Anda di halaman 1dari 64

4.

1 Standard Operational Procedure (SOP)


Standar operasional produksi yang digunakan pada praktikum pembakuan
sistem produksi spring bed ini adalah sebagai berikut.
Tabel 4.1 Standard Operational Procedure (SOP)
PRAKTIKUM TERPADU PEMBAKUAN SISTEM PRODUKSI
STANDARD OPERATIONAL
PROCEDURE (SOP)
SPRING BED
Kelompok 7
S. Pengukuran & Pemotongan
S. Perakitan
S. Penghiasan
S. Perakitan Keseluruhan

No. Dokumen

01/Prak/PSP/2015

Status Dokumen

Tanpa Revisi

Tanggal
Pembuatan

20 Safar 1436 H
2 December 2015 M

Total Halaman

1. BAHAN BAKU
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Kayu Papan
Kesper
Kain Jakat
Kain Puring
Per
Plastik
Ring
Paku
Anak Hekter

2. PERALATAN
1. Gergaji
2. Martil atau palu
3. Meteran
4. Hekter
5. Gunting
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)

Tabel 4.1 Standard Operational Procedure (SOP)(Lanjutan)


PRAKTIKUM TERPADU PEMBAKUAN SISTEM PRODUKSI
STANDARD OPERATIONAL
PROCEDURE (SOP)
SPRING BED

No. Dokumen

01/Prak/PSP/2015

Status Dokumen

Tanpa Revisi

Kelompok 7

Tanggal
Pembuatan

20 Safar 1436 H
2 December 2015 M

S. Pengukuran & Pemotongan


S. Perakitan
Total Halaman
S. Penghiasan
S. Perakitan Keseluruhan
STASIUN PENGUKURAN & PEMOTONGAN KAYU
No
Deskripsi Elemen Kerja
1.
Ambil kayu yang akan digunakan
2.
Ambil meteran
3.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
4.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
5.
Letakkan kayu pada tempatnya
6.
Ambil kayu yang akan digunakan
7.
Ambil meteran
8.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
9.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
10.
Letakkan kayu pada tempatnya
11.
Ambil kayu yang akan digunakan
12.
Ambil meteran
13.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
14.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
15.
Letakkan kayu pada tempatnya
16.
Ambil kayu yang akan digunakan
17.
Ambil meteran
18.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
19. Potong kayu sesuai dengan ukuran

20.
Letakkan kayu pada tempatnya
21.
Ambil kayu yang akan digunakan
22.
Ambil meteran
23.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
24.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
25.
Letakkan kayu pada tempatnya
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
Tabel 4.1 Standard Operational Procedure (SOP) (Lanjutan)
No
Deskripsi Elemen Kerja
26.
Ambil kayu yang akan digunakan
27.
Ambil meteran
28.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
29.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
30.
Letakkan kayu pada tempatnya
31.
Ambil kayu yang akan digunakan
32.
Ambil meteran
33.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
34.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
35.
Letakkan kayu pada tempatnya
36.
Ambil kayu yang akan digunakan
37.
Ambil meteran
38.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
39.
Potong kayu sesuai dengan ukuran

40.
Letakkan kayu pada tempatnya
41.
Ambil kayu yang akan digunakan
42.
Ambil meteran
43.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
44.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
45.
Letakkan kayu pada tempatnya
46.
Ambil kayu yang akan digunakan
47.
Ambil meteran
48.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
49.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
50.
Letakkan kayu pada tempatnya
51.
Ambil kayu yang akan digunakan
52.
Ambil meteran
53.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
54.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
55.
Letakkan kayu pada tempatnya
56.
Ambil kayu yang akan digunakan
57.
Ambil meteran
58.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
59.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
60.
Letakkan kayu pada tempatnya
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)

Tabel 4.1 Standard Operational Procedure (SOP) (Lanjutan)


No
Deskripsi Elemen Kerja
61.
Ambil kayu yang akan digunakan
62.
Ambil meteran
63.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
64.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
65.
Letakkan kayu pada tempatnya
66.
Ambil kayu yang akan digunakan
67.
Ambil meteran
68.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
69.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
70.
Letakkan kayu pada tempatnya
71.
Ambil kayu yang akan digunakan
72.
Ambil meteran
73.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
74.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
75.
Letakkan kayu pada tempatnya
76.
Ambil kayu yang akan digunakan
77.
Ambil meteran
78.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
79.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
80.
Letakkan kayu pada tempatnya
81.
Ambil kayu yang akan digunakan
82. Ambil meteran

83.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
84.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
85.
Letakkan kayu pada tempatnya
86.
Ambil kayu yang akan digunakan
87.
Ambil meteran
88.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
89.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
90.
Letakkan kayu pada tempatnya
91.
Ambil kayu yang akan digunakan
92.
Ambil meteran
93.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
94.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
95.
Letakkan kayu pada tempatnya
96.
Ambil kayu yang akan digunakan
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
Tabel 4.1 Standard Operational Procedure (SOP) (Lanjutan)
No
Deskripsi Elemen Kerja
97.
Ambil meteran
98.
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
99.
Potong kayu sesuai dengan ukuran
100. Letakkan kayu pada tempatnya
101. Ambil kayu yang akan digunakan
102. Ambil meteran
103. Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
104. Potong kayu sesuai dengan ukuran
105. Letakkan kayu pada tempatnya

106. Ambil kayu yang akan digunakan


107. Ambil meteran
108. Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
109. Potong kayu sesuai dengan ukuran
110. Letakkan kayu pada tempatnya
111. Ambil kayu yang akan digunakan
112. Ambil meteran
113. Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
114. Potong kayu sesuai dengan ukuran
115. Letakkan kayu pada tempatnya
116. Ambil kayu yang akan digunakan
117. Ambil meteran
118. Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
119. Potong kayu sesuai dengan ukuran
120. Letakkan kayu pada tempatnya
121. Ambil kayu yang akan digunakan
122. Ambil meteran
123. Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
124. Potong kayu sesuai dengan ukuran
125. Letakkan kayu pada tempatnya
126. Ambil kayu yang akan digunakan
127. Ambil meteran
128. Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
129. Potong kayu sesuai dengan ukuran
130. Letakkan kayu pada tempatnya
131. Ambil kayu yang akan digunakan
132. Ambil meteran
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
Tabel 4.1 Standard Operational Procedure (SOP) (Lanjutan)
No
Deskripsi Elemen Kerja
133. Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
134. Potong kayu sesuai dengan ukuran
135. Letakkan kayu pada tempatnya
136. Ambil kayu yang akan digunakan
137. Ambil meteran
138. Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
139. Potong kayu sesuai dengan ukuran
140. Letakkan kayu pada tempatnya
141. Ambil kayu yang akan digunakan
142. Ambil meteran

143. Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan


144. Potong kayu sesuai dengan ukuran
145. Letakkan kayu pada tempatnya
146. Ambil kayu yang akan digunakan
147. Ambil meteran
148. Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
149. Potong kayu sesuai dengan ukuran
150. Letakkan kayu pada tempatnya
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
Tabel 4.2Standard Operational Procedure (SOP)
PRAKTIKUM TERPADU PEMBAKUAN SISTEM PRODUKSI
STANDARD OPERATIONAL
PROCEDURE (SOP)
SPRING BED
Kelompok 7

No. Dokumen

01/Prak/PSP/2015

Status Dokumen

Tanpa Revisi

Tanggal
Pembuatan

20 Safar 1436 H
2 December 2015 M

S. Pengukuran & Pemotongan


S. Perakitan
Total Halaman
S. Penghiasan
S. Perakitan Keseluruhan
STASIUN PERAKITAN KERANGKA
No
Deskripsi Elemen Kerja
1. Ambil papan dan kayu sesuai kebutuhan
2.

Rakit papan dan kayu menjadi rangka spring bed

(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)


Tabel 4.2 Standard Operational Procedure (SOP)(Lanjutan)
No
Deskripsi Elemen Kerja
3. Letakkan kerangka spring bed di tempat penjemuran
4.

Rakit papan dan broti menjadi rangka sandaran spring bed

5.

Letakkan kerangka sandaran spring bed di tempat penjemuran

(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)


Tabel 4.3 Standard Operational Procedure (SOP)
PRAKTIKUM TERPADU PEMBAKUAN SISTEM PRODUKSI

STANDARD OPERATIONAL
PROCEDURE (SOP)
SPRING BED
Kelompok 7
S. Pengukuran & Pemotongan
S. Perakitan
S. Pemasangan Kesper & Per
S. Penghiasan
S. Perakitan Keseluruhan

No
1.
2.

No. Dokumen

01/Prak/PSP/2015

Status Dokumen

Tanpa Revisi

Tanggal
Pembuatan

20 Safar 1436 H
2 December 2015 M

Total Halaman

STASIUN PEMASANGAN AKSESORIS


Deskripsi Elemen Kerja
Ambil tali kesper
Lilitkan pada rangka kayu panjang bagian kiri ke rangka kayu panjang
bagian kanan. Dan lilitkan pada rangka kayu lebar bagian atas ke

3.

rangka kayu lebar bagian bawah


Ambil palu

4.

Ambil paku

5.

Pasang tali kesper ke kayu dengan cara dipaku

6.

Ambil per sebanyak 7

7.

Pasang per antara kayu dan tali kesper

8.

Ambil per sebanyak 7

9.

