Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA FISIKA

ISOTERM ADSORBSI

DISUSUN OLEH
KELOMPOK 3
KELAS A

FAUZIA MULYANA

(1407114564)

IMANUEL TUMANGGOR

(1407113403)

MAHATHIR NUR MUHAMMAD

(1407119411)

MIFTAHUL ULFA

(1407113349)

PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA S1


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS RIAU
2015BAB IV

PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Isoterm adsorbsi menurut Freundlich bagi proses adsorbsi asam asetat yaitu
semakin besar konsentrasi asam asetat maka semain banyak pula yang
teradsorbsi oleh karbin aktif.
4.2 Saran
1. Pengukuran berat karbon aktif harus dilakukan dengan tliti dan harus
dijaga beratnya karena arang aktif yang digunakn berupa bubuk sehingga
mudah beterbangan.
2. Titrasi harus dilakukan dengan cermat agar konsentrasi yang diperoleh
akurat.

BAB V
JAWABAN PERTANYAAN
1. Apakah proses adsorrbsi ini merupakan adsorbsi fisik atau kimia?
Praktikum ini termasuk adsorbsi secara fisik karena ikatan yang terlibat
dalam adsorbsi ini yaitu ikatan yang lemah yang merupakan ikatan van de
waals dan melalui panas reaksi yang rendah.
2. Apakah perbedaan kedua adsorbsi ini? Berikan beberapa contoh dari kedua
jenis adsorbsi ini?
Adsorbsi fisika

: - adsorbsi yang menggunan sifat fisika


: - terikat pada adsorben oleh gaya van der waals
: - mempunyai entalpi reaksi -4 sampai -40 kJ/mol
: - dapat membentuk lapisan multilayer
: - tidak melibatkan energi aktivasi
: - contohnya adsorb oleh karbon aktif

Adsorbsi kimia

: - adsorbsi menggunakan senyawa kimia


: - terikat pada adsorben oleh ikatan kimia
: - mempunyai entalpi reaksi -40 sampai -500 kJ/mol
: - membentuk lapisan monolayer

: - melibatkan energi aktivasi


: - contohnya pertukaran ion
3. Bagaimana isoterm adsorbsi Freundlich untuk adsorbsi gas pada permukaan
zat padat?
Isoterm adsorbsi Freundlich untuk adsorbsi gas pada permukaan zat padat
kurang baik, hal ini dikarenakan pada adsorbsi Freundlich, situs-situs aktif
pada permukaan adsorben bersifat heterogen. Gas permukaan campuran
yang homogen sehingga kurang cocok jika digunakan dalam isoterm
Freundlich.
4. Mengapa isoterm adsorbsi freundlich untuk adsorbsi gas pada permukaan
zat padat kurang baik dibandingkan dengan isoterm adsorbsi Langmuir?
Karena nilai Vm tidak akan mencapai walaupun tekanan diperbesar dan tidak
sesuai adsordat dengan konsentrasi sangat tinggi, sedangkan pada isoterm
Langmuir mengemukakan asumsi yang lebih baik. Isoterm Langmuir sangat
sederhana didasarkan pada asumsi bahwa setiap tempat adsorb adalah
ekivalen dan kemampuan partikel untuk terikat di tempat ini tidak
bergantung pada tempat atau tidaknya tempat yang berdekatan.

DAFTAR PUSTAKA
Atkins, PW. 1999. Kimia Fisika. Edisi kedua. Jakarta: Erlangga.
Castellan, GW. 1982. Physical Chemistry. Edisi ketiga. New York: General
Graphic Service.
Hedriyana, A. 2005. Isoterm Adsorpsi. Semarang: UNNES.
Suyitno. 1988. Fisika untuk Sains dan Teknik. Jakarta: Erlangga.

Anda mungkin juga menyukai