Anda di halaman 1dari 4

=*VtLAtt

Dt

(Art

i orti{ lenrr !qI|


!

BUPATI GROBOGAN
KEPUTUSAN BUPATI GROEOGAN
NOMOR :44O lSzO l2OL3
TENTANG
PENETAPAN PUSKESMAS PELAKSANA
PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY DASAR (PONED)
DI KABUPATEN GROBOGAN

BUPATI GROBOGAN,

Menimbang :

a.

b.

bahwa dalam rangka upaya mempercepat penurunan


Kematian Ibu dan Neonatal perlu dilakukan peningkatan
Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar (PONED)
di Puskesmas;

bahwa dalam rangka pembentukan

Puskesmas
Pelaksana Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar
(PONED) di Puskesmas perlu adanya pelatihan tenaga

dan kesiapan alat kesehatan untuk


c.

Mengingat

1.

mendukung
pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar (PONED)
bahwa untuk maksud tersebut dalam huruf a perlu
menetapkan Puskesmas Pelaksana Pelayanan Obstetri
Neonatal Emergency Dasar (PONEDI di Kabupaten
Grobogan dengan Keputusan Bupati

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang


Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam
Lingkungan Propinsi Jawa Tengah;

2.

Undang-Undang Nornor 15 Tahun 2OO4 tentang


Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab
Keuangan Negara;

3.

Undang-Undang Nomor

32 Tahun 2AA4

tentang
Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali

diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12


Tahun 2OO8 tentang Perubahan Kedua Atas Undang4.
5.
6.

Undarrg Nomor 32 Tahun 2AA4 tentang Pemerintahan;


Undang, Undang Nomor 36 Tahun 2OOq tentang
Kesehatan;
Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang
Pengelolaan Keuangan Daerah;
Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2AAT tentang
Pembagian Urusan Pemerintah Antara Pemerintahan,
Daerah Provinsi. dan Pemerintahan

7.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2OO9


tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah
Daerah;

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2OOl


tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah;
9. Peraturan Daerah Kabupaten Grobogan Nomor 2 Tahun
2OOB tentang Urusan Pemerintahan yang Menjadi
Kewenangan Pemerintahan Daerah Kabupaten Grobogan;
10. Peraturan Daerah Kabupaten Grobogan Nomor 8 Tahun
2AO8 tentang susunan, kedudukan dan tugas pokok
Organisasi Dinas Daerah Kabupaten Grobogan ;

8.

MEMUTUSKAITI

hdenetapkan
KESATU

Menetapkan Puskesmas pelaksana Pelayanan Obstetri


Neonatal Emergency Dasar {PONED} di Kabupaten Grobogan
sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Keputusan ini.

KEDUA

Tbgas dan kewenangan Puskesmas tersebut diktum KESATU


untuk melakukan tindakan-tindakan emergency
sebagaimana tercantum dalam La.rnpiran II Keputusan ini,
akan diatur dengan pettrnjuk teknis Kepala Dinas Kesehatan
Kabr,rpaten Grobogan

KETIGA

Menugaskan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten


Grobogan untuk melaksanakan pembinaalr dan
pengendalian secara terpadu, efektif dan efisien terhadap

Puskesmas pelaksana Pelayanan Obstetri Neonatal


Emergency Dasar (PONED) tersebut diktum KESATU.
KEEMPAT

Keputusan ini rnulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan

bogan

Vla zot,

.pK.Y
G PUDJIONOP

Tembusan i
Yth 1. Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial
Setda Kah. Grobogan
2.-KepaJa DPPKAD Kab. Grobogan
3. Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Kab. Grobogan
4. Arsip

LAMPIRAN I Keputusan Eupati Grobogan

Nomor :hlf0/Vtb lzot>

Tanggal : lE

Mei

bV

DAFTAR PUSKESMAS PELAKSANA


PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY DASAR (PONED)
DI KABUPATEN GROBOGAN
NO
1

2
3

4
5
6

PUSKESMAS
Puskesrnas Geyer I
Puskesmas Klambu
Puskesmas Karangrayung I
Puskesrnas Gubug I
Puskesmas Kradenan I
Puskesmas Pulokulon I

LOKASI
Kecamatan Geyer
Kecamatan Klambu
Kecamatan Karangrayung

Kecamatan Gubug
Kecarnatan Kradenan
Kecamatan Pqldhgrlon
GROBO(

ll.r1

PUDJIoNO/z

LAMPIRAN

II

Keputusan Bupati Grobogan


:|t\o l>zC / zoty
Tanggal : 15 t/rat 2bl)

Nomor

TUGAS DAN KEWENANGAN PUSKESMAS


PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY DASAR (PONED)
KABUPATEN GROBOGAN

1.

T\rgas Puskesmas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar (PONED)

yaitu :
a. menerima rujukan dari fasilitas rujukan di bawahnya (Puskesmas
Pembantu, Bidan Praktek Mandiri, Pos Kesehatan Desa dan Bidan
Desa);

b. melakukan kegawatdaruratan obstetric neonatal sebatas $rewenzrng;


c. melalrUkan rujukan kasus secara aman ke rumah sakit dengan
penanganan pra hospital.
2. Kewenangan yang dimiliki oleh Puskesmas Pelayanan .Obstetri Neonatal
Emergency Dasar (PONED) yaitu untuk :
A. Melakukan penanganan awal kasus kegawatdaruratan obstetric dan

neonatal.
B. Stabilisasi pasien sebelum merujuk.
C.

Melakukan pfoses rujukan dengan pendampingan berbagai kasus


antara lain :

a. Hipertensi dalam kehamilan (Pre-eklampsia, eklampsia);


b" Tindakan pertolongan Distosia Bahu dan Ekstraksi Vakum pada
pertolongan persalinan ;
c. Infeksi Yrifas;
d. Perdarahan post partum;
e, Robekan perineum derqiat I & II;
f. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), Hipotermi, Hipoglikemia, masalah
pemberian minum pada bayi;
g. Asfiksia pada b"yt;
h. Gangguan nafas pada bayt;
i. Kejang pada bayi baru lahir;
j. Infeksi Neonatal;
k. Manual plasenta.

G PUDJIONOP

s$ffirD