), dengan
demikian kutub-kutub yang ada pada rotor akan berputan Iika kumparan
kutub diberi arus seamh maka pada permukaan kutub akan timbul medan
magnet (garis-garis gaya fl uks) yang beqputa4 kecepatannya sama dengan
putaran kutub.

Garis-garis gaya fluks yangbeqputar tersebut akan memotong kumjangkar tersebut


paran jangkar yang a da distator sehingga pada kumparan
tmbul EMF atau GGL atau tegangan induksi. Frekuensi 6ffi (aGL) atau
tegangan induksi ter:ebut mengikuti Persamaan

motorseremlnk

tersebut timbul medan putar seperti pada motor induksi. Kumparan


medan yang ada di rotor diberi arus searah, maka pada permukaan kutub
timbul medan magnet yangarahnya dari kutub utara ke kutub selatan .
Interaksi antara medan putar pada kumparan jangkar yang ada di
stator serta medan magnet antar:a kufub utara dan selatan yang ada di
rctoq, menyebabkan gaya yang berpasangan dan akan membangkitkan
torsi, torsi tersebut akan memutar rotor dengan kecepatan yang
sama/sinkron dengan pelputaran medan putar stator,
Contohsoal G1 :

banyaknya kutub
N = keepatan putar (rpm).

dengan p

Hitung kecepatan dan tegangan per fase serta tegangan antar fase dari
suatu generator serempak 4 kutub, tiga fase, SAHZ hubungan y dengan
35 alur (slot), tiap slot berisi 30 penghantar (sisi rilitan). Fluks per
kutub
Q05 Weber terrdistribusi sinusloidal.

Mesin Serempak

1825/,t-T

@-

1825

Penyelesaian:

_gg __+ N = 120.f f'L20p4

120-x5o

rboo rym

=zf itt=7s=,
o
36/4
' =**
ho

/2
=---3sin}}o t2
sinS x

2Ao

177

4,M.

1 . 0,95 . 50. O . 100

/,{T-

@=49,97

mWb

G5. Generator Serempak Berbeban


= 0,96

h" = L . Z =36x30,/3

=360

Tperface=360i2=180

Jika generator serempak belum berbeban maka EMF (E) yang


dibangkitkan pada kumparan jangkar yang ada di stator sarna dengan
tegangan terminalnya (V).
Waktu generatorberbeban maka EMF (E) tersebut diatas tidak sama
dengan tegangan terminalnya (V), tegangan terminal akan bervariasi
karena:
1. Jatuh tegangan (ooltage drop) karena resistans jangkar (R.) sebesar

EP = 4,44x 1 x 0,96 x50x 0,05 x 180 = 1920 volt/fase

Z.

Er=,,15-Eo =y'3-x1920 =3320 uolt


Contohsoal6-2:
Suatu generator serempak tiga fase, 4 kutub 50 \12 mempunyai 15 alur
perkutub, tiap alur berisi 10 penghantar. Setiap penghantar dari tiap fase

aih,rbrrngkan seri dengan faktor dishibusi 0,95 dan faktor kisar 1. Pada
waktu beban nol, EMF antara fase 1825 volg hitung fluks per{<utub.
Penyelesaian:

IR .
i.tif,

tegangan karena reaktans bocor (Xr) dari jangkar sebesar

0 xr)
3. Jatuh tegangan karena reaksi jangkar sebesar (I X").
Reaksi jangkar disebabkan oleh arus beban

(I) yang mengalir pada


jangkac
kumparan
arus tersebut akan menimbulkan medan yang
melawan medan utama sehingga seolaholah iangkar mempunyai reaktans sebesarX
Reaktanl boor (Xr) dan reaktans karena reaksi jangkar (Xu) akan
menimbulkan reaktans sikron sebesar (X") yang mengikuti persiamaan
berikut:

k"=1; kd=0,95; f=50H2


/{3-volt

E,
Banyaknya alur = 4xL5 = 60 '
EMF/fase = 1825

Banyaknya alur perfase = 60 I 3 = 20


Banyaknya lilitan perfase = 20 x LO|Z = 100 = T

E=4,44xk"xkaxfxrDxT

=X,

+Xo

Tegangan pada wakfu genemtor berbeban scara vektor akan mrngikuti


Persamaan:

172

Peneantar Teknik Tenam Listrik

dengan:

E=
!=
l=
Ra

Xs

EMF jangkar
Tegangan terminal

Arusbeban
Resistans jangkar
Xr + )G = Reaktanssinkron

Mesin Serempak

173

Dari diagram vektor pada gambar 68 disebelah.dapat dituliskan


pensamaan tegangannya sebagai berikut :

G6. Diagram Veldor Generator Serempak Berbeban.

