Anda di halaman 1dari 31

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA (HOME

CARE) PADA TN. K DENGAN ULKUS


DEABITUS MILITUS (DM) DI DESA MIJEN RT
01 / RW 05 KECAMATAN KALIWUNGU
KABUPATEN KUDUS

KASUS
Keluarga Tn. K ( 56 Tahun ) mempunyai istri Ny. S
( 49 tahun ) mempunyai anak laki laki Tn J ( 23
tahun ), anak perempuan ( 19 tahun ) dan anak laki
laki ( 17 tahun ). Hasil wawancara dengan keluarga
dan Tn K, akhir-akhir ini keluarga sedikit pusing
memikirkan ayahnya, karena 5 bulan yang lalu
ayahnya dinyatakan positif kencing manis ( DM ) Tn.
K tidak bisa periksa secara teratur ke Puskesmas,
karena
yang
mengantarkan
tidak
ada
dan
keterbatasan biaya. Tn. J yaitu anaknya yang paling
besar dan istri dari Tn. K kerja, sudah ada luka
ganggren di kaki sebelah kanan, kelurgapun hanya
merawat luka ganggren tersebut dengan alat dan
bahan seadanya yang dianjutka oleh dokter setempat
yang memeriksa Tn. K.

Cont..
Hasil observasi kaki Tn. K sebelah kanan
terdapat luka sudah 2 bulan
belum
sembuh. Pemeriksaan GDS satu bulan yang
lalu 320, namun belum diperiksakan lagi,
karena tidak ada yang mengantarkan ke
puskesmas dan ketakutan Tn. K, untuk
dilakukan
pemeriksaan
GDS
lagi
di
Puskesmas. Tn. K juga mengatakan malas
mandi dikarenakan takut luka DM nya sulit
sembuh, tidak hanya itu klien juga
mengatakan kakinya terkadang nyeri.

PENGKAJIAN
1)

DATA UMUM
)Nama kepala keluarga
)Alamat kepala keluarga
)Pekerjaan kepala keluarga
)Pendidikan kepala keluarga
)Genogram

Cont..
Tipe

keluarga
Suku bangsa
status sosial ekonomi
aktifitas reakreasi keluarga

Cont
2)

RIWAYAT TAHAPAN
PERKEMBANGAN KELUARGA
) tahap perkembangan keluarga
saat ini
) Tahap perkembangan kelurga
yang belum terpenuhi

Conti..
Riwayat keluarga inti
Riwayat keluarga sebelumnya

3) PENGKAJIAN

LINKUNGAN
) Karakteristik Rumah
a. Luas tanah
b. Luas rumah
c. Denah rumah
)Karakteristik tetangga dan komunitas RW

Cont
mobilitas

4)

geografis
perkumpulan keluarga dan interaksi dengan
masyarakat
sistem pendukung keluarga

Struktur keluarga
) pola komunikasi keluarga
) Struktur kekuatan keluarga
) Struktur peran
) Nilai dan norma dalam keluarga

Cont..
5)

6)

FUNGSI KELUARGA
) fungsi afektif = Perhatian dan kasih sayang
kepada keluarga selama tidak melanggar
etika sopan santun
) fungsi sosial = Interaksi keluarga dan Tn.
dengan masy
FUNGSI KEPERAWATAN KESEHATAN
) Kemampuan keluarga dalam mengenal
masalah kesehatan
Keluarga cukup mengetahui mengenai
penyakitnya, namun penngetahuan mengenai
penanganan , jika mengalami kekambuhan
masih berkurang

Kemampuan keluarga mengambil


keputusan mengenai tindakan
kesehatan yang tepat
keluarga kurang mendapat
informasi yang tepat mengenai
tindakan yang dilakukan jika,
masalah kesehatan muncul dalam
kelurga, sehingga tidak dapat
mengambil keputusan
7) KEMAMPUAN KELUARGA
MERAWAT ANGGOTA YANG SAKIT
8) KEMAMPUAN KELUARGA
MEMELIHARA LINGKUNGAN

Cont
9)

10)
11)
12)
13)

KEMAMPUAN KELUARGA MENGGUNAKAN


FASILITAS ATAU PELAYANAN KESEHATAN
DIMASYARAKAT
FUNGSI REPRODUKSI
FUNGSI EKONOMI
STRES DAN KOPING KELUARGA
PEMERIKSAAN FISIK ( HAED TO TOE )
EKSTREMITAS

Inspeksi, anggota gerak lengkap, namun pada


ekstermitas
kaki sebelah kanan ada luka ganggren
akibat meningkatkan gadar gula dalam darah
) Palpasi, terasa nyeri pada ekstermitas kaki
sebelaah kanan daan kiri
)

ASKEP KELUARGA DM DENGAN


ULKUS PADA TN. K
NO

SYMTOM

ETIOLOGI

1.

