Anda di halaman 1dari 10

part 1

cek bakat detektif, cerita di bawah tidak berhubungan satu sama lain, apa
penalaran anda untuk masing2 cerita

#1
Beberapa hari yang lalu, Aku diajak temanku untuk makan malam dirumahnya. Hal
yang menurutku aneh adalah, baru-baru ini kabarnya ia terlibat pada sebuah ajaran
agama yang aneh. Sesampainya Aku di sana, dia menyuguhiku berbagai macam
daging, tetapi ia tidak memberitahuku daging apa itu. Itu sedikit membuatku ragu.
Aku mengira bahwa itu adalah daging manusia, tetapi setelah Aku memakannya,
aku langsung menyadari bahwa itu bukanlah daging manusia.

-----------#2
Pada suatu malam istriku diserang oleh seorang perampok ketika Aku sedang dalam
perjalanan pulang sehabis lelah bekerja. Istriku menusuk perampok tersebut
dengan pisau yang sedang dibawanya dan membunuhnya. Setelah menyelidiki
kasus penusukan tersebut, polisi menyatakan bahwa itu adalah perlindungan diri
yang dilakukan oleh wanita tersebut. Ketika Aku akan menjemputnya dari kantor
polisi, dia mengatakan, Ketika aku mendengar bel pintu kupikir itu adalah kamu,
tetapi ternyata adalah perampok bertopeng yang langsung masuk segera setelah
aku membuka pintu! Sambil memeluknya dengan erat, Aku mengatakan, Kau
pasti sangat ketakutan, paling tidak sekarang kau aman
part 2
cek bakat detektif, cerita di bawah tidak berhubungan satu sama lain, apa
penalaran anda untuk masing2 cerita

#3
Akhir-akhir ini Aku mendapati bahwa anakku memiliki kemampuan aneh. Ia memiliki
kebiasaan mengacungkan jarinya pada wajah seseorang sewaktu-waktu. Suamiku
dan Aku menyadari bahwa jika anakku mengacungkan jarinya pada wajah
seseorang seperti itu, berarti orang tersebut akan meninggal tiga hari kemudian.
Tahun lalu ia mengacungkan jarinya pada kakeknya, dan pada tiga hari kemudian
kakeknya meninggal karena serangan jantung. Beberapa bulan yang lalu, dia
mengacungkan jarinya pada aktris terkenal yang ada di majalah. Tiga hari
kemudian aktris tersebut meninggal dalam kecelakaan mobil. Hari ini, ketika Aku
akan menyalakan televisi, anakku mengacungkan jarinya tepat ke arah layar. Ketika
kunyalakan televisinya, terlihat di layar bahwa Presiden sedang menyampaikan

pidatonya. Aku tidak percaya bahwa Presiden akan meninggal pada tiga hari ke
depan, tetapi prediksi anakku memang tidak pernah meleset

---------------#4
Malam ini sedang hujan deras sekali. Ketika kami sampai pada suatu tempat, Aku
menghentikan mobilku di depan sebuah terowongan. Temanku dan Aku pernah
mendengar rumor dan legenda bahwa terowongan ini berhantu. Mereka
mengatakan ketika mengendarai mobil dan melintasi terowongan ini pada malam
hari, hal yang aneh akan terjadi. Kami kemari untuk mengetes keberanian kami dan
memastikan bahwa rumor tersebut benar. Terowongan ini letakknya sangat
terpencil dan tidak banyak kendaraan yang melintas. Suasana angker dan
menyeramkan langsung kami rasakan begitu memasuki terowongan ini. Aku
menjalankan mobil dengan pelan, berharap sesuatu yang aneh benar-benar terjadi.
Tetapi ketika kami mencapai ujung terowongan kami tidak melihat sesuatu apapun
yang mengerikan.

Aku dan temanku kecewa. Ayo kita melintas lagi, kataku. Teman-temanku setuju
dan Aku memutar mobilku saat di ujung terowongan.

Sekali lagi, kami tidak mengalami hal yang aneh. Aku memutar mobilku di dalam
terowongan beberapa kali setiap kali kami hendak mencapai ujung. Setelah empat
atau lima putaran, salah satu temanku berkata, Lebih baik kita pulang saja temanteman. Kupikir dia benar, lama-kelamaan kami menjadi bosan. Dan suara hujan
yang turun ke atap mobil kami semakin lama semakin mengganggu kami.

