Anda di halaman 1dari 6

TRANSMITTERS

ELECTRICAL SYNAPSE
Tersusun atas gap junction
Struktur : protein: 2 unit connexon (1 connexon terdiri dari 6 connexins)
Cara kerja : ketika ada aksi potensial connexonnya akan berputar sehingga ada pore u/ ion masuk sesuai konsentrasi
gradien
Jarang ada pada sistem saraf mammalia
Contoh : inspiratory center di medulla oblongata, saccades control
CHEMICAL SYNAPSES
Merupakan protein yang terlibat dalam pelepasan neurotransmitters
Setelah dilepaskan, akan berikatan dengan receptor pada postsynaptic membrane
Receptornya ada 2 macam yaitu :
METABOTROPIC
Disebut metabotropic karena menyebabkan efek
metabolik pada sitoplasma neuron
Tidak mempunyai ion channel
Fungsinya di inisiasi melalui alpha dan beta
subunit yang lepas ketika ada neurotransmitters
yang berikatan direceptornya, setelah itu subunit
alpha dan beta akan menuju permukaan dan
menggunakan G protein (Gs-stimulatory, dan
Gi-inhibitory) yang akan menginisiai 2nd
messenger system untuk aktivasi ion channel
2nd messenger systemnya ada 3
Cyclic AMP system : untuk fosforilasi protein melalui protein kinase A
Phosphoinositol system : untuk melepaskan Ca dari cytoplasmic store oleh IP3
Arachidonic Acid system : produksi metabolit arachidonic acid, fungsinya berhubungan dengan histamine

IONOTROPIC
Punya ion channel
Disebut juga ligand gated channel
Termasuk fast receptors
Ketika
berikatan
dengan
excitatory
neurotransmitters jadi EPSP (depolarisasi), jika
dengan inhibitory neurotransmitter jadi IPSP
(hyperpolarization),
dan
membutuhkan
2nd
messenger sytem jika ingin lebih depolarisasi

TRANSMITTERS & MODULATORS


Neuromodulation : pengaruh dari gelombang/signal dari satu neuron ke neuron lainnya. Receptornya bisa disebut
autoreceptor jika berada di parent neuron, dan heteroreceptor jika berada di neuron yang berdekatan dan berbeda fungsinya
Autoreceptor biasanya menyebabkan adanya negative feedback karena peningkatan konsentrasi neurotransmitters di
synaptic cleft
Fate :
Di inaktivasi pada synaptic cleft
Difusi ke CSF melalui ECF
Di recycle secara langsung/tidak langsung oleh glial cells

AMINO ACID TRANSMITTERS


Paling banyak di otak dan spinal cord adalah glutamate
-Ketoglutarate

glutamate
GABA-transaminase

GABA
GAD (glutamic acid decaroboxylase)

GABA widely distributed in the brain and spinal cord dan nucleinya banyak di caudate nucleus dan lentiform nuclei. Selain
itu juga ada di hipotalamus, periaqueductal gray matter, hippocampus, dan purkinje cells
Glycine adalah neurotransmitter amino acid yang paing sederhana. Disintesis dari glucosa via serine. Merupakan inhibitory
transmitter untuk internuncial neurons di brainstem dan spinal cord
GLUTAMATE
punya metabotropic dan ionotropic receptors
Ionotropic receptornya ada 3 yaitu : AMPA (amino-methylisoxaloepropionic acid), kainate, NMDA (N-methyl-D-aspartate)
Kainate sendiri jumlahnya sangat sedikti dan lebih banyak dijumpai dalam bentuk AMPA-K atau sering juga disebut nonNMDA receptors
Cara kerja :
1. Aktivasi AMPA-K receptor di post synaptic membrane
2. Na+ masuk, sedikit K+ keluar, EPSP, depolarisasi (-65 jadi -50)

3.
4.