DS : klien mengatakan
kakinya terdapat luka
yang tidak sembuh
sembuh.
DO:
Luka tampak kotor dan
basah bagian kaki kanan,
kaki bengkak, kulit
sekitar luka tampak
kehitaman, bau tidak
sedap
Luka terbuka, kedalaman
0,5,
Lebar 7,5 cm, panjang 9
cm

Ketidakmampua
n klien dan
keluarga
merawat luka
Tn. K

PROBLEM
Infeksi

2.

DS :
Klien mengatakan nyeri
pada bagian kaki kanan
P : klien mengatakan
pada daerah luka yang
akan yang dibersihkan
(luka kaki sebelah
kanan)
Q : klien mengatakan
nyerinya seperti digigit
semut
R : klien mengatakan
bagian pergelangan kaki
kanan dan kiri terutama
sekitar luka dan telapak
kaki
T : Klien mengatakan
nyeri terasa pada saat
kakinya di gantungkan (
pada saat luka
dibersihkan )
DO : S : 2

Ketidakmampu
an klien dan
keluarga untuk
merawat
anggota
keluarga yang
sakit

Nyeri akut

3.

DS :
klien mengatakan malas
mandi karena takut

Ketidakmampuan Defisit
klien dan
perawatan diri
keluarga untuk

Cont
4.

DS :
Klien dan keluarga
mengatakan tidak tahu
tentang penyakit dan
cara perawatannya.
Klien mengatakan
sehari merokok , habis
4 batang / hari
DO :
Klien masih bertanya
kepada mahasiswa
perawat tentang cara
merawat lukanya
Klien masih bingung
ketika ditanya tentang
penyakit DM
Luka klien masih
tampak kotor dan
berbau

ketidakmamp
uan klien
dan keluarga
untuk
merawat
anggota
keluarga
yang sakit

Kurangnya
pengetahua
n mengenai
penyakitnya
.

SKORING
1. Infeksi b/d ketidakmampuan keluarga
untuk merawat luka Tn. K
NO

KRITERIA

2/3 x 1

2/3

Kemungkinan masalah

PEMBENARAN

sembuh jika dibersihkan secara rutin dan benar


Dengan merubah pola hidup dan merawat luka

dapat diubah
Skala : sebagian

SKOR

Luka sudah terdapat infeksi tapi luka dapat


Sifat masalah
Skala : potensial

PERHITUNGAN

1/2 x 2

Potensial maslah untuk


diubah Skala : tinggi

Semangat klien untuk bias sembuh.


3/3 x 1

Menonjolnya masalah

Sudah terjadi infeksi

Skala : masalah berat


harus segera ditangani

2/2 x 2

2.

Nyeri akut b/d ketidakmampuan keluarga untuk mengenal


masalah kesehatan yang meliputi pengertian, tanda gejala
(mobilitas fisik)

No.

kriteria

Skala : ancaman kesehatan

diubah

2/3

Mengatur aktivitas dan pola makan


1/2 x 2

Merubah gaya hidup & mengikuti instruksi yang


2/3 x 1

2/3

Menonjolnya masalah
Skala : ada masalah tetapi
tidak perlu ditangani

jmlh

2/3 x 1

Potensial maslah untuk


diubah

pembenaran

Nyeri kadang timbul kadang tidak.

Kemungkinan masalah dapat

Skala : cukup

skor

Sifat masalah

Skala : sebagian

perhitungan

disampaika penyuluh.

Klien tidak menampakkan nyerinya dan nyeri


x1

2 5/6

jarang dirasakan

3.

Defisit perawatan diri b/d ketidakmampuan klien untuk


merawat personal hygiene

no

kriteria

jmlh

skor

pembenaran

Sifat masalah
Skala : tidak atau kurang sehat

Klien siben 1x/ hari, semenjak sakit klien


3/3 x 1

Kemungkinan masalah dapat


diubah
Skala : mudah

penghitun
gan

Klien mengikuti anjuran yang diberikan


2/2 x 2

Potensial maslah untuk diubah


Skala : cukup

Klien mau dan mampu mengikuti apa yang


2/3 x 1

2/3

Menonjolnya masalah
Skala : tidak dirasakan

tidak pernah melakukan perawatan kuku.

dianjurkan..