Pasang per antara kayu dan tali kesper

10. Ambil per sebanyak 7


(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
Tabel 4.3 Standard Operational Procedure (SOP) (Lanjutan)
No
Deskripsi Elemen Kerja
11. Pasang per antara kayu dan tali kesper
12. Ambil per sebanyak 7
13. Pasang per antara kayu dan tali kesper

14. Ambil kain puring


15. Ambil hekter
16. Pasang kain puring pada rangka spring bed dengan cara di hekter
17. Ambil busa
18. Lapisi kain puring dengan busa dengan cara di hekter
19. Ambil kain jakat
20. Lapisi busa dengan kain jakat di bagian dengan cara di hekter
21. Ambil kain puring
22. Pasang kain puring pada bagian bawah spring bed
23. Ambil ring untuk tempat kaki spring bed
24. Ambil paku
25. Ambil palu
26. Pasang ring pada empat tempat untuk kaki spring bed
27. Ambil alas sudut spring bed
28. Pasang pada setiap sudut pring bed bagian bawah
29. Ambil plastik
30. Lapisi kain jakat dengan plastik dengan cara di hekter
31. Angkat spring bed ke tempat penyimpanan
32. Ambil rangka senderan kepala
33. Ambil kain puring
34. Ambil hekter
35. Pasang kain puring pada rangka sandaran kepala dengan cara di hekter
36. Ambil busa

37. Pasang busa pada rangka sandaran kepala dengan cara di hekter
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
Tabel 4.3 Standard Operational Procedure (SOP) (Lanjutan)
No
Deskripsi Elemen Kerja
38. Ambil kain jakat
39. Pasang kain jakat pada rangka sandaran kepala dengan cara di hekter
40. Ambil kain puring
41. Pasang kain puring pada bagian bawah rangka sandaran kepala
42. Ambil pelastik
43. Lapisi sandara kepala dengan plastik
44. Letakkan sandaran kepala di tempat penyimpanan
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
Tabel 4.4 Standard Operational Procedure (SOP)
PRAKTIKUM TERPADU PEMBAKUAN SISTEM PRODUKSI
STANDARD OPERATIONAL
PROCEDURE (SOP)
SPRING BED
Kelompok 7

No. Dokumen

01/Prak/PSP/2015

Status Dokumen

Tanpa Revisi

Tanggal
Pembuatan

20 Safar 1436 H
2 December 2015 M

S. Pengukuran & S. Pemotongan


S. Perakitan
Total Halaman
S. Penghiasan
S. Perakitan Keseluruhan
STASIUN PERAKITAN KESELURUHAN
No
Deskripsi Elemen Kerja
1. Gabungkan spring bed dengan sandaran spring bed
2. Pasang kaki-kaki spring bed
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)

4.2

Perhitungan Waktu
1. Uji Keseragaman
Untuk mengetahui apakah data yang telah diolah tersebut berada di dalam

atau di luar batas kontrol atas (BKA) dan batas kontrol bawah (BKB), maka
dilakukan uji keseragaman data. Apabila data berada dalam batas kontrol atas
(BKA) atau batas kontrol bawah (BKB) maka data dikatakan seragam, sedangkan
data yang berada di luar batas-batas kontrol tersebut maka data dikatakan tidak
seragam.
Dalam menentukan uji keseragaman data untuk proses pembuatan Spring
Bed ini, data yang akan dilakukan uji keseragamannya adalah data proses
pembuatan Spring Bed disetiap stasiunnya.
a

Stasiun Pengukuran dan Pemotongan


1 Mengambil kayu yang Akan Digunakan
a) Rata-Rata

Xi
n

X=

2 2 23 23 23 23
10

24
10

2,4

b) Standar Deviasi

Xi X
N 1

(2 2,4) 2 (2 2,4) 2 ...... (2 2,4) 2 (3 2,4) 2

10 1

(0,4) 2 (0,4) 2 ...... (0,4) 2 (0,6) 2


9

0,16 0,16 ... 0,16 0,36


9

2,4
9

= 0,52

c) Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2
= 2,4 + 2 (0,52)
= 2,4 + 1,04
= 3,44
BKB = - 2
= 2,4 - 2 (0,52)
= 2,4 1,04
= 1,06

Grafik Uji Keseragaman Data mengambil kayu yang akan Digunakan


4
3.5
3
2.5
Waktu (Detik)

Waktu Siklus
BKA
BKB

2
1.5
1
0.5
0

10

12

Spring Bed

Gambar 4.1 Grafik Uji Keseragaman Mengambil kayu yang Akan Digunakan
2

Mengambil Meteran
a) Rata-Rata

Xi
X=

1111111111
10

10
10

b) Standar Deviasi

Xi X
N 1

(1 1) 2 (1 1) 2 ...... (1 1) 2 (1 1) 2
10 1

(0) 2 (0) 2 ...... (0) 2 (0) 2


9

0 0 ... 0 0
9

0
9

c) Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2
= 1 + 2 (0)
=1+0
=1
BKB = - 2
= 1 - 2 (0)
=1-0
=1

Grafik Uji keseragaman Data Mengambil Meteran


1.2
1
Waktu Siklus
BKA
BKB

Waktu (Detik) 0.8


0.6
0.4
0

10

12

Spring Bed

Gambar 4.2 Grafik Uji Keseragaman Mengambil Meteran


Mengukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
a Rata-rata

Xi
X

3 433 4333 43
10

33
10

= 3,3
Standar Deviasi

Xi X
N 1

(3 3,3) 2 (4 3,3) 2 ...... (4 3,3) 2 (3 3,3) 2

10 1

( 0,3) 2 (0,7) 2 ...... (0,7) 2 (0,3) 2


9

0,09 0,49 ..... 0,49 0,09


9

2,1
9

= 0,4

Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2
= 3,3 + 2(0,48)
= 3,3 + 0,96
= 4,26
BKB = 2
= 3,3 2(0,48)
= 3,3 0,96
= 2,3

Grafik Uji Keseragaman Data Mengukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan

Waktu Siklus
BKA
BKB

Waktu (Detik)

10

12

Spring Bed

Gambar 4.3 Grafik Uji Keseragaman Mengukur kayu sesuai dengan


ukuran yang dibutuhkan
Tabel 4.5 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Pengukuran dan
Pemotongan

Deskripsi

Elemen Kerja
Ambil kayu yang
1
2,4
0,52
akan digunakan
2 Ambil meteran
1
0
Ukur kayu sesuai
3 dengan ukuran
3,3
0,48
yang dibutuhkan
Potong kayu
4 sesuai dengan
11,8
1,32
ukuran
Letakkan kayu
5
2,5
0,53
pada tempatnya
Ambil kayu yang
6
2,3
0,48
akan digunakan
7 Ambil meteran
1
0
Ukur kayu sesuai
8 dengan ukuran
3,4
0,52
yang dibutuhkan
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
No

BKA

BKB

Keterangan

3,43

1,37

Seragam

Seragam

4,27

2,33

Seragam

14,43

9,17

Seragam

3,55

1,45

Seragam

3,27

1,33

Seragam

Seragam

4,43

2,37

Seragam

Tabel 4.5 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Pengukuran dan


Pemotongan (Lanjutan)
Deskripsi

No
BKA
BKB Keterangan
Elemen Kerja
Letakkan kayu
10
2,4
0,52
3,43
1,37
Seragam
pada tempatnya
Ambil kayu yang
11
2,3
0,48
3,27
1,33
Seragam
akan digunakan
12 Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
Ukur kayu sesuai
13 dengan ukuran
3,5
0,53
4,55
2,44
Seragam
yang dibutuhkan
Potong kayu
14 sesuai dengan
11,9
1,1
14,10
9,70
Seragam
ukuran
Letakkan kayu
15
2,3
0,48
3,27
1,33
Seragam
pada tempatnya
Ambil kayu yang
16
2,4
0,52
3,43
1,37
Seragam
akan digunakan
17 Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
18 Ukur kayu sesuai
3,3
0,48
4,27
2,33
Seragam

dengan ukuran
yang dibutuhkan
Potong kayu
19 sesuai dengan
11,8
1,32
ukuran
Letakkan kayu
20
2,5
0,53
pada tempatnya
Ambil kayu yang
21
2,3
0,48
akan digunakan
22 Ambil meteran
1
0
Ukur kayu sesuai
23 dengan ukuran
3,4
0,52
yang dibutuhkan
Potong kayu
24 sesuai dengan
11,7
1,49
ukuran
25 Ambil meteran
2,4
0,52
Ukur kayu sesuai
26 dengan ukuran
2,3
0,48
yang dibutuhkan
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)

14,43

9,17

Seragam

3,55

1,44

Seragam

3,27

1,33

Seragam

Seragam

4,43

2,37

Seragam

14,69

8,71

Seragam

3,43

1,37

Seragam

3,27

1,33

Seragam

Tabel 4.5 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Pengukuran dan


Pemotongan (Lanjutan)
Deskripsi

No
BKA
BKB Keterangan
Elemen Kerja
Potong kayu
27 sesuai dengan
1
1,49
1
1
Seragam
ukuran
Ukur kayu sesuai
28 dengan ukuran
3,3
0,48
4,27
2,33
Seragam
yang dibutuhkan
Potong kayu
29 sesuai dengan
11,8
1,32
14,43
9,17
Seragam
ukuran
Letakkan kayu
30
2,5
0,53
3,55
1,44
Seragam
pada tempatnya
Ambil kayu yang
31
2,4
0,52
3,43
1,37
Seragam
akan digunakan
32 Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
33 Ukur kayu sesuai
3,3
0,48
4,27
2,33
Seragam
dengan ukuran

yang dibutuhkan
Potong kayu
34 sesuai dengan
11,8
1,32
ukuran
Letakkan kayu
35
2,5
0,53
pada tempatnya
Ambil kayu yang
36
2,4
0,52
akan digunakan
37 Ambil meteran
1
0
Ukur kayu sesuai
38 dengan ukuran
3,3
0,48
yang dibutuhkan
Potong kayu
39 sesuai dengan
11,8
1,32
ukuran
Letakkan kayu
40
2,5
0,53
pada tempatnya
Ambil kayu yang
41
2,4
0,52
akan digunakan
42 Ambil meteran
1
0
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)

