Anda di halaman 1dari 33

STATUS PSIKIATRI

/
STATUS MENTAL

STATUS PSIKIATRI
A. DESKRIPSI UMUM
B. KEADAAN AFEKTIF (MOOD),

Perasaan, Ekspresi Afektif,


serta Empati.
C. FUNGSI INTELEKTUAL / KOGNITIF .
D. PERSEPSI
E. PROSES BERPIKIR
F. PENGENDALIAN IMPULS.
G. DAYA NILAI.
H. TILIKAN ( PEMAHAMAN / INSIGHT )
I. TARAF DAPAT DIPERCAYA 2

INTERPETASI STATUS PSIKIATRI ( non


Organik )

1. A, B, C : Harus Normal

A. Dikskripsi Umum :
abnormal:
B. Keadaan Afektif :
Organik
C. Fungsi Intelektual (kognitif).

2. Kombinasi D, E, F, G, H, :

Menentukan jenis diagnosa Psikiatri di Axis


I
D. Proses Berpikir.
E. Pengendalian impuls.
F. Daya Nilai.
G. Tilikan = pemahaman = insight )
(kognitif).
3. Taraf dapat dipercaya : Harus
dapat
3

A.

DESKRIPSI
1.PenampilanUMUM
: Postur dan
sikap tubuh,
1
kerapian, usia

2.Kesadaran :
a.Kuantitatif : Composmentis,
somnolence, sopor, coma
b.Berkabut (clouding) : pada delirium
c.Kualitatif : Berubah atau terganggu.
. Berubah pada psikosa, test realita
terganggu.
. Terganggu : Twilight state , Dreamlike
state, Confusion , Drowsiness
4

1.Penampilan :
Postur dan sikap
tubuh,
kerapian,
Diskripsikan yg
usia
menunjang kearah
diagnosis Axis I

Fase Residual px
Skizofrenia bisa :
Sedih
Cemas
Malingering
6

Pembicaraan

Waham
Haji bbrp
kali ok
Dicintai

Relevan /
irrelevan
Koheren /
inkoheren.
Logore /mutism ,
Blocking atau
Asosiasi longgar,
flight of idea,
sirkumstansial
Verbigerasi,
7

Contoh
kasus :
Saat di Poli
Jiwa
/Psikoterapi

Pemeriks
Afek :
aan
.?
Psikiatri
Kognitif : .?
Psikomotor : .?

Kesadaran :
.?
Relasi :.?
Limitasi :
9

Kesadaran :
.?
Relasi :.?
Limitasi :
?

10

Kesadaran : .?
Psikomotor : .?
Katalepsi
11

Px : Pria
1. Skizofrenia ?...2
x?
2. B.P.D. MRS 34
3. Ggn. Disiosiasi/
Malingering ?
Istri : Histirionik
1. Rw:
kejang/taksadar
marah2
2. Gang. Konversi
. La belle
indifferance?

12

Gradasi AfekEmosi

13

3. Perilaku dan Aktivitas


Kualitatif:
Psikomotor
Kuantitatif
:
Negativisme

A. DU2 :

a.Perlambatan :
. Hipoaktif, Akinesia,
Bradikinesia,
. Mutisme
b.Peningkatan :
. Gaduh gelisah
katatonik
. Agresi
c.Overactivity
. Gaduh gelisah
Kompulsi
Stereotip
psikomotor
. Hiperaktif i
.

Katapleksi
Otomatisme
Otomatisme perintah
Katalepsi
Stupor katatonik
Rigiditas katatonik
Postur katatonik
Fleksibilitas Cerea .
Muscle rigidity
Dystoni
Convulsion.
Astasia abasia .a .
Abulia .

14

4.
b. Gangguan
a. GangguanPembicaraan
A. DU3 :

bicara
Logorrhoe
Kemiskinan bicara
Kemiskinan isi
bicara
Bicara tidak
spontan
Dysphonia
,Stuttering ,
Cluttering

berbahasa.
Alogia
Afasia motorik
Afasia sensorik
Jargon Aphasia

15

Pembicaraan

Waham
Haji bbrp
kali ok
Dicintai

Relevan /
irrelevan
Koheren /
inkoheren.
Logore /mutism ,
Blocking atau
Asosiasi longgar,
flight of idea,
sirkumstansial
Verbigerasi,
16

A. DU3 : 5. Sikap thd


Kooperatif,
ramah ,
pemeriksa.

memperhatikan.
Defensif, kejam, bermusuhan.
kejam,
bermusuh
an

Kooperat
if, ramah

Defen
sif
17

B. Keadaan Afektif (mood), Perasaan,


Ekspresi Afektif, serta Empati.
a. Afek : Keadaan/responsitivitas emosional
pasien.
Euthymic (normal) ;
Hyperthymic : Manik , hipomania ,
euforia ;
Hipothymic : Depresif ;
Anhedonia.
Cemas , takut, apatis, ,Panik.
Irritabel, anger , labil, ambivalen,
la belle indifference.
b. Ekspresi afektif : Dangkal , (terbatas ,
18
datar ) ; labil.

