Anda di halaman 1dari 28

GOUT ARTHIRITIS

(PENYAKIT ASAM
URAT)
Disusun oleh:
SITI RAHMAYANTI, S.Farm.
(33541141525)
TIARA WAHYUNI, S.Farm.
(33541141529)
GILANG DWI PUTRA F, S.Farm.
(33541141542)

PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER


UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI

APA ITU PERADANGAN


SENDI?
Arthritis
adalah
peradangan
(inflamasi) dan pembengkakan
di daerah persendian dapat
menyebabkan
rasa
sakit,
kehilangan
kemampuan
bergerak
dan
terkadang
bengkak.
Arthritis gout atau lebih dikenal
dengan penyakit asam urat
disebabkan
dari
kerusakan
sistem kimia tubuh. Kondisi ini
paling sering menyerang sendi

APA ITU ASAM URAT?


Asam urat merupakan hasil akhir dari
metabolisme purin, suatu zat yang
sudah tidak dibutuhkan lagi oleh
tubuh.
Konsentrasi asam urat dalam darah
tidak lebih dari 7mg/dL (Pria) dan
6mg/dL (Wanita).
Asam urat berlebih akan membentuk
peradangan pada sendi.

PERHATIAN !!!
Pengobatan asam urat tidak dianjurkan untuk
dilakukan secara mandiri atau pengobatan sendiri.
Pengobatan asam urat harus dilakukan sesuai dengan
terapi yang diberikan oleh dokter.
Waspada obat-obat yang dapat merusak fungsi ginjal
dan fungsi hati.

TERAPI DENGAN OBAT


TUJUAN PENGOBATAN
Meredakan nyeri karena
serangan akut.
Mencegah memburuknya
serangan dan mencegah
efek jangka panjang:
Kerusakan sendi .
Kerusakan organ terkait
misalnya ginjal .
Menurunkan kadar asam
urat dalam darah .

PENGOBATAN SERANGAN
AKUT
Golongan NSAID
Kolkisin

Diberikan
sampai
rasa nyeri hilang
biasanya diperlukan
5 hari terapi.
Meloxicam,
Piroxicam,
dan
penggunaan aspirin
harus dihindari.

Steroid

Keputusan memilih
golongan NSAID atau
kolkisin tergantung Jika NSAID/ kolkisin
ditoleransi
pada
keadaan tidak
dengan baik, berikan
pasien.
steroid
seperti
dexamethasone dan
methylpredinisolone

PENGOBATAN GOUT KRONIS


Allopurinol
Probenesid

Digunakan
untuk
menurunkan kadar asam
Digunakan
untuk
urat
dengan
cara
menurunkan kadar asam
menghambat pembentukan
urat pada pasien yang tidak
asam urat.
dapat
menggunakan
allopurinol,
dengan
cara
meningkatkan pengeluaran
asam urat.

MELOXICAM
Pem beri an dan penyim panan
Diminum setelah makan untuk
iritasi pada lambung
Simpan pada suhu kamar.

mengurangi

Tand a dan gejal a over do sis


Lesu, mengantuk, mual, muntah, tekanan
darah tinggi, gagal ginjal akut, gangguan
fungsi hati, depresi, koma, serangan jantung
dan kejang.
Ed ukasi pad a pasi en
Pasien tidak dianjurkan menggunakan obat
lain tanpa konsultasi dengan dokter dan tidak
dianjurkan
mengkonsumsi
alkohol
karena
dapat meningkatkan iritasi pada lambung.

PIROXICAM
Pemberian dan penyimpanan
Diminum setelah makan untuk
pada lambung
Simpan pada suhu kamar

mengurangi

Tanda dan gejala over dosis


Mengantuk, pusing, kebingungan,
kepala sampai kejang.

muntah,

iritasi

sakit

PIROXICAM
Edukasi pada pasien
Bila terjadi penurunan nafsu makan, mual,
muntah, sembelit, diare, keram, tinja hitam atau
merah, berubahnya warna urin, demam, ruam,
dan memar, konsultasikan pada dokter.
Pasien tidak dianjurkan menggunakan obat
aspirin dan obat lain tanpa konsultasi dengan
dokter.
Obat dapat menyebabkan kantuk, hati-hati bila
berkendara atau pekerjaan yang memerlukan
kewaspadaan.
Pasien harus tetap menjaga asupan cairan yang
cukup.

