Anda di halaman 1dari 2

MATA KULIAH

: ETIKA BISNIS

MATERI

: Etika Profesi (BAB 7)

NAMA

: Iklima Fitri Rahmatiah

SUMBER

:
1. Kompas.co.id
2. http://documents.tips/documents/lima-contoh-kasus-pelanggaran-kode-etikprofesidocx.html

Kasus Etika Profesi


MAFIA ANGGARAN JAKARTA, KOMPAS
Dewan Perwakilan Rakyat sulit diharapkan mau membongkar praktik mafia
anggaran yang terjadi di lembaga tersebut dan melibatkan pejabat pemerintah. Partai
politik dan politikusnya di DPR diuntungkan dengan kondisi tetap tak terungkapnya
praktik mafia anggaran karena mereka mengandalkan pembiayaan politik dari transaksi
haram seperti dalam kasus suap di Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian
Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Setidaknya di dua kasus, Kemenpora dan Kemenkertrans
menjadi contoh konkret bahwa praktik mafia anggaran terus berjalan. Sulitnya kita
berharap pada politikus untuk memberantas korupsi karena mereka juga terjebak pada
agenda dan kepentingan pragmatis, kata Koordinator Divis Korupsi Politik Indonesia
Corruption Watch (ICW) Abdullah Dahlan di Jakarta, Senin (12/9). Abdullah
mencontohkan praktik mafia anggaran yang coba diungkap anggota DPR Wa Ode
Nurhayati. Namun yang terjadi, Badan Kehormatan DPR justru memproses yang
bersangkutan meskipun dia sebagai penyingkap aib (whistle blower). BK DPR tak pernah
memeriksa pihak-pihak yang disebutkan Wa Ode. Parpol dan politikusnya mengandalkan
permodalan politik dari kongkalikong semacam ini, jadi sulit mereka mau mengungkap
praktik mafia anggaran, kata Abdullah. Abdullah mengatakan, praktik mafia anggaran
dimulai sejak perencanaan, misalnya dalam kasus dana percepatan infrastruktur daerah
(DPID) di Kemnakertrans. Dalam perencanaan, orang di lingkaran menteri menawarkan
beberapa daerah untuk mendapatkan program atau wilayah proyek DPID. Tentunya

dengan imblana fee tertentu, katanya. Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum
Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi mengungkapkan,
anggaran yang sudah disetujui DPR dalam kenyataannya tidak diberikan ke daerah secara
gratis. Dalam kasus suap di Kemenpora dan Kemnakertrans, terlihat jelas DPR dan
pemerintah saling mengambil uang dari anggaran yang seharusnya untuk daerah. Harus
ada fee buat parlemen, sementara birokrat kita juga butuh duit . Keduanya saling
membutuhkan. Pejabat di kementerian membutuhkan uang untuk biaya kenaikan pangkat
dan upeti bagi atasan mereka. Menteri juga membutuhkan uang untuk membantu partai
politiknya.
Analisis: Dalam artikel Penyelewengan Anggaran yang tertulis pada harian
kompas, rabu, 14 September 2011 terdapat beberapa pelanggaran prinsip etika profesi
akuntansi yaitu Prinsip pertama : Tanggung Jawab Profesi, Prinsip Kedua : Kepentingan
Publik, Prinsip Ketiga : Integritas, Prinsip Keempat : Obyektivitas, Prinsip Kelima :
Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional, Prinsip Ketujuh : Perilaku Profesional,
Prinsip kedelapan : Standar Teknis. Seharusnya seorang akuntan harus menaati prinsipprinsip etika profensi akuntansi tersebut.

Anda mungkin juga menyukai