Akan tetapi ada sesuatu yang aneh dengan nada bicara temanku tersebut. Tepat
sebelum kami keluar terowongan, kuhentikan mobilku dan melihat ke belakang. Aku
menyadari bahwa salah satu temanku tersebut menggigil dan terlihat ketakutan.
Teman-temanku yang lain menatapnya dan bertanya, Apa yang salah denganmu?
Apakah kamu melihat sesuatu??! Lalu ia berkata, Apa kamu tidak
mendengarnya? Mendengar apa? tanyaku.

Setelah terdiam cukup lama, ia mengatakan, Hujan, suara hujan"

part 3
cek bakat detektif, cerita di bawah tidak berhubungan satu sama lain, apa
penalaran anda untuk masing2 cerita

#5
Pada suatu hari ketika Aku berumur 6 tahun, adik perempuanku tidak pernah
berhenti menangis, dan itu sangat menggangguku. Jadi Aku bunuh adikku dan
kulempar mayatnya ke dalam sumur tua yang sudah tidak ada airnya. Keesokan
harinya ketika Aku menengok ke dalam sumur tersebut, mayatnya menghilang.

Ketika Aku berumur 12 tahun. Aku sedang berdebat dengan teman baikku
mengenai masalah yang sepele. Dia membuatku marah, jadi kubunuh saja dia dan
kulempar mayatnya ke dalam sumur tua itu. Keesokan harinya, ketika aku
memeriksa sumur tersebut, mayatnya menghilang.

Ketika Aku berumur 17 tahun, pacarku hamil, dan Aku tidak ingin menjadi seorang
ayah, jadi kubunuh dia dan kulempar mayatnya ke dalam sumur. Keesokan harinya
ketika Aku melihat ke dalam sumur, mayatnya menghilang.

Ketika Aku berumur 25 tahun, Aku bekerja pada sebuah kantor dan bosku sangat
kasar terhadapku. Aku sudah tidak tahan lagi, jadi kubunuh dia dan kulempar
mayatnya ke dalam sumur keesokan harinya, mayatnya menghilang.

Ketika Aku berumur 34 tahun, ibuku sakit dan berbaring di tempat tidur sepanjang
waktu. Aku tidak mau mengurusnya, jadi kubunuh ibuku dan kulempar mayatnya ke
dalam sumur. Keesokan harinya ketika Aku melihat ke dalam sumur, mayatnya
masih berada di sana. Aku selalu memeriksa ke dalam sumur itu setiap hari tetapi
mayat ibuku tidak pernah menghilang.

-----------------#6

Pada suatu malam Aku diajak oleh kedua temanku untuk berburu hantu di sebuah
rumah tua dimana dulunya pernah terjadi pembunuhan. Aku dengar si pembunuh
menjagal orang-orang ini, kata salah satu temanku. Pasti arwah mereka benarbenar marah

Ya, aku dengar ini adalah pembantaian massal, sahut temanku yang lain.
Rupanya, si pembunuh mencongkel mata sang suami dan membacok sang istri
dengan pisau yang besar. Kemudian dia mencekik anak-anaknya hingga tewas.

Apakah kalian benar-benar serius? tanyaku, atau kalian hanya menakut-nakutiku


saja?? Kalian tahu betapa takutnya Aku terhadap hantu.

Pintu depanpun kami buka. Kami berjalan sambil berpegangan tangan karena di
dalam sana gelap total dan kami hanya berbekal satu lampu senter. Kami
menelusuri ruang tamu dan dapur, kemudian turun ke ruang bawah tanah dimana
pembunuhan keji tersebut terjadi. Kami masih bisa melihat dengan jelas darah
bercipratan di tembok. Tempat ini memang benar-benar mengerikan, tapi kami tidak
melihat satupun kejanggalan atau sesuatu yang aneh. Pada saat keluar dari ruang
bawah tanah, Aku bertanya kepada temanku.

Aku tidak melihat satupun hal yang aneh, bagaimana dengan kalian?

Aku tidak.
Aku juga tidak.
Aku tidak melihat apapun.