Mg2+ yang tutup NMDA receptor lepas, jadi receptornya terbuka untuk ion Na+ sehingga bisa terjadi aksi potensial
Ion Ca2+ juga masuk untuk memperpanjang periode depolarisasinya sehingga ada aktivasi calcium dependent
enzymes
5. Modifikasi struktur & jumlah synaptic contact dengan target cells (activity dependent synaptic modification) untuk
short term memory
Receptor NMDA bisa menyebabkan sebuah fenomena yang disebut glutamate excitotoxicity karena adanya calcium influx
yang berlebihan.
Ischemia excesss calcium influx aktivasi Ca-dependent protease & lipase degradasi protein & lipid cell death
Pada keadaan ini biasanya diberi NMDA antagonist
Metabotropic receptors terletak di
Postsynaptic membrane dan mempunyai efek excitatory
Di presynpatic membrane mempunyai efek inhibitory dan merupakan autoreceptors
GABA
Ionotropic receptors (GABAA)
Banyak di limbic lobe of the brain dan secara langsung berhubungan dengan ion ClAktivasi GABAA Cl-masuk dari synaptic cleft ke postsynaptic membrane hyperpolarization sampai -80 mV
Metabotropic (GABAB) secara meyeluruh tersebar di otak dan peripheral nerve plexus sebagian besar adalah G-protein
yang menggunakan 2nd messenger system namun sebagian lagi ada yang beraksi langsung tanpa 2nd messenger system
kepada receptor GIRK (G-protein inwardly rectifying K+ channels)
Cara kerja : transmitters berikatan dengan receptor melepaskkan beta gamma subunits, mengeluarkan ion K+ IPSP
Responnya lebih lambat dan lemah dibandingkan GABAa dan membutuhkan frekuensi yang tinggu untuk distimulasi
Posisinya bisa extrasynaptic dengan adanya G-direct channel yang merupakan voltage gated calcium channel dan kalau di
aktivasi sebabkan inhibis dari parent neuron atau neuron glutamatergic yang berdekatan (figure 8.12)

Recycling

BIOGENIC AMINE TRANSMITTERS


ACETYLCHOLINE
Di CNS, cholinergic neurons berproyeksi dari basal region of forebrain ke hippocampus. Penting untuk learning &
memory, degenerasi pada neurons ini bisa sebabkan alzheimer
Di PNS, semua motor neurons ke skeletal muscle meunggunakan acetylcholine
Preganglionic sympathetic & paraysmpathetic neurons
Postganglionic parasympathetic ke cardiac muscle, smooth muscle of intestine & bladder, eye for accomodation
Acetylcholine terbentuk dari choline + acetyl group dari acetyl coA via acetyltransferase
Recycling :
Acetylcholine di degradasi oleh acetylcholine esterase (AChE) di synaptic cleft menjadi choline + acetic acid kemudian
choline akan di recycle (fig 8.16)

Receptor

Nicotinic receptors di NMJ skeletal muscle, autonomic ganglia, CNS


Aktivasi oleh ACh ion pore terbuka CA2+ dan Na+ masuk depolarisasi
Receptor ini berhubungan dengan inervasi dari skeletal muscle
Muscarinic terdistribusi di
1. Temporal lobe dari otak untuk pembentukan memori
2. Autonomic ganglia
3. Cardiac muscle fibers
4. Smooth muscle of intestine & bladder
5. Secretory cells dari sweat glands
Tipenya ada M1-M5
M1, M3, M5 excitatory. M2, M4 inhibitory

MONOAMINES
CATHECOLAMINES
Termasuk dopamine, norepinephrine, ephinephrine yang terbentuk dari asam amino tyrosine
Disintesis di nerve terminal di masukan ke dalam vesikel berikatan dengan receptors ada yang di presynaptic dan
postsynaptic
Sisanya
di inaktivasi oleh cathecol-O-methyltansferasi (COMT)
Specific uptake transporters
Collected by vesicular protein transporters
Inaktivasi oleh MAO (monoamines oxidase)
DOPAMINE
Berperan dalam parkinson disease, drug addiction, dan schizophrenia
2 kelompok utama dari dopaminergic neurons terletak di midbrain yaitu SUBSTANTIA NIGRA & VENTRAL
TEGMENTAL AREA (VTA)
Subtansia nigra adalah bagian dari basal ganglia, berhubungan dengan striatum (caudate nucleus & putamen) melalui
dopaminergic nigrostrial pathway untuk kontrol neuron motorik ke motor cortex. Kalau rusak bisa jadi parkinson
disease
VTA menyebarkan dopaminergic neurons ke forebrain
Mesocortical ke prefrontal cortex. Kalau rusak jadi schizophrenia
Mesolimbic ke limbic nuclei termasuk nucleus acuumbens (di ventral striatum) kalau terjadi sekresi dopamine
berlebihan jadi drug addiction
Receptors
D1 : excitatory
D2 : inhibitory
Terletak di striatum untuk proper execution of learned motor neurons including locomotion
NOREPINEPHRINE
Di CNS terkonsentrasi di cerulean nucleus di floor of 4th ventricle kemudian berproyeksi ke gray matter dari otak dan
spinal cord untuk sleepwake cycle & control of mood
Di PNS dihasilkan oleh sympathetic nerve endings (terutama di CVS untuk kontrol blood pressure).merupakan komponen
dari fight or flight mechanism untuk respon bahaya pembentukannya di neuron yang punya beta-hydorixylase yang
terbatas pada inner surface dari membrane synaptic cleft
Receptors : g-protein alpha beta (table 8.4)
Recycle via specific reuptake transmitters
Punya 3 fate
Metabolized di dekat/di synaptic cleft oleh COMT
Dibawa ke ECF berkaitan dengan isolated specific membrane heteroreceptors
Di metabolisme oleh MAO