14,43

9,17

Seragam

3,55

1,44

Seragam

3,43

1,37

Seragam

Seragam

4,27

2,33

Seragam

14,43

9,17

Seragam

3,55

1,44

Seragam

3,43

1,367

Seragam

Seragam

Tabel 4.5 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Pengukuran dan


Pemotongan (Lanjutan)
Deskripsi

No
BKA
BKB Keterangan
Elemen Kerja
Ukur kayu sesuai
43 dengan ukuran
3,3
0,48
4,27
2,33
Seragam
yang dibutuhkan
Potong kayu
44 sesuai dengan
11,8
1,32
14,43
9,17
Seragam
ukuran
Letakkan kayu
45
2,5
0,53
3,55
1,44
Seragam
pada tempatnya
Ambil kayu yang
46
2,4
0,52
3,43
1,37
Seragam
akan digunakan
47 Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
Ukur kayu sesuai
48 dengan ukuran
3,3
0,48
4,27
2,33
Seragam
yang dibutuhkan
Potong kayu
49 sesuai dengan
11,8
1,32
14,43
9,17
Seragam
ukuran

Letakkan kayu
2,5
0,53
pada tempatnya
Ambil kayu yang
51
2,4
0,52
akan digunakan
52 Ambil meteran
1
0
Ukur kayu sesuai
53 dengan ukuran
3,3
0,48
yang dibutuhkan
Potong kayu
54 sesuai dengan
11,8
1,32
ukuran
Letakkan kayu
55
2,5
0,53
pada tempatnya
Ambil kayu yang
56
2,4
0,52
akan digunakan
57 Ambil meteran
1
0
Ukur kayu sesuai
58 dengan ukuran
3,3
0,48
yang dibutuhkan
Potong kayu
59 sesuai dengan
11,8
1,32
ukuran
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
50

3,55

1,44

Seragam

3,43

1,37

Seragam

Seragam

4,27

2,33

Seragam

14,43

9,17

Seragam

3,55

1,44

Seragam

3,43

1,37

Seragam

Seragam

4,27

2,33

Seragam

14,43

9,17

Seragam

Tabel 4.5 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Pengukuran dan


Pemotongan (Lanjutan)
Deskripsi

No
BKA
BKB Keterangan
Elemen Kerja
Letakkan kayu
60
2,5
0,53
3,55
1,44
Seragam
pada tempatnya
Ambil kayu yang
61
2,3
0,48
3,27
1,33
Seragam
akan digunakan
62 Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
Ukur kayu sesuai
63 dengan ukuran
3,7
0,67
5,05
2,35
Seragam
yang dibutuhkan
Potong kayu
64 sesuai dengan
11
1,15
13,31
8,69
Seragam
ukuran
Letakkan kayu
65
2,6
0,52
3,63
1,57
Seragam
pada tempatnya
Ambil kayu yang
66
2,6
0,52
3,63
1,57
Seragam
akan digunakan
67 Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
68 Ukur kayu sesuai
3,5
0,53
4,55
2,44
Seragam

dengan ukuran
yang dibutuhkan
Potong kayu
69 sesuai dengan
11,8
1,23
ukuran
Letakkan kayu
70
2,4
0,52
pada tempatnya
Ambil kayu yang
71
2,5
0,53
akan digunakan
72 Ambil meteran
1
0
Ukur kayu sesuai
73 dengan ukuran
3,6
0,52
yang dibutuhkan
Potong kayu
74 sesuai dengan
12,8
1,03
ukuran
Letakkan kayu
75
2,7
0,67
pada tempatnya
Ambil kayu yang
76
2,6
0,52
akan digunakan
77 Ambil meteran
1
0
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)

14,26

9,34

Seragam

3,43

1,37

Seragam

3,55

1,44

Seragam

Seragam

4,63

2,57

Seragam

14,86

10,73

Seragam

4,05

1,35

Seragam

3,63

1,57

Seragam

Seragam

Tabel 4.5 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Pengukuran dan


Pemotongan (Lanjutan)
Deskripsi

No
BKA
BKB Keterangan
Elemen Kerja
Ukur kayu sesuai
78 dengan ukuran
3,2
0,79
4,78
1,62
Seragam
yang dibutuhkan
Potong kayu
79 sesuai dengan
12,1
1,37
14,84
9,36
Seragam
ukuran
Letakkan kayu
80
3,1
0,74
4,58
1,62
Seragam
pada tempatnya
Ambil kayu yang
81
3
0,63
4,26
1,73
Seragam
akan digunakan
82 Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
Ukur kayu sesuai
83 dengan ukuran
3,5
0,5
4,5
2,5
Seragam
yang dibutuhkan
Potong kayu
84 sesuai dengan
12
1,09
14,19
9,81
Seragam
ukuran

Letakkan kayu
3
0,63
pada tempatnya
Ambil kayu yang
86
2,8
0,6
akan digunakan
87 Ambil meteran
1
0
Ukur kayu sesuai
88 dengan ukuran
3,6
0,49
yang dibutuhkan
Potong kayu
89 sesuai dengan
11,9
1,04
ukuran
Letakkan kayu
90
3,1
0,7
pada tempatnya
Ambil kayu yang
91
3
0,63
akan digunakan
92 Ambil meteran
1
0
Ukur kayu sesuai
93 dengan ukuran
3,56
0,53
yang dibutuhkan
Potong kayu
94 sesuai dengan
11,8
1,316561
ukuran
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
85

4,26

1,73

Seragam

1,6

Seragam

Seragam

4,58

2,62

Seragam

14

9,81

Seragam

4,5

1,7

Seragam

4,26

1,73

Seragam

Seragam

4,61

2,50

Seragam

14,43

9,17

Seragam

Tabel 4.5 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Pengukuran dan


Pemotongan (Lanjutan)
Deskripsi

No
BKA
BKB Keterangan
Elemen Kerja
Letakkan kayu
95
2,5
0,527046
3,55
1,45
Seragam
pada tempatnya
Ambil kayu yang
96
2,3
0,483046
3,27
1,33
Seragam
akan digunakan
97 Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
Ukur kayu sesuai
98 dengan ukuran
3,7
0,674949
5,05
2,35
Seragam
yang dibutuhkan
Potong kayu
99 sesuai dengan
12,8
1,032796 14,87
10,73
Seragam
ukuran
10 Letakkan kayu
2,7
0,674949
4,05
1,35
Seragam
0
pada tempatnya
10 Ambil kayu yang
2,3
0,483046
3,27
1,33
Seragam
1
akan digunakan
10
Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
2

10
3
10
4
10
5
10
6
10
7

Ukur kayu sesuai


dengan ukuran
yang dibutuhkan
Potong kayu
sesuai dengan
ukuran
Letakkan kayu
pada tempatnya
Ambil kayu yang
akan digunakan
Ambil meteran

3,7

0,674949

5,05

2,35

Seragam

11

1,154701

13,31

8,69

Seragam

2,6

0,516398

3,63

1,57

Seragam

2,4

0,516398

3,43

1,37

Seragam

Seragam

4,27

2,33

Seragam

14,43

9,17

Seragam

3,55

1,45

Seragam

3,43

1,367204

Seragam

Seragam

Ukur kayu sesuai


dengan ukuran
3,3
0,483046
yang dibutuhkan
Potong kayu
10
sesuai dengan
11,8
1,316561
9
ukuran
Letakkan kayu
110
2,5
0,527046
pada tempatnya
Ambil kayu yang
111
2,4
0,52
akan digunakan
112 Ambil meteran
1
0
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)
10
8

Tabel 4.5 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Pengukuran dan


Pemotongan (Lanjutan)
Deskripsi

No
BKA
BKB Keterangan
Elemen Kerja
Ukur kayu sesuai
113 dengan ukuran
3,5
0,53
4,55
2,445907
Seragam
yang dibutuhkan
Potong kayu
114 sesuai dengan
12
1,15
14,31 9,690599
Seragam
ukuran
Letakkan kayu
115
3
0,67
4,33
1,666667
Seragam
pada tempatnya
Ambil kayu yang
116
3
0,67
4,33
1,666667
Seragam
akan digunakan
117 Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
Ukur kayu sesuai
118 dengan ukuran
3,5
0,53
4,55
2,45
Seragam
yang dibutuhkan
119 Potong kayu
12
1,15
14,31
9,69
Seragam

12
0
12
1
12
2
12
3
12
4
12
5
12
6
12
7

sesuai dengan
ukuran
Letakkan kayu
pada tempatnya
Ambil kayu yang
akan digunakan

0,67

4,33

1,67

Seragam

0,67

4,33

1,67

Seragam

Ambil meteran

Seragam

3,5

0,53

4,55

2,44

Seragam

12

1,15

14,31

9,69

Seragam

0,67

4,33

1,67

Seragam

0,67

4,33

1,67

Seragam

Seragam

0,79

4,78

1,62

Seragam

1,37

14,84

9,36

Seragam

Ukur kayu sesuai


dengan ukuran
yang dibutuhkan
Potong kayu
sesuai dengan
ukuran
Letakkan kayu
pada tempatnya
Ambil kayu yang
akan digunakan
Ambil meteran

