Anda di halaman 1dari 8

KARYA TULIS ILMIAH

1.
Makalah (Perkembangan Budaya
Asing di Indonesia)
Bab I Pendahuluan
Bab II Isi dan Pembahasan
Bab III Penutup
2.
Karya Tulis Ilmiah (Pengaruh
Budaya Asing terhadap Pelestarian
Budaya Indonesia)
Bab I Pendahuluan
Bab II Dasar Teori
Bab III Metode Penelitian
Bab IV Hasil dan Pembahasan
Bab V Penutup
SISTEMATIKA PENULISAN MAKALAH
BAB I
PENDAHULUAN
Judul: Perkembangan Budaya Asing di
Indonesia
A.
Latar Belakang: alasan pemiliahn tema
(argumen)
B.
Rumusan Masalah: perincian
permasalahan yang akan dibahas dalam
pembahasan

Berupa kalimat Tanya (bagaimana, apa,


dan mengapa)
1. Apa pengertian budaya?
2. Bagaimana perkembangan budaya
asing di Indonesia?
3. Apa pengaruh budaya asing terhadap
budaya Indonesia?
C.
Tujuan (turunan dari rumusan masalah)
1. untuk mengetahui definisi budaya
2. untuk mengetahui perkembangan
budaya asing di Indonesia
3. untuk mengetahui pengaruh budaya
asing terhadap budaya Indonesia
D.
Manfaat
1. Bagi penulis
2. Bagi pembaca
BAB II
ISI DAN PEMBAHASAN
A.
Pengertian budaya asing
- Argumen dan komentar,
- Lengkapi dengan Sumber teori

B.
Perkembangan budaya asing di
Indonesia
- Argumen dan komentar,
- Lengkapi dengan Sumber teori
C.
Pengaruh budaya asing terhadap
budaya Indonesia
- sama dengan subba A dan B
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan (jawaban rumusan masalah)
Simpulan dalam makalah ini adalah:
1.
Budaya merupakan ...
2.
Perkembangan
budaya
asing
di
Indonesia sangat pesat, hal tersebut
ditandai dengan munculnya berbagai jenis
perubahan dalam setiap bidang kehidupan
di Indonesia.
3.
Budaya asing sangat memengaruhi
budaya Indonesia, hal tersebut dibuktikan
dengan kondisi budaya tradisional yang
semakin luntur.
B. Saran (aplikasi dari simpulan)
Daftar Pustaka

Atiqah, Nurul. 2011. Sejarah Kewujudan


Blog. Diakses pada 17 Juni 2011, dari
http://www.scribd.com/doc/10957467/NURUL-ATIQAH
Tentang-Blog. Pada pukul 08.00.

Khayani, Imam. 2013. Perkembangan


Budaya Asing. Yogyakarta: Erlangga.
_____. 2014. Pengaruh Budaya Asing di
Indonesia. Yogyakarta: Erlangga.
METODE PENGUTIPAN SUMBER
PUSTAKA
Jenis Kutipan
1. Langsung
- Tidak mengubah kalimat
- Menggunakan tanda kutip
- Jika kalimat yang dikutip terdiri dari 4
baris maka kalimat masuk dalam
paragraph
- Jika kalimat yang dikutip 4 baris maka
kutipan membuat paragraph sendiri
(spasi 1)
Contoh:

Max Weber melihat bahwa bagi Agama


Protestan semua orang sama di depan Tuhan.
Semua orang mempunyai kesempatan yang sama
serta kewajiban untuk mengabdi kepada Tuhan
sesuai panggilannya sendiri-sendiri. The only way
of living acceptably by God was not to surpass the
worldly morality in monastic ascetism, but solely
through the fulfillment of the obligation impose
upon the individual by his position in the
world.(Weber, 1958: 80).

2. Tidak langsung
- pengutipan dengan membuat parafrase
tanpa meninggalkan nama penulisnya
(sumber dan tahun serta halaman jika
sumber tersebut berupa buku)
Contoh:
Tetapi, secara normatif, dengan atau tanpa
pengaruh dari luar, kecenderungan mistik bisa
timbul dalam Islam itu sendiri. Hal ini terjadi karena
di dalam Al-Quran sebagai sumber ajaran Islam
memang terdapat ayat-ayat yang mengatakan
bahwa manusia dekat sekali dengan Tuhan. Hal ini
bisa membangun kecenderungan mistik dalam
Islam (Nasution, 1973: 58-59).

Imam Khayani (2013) Pengaruh Budaya


Asing.

Budaya asing sangat berpengaruh dalam


perkembangan budaya Indonesia lebih
banyak berpangaruh negatif.
Menurut Khayani (2013:50), Budaya asing
sangat berpengaruh dalam perkembangan
budaya Indonesia lebih banyak
berpangaruh negatif.
Budaya asing lebih banyak berpengaruh
terhadap perkembangan budaya Indonesia
pada sisi negatif (Khayani, 2013:50).
Budaya asing sangat berpengaruh dalam
perkembangan budaya Indonesia lebih
banyak berpangaruh negatif. (Khayani
dalam Fajar, 2014:40).
Menurut Khayani (dalam Fajar, 2015:25) .
Imam Khayani, Loudy Fajar, Yogi
Supanggah,.
Menurut Khayani (dalam Supanggah,
2016:70)
Catatan Tengah (body note)

Sumber rujukan ditulis di tengah paragraf

Sumber rujukan ditulis cukup (nama penulis,


tahun terbit, dan halaman data yang dikutip).

Kajian Weber yang lebih mendalam terkait


rasionalitas terlihat jelas dalam bukunya yang sangat
terkenal The Protestant Ethic and the Spirit of
Capitalism. Dalam buku ini dia berangkat dari asumsi
dasar bahwa rasionalitas adalah unsur pokok yang
menyebabkan peradaban Barat mempunyai arti nilai
dan pengaruh yang universal (Abdullah, 1993: 6-7).
Dia menemukan bahwa etika Protestan mencerminkan
dan memperbesar kecenderungan rasionalitas, dan
yang lebih penting lagi memperlihatkan peran yang
penting
dimana ide-ide agama
meningkatkan
perubahan sosial (Johnson, 1986: 237). Terjalinnya
etika
Protestan
dengan
semangat
kapitalisme
dimungkinkan
oleh
proses
rasionalisasi
dunia,
penghapusan usaha magis untuk mendapatkan
keselamatan (Abdullah, 1993: 9).
1.Catatan Kaki (foot note)
+ Sumber rujukan ditulis di bagian bawah halaman
+ Sumber rujukan berisi: nama penulis, judul tulisan,
dan sumber tulisan (bisa koran, majalah, buku,
atau internet). Kalau itu koran atau majalah,
tuliskan: nama koran atau majalahnya, waktu
terbit, dan halaman yang dikutip. Kalau itu buku,
tuliskan: kota terbit, penerbit, tahun terbit dan
halaman. Kalau itu data internet, sebutkan alamat
website dan waktu pengambilannya.

memang terdapat ayat-ayat yang mengatakan


bahwa manusia dekat sekali dengan Tuhan. Hal ini bisa
membangun kecenderungan mistik dalam Islam.5
________________________________________
5
Harun Nasution, Filsafat dan Mistisisme
dalam Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1973, hal.
58-59.

Judul rumusan masalah pembahasan


simpulan
Format makalah
Kertas A4, spasi 1,5, font TNR, size 12,
margin 4 4 3 3