Anda di halaman 1dari 2

Degenerasi Sel

1. Degenerasi Lemak
Inti sel terdesak ke tepi
Sel tampak kosong
Dinding sel masih jelas
2. Degenerasi mucoid
Inti tampak hiperkromasi (Signet
Ring Cell)
Sitoplasma berisi bahan mukoprotein
Inti terdesak ke tepi
Sitoplasma eosinofilik
3. Degenerasi miksomatik
Terdapat bentukan Star Cell
Penumpukan bahan lendir di antara
sel fibroblast
Batas sel tidak jelas
4. Degenerasi Hyalin
Bahan
hyaline
berlebihan,
homogeny, mengkilap
Inti fibroblast menggerombol
Batas tidak jelas
5. Perkapuran
Timbunan bahan kapur
Proliferasi jaringan ikat
Bahan kapur yang irregular
Tumor Jinak Odontogen
1. Ameloblastoma
Pulau epitel berasal dari ameloblast
Stroma jaringan ikat
Tepi epitel terdapat sel bentuk
kolumnar mirip ameloblas yang
tersusun radier
Bentukan stellate shape cell di dalam
pulaua epitel
2. Akanto ameloblastoma
Penambahan keratin
Epitel tampak menebal
Bentukan keratin di dalam lumen
Bentukan keratin pearl
3. Kistik ameloblastoma
Bentukan degenerasi kistik
Di dalam lumen terdapat cairan
kistik
Bentukan pulau-pulau epitel
4. Adeno ameloblastoma

Bentukan mirip acini kelenjar


Terdapat pulau-pulau epitel
Sel ameloblastoma yang tersusun
radier
Stroma
jaringan
ikat
yang
mengandung pembuluh darah
5. Odontogenic fibroma
Proliferasi jaringan ikat yang berasal
dari dental papilla
Bahan perkapuran dari cementicle/
denticle
Stroma terdiri dari jaringan ikat
Proliferasi sel fibroblast
Tumor Jinak Non Odontogen
1. Papilloma
Penebalan epitel bertatah
Bentukan keratin
Terdapat jaringan fibrovaskular
Bentukan jaringan ikat
Bentukan pembuluh darah
2. Adenoma pleiomorphic
Terdapat bentukan sel asinar
Stroma miksomatik
Terdapat bentukan stellate shape cell
Sitoplasma eosinofilik
3. Tumor whartin
Bentukan germinal centre yang ada
proliferasi ductus
Stroma jaringan limfoid
Lumen berisi cairan kistik
Epitel kubis sebelah dalam (sel
basal)
Epitel silindris sebelah luar (dekat
lumen)
Lesi Praganas Rongga Mulut
1. Leukoplakia
Hiperkromatid inti sel basal
Retepeg ballooning
Infiltrasi sel-sel radang
Proliferasi jaringan ikat
Terjadi dysplasia
2. Lichen planus
Membrane basalis rusak
Terjadi dysplasia
Hiperkromatid inti sel basal

Retepeg ballooning
Infiltrasi sel-sel radang
Proliferasi jaringan ikat
3. Nevus pigmentosus
Sel nevus berwarna kehitaman
Sel nevus berkelompok
Proliferasi sel melanosit
Lapisan keratin yang mengelupas
4. Carcinoma in situ
Sebukan sel radang di lamina propria
Retepeg tidak beraturan
Hiperkromasi inti
Tidak ditemukan adanya keratin
Severe dysplasia
Blood cloth
Mitotic cell
Tumor Ganas Epitel Mukosa
1. SCC
Terdapat tumor nest
Proliferasi sel-sel epitel squamous
Tampak sel-sel atypia
Penambahan proliferasi basaloid cell
2. Ulcus Rhodent/ karsinoma sel basal
Bentukan pulau-pulau epitel
Dalam pulau epitel terdapat kistik
space
Basaloid layer
Sel
tumor
ganas
Nampak
berkelompok
Tumor Ganas Epitel Kelenjar Ludah
1. Karsinoma mukoepidermoid
Grade 1 2
Bentukan pulau-pulau epitel
Proliferasi jaringan ikat
Keratin pearl
Grade 3 4

Infiltasi sel radang


Tidak terdapat bentukan horn pearl
Sel-sel
menunjukkan
atypia
menyeluruhPA

Sel sulit dikenali


2. Karsinoma adenoid kistik/ cylindroma
Proliferasi acini sel yang uniform
Stroma terdiri dari jaringan ikat yang
mengalami hyalinisasi
Acini tampak kistik dengan secret di
tengah lumen
Inti hiperkromatik
Sitoplasma eosinofilik
3. Karsinoma sel asinar
Tumor berkapsul
Massa bulat
Tumor berisi sel-sel asinar
Sitoplasma basofilik
Tumor Ganas Jaringan Mesenkim
1. Fibrosarkoma
Susunan sel tidak teratur
Sel-sel atypik (Sel Bizare)
Stroma terdiri dari jaringan ikat
Pembentukan kolagen
2. Lymphoblastic lympho sarcoma
Proliferasi sel-sel lymphoblast
Sel-sel agak renggang
Inti terang
Gambaran mirip lymphocytic
3. Melanoma maligna
Sel-sel mengandung pigmen melanin
Sel melanoma bentuknya besar,
atypik, polyhedral
Sel
melanoma
bentuknya
karsinomatik
Pertumbuhan sel yang mengandung
melanin tampak diffuse
4. Adeno karsinoma
Susunan sel tidak teratur
Stroma terdiri dari jaringan ikat
Sel umumnya besar
Inti hiperkromatik
Sel kelenjar anaplastik