Ukur kayu sesuai


dengan ukuran
3,2
yang dibutuhkan
Potong kayu
12
sesuai dengan
12,1
9
ukuran
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
12
8

Tabel 4.5 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Pengukuran dan


Pemotongan (Lanjutan)
Deskripsi

No
BKA
BKB Keterangan
Elemen Kerja
13 Letakkan kayu
3,1
0,74
4,58
1,62
Seragam
0
pada tempatnya
13 Ambil kayu yang
2,4
0,52
3,43
1,37
Seragam
1
akan digunakan
13
Ambil meteran
1
0
1
1
Seragam
2
Ukur kayu sesuai
13
dengan ukuran
3,3
0,48
4,27
2,33
Seragam
3
yang dibutuhkan
Potong kayu
13
sesuai dengan
11,8
1,32
14,43
9,17
Seragam
4
ukuran
13 Letakkan kayu
2,5
0,53
3,55
1,44
Seragam

5
13
6
13
7
13
8
13
9
14
0
14
1
14
2
14
3
14
4

pada tempatnya
Ambil kayu yang
akan digunakan
Ambil meteran
Ukur kayu sesuai
dengan ukuran
yang dibutuhkan
Potong kayu
sesuai dengan
ukuran
Letakkan kayu
pada tempatnya
Ambil kayu yang
akan digunakan
Ambil meteran
Ukur kayu sesuai
dengan ukuran
yang dibutuhkan
Potong kayu
sesuai dengan
ukuran
Letakkan kayu
pada tempatnya
Ambil kayu yang
akan digunakan

2,6

0,52

3,63

1,57

Seragam

Seragam

3,5

0,53

4,55

2,45

Seragam

11,8

1,23

14,26

9,34

Seragam

2,6

0,52

3,63

1,57

Seragam

2,5

0,53

3,55

1,45

Seragam

Seragam

3,6

0,52

4,63

2,57

Seragam

11,7

1,49

14,69

8,71

Seragam

1,37

Seragam

1,33

Seragam

Seragam

14
2,4
0,52
3,43
5
14
2,3
0,48
3,27
6
14
Ambil meteran
1
0
1
7
(Sumber: Pengolahan Data Praktikum PSP 2015)

Tabel 4.5 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Pengukuran dan


Pemotongan (Lanjutan)
Deskripsi

No
BKA
BKB Keterangan
Elemen Kerja
Ukur kayu sesuai
14
dengan ukuran
3,4
0,52
4,43
2,37
Seragam
8
yang dibutuhkan
Potong kayu
14
sesuai dengan
11,7
1,49
14,69
8,71
Seragam
9
ukuran
15 Letakkan kayu
2,4
0,52
3,43
1,37
Seragam
0
pada tempatnya
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)

Stasiun Perakitan Kerangka


1) Mengambil papan dan kayu
a) Rata-Rata

Xi

X=

33 43 43 433 4
10

34
10

3,4

b) Standar Deviasi

Xi X
N 1

(3 3,4) 2 (3 3,4) 2 ...... (3 3,4) 2 (4 3,4) 2


10 1

(0,4) 2 (0,4) 2 ...... (0,4) 2 (0,6) 2

9
0,16 0,16 ... 0,16 0,36
9

2,4
9

= 0,52

c) Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2

= 3,4 + 2 (0,52)
= 3,4 + 1,04
= 5,44
BKB = - 2
= 3,4 - 2 (0,52)
= 3,4 1,04
= 2,36

Grafik Uji Keseragaman Data Mengambil papan dan kayu


6
5
4

Waktu Siklus
BKA
BKB

Waktu (Detik) 3
2
1
0

10

12

Spring Bed

Gambar 4.4 Grafik Uji Keseragaman Mengambil Papan dan Kayu


2) Meletakkan kerangka spring bed di tempat penjemuran
a) Rata-Rata

Xi

X=

32 35 29 34 31 32 30 28 29 30
10

310
10

31

b) Standar Deviasi

Xi X
N 1

(32 31) 2 (35 31) 2 ...... (28 31) 2 (30 31) 2


10 1

(1) 2 (4) 2 ...... (3) 2 (1) 2

9
1 16 ... 9 1
9

46
9

= 2,26

c) Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2
= 31 + 2 (2,26)
= 31 + 4,52
= 35,52
BKB = - 2
= 31 - 2 (2,26)
= 31 4,52
= 26,48

Grafik Uji Keseragaman Data Meletakkan kerangka spring bed di tempat penjemuran
37
35
33

Waktu Siklus
BKA
BKB

Waktu (Detik) 31
29
27
25
0

10

12

Spring bed

Gambar 4.5 Grafik Uji Keseragaman Meletakkan Kerangka Spring Bed di Tempat
Penjemuran
3) Meletakkan kerangka sandaran spring bed di tempat penjemuran
a) Rata-Rata

Xi

X=

15 16 18 19 14 16 17 15 16 17
10

164
10

16,4

b) Standar Deviasi

Xi X
N 1

(15 16,4) 2 (16 16,4) 2 ...... (16 16,4) 2 (17 16,4) 2


10 1

(1,4) 2 (0,4) 2 ...... (0,4) 2 (0,6) 2


9

1,96 0,16 ... 0,16 0,36


9

26,4
9

= 1,71

c) Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2
= 16,4 + 2 (1,71)
= 16,4 + 3,42
= 19,82
BKB = - 2
= 16,4 - 2 (1,71)
= 16,4 3,42
= 12,98

Grafik Uji Keseragaman Data Meletakkan kerangka sandaran spring bed di tempat penjemuran

Waktu Siklus
BKA
BKB

Waktu (Detik)

Spring Bed

10

12

Gambar 4.6 Grafik Uji Keseragaman Meletakkan kerangka sandaran spring bed di
tempat penjemuran

Tabel 4.6 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Perakitan Kerangka


N
Deskripsi

BKA
BKB Keterangan

o
Elemen Kerja
Ambil papan dan
1 kayu sesuai
3,4
0,52
4,43
2,37
Seragam
kebutuhan
Rakit papan dan
2 kayu menjadi
1961,1
113,84
2188,8
1733,4
Seragam
rangka spring bed
Letakkan
kerangka spring
3
31
2,26
35,52
26,48
Seragam
bed di tempat
penjemuran
Rakit papan dan
broti menjadi
4
673,1
17,20
707,50
638,7
Seragam
rangka sandaran
spring bed
Letakkan
kerangka
5 sandaran spring
16,4
1,71
19,82
12,97
Seragam
bed di tempat
penjemuran
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
c

Stasiun Pemasangan Aksesoris


1) Mengambil tali kesper
a) Rata-Rata

Xi

X=

4546654564
10

49
10

4,9

b) Standar Deviasi

Xi X
N 1

(4 4,9) 2 (5 4,9) 2 ...... (6 4,9) 2 (4 4,9) 2


10 1

( 0,9) 2 (0,1) 2 ...... (1,1) 2 (0,9) 2

9
0,81 0,01 ... 1,21 0,81
9

6,9
9

= 0,87

c) Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2
= 4,9 + 2 (0,87)
= 4,9 + 1,75
= 6,65
BKB = - 2
= 4,9 - 2 (0,87)
= 4,9 1,75
= 3,15

Grafik Uji Keseragaman Data Mengambil tali kesper


7
6
5
Waktu Siklus
BKA
BKB

4
Waktu (Detik) 3
2
1
0

10

12

Spring Bed

Gambar 4.7 Grafik Uji Keseragaman Mengambil Tali Kesper


2) Mengambil palu
a) Rata-Rata

Xi

X=

2 3 2 2 11 2 3 2 2
10

20
10

b) Standar Deviasi

Xi X
N 1

(2 2) 2 (3 2) 2 ...... (2 2) 2 (2 2) 2
10 1

(0) 2 (1) 2 ...... (0) 2 (0) 2

0 1 ... 0 0
9

4
9

= 0,67

c) Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2
= 2 + 2 (0,67)
= 2 + 1,33
= 3,33
BKB = - 2
= 2 - 2 (0,67)
= 2 1,33
= 0,67

Grafik Uji Keseragaman Data Mengambil Palu


3.5
3
2.5
Waktu Siklus
BKA
BKB

2
Waktu (Detik) 1.5
1
0.5
0

10

12

Spring Bed

Gambar 4.8 Grafik Uji Keseragaman Mengambil palu


3) Mengambil paku
a) Rata-Rata

Xi
X=

11 2 1 2 1 2 11 2
10

14
10

1,4

b) Standar Deviasi

Xi X
N 1

(1 1,4) 2 (1 1,4) 2 ...... (1 1,4) 2 (2 1,4) 2

10 1

(0,4) 2 (0,4) 2 ...... (0,4) 2 (0,6) 2


9

0,16 0,16 ... 0,16 0,36


9

2,4
9

= 0,52

c) Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2
= 1,4 + 2 (0,52)
= 1,4 + 1,04
= 2,44
BKB = - 2
= 1,4 - 2 (0,52)

= 1,4 1,04
= 0,36

Grafik Uji Keseragaman Data Mengambil Paku


3
2.5
2

Waktu Siklus
BKA
BKB

Waktu (Detik) 1.5


1
0.5
0

10

12

Spring Bed

Gambar 4.9 Grafik Uji Keseragaman Mengambil paku

Tabel 4.7 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Perakitan Kerangka


