Anda di halaman 1dari 5

Permisi dok mau tanya, kok kepala saya sebelah kiri suka nyut-nyutan ya

& efek nya ke mata saya sebelah kiri? Itu akibat masuk angin atau
kolesterol ya dok? Thx
Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.
Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Penyebab migrain
sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sebagian besar meyakini
berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik. 60% penderita
migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping
sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan
penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya), adanya scintillating
scotoma (sebuah area peralihan parsial dalam lapang pandang yang
berkelip-kelip/bergerak-gerak seperti yang Anda rasakan saat ini atau
gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada
kaki). Apabila gejala tersebut ada beberapa saat muncui sebelum
mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak
semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul,
hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura. Migrain yang
disertai munculnya aura dinamakan migrain klasik.
Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72
jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari, dan dapat
hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari
beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pramenstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan
makanan Anda. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus
migraine adalah :
1. Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju, red wine)
2. Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti
makanan Cina dan Meksiko
3. Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)
4. Makanan yang difermentasi
5. Alkohol (red wine)
6. Minuman yang mengandung kafein (softdrink, teh, kopi)
Kami menyarankan Anda untuk berobat ke Dokter Spesialis Saraf untuk
memastikan diagnosis Anda. Bila diperlukan, akan dilakukan beberapa
pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI kepala. Bila diagnosis
sudah pasti, maka dapat ditentukan apakah pantangan yang berarti bagi
kondisi Anda saat ini.

Nyeri adalah pengalaman sensori atau emosional yang tidak


menyenangkan yang berhubungan dengan tubuh. Nyeri merupakan sinyal
dari tubuh bahwa telah terjadi kerusakan sel atau jaringan yang aktual
maupun potensial. Tanpa nyeri, mungkin Anda tidak akan tahu bahwa
sebenarnya Anda memiliki masalah kesehatan dan membutuhkan
pengobatan.
Nyeri kepala merupakan keluhan yang banyak dilaporkan kepada dokter.
Penyebab nyeri kepala bermacam-macam, dari mulai stres emosional
sampai adanya penyakit yang mendasari. Sebagian nyeri kepala dapat
sembuh sendiri dan bukan masalah yang serius. Anda mungkin akan
mengeluhkan nyeri kepala saat terkena influenza atau infeksi virus
lainnya, dan itu merupakan hal yang wajar terjadi.
Namun, ada beberapa juga yang mengindikasikan adanya kelainan medis
yang serius, seperti tumor, stroke, aneurisma, infeksi otak, dan
sebagainya.
Berikut ini adalah enam tanda bahaya nyeri kepala yang harus
diperhatikan:
1. Nyeri kepala hebat yang muncul tiba-tiba.
2. Disertai kelainan neurologik
Kelainan neurologik berupa perubahan fungsi kognitif (daya
ingat), mental, kelemahan satu sisi tubuh, baal/kesemutan,
gangguan keseimbangan, gangguan penglihatan, kejang, kesulitan
berbicara, dan perubahan kesadaran.
3. Disertai gejala sistemik
Gejala sistemik adalah keluhan selain nyeri kepala yang
mempengaruhi seluruh tubuh, seperti demam, sesak napas,
penurunan berat badan. mual dan muntah.
4. Nyeri kepala yang terjadi setelah trauma/cedera kepala
5. Nyeri kepala yang pertama kali muncul pada usia > 55 tahun
6. Nyeri kepala yang obat anti nyeri pun tidak berkurang
Nyeri yang semakin bertambah berat dan tidak berkurang dengan
obat anti nyeri atau ketika Anda merasakannya sebagai nyeri kepala
paling berat seumur hidup Anda.

Jika Anda merasakan sakit kepala dengan tanda-tanda bahaya di


atas, segera periksakan masalah Anda ke dokter. Jangan ditunda-tunda
dan berpikir gejala akan hilang dengan sendirinya. Penyakit dengan
kegawatdaruratan membutuhkan penanganan secepat mungkin.

Sakit kepala sebelah biasa disebut sebagai migrain, dapat terjadi pada
sebelah dahi, seringkali dapat mencapai daerah mata, pipi, dan dapat
disertai dengan keluhan mual, muntah, pandangan kabur, tidak nafsu
makan, mual, muntah, perubahan mood, dsb yang akan mengganggu
kualitas kerja penderitanya. Dasar penyebab migrain adalah adanya
pelebaran/pembengkakan pembuluh darah otak yang akan menimbulkan
nyeri akibat penekanan ke jaringan sekitarnya.
Migrain memang dapat dicetuskan oleh berbagai faktor seperti makanan,
alkohol, stres, dan faktor hormonal. Penelitian yang dilakukan oleh
Mukamal dkk menunjukkan bahwa keluhan migrain juga dapat
dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti temperatur udara,
kelembaban, dan tekanan barometrik.
Keluhan migrain yang Anda alami dapat diatasi dengan mengonsumsi
obat golongan antiradang bukan steroid (OAINS/NSAID) seperti asam
mefenamat, ibuprofen, atau natrium diklofenak. Tidur dan terapi relaksasi
juga seringkali merupakan obat mujarab untuk menghilangkan migrain ini.
Namun sebaik-baiknya pengobatan, yang terbaik adalah mencegah
keluhan tersebut agar tidak timbul kembali. Oleh sebab itu, mulailah
menghindari faktor-faktor pencetus migrain seperti merokok (aktif
ataupun pasif), konsumsi bahan makanan yang mengandung MSG,
alkohol, keju, kacang-kacangan, dan (pada kasus Anda) faktor stres
emosional. Selain itu, cobalah untuk mulai berolahraga secara teratur dan
penuhi kebutuhan cairan Anda dengan mengonsumsi banyak air.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan
ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman
website kami