Klien tampak tidak peduli terhadap personal


0/2 x 1

3 2/3

hygiene.

4.

Kurangnya pengetahuan mengenai penyakitnya b/d


Ketidakmampuan keluarga dalam mencari sumber informasi
tentang penyakitnya

No.

kriteria

Skala : ancaman kesehatan

pembenaran

Klien mengetahui penyakitnya namun belum


2/3 x 1

2/3

Kemungkinan masalah dapat


diubah

Skala : cukup

1/2 x 2

tentu dilakukan.

Klien mengetahui yang dihindari, namun


2/3 x 1

2/3

Menonjolnya masalah
Skala : masalah berat harus

paham secara benar

Klien menerima informasi namun belum

Potensial maslah untuk diubah

segera ditangani

jmlh

skor

Sifat masalah

Skala : sebagian

perhitungan

masih dilanggar.

Kien nampak antusias, jika mendapat


2/2 x 1

3 1/3

informasi mengenai penyakitnya..

DIAGNOSA
KEPERAWATAN
1.

2.

3.

4.

Infeksi b/d ketidakmampuan klien dan keluarga


untuk merawat luka Tn. K
Defisit perawatan diri b/d ketidakmampuan
klien dan keluarga untuk menjaga kebersihan
lingkungan
Kurangnya pengetahuan mengenai penyakitnya
b/d ketidakmampuan klien dan keluarga untuk
merawat anggota keluarga yang sakit
Nyeri akut b/d Ketidakmampuan klien dan
keluarga untuk merawat anggota keluarga
yang sakit

INTERVENSI
KEPERAWATAN
NO

TGL

Dx

1.

Rabu, 3
April
2013

INTERVENSI

RASIONAL

1) Monitor tanda dan gejala


infeksi (TTD, GDS, lebar,
panjang, kedalaman)

Mengetahui
tingkat infeksi
pada klien

2) Ajarkan klien dan keluarga


tentang cara perawatan
luka pada Tn, K

Terhindar dari
mikroorganisme

3) Instruksikan klien dan


keluarga untuk menjaga
hygiene (kaki, kuku) untuk
mencegah infeksi yang lebih
luas

Menggali
pengetahuan
tentang tanda
tanda infeksi

4) Rujuk klien ke layanan


sosial setempat

Mendapatkan
pelayanan yang
lebih baik

2.

3.

Rabu,
3
April
2013

II

Rabu, III
3 April
2013

1) Observasi kemampuan
untuk menggunakan
alat mandi

Mengetahiu tingkat
kemampuan klien dalam
menggunakan alat mandi.

2) Anjurkan klien dan


keluarga untuk menjjaga
kebersihan diri masing
masing anggota keluarga

Menjaga kebersihan diri

3) Ajarkan pasien dan


keluarga menggunakan
metode alternatif untuk
personal Hygiene dengan
cara sibin (tapi
pertahankan tidak
terkena luka)

Meningkatkan kemampuan
tentang personal hygiene
klien

4) Rujuk pasien dan


keluarga ke pelayanan
sosial untuk perawatan
di rumah

Mendapatkan pelayanan
dalam menjaga personal
hygiene dan terhindar dari
mikroorganisme

1) Kaji penilaian
pengetahuan klien dan
keluarga tentang
penyakit DM

Mengetahui tingkat
pengetahuan pasien tentang
DM

3) Berikan pengajaran
klien dan keluarga
yang sesuai dengan
pemahaman pasien
tentang dm

Keluarga dan klien


mengerti secara jelas
tentang DM

4) Anjurkan keluarga
Mengetahui tingkat
untuk memeriksakan
pengetahuan keluarga
Tn. K ke pelayanan
mengenai penyakitnya
kesehatan terdekat baik
saat ambuh maupun
tidak untuk mengetahui
perkembangan penyakit
Tn. K
4.

Rabu,
3 April
2013

IV

1) Observasi isyarat
ketidak nyamanan nonverbal (asam urat)

Mengetahui penatalaksanaan
nyeri

2) Ajarkan klen dan


keluarga distraksi
relaksasi
(membanyangkan hal
hal yang paling indah
dan tarik napas dalam)

Mengurangi tingkat nyeri

3) Berikan informasi
kepada klien dan

Menggali pengetahuan
tentang penanganan nyeri

IMPLEMENTASI
NO
1

Hr/
TGL /
JAM
Senin,
11
Maret
2013
Jam
14.00
wib

Dx
I

IMPLEMENTASI
1) Menitor tanda dan gejala infeksi
( kedalaman 0,5 cm, lebar, 7.5 cm,
panjang 9 cm)
TD : 140/80 mmHg
RR : 22x/m
S
: 36O C
N : 102x/m
2) Mengajarkan klien dan keluarga cara
perawatan luka
3) Menginstruksikan klien dan keluarga
untuk menjaga hygiene (kaki,kuku)
untuk mencegah infeksi yang lebih luas
4) Merujuk klien ke layanan kesehatan
sosial setempat

KET

Cont
2.