N

Deskripsi Elemen Kerja


BKA BKB Keterangan

o
0,87
6,65
3,15
1 Ambil tali kesper
4,9
Seragam
Tali kesper dililitkan pada rangka
kayu panjang bagian kiri ke
rangka kayu panjang bagian
180,
198,6 162,5
9,02
2
Seragam
4
6
kanan dan dililitkan pada rangka
6
kayu lebar bagian atas ke rangka
kayu lebar bagian bawah
0,67
3,33
0,67
3 Ambil palu
2
Seragam
0,52
2,43
0,37
4 Ambil paku
1,4
Seragam
Pasang tali kesper ke kayu
5
32,8 2,94 38,67 26,93
Seragam
dengan cara dipaku
5,8
0,79
7,38
4,22
6 Ambil per sebanyak 7
Seragam

Pasang per antara kayu dan tali


66,4
6,38 79,16 53,64
Seragam
kesper
6,2
1,03
8,26
4,13
8 Ambil per sebanyak 7
Seragam
Pasang per antara kayu dan tali
65,2
3,33 71,85 58,55
9
Seragam
kesper
6
0,82
7,63
4,37
10 Ambil per sebanyak 7
Seragam
Pasang per antara kayu dan tali
64,2
8,24 80,69 47,71
11
Seragam
kesper
6,3
0,48
7,27
5,33
12 Ambil per sebanyak 7
Seragam
Pasang per antara kayu dan tali
69,3
4,16 77,63 60,97
13
Seragam
kesper
12,1
1,79 15,68
8,52
14 Ambil kain puring
Seragam
1,4
0,52
2,43
0,37
15 Ambil hekter
Seragam
Pasang kain puring pada rangka
144,1
129,6 7,29
115,02
16
Seragam
8
spring bed dengan cara di hekter
12,9
1,2
15,29 10,51
17 Ambil busa
Seragam
Lapisi kain puring dengan busa
68
5,58 79,15 56,84
18
Seragam
dengan cara di hekter
14,7
1,25 17,20
12,2
19 Ambil kain jakat
Seragam
Lapisi busa dengan kain jakat di
62,4
4,79 71,98 52,82
20
Seragam
bagian dengan cara di hekter
15,6
1,50 18,61 12,59
21 Ambil kain puring
Seragam
Pasang kain puring pada bagian
71,8 10,11 92,02 51,58
22
Seragam
bawah spring bed
Ambil ring untuk tempat kaki
2,4
0,52
6,37
3,42
23
Seragam
spring bed
15,2
1,32
4,37
1,42
24 Ambil paku
Seragam
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
Tabel 4.7 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Perakitan Kerangka
(Lanjutan)
N

Deskripsi Elemen Kerja


BKA BKB Keterangan

o
2,9
0,74
3,43
1,37
25 Ambil palu
Seragam
Pasang ring pada empat tempat
12
1,25 17,83 12,57
26
Seragam
untuk kaki spring bed
9,5
1,18
4,37
1,42
27 Ambil alas sudut spring bed
Seragam
Pasang pada setiap sudut pring
62,9 5,15 14,49
9,50
28
Seragam
bed bagian bawah
27,2 1,87
11,86
7,14
29 Ambil plastik
Seragam
Lapisi kain jakat dengan plastik
13
1,56 73,20 52,59
30
Seragam
dengan cara di hekter
Angkat spring bed ke tempat
12,8 1,62 30,95 23,45
31
Seragam
penyimpanan
7

32
33
34

Ambil rangka senderan kepala


Ambil kain puring
Ambil hekter
Pasang kain puring pada rangka
35 sandaran kepala dengan cara di
hekter
36 Ambil busa
Pasang busa pada rangka
37 sandaran kepala dengan cara di
hekter
38 Ambil kain jakat
Pasang kain jakat pada rangka
39 sandaran kepala dengan cara di
hekter
40 Ambil kain puring
Pasang kain puring pada bagian
41
bawah rangka sandaran kepala
42 Ambil pelastik
Lapisi sandaran kepala dengan
43
plastik
Letakkan sandaran kepala di
44
tempat penyimpanan
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)

2,4
15,2
3,2

0,52
1,32
0,79

16,13
16,04
4,78

9,87
9,56
1,62

Seragam
Seragam
Seragam

37,2

4,76

46,71

27,69

Seragam

13,2

1,03

15,27

11,13

Seragam

37,4

3,34

44,08

30,72

Seragam

15,4

1,78

18,95

11,85

Seragam

42,1

2,81

47,71

36,49

Seragam

14,5

1,27

17,04

11,96

Seragam

33,2

2,53

38,26

28,14

Seragam

8,2

0,93

10,04

6,36

Seragam

36,2

2,9

42

30,40

Seragam

13

1,89

16,77

9,23

Seragam

Stasiun Perakitan Keseluruhan


1) Menggabungkan spring bed dengan sandaran spring bed
a) Rata-Rata

Xi

X=

25 26 30 28 30 29 27 31 26 29
10

281
10

28,1

b) Standar Deviasi

Xi X
N 1

(25 28,1) 2 (26 28,1) 2 ...... (26 28,1) 2 (29 28,1) 2


10 1

(3,1) 2 (2,1) 2 ...... (2,1) 2 (0,9) 2

9
9,61 4,41 ... 4,41 0,81
9

36,9
9

= 2,02

c) Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2
= 28,1 + 2 (2,02)
= 28,1 + 4,04
= 32,14
BKB = - 2
= 28,1 - 2 (2,02)
= 28,1 4,04
= 24,05

Grafik Uji Keseragaman Data Menggabungkan spring bed dengan sandaran spring bed
34
32
30
Waktu Siklus
BKA
BKB

28
Waktu (Detik) 26
24
22
20

10

12

Spring Bed

Gambar 4.10 Grafik Uji Keseragaman Menggabungkan spring bed dengan


sandaran spring bed
2) Memasang kaki-kaki spring bed
a) Rata-Rata

Xi

X=

60 67 65 67 60 69 66 58 66 61
10

639
10

63,9

b) Standar Deviasi

Xi X
N 1

(60 63,9) 2 (67 63,9) 2 ...... (66 63,9) 2 (61 63,9) 2

10 1

(3,9) 2 (3,1) 2 ...... (2,1) 2 (2,9) 2


9

15,21 9,61 ... 4,41 8,41


9

128,9
9

= 3,78

c) Batas Kontrol Atas (BKA) dan Batas Kontrol Bawah (BKB)


BKA = + 2
= 63,9 + 2 (3,78)
= 63,9 + 7,56
= 71,47
BKB = - 2
= 63,9 - 2 (3,78)
= 63,9 7,56
= 56,33

Grafik Uji Keseragaman Data Memasang kaki-kaki spring bed

Waktu Siklus
BKA
BKB

Waktu (Detik)

10

12

Spring Bed

Gambar 4.11 Grafik Uji Keseragaman Memasang kaki-kaki spring bed


Tabel 4.8 Tabel Rekapitulasi Keseragaman Data di Stasiun Perakitan Keseluruhan
N

Deskripsi Elemen Kerja


BKA BKB Keterangan

o
1 Gabungkan spring bed dengan 28,1 2,02 32,15 24,05
Seragam

sandaran spring bed


2 Pasang kaki-kaki spring bed
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
2.

63,9

3,78

71,47

Seragam

56,33

Uji Kecukupan
Untuk mengetahui apakah data yang digunakan telah cukup atau belum,

maka dilakukan uji kecukupan data. Dari hasil pengujian, apabila nilai N<N,
maka data dikatakan cukup. Sebaliknya, apabila dari hasil uji kecukupan data
didapat N>N, maka data dikatakan belum cukup.
Diketahui bahwauntuk setiap data pada pengujian ini diketahui bahwa:

= Tingkat kepercayan 68% berdasarkan nilai tabel tingkat kepercayaan

dengan menggunakan nilai

32%

= Tingkat ketelitian yang digunakan, yaitu 5%, maka

/
= 3,14
N

= 10

a.

Uji Kecukupan Stasiun Pengukuran dan Pemotongan


1) Mengambil kayu
2

( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2

N'

Xi

3,14 10{( 2) 2 (2) 2 .... (3) 2 } {( 2 2 .... 3}2

N=

2 2 ... 3

3,14 10(60) (24) 2


N'
24

3,14 (600) (576)


N'

24

N= 0,41
2) Mengambil Meteran
2

( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2

N'

Xi

40 10{(1) 2 (1) 2 .... (1) 2 } {(1 1 .... 1}2


N' =
1 1 ... 1

40 10(10) (10) 2
N'
10

40 (100) (100)
N'

10

N= 0
3) Mengukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2
N'

Xi

N=

3,14 10{( 3)2 (4)2 ... (3) 2} {( 3 4 ... 3)}2

3 4 ... 3

3,14 10(111) (33) 2


N'
33

3,14 (1110) (1089)


N'

33

N= 0,19

Tabel 4.9 Rekapitulasi Kecukupan Data pada Stasiun Pemotongan


No
Deskripsi Kegiatan
N
N'
Keterangan
1 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,41
Cukup
2 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
3
10 0,19
Cukup
dibutuhkan
4 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,11
Cukup
5 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,39
Cukup
6 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,39
Cukup
7 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
8
10 0,20
Cukup
dibutuhkan
9 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,14
Cukup
10