Jadi memang benar-benar tidak ada hantu, Aku merasa lega


part 4
cek bakat detektif, cerita di bawah tidak berhubungan satu sama lain, apa
penalaran anda untuk masing2 cerita

#7
Aku hidup di Osaka, Jepang dan sering menggunakan kereta bawah tanah untuk
pergi bekerja pada pagi hari. Pada suatu hari, ketika Aku sedang menunggu kereta,
Aku memperhatikan seorang pengemis berdiri pada sudut stasiun, bergumam pada
dirinya sendiri ketika orang-orang melintas di depannya. Dia menggenggam sebuah
mangkuk sambil mengharap belas kasihan orang lain.

Seorang wanita gendut melintas di depannya dan dengan jelas bisa kudengar
pengemis itu mengatakan Babi. Wow, Aku berpikir pada diriku sendiri. Pengemis
ini mengejek orang dan masih mengharap belas kasihan dari mereka?

Kemudian seorang karyawan berbaju rapi melintas di depannya, dan pengemis itu
mengatakan Manusia Manusia? Aku tidak bisa membantahnya, jelas-jelas dia
adalah manusia.

Keesokan harinya, Aku tiba di stasiun lebih awal, dan memutuskan untuk berdiri di
dekat pengemis itu, dan mendengarkan gumaman anehnya. Lalu seorang pria kurus
berjalan didepannya dan pengemis itu berkata Sapi Sapi? Pikirku. Orang ini terlalu
kurus untuk disebut sapi. Dia lebih terlihat seperti ayam bagiku.

Beberapa menit kemudian, seorang pria gendut melintas dan pengemis berkata,
Kentang. Kentang? Aku mengira dia akan memanggil orang-orang gendut Babi?
Pada hari itu, saat bekerja, Aku tidak dapat berhenti memikirkan tentang pengemis
itu dan kata-katanya yang membingungkan. Mungkin dia memiliki kemampuan
aneh, pikirku. Aku menyelidiki tentang pengemis itu berkali-kali, Aku sering
mendengar dia memanggil orang-orang dengan Ikan atau Kambing atau
Jagung atau Tomat.

Suatu hari rasa ingin tahuku sudah tidak tertahankan lagi, dan Aku memutuskan
untuk menanyakan langsung padanya. Aku mencoba untuk melintas di depannya,
dia melihat ke arahku dan mengatakan, Roti. Aku meberikan recehan pada
mangkuknya dan menanyakannya apakah ia memiliki semacam kemampuan fisik.
Pengemis itu tersenyum dan mengatakan, Ya, memang. Aku memiliki kemampuan
untuk mengetahui apa yang terakhir orang makan ketika mereka melintas
didepanku. Aku tertawa karena Aku menyadari bahwa ia benar. Dia mengatakan
Roti. Hal terakhir yang aku makan saat sarapan sebelum Aku berangkat kerja hari
ini. Setelah itu pergi dan berhenti untuk mengamatinya lagi

---------------#8
Aku benar-benar merindukan kakak perempuanku. Aku berumur 8 tahun dan
kakakku 12 tahun. Aku hidup dalam keluarga yang sangat miskin. Tahun lalu
kakakku melarikan diri dari rumah. Walaupun kami selalu berbagi tempat tidur, dia
tidak pernah mengatakan padaku bahwa dia akan melarikan diri. Jika Aku
mengetahuinya, Aku mungkin akan memintanya untuk membawaku pergi
bersamanya. Ketika Aku bangun pada pagi harinya, ibuku mengatakan padaku
bahwa kakakku menghilang. Orangtuaku telah mencarinya di manapun namun tidak
berhasil menemukannya.

Tidak lama setelah itu, ibuku mengatakan padaku bahwa ia menang lotre. Ayahku
mengatakan bahwa ia menemukan tiket itu di tempat pembuangan sampah. Ketika
Aku melihat semua uang yang ada di dalam koper, Aku berpikir bahwa semua
masalah kemiskinan yang kami hadapi akan berakhir. Ternyata Aku salah,
orangtuaku sesegera mungkin pergi ke mall. Ayahku membeli mobil baru dan
sebuah televisi besar. Ibuku membeli pakaian baru dan banyak perhiasan.

Akan tetapi mereka tidak membelikan Aku apapun.