Migrain terjadi saat sel-sel di dalam otak mengirim signal agar pembuluh
darah di otak berkontraksi (menyempit) dan melebar yang bersamaan
dengan proses peradangan dan pengeluaran substansi kimia yang dapat
menimbulkan nyeri.
Sebuah studi yang dipublikasikan oleh jurnal Headache, para peneliti
melakukan studi tidur terhadap 147 wanita yang sering mengalami
migrain paling tidak beberapa hari dalam sebulan. Para wanita ini juga
3

tidak merasa segar saat bangun tidur dan 80% dari wanita malah merasa
lelah saat bangun tidur.
Apakah hubungan tidur dengan migrain? Tidur dibagi menjadi 4 tahap dan
REM (Rapid Eye Movement), nah bangun disaat tahap tidur REM inilah
yang dapat memicu migrain. Dalam sekali tidur malam, tubuh kita dapat
melalui 6 kali tahap tidur dan REM. Dalam tahap 3 dan 4 (tidur dalam)
tubuh memproduksi beberapa substansi yaitu dopamine dan serotonin,
yaitu substansi yang membuat tubuh merasa lebih enak, kurangnya
substansi inilah yang dapat memicu migrain serta gangguan tidur lainnya.
Para peneliti menemukan bahwa tidur dengan baik dapat mengurangi
risiko dan intensitas dari migrain.
Sesuai dengan jurnal ini, ada beberapa pernyataan yang dapat anda
centang untuk menentukan kualitas tidur Anda:
Telusuri Masalah Migrain dan Kualitas Tidur Anda
Sesuai dengan jurnal tersebut di halaman sebelumnya, ada beberapa
pernyataan yang dapat Anda centang untuk menentukan kualitas tidur
Anda:
1. Saya merasa pusing saat bangun tidur
2. Saya merasakan nyeri pada tubuh saat bangun tidur
3. Saya merasa lelah dan
mengkonsumsi banyak kopi

lemas

yang

tidak

hilang

walau

4. Saya merasa mood saya kurang bagus selama aktifitas seharian


5. Saya merasa depresi
6. Saya merasa sulit belajar dan mencari ide baru
7. Saya merasa sulit untuk menjalin hubungan sosial
Bila Anda mencentang paling tidak 2 diantara pernyataan diatas, maka
kemungkinan
anda menderita
gangguan
tidur,
dan
mungkin penyebab dari migrain anda adalah gangguan tidur. Ada
beberapa tips yang anda dapat lakukan untuk membantu tidur Anda:
1. Berikan kesempatan bagi tubuh anda untuk istirahat, matikan lampu
dan TV saat ingin tidur
2. Hindari kopi
4

3. Lakukan olah raga sebentar pada pagi dan siang hari (jangan saat
mau tidur)
4. Coba makan malam paling tidak 3 jam sebelum tidur, banyak yang
merekomendasikan makanan dengan tinggi kabohidrat.

Apakah anda pernah atau sering mengalami nyeri kepala sebelah atau
lebih sering dikenal sebagai migraine? Migraine merupakan suatu
kealainan neurologis yang ditandai dengan nyeri kepala satu sisi dengan
intensitas nyeri sedang hingga berat. Ciri khas dari migraine adalah nyeri
kepala satu sisi, yang dapat terasa seperti berdenyut, berlangusng dan
antara 272 jam.
Pada beberapa kasus migraine disertai pula oleh gejala mual, muntah,
tidak tahan terhadap cahaya, tidak tahan terhadap suara, dan biasanya
nyeri sering dipicu oleh aktivitas fisik. Pasti bila migraine yang sangat
berat dan nyeri harus diobati dengan obat, namun ada beberapa cara
alami yang anda dapat coba untuk melawan migraine, salah satunya
adalah:
1. Konsumsi vitamin - cobalah untuk konsumsi vitamin yang
mengandung B2 (riboflavin) dan magnesium beberapa data
menunjukkan bahwa jenis vitamin ini dapat mengurangi nyeri
kepala.
2. Aromaterapi - terbutki dapat mengurangi ketegangan dari otot
dan relaksasi dari tubuh
3. Tidur yang cukup - Mayo Clinic menyebutkan bahwa migraine
dipicu oleh kurangnya tidur, cobalah untuk tidur cukup setiap
harinya
4. Terapi panas - Coba untuk mandi dengan air panas, sebab air
panas dapat memicu relaksasi dari otot-otot di badan
5. Pola

Makan - pola makan ternyata berpengaruh terhadap


migraine, cobalah untuk makan secara teratur dan coba hindari
makanan-makanan yang disebutkan dapt memicu migraine, seperti
coklat, cafein, dan keju.