Afek - Emosi
Afek - Emosi

Non Psikosa

Gangguan Mood
Depresi

Mania

Skizofrenia
Cara 1

Afek

Cemas,

Hipotimik

Hipertimik

Eutimik

Ekspresi

Marah, labil

Sedih

Gembira>>

Dangkal

Keserasian

Serasi

Serasi

Serasi

Empati

Dapat diempati (+)

(+) ; atau (-) bila


psikotik

Datar Tumpul/dangkal

Dangkal

+/-

+/-

(-)

(-)

Sedih
19

Cara 2

Menangis

Kasus : Ny X, dilaporkan
suami ke Polisi ok
melabrak WIL via SMS,
shg Ny X ditahan
Ny X bertengkar hebat dg
suami :
Adu fisik
Menangis kolaps
Pingsan ( tidak sadar
)
Aax : merasa lumpuh.
Pasca
psikoter
api

Sedih
20

Prepsikoterapi

Istri : Histirionik
1. Rw:
kejang/taksadar
marah2
2. Gang. Konversi
. La belle
indifferance?

Px : Pria
1. Skizofrenia ?...2
x?
2. B.P.D. MRS 34
3. Ggn. Disiosiasi/
Malingering ?

Post-

21

psikotera
pi

Labelle
Indiferance

Psiko terapi
Dibenturkan
pada realita

Hysteria

22

C. Fungsi intelektual /
kognitif .

1.Taraf pendidikan, pengetahuan


umum, kecerdasan.

2.Daya konsentrasi : Baik atau


Distractibility, Disinhibition,
hypervigillance

3.Orientasi (orang, tempat , waktu) :


Baik/disorientasi
4.Daya ingat Jangka Panjang.
5.Daya ingat Jangka Pendek..
6.Daya ingat Segera.

23

D. PERSEPSI
A. Gangguan Persepsi : bedakan
halusinasi dan Illusi.

B. Gang. Yg berkaitan dg
Gang.Kognitif dan Kondisi
Medis : Aura.
C. Gang. Yg berkaitan dg Fenomena
Konversi dan dissosiatif.
1. Depersonalisasi /
Depersonalization .
2. Derealisasi / Derealization.
3. Dissosiasi / Dissociation.
24

A. Gangguan Persepsi :

h.H.somatik
a.H. hipnagogik . 1. HALUSINASI
/Cenesthecic.
b.H.hipnopompik
i. H.serasi afek/Moodcongruent h.
c.H. suara / auditorik
j. Halusinasi tidak serasi
d.H. lihat / visual.
afek / M.-incongruent h.
e.H. bau / olfaktorius .
k.Halusinosis
f. H.
(Hallucinosis)
pengecapan/Gustatory.
l. H. perintah/Command
g.H.perabaan/Tactile
h.
(haptic)
2.

ILLUSI ( ILLUSSIONS ) :
25

E. PROSES BERPIKIR.
1. Arus Pikiran.
a. Produktivitas :
1. Kualitas : Irrelevansi,
Inkoherensi, Perseverasi, Verbigerasi.

2. Kuantitas : logorrhoe
b. Kontinuitas : Mutisme, Blocking ,
Assosiasi longgar / frequent derailment,
Circumstansial, Flight of idea.

c. Hendaya berbahasa : Neologism(e),


Word-salad ,Ekolalia ,Asosiasi bunyi .
26

E. PROSES BERPIKIR2.
2. Isi Pikiran :
a. Preokupasi : :
b. Gangguan isi pikiran: ( waham,
gagasan mirip waham ).
1. Kemiskinan isi pikiran / Poverty of
conten.
2. Gagasan mirip waham / Overvalued idea
.
3. Waham / Delusion .
4. Preokupasi/Trend or preoccupation of
thought .
5. Hypochondria.
6. Obsesi / Obsession .
27

E. PB3:
1.W.

b3. Waham / Delusion of

aneh /
Bizzare
2.W. sistematik
3.W. serasi afek
4.W. tidak serasi
afek
5.W. nihilistik
6.W. kemiskinan
7.W. somatik
8.W. paranoid
a. W.
persekusi
b. W.

9.W

dosa /D.of self


accusation.
10.W dikendalikan/ of
control
a.Pikirannya
dirampas/Th. withdrawal
.
b.Pikirannya
disisipi/h.insertion
c.Siar pikiran/Th.
broadcasting
d.Pikiran dikontrol / Th.
control .
28

E. PB4:

b 8. Fobia / Phobia.

a. Fobia

spesifik / Specific phobia.


b. Fobia sosial / Social phobia .
c. Fobia ketinggian / Acrophobia .
d. Agorafobia / Agoraphobia .
e. Claustrophobia .
f. Zoophobia .
g. Needle phobia / blood injection
phobia .
29

F. Pengendalian Impuls.
Daya Nilai.
F. Pengendalian Impuls.

Kontrol impuls : baik .


Apatis, Tension, Ambivalen.

G. Daya Nilai.
1. Norma Sosial.
2. Uji Daya Nilai (

Judgement )
a. Daya nilai kritis.
b. Daya nilai otomatis.
c. Daya nilai terganggu.
3. Daya nilai realita

30

G.

H. Tilikan.
I : Taraf dapat
dipercaya .
H. Tilikan ( pemahaman / insight )
1. Pemahaman intelektual : sakit (+),
terapi (-).
2. Pemahaman Utuh /True Insight: sakit
(+), terapi (-).

I3. : Pemahaman
Taraf dapatTerganggu
dipercaya .: sakit (-),
Harus dapat dipercaya.
terapi (-).
Tidak dapat dipercaya : Malingering.
31

32

KDx.GANGGUAN PSIKOTIK YANG


DIINDUKSI ZAT

33