Anda di halaman 1dari 9

GANGGUAN JIWA PADA

PEKERJA/KARYAWAN
KELOMPOK 10
Dian rini anggraini
Katarina daria r.
Risky ramdani

pengertian stres menurut Mc. Grath


Stres adalah ketidak seimbangan antara
tuntutan lingkungan dengan kemampuan
berespons seseorang sehingga terjadi
kegagalan memenuhi tuntutan tersebut

SUMBER-SUMBER STRES YANG


BERKAITAN DENGAN PEKERJAAN

1. Kekaburan peran dan konflik peran


2. Kelebihan beban kerja
3. Beban kerja terlalu sedikit
4. Kualitas pekerjaan berlebihan
5. Tanggung jawab besar
6. Densitas sosial
7. Lingkungan pekerjaan
8. Relation ship

AKIBAT STRES
Hans Selye (1936 ) memperkenalkan teori
General Adaption Syndrome yang
menyatakan bahwa ada 3 fase yang dapat
diidentifikasi bila seseorang terpapar oleh
stres, yaitu :
1. Fase reaksi bahaya
2. Fase Resistensi
3. Fase Kelelahan

TANDA-TANDA STRES
1. Penyakit fisik yang diinduksi oleh stres, seperti :
penyakit jantung koroner, hipertensi, tukak
lambung,kondisi fisik lain seperti gangguan haid,
gangguan pencernaan,serangan asma, diabetes dan
paling jarang kanker
2. Kecelakaan kerja : terutama pada pekerja dengan
tuntutan kinerja yang tinggi, perhatian kurang, bekerja
gilir, pada hari hari pertama dan akhir minggu dan
penyalahgunaan zat adiktif.
3. Absenteisme : sering terjadi pada karyawan yang sulit
menyesuaikan diri dengan pekerjaannya sebagai akibat
stres kerja.

lanjutan...
4. Lesu Kerja (burn out) : terjadi bila
karyawan kehabisan motivasi dalam upaya
meneruskan suatu kinerja yang tinggi.
5. Gangguan jiwa : merupakan akumulasi
dari gejala subyektif yang mempunyai efek
ringan dalam kehidupan sehari-hari hingga
gangguan jiwa yang dapat menimbulkan
hendaya berat, misal dari gangguan
konsentrasi kurang, apatis sampai depresi
(neurosis okupasional).

PENANGGULANGAN STRES DI
TEMPAT KERJA
Program mengatasi stres dapat dipisahkan
kedalam dua kelompok :
1. Pengelolaan stres
Pengelolaan Stres dapat dilakukan melalui
:Rekreasi, Aktivitas fisik, Meditasi, Zikir,
dukungan sosial dari keluarga dan teman.
2. Mengurangi stres
Mengurangi StresUmumnya mendidik karyawan
untuk melaksanakan beberapa cara adaptasi
yang meliputi strategi untuk mengatasi stres,
pengelolaan waktu, menentukan prioritas,

lanjutan...

Secara singkat sebagai berikut :


1. Minta penjelasan atau klarifikasi untuk hal-hal yang bersifat
dualisme dan bertentangan dengan atasan.
2. Adakan pengaturan kembali / restrukturisasi tugas dan peran
(Jobdesc) dan tingkatkan komunikasi timbal balik yang baik antara
para anggota organisasi.
3. Pendelegasian wewenang dan tanggungjawab secara
proporsional.
4. Perencanaan dan pengembangan SDM yang bersifat integral.
5. Melakukan pengaturan kondisi fisik kerja yang memadai
sehingga membuat kenyamanan dalam bekerja.
6. Melaksanakan program pendidikan dan pelatihan karyawan.
7. Jaminan fleksibilitas dalam orientasi kepemimpinan.
8. Ketrampilan interpersonal seperti latihan asertif, resolusi konflik
dan membangun hubungan kerjasama yang bermafaat.

SEKIAN