EPINEPHRINE
Di CNS, dihasilkan oleh cells dari upper lateral part of medulla oblongata
yang punya PNMT (phentolamine-N-methyltransferase)
Di PNS dihasilkan oleh chromaffin cells di adrenal medulla sebagai hormone
Berperan dalam sympathetic effects on circulatory & other system in
response to danger
Chromaffin cells adalah sympathetic ganglion yang dimodifikasi dan
mempunyai synaptic contact dengan preganlionic cholinergic neurons
SEROTONIN
Jika jumlahnya menurun bisa sebabkan depresi
Kelainan metabolisme serotonin bisa sebabkan behavioral disorder seperti
anxiety state, obsessive-compulsive disorders, dan bulimia
Serotogenic cell ada di midregion/ raphe dari brainstem dan axonnya
proyeksi ke gray matter dari otak dan spinal cord
Biasanya disebut 5-HT (5-hydroxytryptophan) dan berasal dari tryptophan
yang bisa didapatkan dari diet/makanan.
Formation fig 8.19
Receptor table 8.5
Recycle sama seperti cathecolamines tapi tidak ada COMT, hanya ada MAO
HISTAMINE
Disintesi dari histidine (fig 8.22)
Soma dari neuronnya ada di posterior part dari hipotalamus dan menempati tuberomammilary nucleus, dan axonnya akan
ke cortex
Fungsi : mendukung cholinergic dan dopaminergic neurons untuk maintan awake state dan di aktivasi oleh peptide orexin.
Kalau kekurangan orexin bisa sebabkan compulsive daytime sleep disorders

Receptor : H1-H3
H1 , H3 Gs via arachidonic acid pathways prostaglandin and other
endoperoxides modify cyclic AMP
H3 : inhibitory autoreceptors
NEUROPEPTIDES
Structure : linear chains of amino acid linked by peptide bonds
Peptide precursor chains (propeptides) dihasilkan di golgi vesikel nerve
endings
Receptors : G protein
Basically merupakan cotransmitters untuk bantu effect daru
neurotransmitter seperti ACh dan glutamate
Contoh : sweat gland with ACh dan VIP (vasoactive intestinal polypeptide)
as cotransmitters

ADENOSINE
Dari ATP
Merupakan excitatory cotransmitters dengan ACh di parasympathetic neurons yang menginervsi smooth & cardiac muscle
Di otak merupakan ihibitory contransmitters dengan glutamate
Receptornya yang di presynaptic sebabkan penurunan glutamate release, yang di postsynaptic sebabkan hyperpolarisasi
Compound yang mengandung adenosin disebut sedative
Antagonistnya sebabkan penigkatan alertness dan peningkatan fungsi kognitif sementara
Cth : methyxanthenes (caffeine), theophylline (tea), theobromine (cocoa)
NITRIC OXIDE
Lipid & water soluble gaseous radical yang dengan cepat melewati cell membrane
Di sintesis dari arginine oleh enzim nitric oxide synthase ketika ada Ca2+ entry setelah depolarisasi
Mengaktivasi guanylate cyclase meningkatkan cyclic AMP di target cells
Di autonomic nervous system berperan sebagai smooth muscle relaxant
Di otak untuk memory formation dengan elciting long term potentiation di glutamatergic neurons di hippocampus

Beri Nilai