Apa yang terjadi ketika semua uang habis? tanyaku kepada mereka.
Tidak perlu cemas, sahut ibuku. Kami masih memilikimu.

Aku rasa mereka benar-benar masih menyayangiku bukan.

#
malam itu Nia mendengar berita yang mengejutkan. salah seorang kakak lakilakinya, Ronald, meninggal dunia karena kecelakaan. mobil yang dikendarainya
bersama saudara kembarnya, Billy, menabrak pohon. Billy hidup, namun Ronald
tidak bisa diselamatkan nyawanya.
Pemakaman diselenggarakan pada keesokan harinya. semua keluarga yang
menghadiri pemakaman itu nampak sangat sedih. terlebih Billy. sebagai sepasang
saudara kembar, tentu mereka sangatlah dekat. Dari kejauhan, Nia melihat seorang
laki-laki sedang mencoba menghibur Billy. Laki-laki itu, menurut Nia, sungguhlah
tampan, tetapi dia tidak mengenal siapa lelaki itu. Ia hanya bisa mengasumsikan

bahwa laki-laki itu adalah sahabat baik Billy dan Ronald. Ketika pemakaman selesai,
Nia mencari-cari lelaki itu, ingin berkenalan. tetapi ternyata lelaki itu sudah hilang,
barangkali pulang. Agak menyesal karena tidak sempat berkenalan dengan cowok
ganteng, Nia akhirnya mengkuti keluarganya ke mobil.
seminggu kemudian, Billy meninggal dunia karena keracunan makanan

#
Ada 2 gadis kembar identik, bernama Mandy & Melissa. Mereka tinggal bersama orangtua & saudara laki2 nya di
sebuah rumah mewah di tepi kota. Semua orang cemburu kepada ke2 gadis itu karena ayahnya sangat kaya dan
akan membelikan apapun yang mereka mau.
Di satu malam yang kelam, ke2 gadis itu diculik. Mata mereka sudah tertutup dan terikat dikursi ketika mereka
terbangun. Mereka ber2 sangat ketakutan dan mulai menangis.
Tiba2, Mandy mendengar seseorang berbisik di telinganya. Itu adalah penculiknya.
"Aku sudah menghubungi orangtuamu dan aku menuntut uang tebusan 1 juta dollar." Dia bilang "Jika kamu kabur,
aku akan bunuh Melissa."
Lalu Melissa mendengar penculiknya berbisik di telinganya.
"Aku sudah menghubungi orangtuamu dan aku menuntut uang tebusan 1 juta dollar." Dia bilang "Jika kamu kabur,
aku akan bunuh Mandy."

#
aku tak habis pikir bagaimana kerja polisi di kota tempat tinggalku.akhir2 ini banyak
kejadian pembunuhan dan pembunuhnya belum tertangkap.tempo hari ada seorang
wanita yang dibunuh di dekat pabrik tekstil di pinggir kota.dia ditusuk dengan
sebuah pisau pembelah es.pisau itupun membuat orang awam pun bergidik...pisau
itu terdapat gantungan tengkorak manusia...hal itu membuat ibuku takut untuk
keluar rumah,tapi aku mengatakan bahwa tidak akan apa2 bila berhati hati..tapi
ibuku tetap khawatir karena dia yakin polisi tidak mampu berbuat apa2...
duh bagaimana polisi ini...kata ibuku barang bukti alat pembunuhnya pun belum
ketemu...
#
istriku telah meninggal pada bulan april kemarin...aku sangat
mencintainya...kemudian malam itu aku mencoba bernostalgia dengan membuka
lemari baju istriku...banyak baju yang indah yang sering dikenakannya semasa dia
hidup...tiba2 kutemukan buku diary miliknya..kubaca hingga halaman terakhir...dan
beginilah isinya..
02/14:hidupku baru saja dimulai bersamamu