KOLKISIN
Obat ini digunakan untuk mengurangi rasa nyeri dan
peradangan pada sendi.
Pemberian dan penyimpanan
Simpan pada wadah kedap udara dan terhindar dari
cahaya.
Kolkisin harus diberikan sesegera mungkin pada saat
gejala timbul karena pada perkembangan gejala
berikutnya kurang efektif.

KOLKISIN
Tanda dan
gejala over dosis
Mual dan muntah
Sakit
perut
yang
parah,
Diare
Kelumpuhan
Kerusakan ginjal dan
hati

Edukasi pada
pasien
Gunakan kolkisin secara
teratur untuk mencegah
serangan akut.
Perbanyak minum air
minimal 2L/hari.
Hentikan
pengobatan
jika
mual,
muntah,
diare, atau sakit perut,
terutama untuk pasien
dengan riwayat tukak
lambung.

DEXAMETHASONE
Pemberian
Biasanya diberikan pada pagi hari dan
minum
sesudah
makan
untuk
menghindari iritasi lambung.
Tanda dan gejala over dosis
Demam,
mual,
tekanan
darah
menurun, pusing, gula darah menurun,
moonface, obesitas, jerawat, memar,
tekanan
darah
meningkat,
osteoporosis, diabetes, tukak lambung,
infeksi, dan ketidakseimbangan cairan
dan elektrolit.

DEXAMETHASONE
Edukasi pada pasien
Jangan menghentikan
berbahaya.

obat

secara

tiba-tiba

karena

akan

Pasien tidak boleh menerima imunisasi/vaksin saat obat


digunakan. Serta informasikan bahwa sedang menggunakan
obat steroid.
Pasien yang menerima terapi jangka panjang harus mencatat
berat badannya.
Pasien harus memberitahu dokter lain bahwa pasien sedang
menggunakan obat ini.
Waspada tanda infeksi seperti demam, pembengkakan, dan
kemerahan

METHYLPREDNISOLONE
Pemberian
Kurangi dosis yang diberikan ketika akan memulai
atau menghentikan terapi.
Dapat diminum bersamaan dengan makanan, tablet
dapat dihancurkan apabila kesulitan dalam menelan
tablet.
Apabila menggunakan dosis tinggi, pasien dapat
mengkonsumsi
antasida
saat
makan
untuk
mencegah terjadinya tukak lambung.

METHYLPREDNISOLONE
Tanda dan gejala over dosis
Moonface,
kegemukan,
jerawat,
hipertensi,
osteoporosis, diabetes mellitus, tukak lambung,
peningkatan
kerentanan
terhadap
infeksi,
ketidakseimbangan elektrolit dan cairan .
Normal
Moonface

METHYLPREDNISOLONE
Edukasi pada pasien
Obat diminum pada waktu yang sama setiap hari dan waspada
perubahan fungsi hati.
Pasien dianjurkan untuk menimbang berat badan setiap hari.
Jerawat dan kulit kemerahan berkaitan dengan penggunaan
obat ini. Lakukan perawatan kulit yang tepat untuk mencegah
iritasi dan atau jerawat.
Bila terjadi bengkak pada kaki dan pergelangan kaki, tandatanda infeksi (demam, luka), diare, mual, muntah, penurunan
berat badan, urin berubah warna, gangguan penglihatan,
ketidakteraturan menstruasi dan kelelahan laporkan kepada
dokter.

ALLOPURINOL
Obat menurunkan kadar asam urat dalam darah.
Tidak boleh digunakan selama terjadi serangan.
Pemberian dan penyimpanan
Allopurinol digunakan jika serangan/nyeri telah mereda.
Allopurinol diminum setelah makan.
Simpan tablet dalam wadah tertutup rapat pada suhu
sejuk.
Respon terhadap allopurinol dapat dilihat 2 hari setelah
terapi dimulai dan maksimum setelah 710 hari. Kadar
asam urat dalam darah harus dicek setelah 23 minggu
penggunaan allopurinol untuk meyakinkan turunnya
kadar asam urat.