Senin
, 11
Maret
2013
jam
14.35
Wib

II

1) Mengobservasi kemampuan untuk


menggunakan alat mandi

2) Menganjurkan klien dan keluarga untuk


menjaga kebersihan diri masing masing
anggota keluarga
3) Menganjarkan klien dan keluarga
menggunakan metode alternative untuk
personal hygiene dengan cara sibin (tapi
pertahankan sampai tidak terkena luka)
4) Merujuk klien ke pelayanan social untuk
perawatan di rumah

3.

Senin,
11
Maret
2013
Jam
14.50

III

1. mengkaaji penilaian
pengetahuan klien dan keluarga
tentang penyakit DM
2. Memotivasi keluarga dan pasien
untuk mempelajari informasi
yang khusus mengenai DM
3. Memberikan pengajaran klien
dan keluarga yang sesuai
dengan pemahaman pasien
tentang DM
4. Menganjurkan keluarga untuk
memeriksakan ke petugas
peleyanan terdekat, dalam upaya
menurangi masalah nyeri

Cont
4.

Senin,
11
Maret
2013
Jam
15.15

IV

1) Mengobservasi isyarat
ketidaknyaman non verbal (asam
urat)

2) Mengajarkan klen dan keluarga


distraksi relaksasi (membanyangkan
hal hal yang paling indah dan tarik
napas dalam)
3) Memberikan informasi kepada klien
dan keluarga tentang cara mengatasi
nyeri
4) Menganjurkan keluarga untuk
memeriksakan ke petugas pelayanan
terdekat, dalam upaya menurangi
masalah nyeri

EVALUASI
NO

TGL

Dx

1.

12, Maret
2013

EVALUASI
S:
Klien dan keluarga mengatakan belum bisa
melakukan perawatan luka sehingga luka pada
kaki Tn. K tidak sembuh sembuh
O:
- Luka masih tampak kotor dan basah, bagian
kaki kanan, kaki bengkak , kulit sekitar luka
tampak kehitaman, luka sudah tidak berbau
- Luka terbuka, kedalaman 0,4, lebar 7 cm,
panjang 8 cm
- GDS : 157 mg / dl
- TD : 140 / 80 mmHg, N : 100 x/m, RR :
22x/m, S: 36C
- luka mengecil
A : Masalah teratasi sebagian
P : Pertahankan intervensi 1 4

2.

12,
Maret
2013

II

S:
Klien mengatakan masih malas mandi
karena takut lukanya tidak sembuh
sembuh
Klien mengatakan masih jarang mengganti
pakaian (2 hari sekali)
Keluarga klien mengatakan belum mampu
menjaga kebersihan lingkungan yang sehat
O:
Tubuh klien tampak kurang bersih
Rambutnya tampak kusut dan kotor
Kukunya terlihat panjang dan hitam
Baju klien tampak lusuh
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi 1- 4

3.

12,
Maret
2013

III

S:
- klien dan keluarga mengatakan masih bingung
mengenai penyakit dan cara perawatan Tn. K
- Klien mengatakan masih merokok 4 batang /hari
O:
- Klien dan keluarga masih bertnya kepada
mahasiswa perawat mengenai penyakitnya dan
penanganannya.
A : Masalah belum teratasi

4.

12,
Maret
2013

IV

S:
Klien mengatakan sudah bisa bisa
menerapkan tehnik distraksi relaksasi
pada saat timbul nyeri, sehingga
nyerinya berkurang ( pada saat
lukanya dibersihkan)
Q : Klien mengatakan nyerinya masih
seperti di digit semut
R : Klien mengatakan masih nyeri
bagian pergelangan kaki kanan dan
kiri terutama sekitar I luka dan telapak
kaki
T : Klien mengatakan masih nyeri.
Terasa pada saat kakinya digantungkan
( pada saat dibersihkan )

O: S:2
A : Masalah teratasi sebagian
P : Pertahankan intervensi 1 4

MATURSUWUN
SEMOGA
BERMANFAAT

Anda mungkin juga menyukai