Diagram vektor ini mempunyai besaran-besaran sebagai berikut :


Eo = EMF (tegangan induksi) pada waktu beban nol dari jangkar
E = EMF waktu jangkar berbeban atau setelah ada reaksi jangkar E
secara vektor kurang dari Eo karena jatuh tegangan sebesar IX .
a
Ada kalanya E ini di tulis sefiagai E .
V = Tegan8an terminal, scara vektor Lr-ng dari Eo karena jafuh
tegangan sebesar I Zs atau kurang dari E karena jatuh tegangan
sebesarl Z dengan

atau

z=m

= Arusjangkarperfase.
@ = Sudut faktor kerja (sudut faktor daya atau sudut faktorbeban)

Diagram veldor untuk beban induktif berikut

Bila generator serempak berbeban, dimana bebannya induktif maka


vektor arus tertebelakangatau mengikut (kgging) terhadap vektor tegangan, Iihat gambar (69)

berikut:

Diagram vektor (diagram phasor) dari generator serempak yang


berbeban ada 3 macam

1. Diagram

veldor untuk beban non induktif.


Dalam hal ini vektor tegangan tenninal dan vektorarus sefase atau
faktor kerianya satu (unity), lihat gambar G8 berikut:

--/-,/" +'
-e

//O

,\t

l> 7'

,/\

i+i^ +
/\ (

1,,'"

1,2
Gambar G9. Diagramoekror dmi gmeraror soempakyangb&onnya induldif

Gambar 68. Diagron rxhw dwi gaurator serenryakbobehan non induktif.

-----r

Pengantar Teknik Tenaga Listrik

774

Dari diagram vektor pada gambar G9 disebelah dapat dituliskan


persamaan tegangannya sebagai berikut :

EJ
o

(v

Cos @

+ Ro)z

(v Sino

/d )2

(6-10)

Mesin Seremoak

775

Contohsoal G3:

O hubungan Y melayani beban 10 MW, pada


faktor daya Q85 mengikut dan tegangan terminal 11 KV. Jika resistans
iangkar 0,1 ohm perfase dan reaktans sinkron 0,66 ohm / fase. Hitung EMF
Suatu generator serempak 3

yang dibangkitkan antara fase (saluran).

Penyelesaian:
Diagram veldor untuk beban kapsitif
Bila generator serempak bekerja dengan beban kapasitif dimana
vektor arus terkemuka atau mendahului (leadingl terhadap vektor tegangan, lihat gambar 6-10 berikut :
3.

P, -{5- -vr-, .I .coso*>,

t,

10

1.06

ttrTirodo-

o,ss

-ffi

o1oAnp
a.
618

I R" = 618 x 0,1 = 61,8 Volt

IX

=618x0,66=408Volt

Tegangan terminal fase =

't

Cos

o = 0,88 ---,+

<D

- Cos-l
Sin

- B350volt

(O,gb)

-21,*

= 0,527

Diagram vektornya lihat gambar 6-9 akan didapatkan : '

E^=

-VlOsso x 0,85

+ 61,8)2 + (68b0 x0,527 + 408)2

Gambar G7A. Diagram aektor dmi gaurator sinban yang bubeban kryasitif.
Dari gambar diagram vektor tersebut dapat dituliskan Pers:rmaan
tegangannya sebagai berikut :

(V Cos O

/.R_ )-

-V

Sino])2

(6-11)

= 6625 Volt perfase atau

{X

x ffi?S= 11480 Volt atttara fase

777

Mesin Serempak

Contohsoal6-4:

5-7. Regulasi Tegangan Generator Sercmpalc

perPerubahan beban pada genemtor serempak akan menyebabkan

tidak
ubahan tegangan diterminalnya, besarnya perubahan tersebut
faktor
pada
juga
teqgantung
hanya tergantulg dari penrbahan beban tapi
beban (fold* kerja = faknt daYa).

diartikan
FIal tersebut menimbulkan istilah regulasi tegangan yang
eksitasi atau
sebagai kenaikan tegangan bila beban penuh dilepas dimana
tegangan termipenguatannya serta kecepatannya tetap, dibagi dengan
nal, atau dirumuskan sebagai berikut

Suatu generator serempak 3 O, 50 KVA, 440 Vol t, 50 FIz hubungan Y dengan


resistans jangkar yang efektif 0,25 ohm/fase, reaktans sinkron 3,2

ohmlfase dan reaktans boor 0,5 ohm/fase. Hitung untuk beban penuh
dengan faktor daya @fi = 1.
a. EMF waktu berbeban (Eu)
b. EMF waktu beban nol (Eo)
c. % Regulasi pada waktu beban penuh.

Penyelesaian:

dengan catatan :
1. Eo- V bukan Pengurangan vektor'

beban dengan i^kto. daya mendahului atau beban kapasitif,


tinggi
regulasi negatif karena tegangan terminal (V) ada kalanya lebih
dari E .
y*g
Persariaan regulasi tegangan tersebut untuk generator serempuk
serempak
generator
memPunyai kapasitas kecil, akan tetapi untuk
dengan kapasitas besar belum dibahas pada buku ini'
tegangan pnerator serempak sehubungan dengan rcgu-

2. untuk
3.

farakteristik

lasi tegangan tersebut dapat di gambarkan sebagaiberikut

Dari diagram vektor gambar 6-8 diperoleh bahwa


a. EMF (E") adalah jumlahvektor dari :
i. Tegangan terminal V.
ii. I Ra dan
iii. I X.
Y =440 / {5 -254Uolt
Anrs beban penuh , r

=6ffi

Gb,G

,$nper

I R. = 65,6 x 0,25 = 16,4 Volt

I\=65,6x0,5=32BVolt

Tegangan

=Vps+ *L6,42 + (32,8)2 = 2|2volt/fase

terminal

=V5 *

272

47t uoltontart fase

b. EMF (E") adalahiumlahvektordari V IR danIX


Arus beban

GambarGTT.Kflaktcristiktegangnlterminoldarigercralorserempkamus
arus bebafl d"ngan furbagai faktnr beban'

Mesin Serempak

atau:

=t'leSa, + L6,4)2 + (65,6


E

c.

- 3

% Regulasi-

179

xg,2)2 -

lRusil I

2volt/fase

x342 = 592uolt antatafax

E -V

"T*x

L00Vo

342- 254
b4

ffi,'T,ll.'oo*
100%

34,65Vo

atau:

Eftsicrxi-

G8. Efisiensi Generator SeremPak.

[,

Efisiensi atau daya guna atau rendemen dari generator rrempak


dapat dihitung seperti pada generatorarus searah yang dapat dirumuskan
sebagai berikut

Efisicnsi

atau:

Dayaoutput (Po)
Dayainput (Pr)

Efisicrci

hyaoutput (P^)
(Po)

.Rusf xL00%

+[;;fr1

...(6-tZ)

atau:

Pada waktu generator serempak berbeban, rugr-rugi


Eftsi.ensi

'=l?:::,*r,l- IxfrJ xlo,%


Y,":,1,ol1

(6-,4)

dari:
1. Rugi-rugi rotasi yang terdiri dari

a. Rugi angin dan geseran.


b. Rugi geseftm sikat pada cincin geser
c. Rugi ventilasi pada waktu pendinginan
d. Rugi histerisis dan arus pusar di stator.

mesin.

yang terjadi tediri

\
Mesin Serempak

2.

Rugi-rugi listrik yang Endiri dari :


a Rugi pada kumparan medan.
b. Rugi pada kumparan jangkar,
c. Rugr pada kontak sikat.
Rugi eksitasi yangdi pakai unhrk penguatan-

3.
4. Rugi beban sasar (stray
Contohsoal G5

181

G9. Kerja Paralel.


Malcsud ilan

1.

load loss)

2.

tujuot kerj a pualel

Memperbesar kapasitas daya yang dibangkitkan untuk melayani beban yang besar atau konsumen, karena perkembangan beban yang

terusmeningkat.
Menjaga kontinuitas pelayanan kepada konsumen karena ada generator serempak atau ada pembangkit yang akan di perbaiki atau direparasi.

Suatu generator serempak 30,20m KVA, 2300 volt bekeria pada beban
penuh dengan faktor daya Q&5. Resistans arus searah dari belitan iangkar
padaTf C antara fase O08 ohm. Medan menarik arus72 Amper pada
tegangan 125 volt dari peralatan penguatan. Rrgr angin dan geseran 18,8
Kw rugr inti37,6 Kw rugr beban n*t2,2 Kw. Hitung efisiensi dengan

Syard kerlz pualel

1.

Flaqga sesaat EIvIF kedua generator serempak hams sama besarnya dan
arah vektomya bertentangan atau berlawanan. Sama halnya apabila
satu genemtor serempakdi paralel dengan jala-jala.

mengandaikan resistans iangkar yang efektif = 1,3 x resistans arus seamh.

2.

Penyelesaian:

3.

Frekuensi kedua generator serempak atau generator serempak dengan


iala-jala harus sama.
Fase kedua generator senempak sama dan vektornya saling berlawanan atau bertentangan, demikian juga unfuk generator serempak
yang di paralel dengan jala-jala.