Letakkan kayu pada tempatnya

10

0,41

Cukup

11
12

Ambil kayu yang akan digunakan


Ambil meteran
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
dibutuhkan
Potong kayu sesuai dengan ukuran
Letakkan kayu pada tempatnya
Ambil kayu yang akan digunakan
Ambil meteran
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
dibutuhkan
Potong kayu sesuai dengan ukuran
Letakkan kayu pada tempatnya
Ambil kayu yang akan digunakan
Ambil meteran
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
dibutuhkan
Potong kayu sesuai dengan ukuran
Ambil meteran
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang

10
10

0,39
0

Cukup
Cukup

13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26

10
10
10
10
10
10
10
10
10
10
10
10
10
10

0,20
0,07
0,39
0,41
0
0,19
0,11
0,39
0,39
0
0,20
0,14
0,41
0,39

Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup

dibutuhkan
27 Potong kayu sesuai dengan ukuran
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
28
dibutuhkan
29 Potong kayu sesuai dengan ukuran
30 Letakkan kayu pada tempatnya
31 Ambil kayu yang akan digunakan
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)

10
10
10
10
10

0
0,19
0,11
0,39
0,41

Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup

Tabel 4.9 Rekapitulasi Kecukupan Data pada Stasiun Pemotongan(Lanjutan)


No
Deskripsi Kegiatan
N
N'
Keterangan
32 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
33
10
Cukup
dibutuhkan
0,19
34 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,11
Cukup
35 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,39
Cukup
36
Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,41
Cukup
37
Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
38
10
Cukup
dibutuhkan
0,19
39 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,11
Cukup
40 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,39
Cukup
41 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,41
Cukup
42 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
43
10
Cukup
dibutuhkan
0,19
44 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,11
Cukup
45 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,39
Cukup
46 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,41
Cukup
47 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
48
10
Cukup
dibutuhkan
0,19
49 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,11
Cukup
50 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,39
Cukup
51 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,41
Cukup
52 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
53
10
Cukup
dibutuhkan
0,19
54 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,11
Cukup
55 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,39
Cukup
56 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,41
Cukup
57 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
58
10
Cukup
dibutuhkan
0,19

59
60
61
62

Potong kayu sesuai dengan ukuran


Letakkan kayu pada tempatnya
Ambil kayu yang akan digunakan
Ambil meteran
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
63
dibutuhkan
64 Potong kayu sesuai dengan ukuran
65 Letakkan kayu pada tempatnya
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)

10
10
10
10
10
10
10

0,11
0,39
0,39
0
0,29
0,1
0,35

Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup

Tabel 4.9 Rekapitulasi Kecukupan Data pada Stasiun Pemotongan(Lanjutan)


No
Deskripsi Kegiatan
N
N'
Keterangan
66 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,35
Cukup
67 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
68
10
Cukup
dibutuhkan
0,20
69 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10
0,1
Cukup
70 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,41
Cukup
71 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,39
Cukup
72 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
73
10
Cukup
dibutuhkan
0,18
74 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,06
Cukup
75 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,55
Cukup
76 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,35
Cukup
77 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
78
10
Cukup
dibutuhkan
0,54
79 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,11
Cukup
80 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,50
Cukup
81 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,44
Cukup
82 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
83
10
Cukup
dibutuhkan
0,20
84 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,08
Cukup
85 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,44
Cukup
86 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,45
Cukup
87 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
88
10
Cukup
dibutuhkan
0,18
89 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,07
Cukup
90 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,50
Cukup
91 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,44
Cukup
92 Ambil meteran
10
0
Cukup
93 Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
10 0,20
Cukup

dibutuhkan
Potong kayu sesuai dengan ukuran
Letakkan kayu pada tempatnya
Ambil kayu yang akan digunakan
Ambil meteran
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
98
dibutuhkan
99 Potong kayu sesuai dengan ukuran
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
94
95
96
97

10
10
10
10
10
10

0,11
0,39
0,39
0
0,29
0,06

Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup

Tabel 4.9 Rekapitulasi Kecukupan Data pada Stasiun Pemotongan(Lanjutan)


No
Deskripsi Kegiatan
N
N'
Keterangan
100 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,55
Cukup
101 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,39
Cukup
102 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
103
10
Cukup
dibutuhkan
0,29
104 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,09
Cukup
105 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,35
Cukup
106 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,41
Cukup
107 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
108
10
Cukup
dibutuhkan
0,19
109 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,11
Cukup
110 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,39
Cukup
111 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,41
Cukup
112 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
113
10
Cukup
dibutuhkan
0,20
114 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,08
Cukup
115 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,44
Cukup
116 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,44
Cukup
117 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
118
10
Cukup
dibutuhkan
0,20
119 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,08
Cukup
120 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,44
Cukup
121 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,44
Cukup
122 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
123
10
Cukup
dibutuhkan
0,20
124 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,08
Cukup
125 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,44
Cukup
126 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,44
Cukup
127 Ambil meteran
10
0
Cukup

Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang


dibutuhkan
129 Potong kayu sesuai dengan ukuran
130 Letakkan kayu pada tempatnya
131 Ambil kayu yang akan digunakan
132 Ambil meteran
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
133
dibutuhkan
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
128

10
10
10
10
10
10

0,54
0,11
0,50
0,41
0
0,19

Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup

Tabel 4.9 Rekapitulasi Kecukupan Data pada Stasiun Pemotongan(Lanjutan)


No
Deskripsi Kegiatan
N
N'
Keterangan
134 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,11
Cukup
135 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,39
Cukup
136 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,35
Cukup
137 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
138
10
Cukup
dibutuhkan
0,20
139 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10
0,1
Cukup
140 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,35
Cukup
141 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,39
Cukup
142 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
143
10
Cukup
dibutuhkan
0,18
144 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,14
Cukup
145 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,41
Cukup
146 Ambil kayu yang akan digunakan
10 0,39
Cukup
147 Ambil meteran
10
0
Cukup
Ukur kayu sesuai dengan ukuran yang
148
10
Cukup
dibutuhkan
0,20
149 Potong kayu sesuai dengan ukuran
10 0,14
Cukup
150 Letakkan kayu pada tempatnya
10 0,41
Cukup
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)

b.

Uji Kecukupan Stasiun Perakitan Kerangka


1) Mengambil kayu
2

N'

( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2

Xi

N=

3,14 10{( 2) 2 (2) 2 .... (3) 2 } {( 2 2 .... 3}2

2 2 ... 3

3,14 10(60) (24) 2

N'

24

3,14 (600) (576)


N'

24

N= 0,41
2) Mengambil Meteran
2

( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2

N'

Xi

40 10{(1) 2 (1) 2 .... (1) 2 } {(1 1 .... 1}2


N' =
1 1 ... 1

40 10(10) (10) 2
N'
10

40 (100) (100)
N'

10

N= 0
3) Mengukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2
N'

Xi

N=

3,14 10{( 3)2 (4)2 ... (3) 2} {( 3 4 ... 3)}2

3 4 ... 3

3,14 10(111) (33) 2


N'
33

3,14 (1110) (1089)


N'

33

N= 0,19

Tabel 4.10 Rekapitulasi Kecukupan Data pada Stasiun Perakitan Kerangka


No
Deskripsi Kegiatan
N
N'
Keterangan
Ambil papan dan kayu sesuai
1
10
Cukup
kebutuhan
0,03
Rakit papan dan kayu menjadi
2
10
Cukup
rangka spring bed
0,05
Letakkan kerangka spring bed di
3
10
Cukup
tempat penjemuran
0,01
Rakit papan dan broti menjadi
4
10
Cukup
rangka sandaran spring bed
0,03
Letakkan kerangka sandaran
5
10
0,1
Cukup
spring bed di tempat penjemuran
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
c.

Uji Kecukupan Stasiun Pemasangan Aksesoris


1) Mengambil kayu
2

( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2

N'

Xi

3,14 10{( 2) 2 (2) 2 .... (3) 2 } {( 2 2 .... 3}2

N=

2 2 ... 3

3,14 10(60) (24) 2


N'
24

3,14 (600) (576)


N'

24

N= 0,41
2) Mengambil Meteran
2

( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2

N'

Xi

40 10{(1) 2 (1) 2 .... (1) 2 } {(1 1 .... 1}2


N' =
1 1 ... 1

40 10(10) (10) 2
N'
10

40 (100) (100)
N'

10

N= 0
3) Mengukur kayu sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2
N'

Xi

N=

3,14 10{( 3)2 (4)2 ... (3) 2} {( 3 4 ... 3)}2

3 4 ... 3

3,14 10(111) (33) 2


N'
33

3,14 (1110) (1089)


N'

33

N= 0,19
Tabel 4.11 Rekapitulasi Kecukupan Data pada Stasiun Pemasangan Aksesoris
No
Deskripsi Kegiatan
N
N'
Keterangan
1 Ambil tali kesper
10 0,28
Cukup
Tali kesper dililitkan pada rangka kayu
panjang bagian kiri ke rangka kayu
2 panjang bagian kanan dan dililitkan pada
10
Cukup
rangka kayu lebar bagian atas ke rangka
kayu lebar bagian bawah
0,02
3 Ambil palu
10 0,99
Cukup
4 Ambil paku
10 1,21
Cukup
Pasang tali kesper ke kayu dengan cara
5
10
Cukup
dipaku
0,07
6 Ambil per sebanyak 7
10 0,16
Cukup
7 Pasang per antara kayu dan tali kesper
10 0,08
Cukup
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
Tabel 4.11 Rekapitulasi Kecukupan Data pada Stasiun Pemasangan Aksesoris
No
Deskripsi Kegiatan
N
N'
Keterangan
8 Ambil per sebanyak 7
10 0,25
Cukup
9 Pasang per antara kayu dan tali kesper
10 0,02
Cukup
10

