Anda di halaman 1dari 3

1.

Pemberian ASI Eklusif


Asi eklusif didefinisikan sebagai pemberian asi tanpa suplementasi makanan maupun
minuman lain , baik berupa air putih, jus , ataupun susu lain selain asi. Pemeberian
vitamin, mineral, dan obat-obtan di perbolehkan selama pemeberian asi eklusif.
Pemeberian asi eklusif selama 6 bulan pertama cukup untuk mencapai tumbuh kembang
optimal,
Selam 6 bulan pertama, bayi yang mendapat asi tidak membutuhkan air putih, maupun jus
buah, bahkan dalam cuaca panas sekalipun. Pemeberian makanan atau minuman selain asi
beresiko mengandung kontaminan atau alergen.
(Ikatan Dokter Anak Indonesia)
2. Nilai normal HB menurut Who
Hemoglobin

Umur

Hb

Trombosit

Rerata

-2 SD

rerata

Baru lahir

16,5

13,5

2090 ribu

1-3 hari

18,5

14,5

192 ribu

2 minggu

16,6

13,4

252 ribu

1 bulan

13,9

10,7

252 ribu

2 bulan

11,2

9,4

252 ribu

6 bulan

12,6

11,1

252 ribu

6-24 bulan

12,0

10,5

150-300 ribu

2-6 tahun

12,5

11,5

150-300 ribu

6-12 tahun

13,5

11,5

150-300 ribu

12- 18 tahun 14,5

13,0

150-300 ribu

12,0

150-300 ribu

(laki-laki
12-18

tahun 14

( perempuan)

( Buku ajar infeksi dan pediatri tropis, ikatan dokter anak indonesia 2008)

3. Maltiron isinya apa aja?


Vitamin A 6000 iu, Vitamin B1 3 mg, Vitamin B2 3 mg, Vitamin B6 2
mg,

Vitamin B12 2 mcg, Vitamin C 75 mg, Vitamin D 400 iu,

Nikotinamida 20

mg, Kalsium Pantotenat 10 mg, Biotin 0,02 mg, Fe

Fumarat 135 mg, Kalsium

Karbonat 250 mg, Tembaga Sulfat 3,93 mg,

Mangan Sulfat 4,06 mg,

Magnesium 9,95 mg, Seng 6,6 mg, Natrium

Tetraborat 0,882 mg, Kalium 3,35

mg, Natrium molibdat 0,504 mg, Kalium

Iodida 0,016 mg.


(MIMS)
4. Tanda klinis dhf
Tanda klinis
Demam tinggin mendadak tanpa sebab yang jelas, berlangsung terus menerus
selama 2-7 hari
Terdapat manifestasi perdarahan ditandai dengan :

Uji bendung positif

Petekie, ekomosis, purpura,

Perdarahan mukosa, epistaksis, perdarahan gusi

Hemetemesis dan atau melena

Pembesaran hati
Syok, ditandai nadi cepat dan lemah sampai tidak teraba, hipotensi sampai tidak
terukur , kaki dan tangan dingin , kulit lembab ,capillary refill time memanjang (>2
detik) dan pasien tampak gelisah.
Laboratorium
Trombositopenia

Adanya kebocoran plasma karena peningkatan permeabilitas kapiler, dengan


manifestasi sebagai berikut:

Peningkatan hematokrit 20 % dari nilai standart

Penurunan hematokrit 20% setelah mendapat terapi cairan

Efusi pleura/ perikardial, asites, oedem palpebra, hipoproteinemia.

Dua kriteria klinis pertama ditambah satu dari kriteria laboratorium ( atau hanya
peningktaan hematokrit) cukup untuk menegakkan diagnosis kerja DBD.
( world health organization 2009)