Anda di halaman 1dari 10

RESUME ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN AW

DENGAN DIAGNOSA MEDIS SERUMEN AS


DI POLIKLINIK THT RUMAH SAKIT INDERA PROVISI BALI
PADA TANGGAL 19 DESEMBER 2014

OLEH :
NI PUTU WULAN NATALIANI
PO7120013046
2.2 REGULER

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES DENPASAR


JURUSAN KEPERAWATAN
2014

RESUME ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN AW


DENGAN DIAGNOSA MEDIS SERUMEN AS
DI POLIKLINIK THT RUMAH SAKIT INDERA PROVISI BALI
PADA TANGGAL 19 DESEMBER 2014
A. PENGKAJIAN
Pengkajian dilakukan pada tanggal 19 Desember 2014 pada pukul 11.00 WITA di
ruang Poliklinik THT Rumah Sakit Indera Provinsi Bali. Dengan sumber informasi
dari pasien, observasi dan catatan medis pasien. Pasien tiba di ruang Poliklinik THT
RS Indera Provinsi Bali pada tanggal 15 Desember 2014 pukul 10.50 WITA dengan
No. RM 107897.
Pasien datang ke poliklinik THT dengan keluhan telinga kiri tersumbat sejak
kemarin dan gatal
1. Identitas Pasien
Nama
Umur
Jenis Kelamin
Pekerjaan
Alamat
Status
Agama
Suku Bangsa
Diagnosa Medis
Sumber Biaya
No. RM

:
Penanggungjawab
: AW
: TA
: 19 tahun
: 16 tahun
: Laki-laki
: Perempuan
: Mahasiswa
: Pelajar
: Jalan Jetayu No. 10 Denpasar Timur
: Belum Menikah
: Belum Menikah
: Hindu
: Hindu
: Indonesia
: Indonesia
: Serumen AS
: UMUM
: 107897

2. Keluhan Pasien ke Poliklinik


Pasien datang ke Poliklinik THT mengeluh telinga kirinya terasa tersumbat sejak
kemarin dan gatal.
Terapi obat : Forumen 2 x III tts AS
Data Fokus
:
a. Data Subyektif
:
1) Pasien mengeluh telinga kirinya terasa tersumbat sejak kemarin dan
gatal.
2) Pendengaran pasien baik
3) Pasien mengatakan tidak nyaman dengan kondisinya
b. Data Obyektif
:
1) Pasien tampak cemas dan bertanya tentang penyakit yang dialaminya
2) Inspeksi: tampak serumen berbentuk agak mengeras namun masih
lunak

Pemeriksaan Fisik
a. Telinga
Inspeksi
Pemeriksaan

AD

AS

Benjolan pada telinga luar

Hiperemis

Edema

Serumen

Kelainan konginetal

Palpasi
Pemeriksaan

AD

Nyeri tarik Auricula

AS
-

Otoskopi
Pemeriksaan

AD

AS

Laserasi Meatus Eksternus

Hiperemis

Serumen

b. Hidung
Inspeksi
Pemeriksaan

AD

AS

Deviasi septum nasi

Oedem

Hiperemis

Kongesti

Hiperemis

Palpasi
Pemeriksaan

AD

AS

Nyeri tekan

krepitasi

c. Tenggorokan
Mukosa lidah

Dalam batas normal, tidak tedapat gambaran peta

Mukosa faring

Hiperemis (-), granuler (-), oedem (-)

Uvula

Ditengah, tidak hiperemis

Tonsil

Tidak membesar, T1-T1, hiperemis (-)

B. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Ansietas berhubungan dengan kurangnya pengetahuan klien tentang penyakit
atau kondisi medikasi perawatan dan prosedur tindakan medis, ditandai
dengan pasien mengeluh telinga kirinya terasa tersumbat sejak kemarin dan
gatal. Pasien mengatakan tidak nyaman dengan kondisinya. Pasien tampak
cemas dan bertanya tentang penyakit yang dialaminya. Inspeksi telinga :
tampak serumen berbentuk agak mengeras namun masih lunak
2. Risiko perluasan infeksi berhubungan dengan infeksi meatus eksternal
ditandai dengan pasien mengeluh telinga kirinya terasa tersumbat sejak
kemarin dan gatal. Pasien mengatakan tidak nyaman dengan kondisinya.
Inspeksi telinga : tampak serumen berbentuk agak mengeras namun masih
lunak
C. INTERVENSI
NO.
1

DIAGNOSA
KEPERAWATAN
Ansietas

TUJUAN

INTERVENSI

Setelah diberikan

1. Beri posisi yang

RASIONAL
1. Agar pasien

berhubungan dengan tindakan


kurangnya

nyaman

keperawatan

pengetahuan

melakukan

klien selama 1x5menit

pemeriksaan

tentang penyakit atau diharapkan


kondisi

2.

medikasi kecemasan pasien 2. Beri KIE/ HE

perawatan

dan dapat berkurang ,

prosedur

tindakan dengan kriteria

medis,

kepada pasien
tentang penyakit

ditandai hasil:
a. Pasien
dengan
pasien
memahami
mengeluh
telinga
kondisinya.
kirinya
terasa
b. Cemas pasien
tersumbat
sejak
berkurang
kemarin dan gatal.

