Anda di halaman 1dari 18

TERMOKIMIA

Termokimia
Ilmu
yang
mempelajari
perubahan kalor yang
menyertai
reaksi
kimia
Bagian kimia yang
membahas reaksi dan
perubahan
energi
yang menyertainya.

Energi
Sesuatu
yang
dimiliki
materi
sehingga dapat melakukan sesuatu
atau kapasitas melakukan kerja
Istilah dalam termokimia

Sistem adalah bagian tertentu dr alam yg


menjadi perhatian kita.
Batas : yang membatasi
sistemsesuatu
dengan lingkungan
Lingkungan
adalah segala
diluar sistem.
Batas adiabatis : yang tidak menyebabkan perpindahan
panas, misalnya dinding termos.
Batas
diatermal
:
yang
dapat
menyebabkan
perpindahan panas, misalnya bejana.

Sistem dibedakan menjadi


tiga
:
terbuka
adalah
suatu
Sistem Terisolasi
Tertutup: adalah
adalah suatu
sistemsistem
yang tidak
yang
pertukaran
kalor dan
materi
memungkinkan terjadi
terjadipertukaran
pertukaran
materi
kalor,
antara
sistem
dansistem
lingkungan
dan
tetapi
kalor
tidak
antara
terjadi
pertukaran
dan lingkungan
materi

Lingkungan

SISTE
M
terbuka

SISTEM

tertutup

SISTEM

terisolasi

Reaksi Eksoterm dan


Endoterm
Reaksi eksoterm : melepas panas

dari

sistem ke lingkungan. (kenaikan suhu)


Reaksi Endoterm : menyerap panas dari
lingkungan ke sistem. (penurunan suhu)
Kalor,
q

Eksoterm
SISTE
M

LINGKUNGA
N

Kalor, q
Endoterm

Entalpi (Heat Content)


at
p
da r
ak ku
d
Ti diu

Entalpi (H) merupakan jumlah energi


yang dimiliki oleh suatu zat/ sistem
yang terdiri dari energi dalam dan
kerja.
Hproduk Perubahan Entalpi (H) =
Hreaktan

Perubahan Entalpi (H)

Hproduk < Hreaktan

H < 0

Hproduk > Hreaktan

H > 0

Persamaan Termokimia
Apakah H negatif atau positif?
Sistem melepas panas
Eksotermik
H < 0

890,4 kJ dilepaskan untuk setiap pembakaran 1 mol metana pada suhu 25 0C


dan tekanan 1 atm.
CH4 (g) + 2O2 (g)

CO2 (g) + 2H2O (l)

H = -890,4 kJ

6.4

JENIS -JENIS PERUBAHAN


ENTALPI STANDAR
Standar : 25 C, 1 atm
Pembentukan, Hf
Penguraian, Hd
Pembakaran, Hc
Netralisasi, HN
Solvasi, Hs

JENIS -JENIS PERUBAHAN


ENTALPI STANDAR
Entalpi
Standar
(Hf)
Penguraian
Pembakaran
Standar
Standar
(Hd)
(Hc)
Entalpi Pembentukan
Netralisasi (Hn)
perubahan
kalor
yang
kalor
dari
penguraian
dilepas
jika
1dihasilkan
1mol
molsenyawa
gas di
energiyang
yang
dilepas
pada
ketika
1 unsur-unsurnya.
mol suatu
senyawa
menjadi
bakar
sempurna
dengan
oksigen.
(Reaksi penguraian
pembentukan
yang
disebabkan
adalah kebalikan dari reaksi pembentukan, maka harga entalpi penguraian
dibentuk
dari
unsur-unsurnya
berlawanan
pembentukan)
reaksi dgn
1 entalpi
mol
H+
dan 1 mol OH- pada
tekanan
1
atm.
menjadi 1 mol H2O pada keadaan
standar.

Menentukan H dengan eksperimen

Azas Black
Q lepas = q
terima
qreaksi = qair + qbom
qair = mct
qbom = Cbomt

H = q
reaksi/n

Penentuan H
Hukum Laplace:
Jumlah kalor pada pembentukan
senyawa dari unsur-unsurnya sama
dengan penguraiannya tetapi berlawanan
tanda.

Hukum Hess:
Harga H reaksi hanya bergantung pada
keadaan akhir dan awal, tidak bergantung
pada jalan/tahap yang dilewati.

Data Lengkap
1.
2.
3.

reaksi 1
Tetap/dibalik,
reaksi 2
Dikali/dibagi
reaksi 3
Mulai dari sini!!!

Dg Rumus Hf
Hr = Hf produk - Hf
reaktan

Hitung entalpi pembentukan standar dari CS2 (l) dimana:


C(grafit) + O2 (g)

CO2 (g)

S(rombik) + O2 (g)

SO2 (g)

CS2(l) + 3O2 (g)

H0
reaksi
H0
reak

CO2 (g) + 2SO2 si


(g)

= -393,5 kJ
= -296.1 kJ

H0 = -1.072 kJ
reaksi

1. Tuliskan entalpi pembentukan standar untuk CS2


C(grafit) + 2S(rombik)

CS2 (l)

2. Tambahkan reaksi yg diberikan shg hasilnya merupakan


reaksi yg diharapkan.
C(grafit) + O2 (g)

CO2 (g)
H0
reaksi
2S(rombik) + 2O2 (g)
2SOreak
2 (g)

CO2(g) + 2SO2 (g)


C(grafit) + 2S(rombik)

= -393,5 kJ
H0 = -296,1x2 kJ

si
CS2 (l) + 3O2 (g)
reaksi

H0 = +1.072 kJ

CS2 (l)

H0 = -393,5 + (2x-296,1) + 1.072 = 86,3 kJ


reaksi

Dg Diagram Energi
H

H1

H2
H3

H1 = H2 + H3

Dg Siklus Energi
SO2 + O2
H3

H2
2S + 3O2

H1

H1 = H2 + H3

2SO3

ENERGI IKATAN
Energi ikatan: energi yang
dibutuhkan untuk memutuskan
1 mol ikatan menjadi bagian
netral (atom) dlm keadaan gas.
Hr = H (Ik.pemutusan
Ik.pembentukan)
Hr = H reaktan - H produk

Alhamdulill
ah.