02/28:aku hanya diciptakan untukmu


03/20:kematian tak akan sanggup memisahkan kita
03/25:aku tak akan pernah melepasmu
04/10:aku tak punya banyak waktu lagi
05/05:apakah kamu mengerti?....
aku pun membacanya berulang ulang,tapi aku tetap tak tahu apa maksud dari
istriku...
#
aku bersama istri dan kedua anakku ingin pergi pulang ke kampung halamanku di
desa terpencil di kaki sebuah gunung,di tengah jalan anak2ku kelaparan sehingga
kamipun sepakat turun untuk makan di restoran di sepanjang jalan...tiba di sebuah
restoran,kamipun meminta sopir berhenti...
selagi kami makan ada berita di tv restoran tentang kecelakaan bus yang terkena
batuan longsor dari gunung...kecelakaan itu ternyata bus yang kami tumpangi tadi
dan terjadi tak jauh dari lokasi kami...
dengan santai istriku bilang...seharusnya kita tidak turun dari bus itu tadi...
akupun terkejut dan bilang...apa maksudmu?apa kau ingin mati?...
tapi sejenak aku berpikir dan kemudian berkata...ya ternyata kau benar..kita tidak
seharusnya turun dari bus itu...
#
Mrs. Adenauer tinggal di jerman semasa perang dunia II. Tidak tahan dengan
pemerintahan keji Nazi yang saat itu berkuasa atas Jerman, Mrs. Adenauer
berencana kabur dengan melewati perbatasan Jerman menuju ke Swiss. Perbatasan
tersebut berupa sebuah jembatan sepanjang setengah mil dan terdapat jurang
yang terjal di kedua sisinya. Setiap 3 menit sekali penjaga di perbatasan tersebut
keluar dari pos penjagaan untuk mengecek apakah ada orang yang akan melewati
jembatan atau tidak. Bila nantinya didapati ada orang yang menyeberang dari arah
Jerman menuju Swiss maka akan langsung ditembak. Tetapi bila sebaliknya, maka
orang tersebut akan dicek surat dan ijin2nya, apabila tidak memiliki ijin maka akan
langsung dipulangkan kembali ke Swiss. Mrs. Adenauer tahu paling tidak butuh
waktu 5-7 menit untuk melewati jembatan tersebut. Bagaimana cara Mrs. Adenauer
melewati jembatan perbatasan tersebut?
#
Aku sangat ketakutan semalam, setelah aku membaca cerita yang sangat menakutkan pada suatu
website. Yang lebih parah lagi aku sendirian di rumah karena orang tuaku pergi ke luar kota. Jadi,
Aku menyalakan lampu di kamarku dan pada seluruh koridor yang menuntunku menuju kamar
mandi, itu membuatku merasa lebih baik. Satu-satunya hal yang menakutkanku adalah ketika aku

selesai mandi dan kembali. Aku menyalakan lampu kamarku, dan pada saat bersamaan seekor
kucing melompat ke atap rumahku dan membuat suara gaduh di dekat jendela kamarku. Hal itu
membuatku terkaget-kaget.

#
Aku sudah lama menjomblo. Karena itulah aku
memutuskan ikut sebuah situs kencan online.
Namun di sana aku malah menemukan profil
Sakura, seorang teman lamaku waktu sekolah.
Karena sudah lama tak berjumpa dengannya,
akupun meng-add dia. Beberapa hari kemudian,
aku melihatnya online dan kamipun memulai
chat.
Hai, apa kau masih ingat denganku? Kita dulu
sekelas waktu SMA.
Kemudian, dengan segera ia membalasku.
Oh, wow. Itu kau! Tentu saja aku ingat.
Aku terkejut melihatmu di sini. Wah, kau sama
sekali tak berubah. Apa yang kau lakukan
sekarang?
Aku sekarang di sekolah.
Sekolah? Universitas kali maksudmu?
Ya, itu maksudku.
Wah, hebat! Selepas lulus, aku langsung
bekerja. Aku di Tokyo sekarang. Kau kuliah
dimana? Sejak dulu nilaimu memang selalu
bagus-bagus.
Ah, tidak kok. Tapi akhir-akhir ini aku nggak
konsen belajar. Ada pembangunan di belakang
rumahku.
Belakang rumahmu? Bekas supermarket itu

ya?
Iya. Kau masih ingat rumahku ya?
Ya, rumahmu kan di Jalan Takagi, dekat dengan
SMA kita. Masih ingat dulu kita sering makan es
krim di taman samping rumahmu?
Terima kasih. iapun offline saat itu juga.
Aku mulai merasa bulu kudukku berdiri.