Anda di halaman 1dari 2

MENINGITIS

PENGOBATAN :

Cairan intravena

Koreksi gangguan asam-basa dan elektrolit

Atasi kejang (lihat topic kejang demam)

Kortikostiroid. Berikan deksametason 0,6 mg/kgBB/hari selama 4 hari, 15-20


menit sebelum pemberian antibiotic.

Antibiotik. Terdiri dari 2 fase, yaitu empiric dan setelah ada hasil biakan dan uji
resistensi.
Pengobatan

empiric

pada

neonatus

adalah

kombinasi

ampisilin

dan

aminoglikosida atau ampicilin dan sefotaksim. Pada umur 3 bulan- 10 tahun


kombinasi ampisilin dan kloramfenikol atau sefuroksim/sefotaksim/seftriakson.
Pada usia lebih dari 10 tahun digunakan penicillin. Pada neonatus pegobatan
selama 21 hari, pada bayi dan anak 10-14 hari.
ANTIBIOTIK YANG DIGUNAKAN UNTUK MENINGITIS
KUMAN
H.influenzae

ANTIBIOTIK
Ampisilin, kloramfenikol, seftriakson, sefotaksim

S.pneumoniae

Penisilin, kloramfenikol, sefuroksim, seftriakson, vankomisin

N.meningitidis

Penisilin, kloramfenikol, sefuroksim, seftriakson

Stafilokok

Nafsilin, vankomisin, rifampisin

Gram negatif

Sefotaksim, seftazidim, seftriakson, amikasin

DOSIS ANTIBIOTIK UNTUK MENINGITIS


Antibiotik

Dosis

Ampisilin

200-300 mg/kgBB/hari ( tunggal 400 mg )

Kloramfenikol

100

mg/kgBB/hari;

mg/kgBB/hari.
Sefuroksim

250 mg/kgBB/hari

neonatus:

50

Sefotaksim

200mg/kgBB/hari; neonatus 0-7 hr: 100


mg/kgBB/hari.

Seftriakson

100 mg/kgBB/hari

Seftazidim

150

mg/kgBB/hari;

neonatus:

60-90

mg/kgBB/hari
Gentamisin

Neonatus 0-7 hari : 5 mg/kgBB/hari


7-28 hari: 7,5 mg/kgBB/hari

Amikasin

10-15 mg/kgBB/hari

DAFTAR PUSTAKA :
Kapita Selekta Kedokteran FKUI.2000.Media Aesculapius, Jakarta
Penanganan dan Pengobatan Penyakit Meningitis
Apabila ada tanda-tanda dan gejala, maka secepatnya penderita dibawa kerumah sakit
untuk mendapatkan pelayan kesehatan yang intensif. Pemeriksaan fisik, pemeriksaan
labratorium yang meliputi test darah (elektrolite, fungsi hati dan ginjal, serta darah
lengkap), dan pemeriksaan X-ray (rontgen) paru akan membantu tim dokter dalam
mendiagnosa penyakit. Sedangkan pemeriksaan yang sangat penting apabila
penderita telah diduga meningitis adalah pemeriksaan Lumbar puncture (pemeriksaan
cairan selaput otak).
Jika berdasarkan pemeriksaan penderita didiagnosa sebagai meningitis, maka
pemberian antibiotik secara Infus (intravenous) adalah langkah yang baik untuk
menjamin kesembuhan serta mengurang atau menghindari resiko komplikasi.
Antibiotik yang diberikan kepada penderita tergantung dari jenis bakteri yang
ditemukan.
Adapun beberapa antibiotik yang sering diresepkan oleh dokter pada kasus meningitis
yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae dan Neisseria meningitidis
antara lain Cephalosporin (ceftriaxone atau cefotaxime). Sedangkan meningitis yang
disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes akan diberikan Ampicillin,
Vancomycin dan Carbapenem (meropenem), Chloramphenicol atau Ceftriaxone.
Treatment atau therapy lainnya adalah yang mengarah kepada gejala yang timbul,
misalnya sakit kepala dan demam (paracetamol), shock dan kejang (diazepam) dan
lain sebagainya
http://www.infopenyakit.com/2007/12/penyakit-meningitis.html