atau kondisi

Pasien

meneteskan obat

mengatakan

medikasi,
perawatan,

bila telinga sakit

tampak cemas dan

setelah ditets

bertanya

tentang

forumen segera

penyakit

yang
:

tampak

serumen

berbentuk

agak

mengeras

penyakitnya serta
pasien
memahami
kondisinya saat
ini.

bahaya, cara

kondisinya.

dialaminya. Inspeksi

mengerti tentang

pencegahan

forumen dan

Pasien

Agar pasien

pelaksanaan,

tidak nyaman dengan

telinga

nyaman saat

datang ke
Rumah Sakit
3. Ajarkan teknik

3. Untuk

relaksasi dan

mengurangi rasa

distraksi

cemas pasien.

namun masih lunak


4. Tindakan

4. Mempercepat

delegatif dalam

proses

pemberian obat

penyembuhan

tetes telinga :
Forumen 2 x III
2

Risiko

tts AS
perluasan Setelah diberikan 1. Beri KIE/ HE

1. Untuk

infeksi berhubungan asuhan

kepada pasien

menghindari

dengan

agar tidak

terjadinya infeksi

membersihkan

akibat alat dan

meatus

infeksi keperawatan
eksternal selama 1x5 menit

ditandai
pasien

dengan diharapkan tidak


mengeluh terjadi risiko

telinga kirinya terasa infeksi dengan


sejak keriteria hasil:
a. Pasien
kemarin dan gatal.
nampak
Pasien mengatakan
tenang
tidak nyaman dengan
b. Pasien
kondisinya. Inspeksi
memahami
telinga : tampak
tentang
serumen berbentuk
resiko
agak
mengeras
pencegahan
namun masih lunak
infeksi

atau mengorek

cara

telinga terlalu

membersihkan

sering

telinga yang

tersumbat

salah.
2. Lakukan toilet
telinga.

2. Untuk
membersihkan
telinga pasien
dari kotoran

3. Lakukan suction
telinga.

yang dapat
mengakibatkan
terjadinya
infeksi.
3. Untuk
membersihkan
telinga dari
kotoran.

D. IMPLEMENTASI
NO
1

HARI/TGL/JAM

DIAGNOSA

TINDAKAN

EVALUASI

KEPERAWATAN

KEPERAWATAN

FORMATIF

Jumat
Ansietas
19 Desember 2014
berhubungan
Pukul 11.10 WITA
dengan kurangnya

1. Memberi KIE/

1. Pasien dan

HE kepada

keluarga

pasien dan

memahami

pengetahuan klien

keluarga tentang

penjelasan

tentang penyakit

penyakit atau

perawat.

atau kondisi

kondisi

medikasi perawatan

medikasi,

dan prosedur

perawatan,

tindakan medis,

pelaksanaan,

ditandai dengan

pencegahan

pasien tampak tidak

bahaya, cara

nyaman dan cemas,

meneteskan

tampak serumen

obat forumen

yang agak

dan bila telinga

mengeras namun

sakit setelah

masih lunak

ditetes forumen
segera datang ke
Rumah Sakit
2. Memberi posisi
yang nyaman
3. Memberi
dorongan mental
pada pasien

2. Pasien
kooperatif
3. Mengatakan
pada pasien
agar tenang
saat
pemeriksaan
jangan

PARAF

gugup.
Pemeriksaan

4. Melakukan

dilakukan

tindakan

agar pasien

delegatif dalam
pemberian obat

sembuh
4. Pasien

tetes telinga :

kooperatif

Forumen 2 x III
2

Jumat
Risiko perluasan
19 Desember 2014
infeksi
Pukul 11.10 WITA
berhubungan

tts AS
1. Memberi

1.

Pasien

KIE/HE kepada

tampak

pasien agar tidak

mengangguk

dengan infeksi

membersihkan

kan kepala

meatus eksternal.

atau mengorek
telinga terlalu
sering untuk
menghindari
terjadinya luka
pada telinga.
2. Melakukan toilet

2. Pasien

telinga.
3. Melakukan

kooperatif.
3. Pasien

suction telinga

kooperatif.

E. EVALUASI
NO HARI/TANGGAL/JAM
1

Rabu,
3 Desember 2014
Pukul 08:35 WITA

NO
DX
1

EVALUASI SUMATIF
S: Pasien dan keluarga mengatakan sudah
mengerti tentang penjelasan perawat,
penatalaksanaan, pencegahan bahaya, cara
meneteskan obat forumen dan bila telinga

PARAF

sakit setelah ditetes forumen segera datang

ke Rumah Sakit
O: Pasien tampak tenang
A: Tujuan tercapai
P: Pertahankan Kondisi pasien
S: Pasien dan keluarga mengatakan mengerti

Rabu,
3 Desember 2014
Pukul 08:35 WITA

tentang pencegahan risiko infeksi dan mau


2

melakukan pembersihan telinga


O: Pasien tampak tenang, tidak gelisah
A: Tujuan tercapai
P: Pertahankan kondisi pasien

Mengetahui

Denpasar,20 Desember 2014

Pembimbing Praktek

Mahasiswa

Ni Putu Wulan
Nataliani
NIP:

NIM:PO7120013046

Mengetahui
Pembimbing Akademik

NIP: