Anda di halaman 1dari 19

PELECEHAN

SEKSUAL
(Sexual Harassment)

Pembimbing
dr.Salikur,Sp.KJ

Oleh
Rika Susanti
030.09.206

Sexual Harassment

Apa Itu Pelecehan Seksual?


Suatu bentuk penghinaan atau memandang rendah
seseorang karena hal -hal yang berkenan dengan seks,
jenis kelamin atau aktivitas seksual antara laki -laki dan
perempuan.

Pengertian

Sexual hal-hal yang menyangkut


seks/jenis kelamin
Harassment penggangguan ketenangan
yang sifatnya tidak diundang oleh subject
yang diganggu
Leceh membuat kecil, mengejek,
merendahkan martabat
Pelecehan adalah tindakan menurunkan
martabat

Pengertian
Menurut BKKBN (Badan Kependudukan
dan Keluarga Berencana Nasional, 2012)

Pelecehan seksual adalah segala macam bentuk


perilaku yang berkonotasi atau mengarah
kepada hal-hal seksual yang dilakukan
secara sepihak dan tidak diharapkan oleh
orang
yang
menjadi
sasaran
sehingga
menimbulkan reaksi negatif seperti malu,
marah, benci, tersinggung, dan sebagainya pada
diri individu yang menjadi korban pelecehan
tersebut.

Lanjutan
Menurut Mboiek, (1992:1) dan
Stanko (1996:56) pengertian pelecehan
seksual adalah suatu perbuatan yang
biasanya dilakukan laki -laki dan
ditujukan kepada perempuan dalam
bidang seksual, yang tidak disukai oleh
perempuan sebab ia merasa terhina,
tetapi kalau perbuatan itu ditolak ada
kemungkinan ia menerima akibat buruk
lainnya.

Unsur-Unsur Dalam
Pelecehan Seksual

Pelaku dan Korban


Pelaku

pelecehan seksual bisa siapa saja terlepas dari jenis


kelamin, umur, pendidikan, nilai-nilai budaya, nilai-nilai
agama, warga negara, latar belakang, maupun status sosial.
Korban dari perilaku pelecehan sosial dianjurkan untuk
mencatat setiap insiden termasuk identitas pelaku, lokasi,
waktu, tempat, saksi.
Saksi bisa jadi seseorang yang mendengar atau melihat
kejadian

Faktor yang Mempengaruhi

Sedangkanyang
faktor-faktor
yang
Faktor-Faktor
Mempengaruhi
mempengaruhi
perilaku Seksual
seksual
Terjadinya
Pelecehan

Faktor

Pelecehan
Seksual
Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus:

BlitzKategori
rape

Pelecehan

Seksual
Quid

pro quo

pelecehan

seksual yang biasanya


dilakukan oleh seseorang yang
memiliki kekuasaan otoritas
terhadap korbannya, disertai
iming-iming pekerjaan atau kenaikan
gaji atau promosi.

Hostile

work environment

Pelecehan

seksual yang terjadi tanpa


janji atau iming-iming maupun
ancaman.

Kategori Pelecehan Seksual


Berdasarkan tingkatannya

Undang-undang

Perlindungan Hukum
Pasal 289-296 tentang pencabulan
Pasal 295-298 dan pasal 506 tentang penghubungan
pencabulan
Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita di
bawah umur
Pasal 281-283 tentang tindak pidana terhadap kesopanan
Undang-undang Perlindungan Anak (UUPA) no 23
tahun 2003
Undang-undang no 23 tahun 2004 tentang penghapusan
kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Dampak
Pelecehan Seksual

Dampak
Peleceh
an
Seksual

Cara
Mencegah
dan
Menangani
Pelecehan
Seksual

Bangun

pemahaman

tentang

pelecehan

seksual
Jangan
tinggal diam bila mengetahui
adanya tindak pelecehan seksual. Segera
laporkan pada pihak berwajib
Temani korban pelecehan seksual, bangun
keyakinan korban untuk tidak menyalahkan
dirinya sendiri
Temani dan dukung korban bila ia hendak
melapor. Bila korban enggan melapor,
jangan dihakimi keputusannya itu.
Berikan informasi kepada korban hakhaknya dan juga keberadaan lembagalembaga yang dapat ia hubungi untuk
memperoleh informasi lebih lanjut ataupun
masukan bagi upaya pencarian keadilan

Berikan informasi tentang pelecehan seksual


kepada anggota keluarga, teman,tetangga,
teman sekerja atau lainnya
Ajak mereka untuk ikut mendukung korban
dengan cara tidak menyalahkan korban, tidak
menstigma,
tidak
mengucilkan
apalagi
mengusir korban
Ikut serta dalam advokasi perubahan hukum
untuk kepentingan korban pelecehan, termasuk
dengan memantau jalannya proses penegakan
hokum
Dukung kerja-kerja lembaga pengada layanan
bagi korban pelecehan dengan mengumpulkan
informasi tentang pelecehan seksual yang
terjadi disekelilingnya, memberikan dukungan,
ikut serta dalam kampanye atau dalam

terjadi pelecehan seksual


pada anak, beberapa hal yang perlu
Jika

diperhatikan:

Ciptakan
kondisi
sehingga
anak
merasa leluasa dalam menceritakan
tentang
bagian
tubuhnya
dan
menggambarkan kejadian dengan akurat.
Yakinkan anak bahwa orang dewasa
yang
melakukannya
adalah
salah,
sedangkan
anaknya
sendiri
adalah
benar.Orang
tua
harus
bisa
mengkontrol
ekspresi
emosional
didepan anak.

Tindakan
Yang
Dapat Dilakukan
Untuk Menangani
Korban Pelecehan
Seksual

Perlindungan