ALLOPURINOL
Tanda dan gejala over dosis
Ruam, mual, muntah , dan gagal ginjal
Edukasi pada pasien
Pasien disarankan untuk menghindari makanan yang kaya purin
dan asupan alkohol yang berlebihan dan juga melakukan diet.
Hentikan pengobatan jika terjadi ruam, mual, muntah.
Obat dapat menyebabkan kantuk, hati-hati saat mengemudi
atau
melakukan
tugas-tugas
lain
yang
membutuhkan
kewaspadaan.
Pasien tidak dianjurkan
dengan dokter.

minum

obat

lain

tanpa

konsultasi

PROBENESID
Pemberian
Obat ini duminum setelah makan dan pastikan asupan
cairan yang memadai (kira-kira 2,5 liter sehari).

Tanda dan gejala over dosis


Mual, muntah, diare dan kejang

Edukasi pada pasien


Obat dapat
diminum bersamaan dengan makanan atau
atau menggunakan antasida jika terjadi iritiasi lambung.
Perbanyak minum 6 - 8 gelas air sehari untuk membantu
mencegah pembentukan batu ginjal.
Hindari makanan tinggi purin dan minuman beralkohol.

PROBENESID
Edukasi pada pasien
Laporkan pada dokter bila terjadi gejala seperti nyeri pada
buang air kecil, kencing berdarah, sakit punggung,
kesulitan bernafas, atau ruam pada kulit.
Instruksikan pada pasien untuk tidak menggunakan obat
lain (termasuk aspirin) tanpa konsultasi dengan dokter.
Pasien jangan
dengan dokter.

menghentikan

obat

tanpa

berkonsultasi

INTERAKSI YANG TERJADI


Interaksi Dengan Obat
Dexamethason,
kolkisin.

methylprednisolon

menurunkan

efek

Meloxicam, piroxicam meningkatkan efek probenesid.


Meloxicam dengan dexamethason dan methylprednisolon
salah satu meningkatkan toksisitas.
Piroxicam dengan dexamethason dan methylprednisolon
salah satu meningkatkan toksisitas.
Meloxicam dengan piroxicam keduanya meningkatkan
antipembekuan darah dan kadar kalium dalam darah.

INTERAKSI YANG TERJADI


Interaksi dengan minuman
Minum
jus
jeruk
dapat
meningkatkan efek dari Kolkisin
dan
Methylprednisolone.
Hindari
penggunaan
secara
bersamaan.
Beri tahu dokter apabila anda
mengalami sakit perut, mual,
muntah, diare, demam, nyeri otot,
lelah dan kesemutan merupakan
gejala awal keracunan kolkisin.

INTERAKSI YANG TERJADI


Jangan
mengkonsumsi
minuman mengandung Alkohol
saat menggunakan Meloxicam
dan Piroxicam.
Alkohol dapat meningkatkan
resiko
pendarahan
lambung
disebabkan oleh Meloxicam
dan Piroxicam.
Hubungi
dokter
jika
anda
mengalami
tinja
berwarna
hitam,
berdarah,
batuk
berdarah atau muntah yang
terlihat seperti bubuk kopi.

TERAPI NON-OBAT
Istirahat yang
berolahraga.

cukup

dan

Penggunaan kompres dingin,


mengurangi asupan alkohol
dan
menurunkan
berat
badan pada pasien yang
kelebihan
berat
badan
terbukti efektif.
Mengurangi makanan tinggi
purin

MAKANAN TINGGI PURIN

APA YANG HARUS DILAKUKAN?


Kenali gejala asam
urat.
Periksakan pada
dokter.
Lakukan terapi
sesuai dengan
petunjuk dokter.
Pahami
pengobatannya
secara tepat.

TANYA OBAT PADA APOTEKER


Selalu tanyakan penggunaan obat
pada Apoteker secara jelas karena
penggunaan obat yang tepat adalah
salah satu kunci keberhasilan
terapi.

TERIMA
KASIH