Anda di halaman 1dari 18

Manajemen Anastesi

pada Pasien Patah


Tulang Pinggul.

Ari Filologus Sugiarto


11.2-13.204

Resiko berhubungan dengan umur.


Anemia perioperatif => nilai hb pasca
op
Kejadian meningkat sejalan dengan
demografi usia tua

Kejadian
wanita
Usia 84 th
Lebih sering pada eropa utara di
banding selatan., lebih umum pada non
eropa.
Osteoporosis
Os yg rentan jatuh

Hip fracture dpt dilihat sebagai gejala

penurunan fisiologis tubuh


dengan :
70% pasien dg ASA III/ IV
25% gangguan kognitif sedang
20% perumahan & panti jompo
50% membutuhkan bantuan berjalan
atau bergerak

Angka kematian adalah 8% pada 1 bulan


dan 30% pada 1 tahun
20% menderita setidaknya satu
komplikasi signifikan setelah operasi,
dan
1/3 pasien kembali fraktur

AAGBIs Management of Proximal


Femoral Fractures

Manajemen efektif dan cepat


Terkoordinasi
Pendekatan multidisiplin
Dilakukan oleh personil senior
Menggunakan jalur perawatan terpadu
Anastesi harus aktif terlibat dalam
evaluasi pra operasi dan optimasi pasca
operasi

Penilaian pra operasi dan


operasi yang di tunda
Preoperasi harus di mulai secepatnya
pada pasien hip facture.
penundaan operasi ~ 48 h mningkatkan
kematian, dan komlikasi

Prediksi mortalitas
Rata2 pasien patah tulang pinggul
adalah ASA III
ASA score adl alat memprediksi hasil
postoperasi pd pasien
Nottigham Hip Fracture Score lebih
spesifik memprediksi mortalitas dalam
30 hari setelah operasi.

Echocardiography
Pasien dengan stenosis aorta di pantau
tekanan arteri dan berikan vasopressor
untuk menjaga koroner dan tekanan
perfusi otak

Analgesik

Paracetamol efektif
NSAID x pada os ggn ginjal

Daerah persyarafan

Persyarafan sensorik
panggul dan kapsul
cabang pleksus lumbal (femoral saraf L2
-4, obturator saraf L2 -4, superoanterior kapsul)
pleksus sakral (saraf siatik L4-S3,
posteroinferior kapsul)
saraf kutan lateral paha (L2, 3), saraf
cluneal atas (L1-3, posterolateral)

Transfusi
40% pasien patah tulang pinggul
ditemukan mengalami anemia.
dari berbagai penyebab, termasuk
perdarahan dari patahan, hemodilusi
jika i.v. cairan telah diberikan,
kekurangan gizi dan anemia sekunder
akibat penyakit kronis
Toleransi 10 g/dl. Min 8g/dl

Pemebrian clopidogrel pada pasien hip


facture untuk pencegahan stent koroner
trombosis, dengan atau tanpa aspirin.

Teknik anastesi
General anstesi
Regional anastesi lebih diutamakan dg
spinal anastesi epidural
RA mengurangi kematian dini,
penyumbatan pembuluh darah,
kebingungan pasca operasi akut, infark
miokard, pneumonia, emboli fatal, dan
hipoksia pasca operasi

Kesimpulan
Pasien dengan patah tulang pinggul terus
menghadirkan klinis dan tantangan organisasi
untuk NHS, tapi hasil tampaknya membaik,
dibantu oleh inisiatif seperti Database nasional
patah tulang pinggul. Namun, bukti untuk
intervensi anestesi masih kurang, dan program
penelitian nasional multidisiplin diperlukan
untuk mengidentifikasi hasil yang paling tepat
sebagai studi endpoints, dan perawatan yang
paling efektif dalam meningkatkan hal tersebut.