4.

Urutan fase kedua generator serempak atau antara generator serempak

Dava output (Po )

= 2000 x 0,85

dengan jala-jala harus sama.

I"

=503 Amp

R,

=ryx1,3=

Rugi angin dan geseran


Rugi inti
Rugi medan (125 x
RG jangkar = 3 x (503)2 x 0,052
Rugi bebansasErr

TUI.)

Rugi total

Efrsiensi

-,

[,

= 1700 Kw

0,O52 ohdfase
18,8

Kw

37,6 Kw

9,0Kw
39,4Kw
2,2Kw
= 107,0 Kw

vo *e4,r 7o
if6]kd?] - roo

Biasanya pada pembangkit tenaga lisbik peralatan yang dipergunakan untuk memaralel adalah syncronn@W untuk sistem yang lam4
akan tetapi pada pembangkit dengan sistem yangbaru dipergunakan alat
ukur (meter) yang ada tulisannya /zs t dan slant.

I
r82

Pengantar Teknik Tenaga

lislqik

Mesin Serempak

tatihan

Pertanyaan

Soal

1. Terangkan kegunaan dari mesin serempak!


2. Terangkan perbedaan generatorserempak dan generatorarus searah!
3. Terangkan konskuksi dari mesin serempak!
4. Terangkan apa yang di sebut faktor kisar dan faktor diskibusi!
5. Terangkan prinsip kerja mesin serempak!
6. Bila genemtor serempak berbeban, apa sebabnya tegangan induksi

1. Suatu

7.
8.

9.

yang di bangkitkan tidak sama dengan tegangan terminalnya!


C,ambar dan terangkan diagram vektor untuk generator serempak dengan berbagai jenis beban.
Terangkan yang di maksud dengan regulasi tegangan pada generator
serempak!
Terangkan apa yang di maksud dengan efisiensi dari generator serempak!. Rugi apa saja yang terjadi pada generator serempak?

l0.Terangkan maksud dan syarat kerja paralel dad generatorserempak!

2.

183

genemtor serempak dengan keepatan 250 rpm membangkitkan


tegangan dengan frekuensi frllz, mempunyai 216alug tiap alurberisi
5 penghantaq tiap lilitan dengan kisarpenuh untuk 3 fase hubungan
(Y). Fluks perkutub 30 mWb. Hitung EMF perfase dan antara fase!
Suatu genemtor serempak 3 fase, 8 kutub hubungan Y. Stator mem-

punyai 160 alur dengan 6 penghantar tiap alu4 belitan dengan kisar
penuh. Kecepatan rotor 750 qpm. Faktor diskibusi belitan Q85. Tegangan yang dibangkitkan 1000 volt antara fase. Hitung fluks yang dibutuhkan!
3. Suatu gener:ator serempak 3 fasr,16 kutub mempunyai 1tl4 alur dan
tiap alurberisi 4 penghantar
Keepatan 37lrpm,Fluks 5 x t02 Wb perkutub.
Gawang lilitan 1500 listrik. Hitung EMF perfase dan antara fase!
4. Hitung tegangan induksi yang efektif perfase dari generator serempak
3 fasr., 1 0 kutub, 50 FIz dengan 2 alur perkutub perfase dan 4 penghantar per-alu4 gawang Gisar) lilitan 1500 listrik serta fluks perkutub
0120wb.
5. Suatu generator serempak 3 fase, 15 kutub hubungan Y mempunyai
alur 144 dengan 10 penghantarper-alur
Fluks pe*utub 30 mWb. Hitung fiekuensi, tegangan per{ase dan antara fase jika keepatan 3%rpm.
6' Suatu generator serempak 3@, 6000 KVA, 6.600 volt, hubungan I 50Hz
melayani beban penuh dengan faktor dayaO,S mengikut dan tegangan
terminal 6.600 volf jika resistans kumparan jangkarnya 0p ohm perfase dan reaktans sinkronnya 5,8 ohm per{ase, hitung EMF antara fase
yang harus dibangkitkan!
7. Suatu generator serempak 30, 1200 KVA, 6600 volt, hubungan bintang
dengan resistans jangf,ar 0,4 ohm perfase dan reaktans sinkron 6 ohm
perfase melayani beban penuh pada tegangan normal. Hitung tegangan terminal untuk eksitansi yang sama dan arus beban yang sama
pada faktor daya 0,8 mendahului!