Ambil per sebanyak 7

10

11
12
13
14
15

Pasang per antara kayu dan tali kesper


Ambil per sebanyak 7
Pasang per antara kayu dan tali kesper
Ambil kain puring
Ambil hekter
Pasang kain puring pada rangka spring
bed dengan cara di hekter
Ambil busa
Lapisi kain puring dengan busa dengan
cara di hekter
Ambil kain jakat
Lapisi busa dengan kain jakat di bagian
dengan cara di hekter
Ambil kain puring
Pasang kain puring pada bagian bawah
spring bed

10
10
10
10
10

16
17
18
19
20
21
22

10
10
10
10
10
10
10

0,16
0,15
0,05
0,03
0,19
1,21
0,03
0,08
0,06
0,06
0,05
0,08
0,18

Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup

23
24
25

Ambil ring untuk tempat kaki spring bed


Ambil paku
Ambil palu
Pasang ring pada empat tempat untuk kaki
26
spring bed
27 Ambil alas sudut spring bed
Pasang pada setiap sudut pring bed bagian
28
bawah
29 Ambil plastik
Lapisi kain jakat dengan plastik dengan
30
cara di hekter
Angkat spring bed ke tempat
31
penyimpanan
32 Ambil rangka senderan kepala
33 Ambil kain puring
34 Ambil hekter
Pasang kain puring pada rangka sandaran
35
kepala dengan cara di hekter
36 Ambil busa
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)

10
10
10
10
10
10
10
10
10
10
10
10
10
10

0,20
0,57
0,41
0,07
0,57
0,09
0,14
0,06
0,04
0,13
0,14
0,54
0,14
0,05

Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup
Cukup

Tabel 4.11 Rekapitulasi Kecukupan Data pada Stasiun Pemasangan Aksesoris


No
Deskripsi Kegiatan
N
N'
Keterangan
Pasang busa pada rangka sandaran kepala
37
10
Cukup
dengan cara di hekter
0,07
38 Ambil kain jakat
10 0,12
Cukup
Pasang kain jakat pada rangka sandaran
39
10
Cukup
kepala dengan cara di hekter
0,04
40 Ambil kain puring
10 0,07
Cukup
Pasang kain puring pada bagian bawah
41
10
Cukup
rangka sandaran kepala
0,05
42 Ambil pelastik
10 0,11
Cukup
43 Lapisi sandaran kepala dengan plastik
10 0,06
Cukup
Letakkan sandaran kepala di tempat
44
10
Cukup
penyimpanan
0,19
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
d.

Uji Kecukupan Stasiun Perakitan Keseluruhan


1) Mengambil kayu
2

N'

( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2

Xi

N=

3,14 10{( 2) 2 (2) 2 .... (3) 2 } {( 2 2 .... 3}2

2 2 ... 3

3,14 10(60) (24) 2

N'

24

3,14 (600) (576)


N'

24

N= 0,41
2) Mengambil Meteran
2

( / ) N ( Xi 2 ) ( Xi) 2

N'

Xi

40 10{(1) 2 (1) 2 .... (1) 2 } {(1 1 .... 1}2


N' =
1 1 ... 1

40 10(10) (10) 2
N'
10

40 (100) (100)
N'

10

N= 0
Tabel 4.12 Rekapitulasi Kecukupan Data pada Stasiun Pemasangan Aksesoris
No
Deskripsi Kegiatan
N
N'
Keterangan
Gabungkan spring bed dengan sandaran
1
10 0,05
Cukup
spring bed
2 Pasang kaki-kaki spring bed
10 0,03
Cukup
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
4. Faktor Penyesuaian

Setelah pengukuran berlangsung, pengukur harus mengamati kewajaran


kerja yang ditunjukkan operator. Sehubungan dengan hal itu maka harus
ada beberapa penyesuaian terhadap sebuah pekerjaan. Adapun penyesuaian
pada produksi Spring Bed per stasiun yakni sebagai berikut.
a. Stasiun Pengukuran dan Pemotongan
Stasiun pengukuran dan pemotongan merupakan stasiun awal
pembuatan Spring Bed. Di mana pada stasiun ini terdapat dua orang
operator. Waktu siklus pada stasiun pengukuran dan pemotongan satu
Spring Bed adalah 643 detik.
1) Tenaga kerja 1
Keterampilan :Good

: +0,06

Usaha

: Good

: +0,02

Kondisi

: Average

: 0,00

Konsistensi

: Good

: +0,01

Jumlah

+0,09

P = 1 + 0,09
= 1,09
2) Tenaga kerja 2
Keterampilan : Good

: +0,02

Usaha

: Average

: 0,00

Kondisi

: Average

: 0,00

Konsistensi

: Average

: 0,00

Jumlah

0,02

P = 1 + 0,02
= 1,02
Tabel 4.13 Rekapitulasi Penyesuaian pada Stasiun Pengukuran dan Pemotongan
No
Operator
Penyesuaian
1
Operator 1
1,09
2
Operator 2
1,02
Jumlah
2,11
Rata-Rata
1,06
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
b. Stasiun Perakitan Kerangka

Stasiun perakitan kerangka merupakan stasiun kedua pembuatan


Spring Bed. Di mana pada stasiun ini terdapat dua orang operator.
Waktu siklus perakitan kerangka satu Spring Bed adalah 2684,9 detik.
1) Operator 1
Keterampilan : Good

: +0,06

Usaha

:Average

: 0,00

Kondisi

: Average

: 0,00

Konsistensi

: Good

: +0,01

Jumlah

+0,07

P = 1 + 0,07
= 1,07

2) Operator 2
Keterampilan : Excellent

: +0,11

Usaha

:Good

: +0,02

Kondisi

: Average

: 0,00

Konsistensi

: Good

: +0,01

Jumlah
P = 1 + 0,14
= 1,14

+0,14

Tabel 4.14 Rekapitulasi Penyesuaian pada Stasiun Perakitan Kerangka


No
Operator
Penyesuaian
1
Operator 1
1,07
2
Operator 2
1,14
Jumlah
2,21
Rata-Rata
1,11
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
c. Stasiun Pemasangan Aksesoris
Stasiun pemasangan aksesoris merupakan stasiun ketiga pembuatan
Spring Bed. Di mana pada stasiun ini terdapat dua orang operator.
Waktu siklus pemasangan aksesoris satu Spring Bed adalah 1318,9
detik.

1) Operator 1
Keterampilan : Good

: +0,03

Usaha

: Good

: +0,06

Kondisi

: Average

: 0,00

Konsistensi

:Average

: 0,00

Jumlah
P = 1 + 0,09
= 1,09

+0,09

2) Operator 2
Keterampilan : Good

: +0,06

Usaha

: Good

: +0,05

Kondisi

: Good

: +0,02

Konsistensi

: Fair

: -0,02

Jumlah
P = 1 + 0,11
= 1,11

+0,11

Tabel 4.15Rekapitulasi Penyesuaian pada Stasiun Pemasangan Aksesoris


No
Operator
Penyesuaian
1
Operator 1
1,09
2
1,11
Operator 2
2,2
Jumlah
1,1
Rata-rata
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
d. Stasiun Perakitan Keseluruhan
Pada stasiun perakitan keseluruhan ada dua orang operator. Waktu
siklus perakitan keseluruhan satu Spring Bed adalah 92 detik.
1) Operator 1
Keterampilan :Good

: +0,02

Usaha

: Good

: +0,02

Kondisi

: Average

: 0,00

Konsistensi

: Good

: +0,01

Jumlah

: +0,05

P = 1 + 0,05
= 1,05

2)

Operator 2
Keterampilan : Good

: +0,06

Usaha

:Average

: 0,00

Kondisi

: Average

: 0,00

Konsistensi

: Good

: +0,01

Jumlah

+0,07

P = 1 + 0,07
= 1,07
Tabel 4.16 Rekapitulasi Penyesuaian pada Stasiun Perakitan Keseluruhan
No
Operator
Penyesuaian
1
Operator 1
1,05
2
Operator 2
1,07
1,12
Jumlah
1,06
Rata-Rata
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
5. Perhitungan Waktu Normal
Berdasarkan pengolahan data sebelumnnya, maka dapat diperolah waktu
baku dengan perhitungan sebagai berikut.
a. Stasiun Pengukuran dan Pemotongan
Ws
= 643 detik
P
= 1,05
Wn
= Ws P
= 643 1,05
= 675,15 detik
b. Stasiun Perakitan Kerangka
Ws
= 2684,9 detik
P
= 1,11
Wn
= Ws P
= 2684,9 x 1,11
= 2980,24 detik

c. Stasiun Pemasangan Aksesoris


Ws
= 1318,9 detik
P
= 1,1
Wn
= Ws P
= 1318,9 1,1
= 1450,79 detik
d. Stasiun Perakitan Keseluruhan
Ws
= 92 detik
P
= 1,06
Wn
= Ws P
= 92 1,06
= 97,52 detik
Table 4.17 Rekapitulasi Waktu Normal
No

Stasiun

1
2
3
4

Pengukuran & Pemotongan


Perakitan Kerangka
Pemasangan Aksesoris
Perakitan Keseluruhan
Jumlah
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)

Ws
(Detik)
643
2684,9
1318,9
92

Wn (Detik)