'!
1.U

&

Pensantar Teknik Tenaga Listrik

Suatu Benerator sercmpak 3,o, 100 KVA, 11000 volt hubungan Y mempunyai rcsistans jangkar O45 ohm perfas dan reaktans sinkron 4,62

ohm perfas.
Hitung regulasi tegangan dari generator serempak tersebut waktu
bban penuh pada faktor daya 0,8 mengikut dan faktor daya 0,8 men-

dahului!
Suatu generabr sercmpak 30, 8m KVA, 11 Kv hubungan Y mempunyai resistans 1,5 ohm/fase dan reaktans sinkron 25 ohm/fase. Hitung
regulasi tegangan untukbeban 600 Kw pada faktor daya 0,8 mendahului!
l0.Suatu generator serempak 3O, 3 MVA, 11 Kv 50 tlz hubungan Y
melayani beban 10 Amper pada faktor daya nol mendahului dan tegangan antara saluran 12-370 volt bila beban dilepas tegangan terminal turun rnenjadi 11.000 volt. Hitung regulasi dari generator tensebut
bila melayani beban penuh pada faktor daya Q8 mengikul Andaikan
resistans efektif 0l ohm/far.
11. Suatu generator serempak 3@, 25 KVA, ?,20 volt melayani beban penuh
pada faktor daya0,M.
Resistans efektif dari iangkar O 1 8 ohm. Medan menarik arus 9, 3 Am per
pada 115 volt. jika rugi angin dan geseran 460 watt dan rugi inti 610
watt.
Hitungefisiensi.

9.

DAFTAR PUSTAKA

Anderson,

R., r98r, "Erectric Machina And Tansfrmers', Reston publishing Company Inq, Reston Viqginia.
Bimbhr:a, P.s., 1980. 'Gmerariztd Teory of Erectricar Machfues',
pu-

Khanna

blishers, 2-8, Nath Markef Nai Sarah, Delhi.


Chapmary J.s., 1gBS, "Electrb Machinery Fundnnenfals,,
McGraw-Hil Book
Company Singapore.
FiEger:ald, A. E., and Higginbotham, D. 8., 'r,9s7,"Breic
Etectricar Engineer-

,ag', Seond Edition, McGraw-Hill Book Company,Inc,


Kogakusha
Company Ltd, Tokyo.
Fitgerald, A. E., dkk., 'l.9g1, "Electric Machinery,, Fourth
Editioru McGraw_

Hill Book Company, Singapore.


Langsdorf, s. A.,'principrrs of Drect-Current Machina",
Fourth Edition,

McGraw-Hill Book Company.


langsdorf, S. A.,,Theory of Atternafing Current Mrchinery.,
Setnnd Edidon
McGraw-Hil I Book Company.
Lindsay J. F., and Rashid M. H., 'r.9{#, "Electromechnnics and
Erectrbar Machinery', Prentice Flall, Inc., Englewood Clifs, NewJersey
Lloyd, T. c.,'t'969,'Erectric Motors andTheir Apriutiot',John nirey
& sonq
NewYork.

Nasat

S.,,, ..,,,

p..LLt(nt,lELtuutt(s

nna Lrcctrrc

Mfuchtnes",

JohnWley&

Sons, New York.

Puchsteiry A. F"

dkk

'1.,960,'Altemating Current

I{iley & Sons, Ing New

Madina', Third Edition,

Yor{<.

John
Richarrdson, V. D., 1980 'Hand Book of Rdating Electric Machinery', Reston

Publishing Company Inc., Viqginia.


Suy, M. G., lg7l,'lntrduction to lJnifed Theory $ Electromagnetb Mathino'.
Pihnan Publishing Lt4 [.ondon.
Siskind., 7986, 'Electrical Machines", Second Edition, McGraw-Hill
Kogakusha, Ltd, f ickyo.
Still, A., and Siskind, C. S.,1954,'Elementof ElectricalMachineDesign',Third

Editioo McGraw-Hill Book Company [nc., Kogakusha Company


Ltd,lickyo.
Theraja, B. L., 798{', 'Electrical Twhnology', Publication Division of Niria
Construction & Development Co(P) Ltd Ltd, Ram Nagaq New
Delhi.
Timbie, W. H., 7946,'lndustrial Electricity Are&unmf Practice, Seond
Edition, John Wiley & Sons, Inc., New York.
Veinot! G. C., and Martin,E.J,'1.987,'Frudional and Subfractional Hotse
Puoer Elutric Motors', Fourth Edition, McGraw-Hill Book Company
Inc., Singapore.

A., 1955,'Principla anil

Practice of Electrical Enginaringi,


McGraw-Hill Book Company Inc., New York.

Wallace, G.

r"*u*k*ol
Timur

Proyek Pcmtrinaan

Jawa

T. A.

rss6

/ tw

Anda mungkin juga menyukai