1,05
1,11
1,1
1,06

675,15
2980,24
1450,79
97,52
7969,25

6. Faktor Kelonggaran
Faktor kelonggaran merupakan waktu yang diberikan kepada seorang
pekerja yang digunakan untuk kebutuhan yang dirasa sangat diperlukan.
Adapun kelonggaran setiap stasiun produksi Spring Bed adalah sebagai
berikut.
a. Stasiun Pengukuran dan Pemotongan
Stasiun pengukuran dan pemotongan merupakan stasiun awal
pembuatan Spring Bed. Di mana pada stasiun ini terdapat dua orang
operator. Waktu normal pengukuran dan pemotongan satu Spring Bed
adalah 675,15 detik.
1) Operator 1
Tenaga yang dikeluarkan
Sikap kerja
Gerakan kerja
Kelelahan mata
Temperatur
Keadaan atmosfer
Keadaan Lingkungan

: Dapat diabaikan
: Duduk
: Normal
: Pandangan terus-menerus
: Normal
: Baik
: Bersih, sehat, cerah

= 5,0
= 0,6
=0
= 7,4
=2
=0
=0
+
15 %

Dari sampling pekerjaan didapat bahwa kelonggaran untuk


hambatan yang terhindarkan adalah 2%, maka kelonggaran total
yang harus diberikan untuk pekerjaan itu adalah (15 + 2)% = 17%.
2) Operator 2
Tenaga yang dikeluarkan
: Dapat diabaikan
= 4,0
Sikap kerja
: Duduk
= 0,5
Gerakan kerja
: Normal
=0
Kelelahan mata
: Pandangan terus-menerus = 6,9
Temperatur
: Normal
= 3,1
Keadaan atmosfer
: Baik
=0
Keadaan Lingkungan
: Bersih, sehat, cerah
=0 +
14,5%
Dari sampling pekerjaan didapat bahwa kelonggaran untuk
hambatan yang terhindarkan adalah 2%, maka kelonggaran total
yang harus diberikan untuk pekerjaan itu adalah (14,5 + 2)% =
16,5%.
Tabel 4.18 Rekapitulasi Kelonggaran pada Stasiun Pemotongan
No
1
2

Operator
Operator 1
Operator 2
Jumlah
Rata-Rata

Kelonggaran
17 %
14,5 %
31,5%
15,75%

(Sumber: Pengolahan Data, 2015)


b. Stasiun Perakitan Kerangka
Stasiun perakitan kerangka merupakan stasiun kedua pembuatan
Spring Bed. Dimana pada stasiun ini terdapat dua orang operator.
Waktu normal perakitan kerangka satu Spring Bed adalah 2980,24
detik.
1) Operator 1
Tenaga yang dikeluarkan
Sikap kerja
Gerakan kerja
Kelelahan mata
Temperatur
Keadaan atmosfer
Keadaan Lingkungan

: Dapat diabaikan
: Berdiri
: Normal
: Pandangan terputus-putus
: Normal
: Baik
: Bersih, sehat, cerah

=2
= 0,3
=0
= 4,3
= 2,4
=0
=0 +
9%

Dari sampling pekerjaan didapat bahwa kelonggaran untuk


hambatan yang terhindarkan adalah 2%, maka kelonggaran total
yang harus diberikan untuk pekerjaan itu adalah (9 + 2)% = 11%.
2) Operator 2
Tenaga yang dikeluarkan
Sikap kerja
Gerakan kerja
Kelelahan mata
Temperatur
Keadaan atmosfer
Keadaan Lingkungan

: Dapat diabaikan
: Berdiri
: Normal
: Pandangan terputus-putus
: Normal
: Baik
: Bersih, sehat, cerah

=3
= 0,6
=0
= 3,0
=2
=0
=0 +
8,6%
Dari sampling pekerjaan didapat bahwa kelonggaran untuk
hambatan yang terhindarkan adalah 2%, maka kelonggaran total
yang harus diberikan untuk pekerjaan itu adalah (8,6 + 2)% =
10,6%.

Tabel 4.19 Rekapitulasi Kelonggaran pada Stasiun Perakitan


No
Operator
Kelonggaran
1
Operator 1
11%
2
Operator 2
10,6%
Jumlah
21,6%
Rata-rata
10,8%
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
c. Stasiun Pemasangan Aksesoris
Stasiun pemasangan aksesoris merupakan stasiun ketiga pembuatan
Spring Bed. Dimana pada stasiun ini terdapat dua orang operator.
Waktu normal pemasangan aksesoris satu Spring Bed adalah 1450,59
detik.
1) Operator 1
Tenaga yang dikeluarkan
Sikap kerja
Gerakan kerja
Kelelahan mata
Temperatur
Keadaan atmosfer
Keadaan Lingkungan

: Dapat diabaikan
: Duduk
: Normal
: Pandangan terus-menerus
: Normal
: Baik
: Bersih, sehat, cerah

=6
= 0,7
=0
= 7,0
=2
=0
=0 +
15,7 %

Dari sampling pekerjaan didapat bahwa kelonggaran untuk


hambatan yang terhindarkan adalah 2%, maka kelonggaran total
yang harus diberikan untuk pekerjaan itu adalah (15,7 + 2)% =
17,7%.
2) Operator 2
Tenaga yang dikeluarkan
Sikap kerja
Gerakan kerja
Kelelahan mata
Temperatur
Keadaan atmosfer
Keadaan Lingkungan

: Dapat diabaikan
: Duduk
: Nomal
: Pandangan terus-menerus
: Normal
: Baik
: Bersih, sehat, cerah

= 6,0
= 1,0
=0
= 7,0
= 2,7
=0
=0 +
16,7 %
Dari sampling pekerjaan didapat bahwa kelonggaran untuk
hambatan yang terhindarkan adalah 2%, maka kelonggaran total
yang harus diberikan untuk pekerjaan itu adalah (16,7 + 2)% =
18,7%.

Tabel 4.20 Rekapitulasi Kelonggaran pada Stasiun Pemasangan aksesoris


No
Operator
Kelonggaran
1
Operator 1
17,7%
2
18,7%
Operator 2
36,4%
Jumlah
18,2%
Rata-rata
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
d. Stasiun Perakitan Keseluruhan
Stasiun perakitan keseluruhan merupakan stasiun keempat yang terdiri
dari dua orang operator. Waktu normal perakitan keseluruhan satu
Spring Bed adalah 97,52 detik.
1) Operator 1
Tenaga yang dikeluarkan

: Dapat diabaikan

= 5,0

Sikap kerja
Gerakan kerja
Kelelahan mata
Temperatur
Keadaan atmosfer
Keadaan Lingkungan

: Berdiri
: Normal
: Pandangan terus-menerus
: Normal
: Baik
: Bersih, sehat, cerah

= 0,5
=0
= 7,0
= 2,5
=0
=0 +
15 %

Dari sampling pekerjaan didapat bahwa kelonggaran untuk


hambatan yang terhindarkan adalah 2%, maka kelonggaran total
yang harus diberikan untuk pekerjaan itu adalah (15 + 2 )% = 17%.
2) Operator 2
Tenaga yang dikeluarkan

: Dapat diabaikan

= 5,0

Sikap kerja
Gerakan kerja
Kelelahan mata
Temperatur
Keadaan atmosfer
Keadaan Lingkungan

: Berdiri
: Normal
: Pandangan terus-menerus
: Normal
: Baik
: Bersih, sehat, cerah

= 0,5
=0
= 7,0
= 2,7
=0
=0 +
15,2
%

Dari sampling pekerjaan didapat bahwa kelonggaran untuk


hambatan yang terhindarkan adalah 2%, maka kelonggaran total
yang harus diberikan untuk pekerjaan itu adalah (15,2 + 2 )% =
17,2%.
Tabel 4.21 Rekapitulasi Kelonggaran pada Quality Control
No
Operator
Penyesuaian
1
Operator 1
17%
2
Operator 2
17,2%
34,2%
Jumlah
17,1%
Rata-rata
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)
7. Perhitungan Waktu Baku
Berdasarkan pengolahan data sebelumnya maka diketahui perhitungan Wn
pada setiap stasiun. Berikut ini adalah perhitungan waktu baku pada setiap stasiun.
a. Stasiun Pengukuran dan Pemotongan
Wb
= Wn + (Wn l)
Wn
= 675,15 detik
l
= 15,75%
Wb
= 675,15 + (675,15 15,75%)
= 781,49 detik

b. Stasiun Perakitan Kerangka


Wb
= Wn + (Wn l)
Wn
= 2980,24 detik
l
= 10,8%
Wb
= 2980,24 + (2980,24 10,8%)
= 3302,11 detik
c. Stasiun Pemasangan Aksesoris
Wb
= Wn + (Wn l)
Wn
= 1450,59 detik
l
= 18,82%
Wb
= 1450,59 + (1450,59 18,82%)
= 1723,59 detik
d. Stasiun Perakitan Keseluruhan
Wb
= Wn + (Wn x l)
Wn
= 97,52 detik
l
= 17,1%
Wb
= 97,52 + (97,52 x 17,1%)
= 114,19 detik
Tabel 4.22 Rekapitulasi Waktu Normal
No
Stasiun
1
Pemotongan
2
Pelipatan
3
Perakitan
4
Quality Control
Jumlah
(Sumber: Pengolahan Data, 2015)

Wn (detik)
675,15
2980,24
1450,59
97,52

l
15,75%
10,8%
18,82%
17,1%

Wb (detik)
781,49
3302,11
1723,59
114,19
5921,38