Anda di halaman 1dari 7

CONTOH PERTAMA

Assalamualaikum Wr. Wb.


Puji dan syukur marilah kita kirimkan kehadirat Allah SWT, Tuhan pencipta dan
pemilahara alam. Karena hanya semata-semata pertolongan-Nya, pagi hari ini kita dapat
berkumpul dalam acara halal bi halal. Semuanya dengan wajah berseri-seri, nampak
lebih akrab satu dengan lainnya.
Semoga suasana yang demikian akrabnya diantara kita, dapat kita kembangkan lagi,
terutama sesudah kita bersama melaksanakan ibadah puasa bulan suci Ramadhan.
Saudara-saudari yang berbahagia.
Halal bi halal bagi kita bangsaIndonesiaadalah merupakan tradisi yang diwariskan oleh
nenek moyang kita, yang digali dari bumi pertiwi tercinta ini. Meskipun acara semacam
ini termasuk tradisi, tetapi yang jelas manfaat dan maslahatnya besar sekali, maka hal itu
tidak dilarang oleh agama.
Salah satu hikmah yang dapat kita petik lewat halal bi halal ini ialah terciptanya
ukhuwwah, tergalangnya persaudaraan yang lebih akrab diantara sesame kita. Rasa sakit
hati yang pernah timbul umpamanya, akan musnah kalau kita saling mengikhlaskan dan
melupakan perbuatan yang lalu.Akan lebih baik lagi, apabila disertai dengan acara saling
berjabat tangan.
Rasulullah saw.pernah bersabda :
Yang Artinya:
Berjabatlah tanganlah kamu sekalian, sesungguhnya berjabat tangan itu dapat
menghilangkan dendam dalam hati ( H.R. Al Bajhaqi ).
Berjabat tangan yang dapat menghilangkan rasa dendam, sebagai penawar hati yang luka,
harus dilaksanakan dengan penuh keakraban. Selain tangan bertemu tangan, harus diikuti
mata saling memandang, lisan saling mendoakan dan hati saling mencinta. Untuk itu
jangan sampai terjadi seorang berjabat tangan tetapi wajahnya tidak melihat wajah orang
yang diajak berjabat tangan.
Saudara-saudari yang dirahmati Allah.
Sebagai seorang yang beragama, sudah barang tentu tidak hanya mementingkan untuk
senantiasa berbuat baik dengan manusia ataupun makhluk si sekitarnya saja. Akan tetapi
disamping itu, dia wajib pula mengabdi, menghambakan diri kepada Allah SWT.
Jelasnya kewajiban manusia mengabdi kepada Allah, sama dengan wajibnya manusia
berbuat baik kepada sesama makhluk hidup.
Hal itu seperti firman Allah SWT. DalmsuratAli imran, ayat 112.
Yang artinya :
mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang
kepda agama Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia(Ali imran: 112).
Meskipun sementara orang mengatakan: what is name,apa arti sebuah nama, tetapi
nama syawal bulan ke sepuluh Hijriyyah, mengandung tuntutan agar manusia

meningkatkan amal ibadahnya. Karena Syawal itu artinya berkembang atau tumbuh atau
peningkatan.
Kalau selama bulan Ramadhan kita sekalian melaksanakan segala tuntutan Allah sesuai
dengan kesucian bulan itu sendiri, berarti kita telah membakar dosa, membakar noda, kita
telah menggilas habis-habisan segala nafsu syaithaniyah. Maka inilah saatnya kita
mengisi kesucian hati kita ini dengan amal shalih.
Saudara-saudari yang berbahagia..
Sekiranya manusia sudah mampu menjalin hubungan baik kepada Allah dalam garis
vertical, dalam arti kata segala dosa sudah kita selesaikan lewat amal shalih dan
dilanjutkan menjalin hubungan yang harmonis terhadap sesame manusia dalam garis
horizontal, antara lain lewat halal bi halal semacam yang kita adakan ini, insya Allah kita
termasuk orang yang idul fitri, kembali fitrah. Kembali tidak mempunyai dosa orang
yang Idul Fitri, kembali fitrah. Kembali tidak mempunyai dosa seperti sewaktu kita lahir
dari kandungan ibu kita masing-masing.
Demikianlah, Ramadhan bulan membakar semua dosa, syawal bulan peningkatan amal
dan Idul Fitri kembali fitrah, sudah kami singgung serba sedikit. Dengan satu imbauan
dan harapan mudah-mudahan kita mampu mengisi dan memanfaatkan sisa hidup kita ini
dengan sebaik-baiknya.
Ikhawani wal akhwat rahimakumullah..
Sebelum saya mengakhiri halal bi halal ini, saya meyampaikan ucapan : SELAMAT
IDUL FITRI 1428 H, mohon maaf sebesar-besarnya. Semoga semua amal baik kita
pahalanya dilipatgandakan. Oleh Allah dan segala khilaf dan dosa mendapat mengfirah
dari Allah Rabbul alamin.
Amin Allahumma amin..
Akhirulm kalam,
Billahit taufiqu wal hidayah.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

CONTOH KEDUA

ASSALAMUALAIKUM WR. WB.

Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillahirabbilalamin Wabihi nasta'inu 'ala 'umuridunya waddin
Washolatu wassalamu ala asrofil anbiya i walmursalin wa ala aalihi
wasohbihi ajmain. Amma badu.
Bapak ketua RW 03 & RW 09 perumahan winayajaya yg kami
hormati dan Alloh mulyakan
Para ketua RT perumahan winayajaya yg kami hormati dan Alloh
mulyakan
Bapak ibu hadirin sekalian yang berbahagia
Serta tamu undangan yg tak dapat kami sebutkan satu persatu
Pertama-tama pada kesempatan ini marilah kita mengucapkan puji
dan tasyakur kehadirat Alloh SWT karena dalam kesempatan kali ini kita
masih diberi nikmat sehat oleh Alloh SWT sehingga pada kesempatan ini
kita dapat berkumpul dengan saudara-saudara kita di tempat ini tanpa ada
kekurangan suatu apapun.
Selanjutnya sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada
junjungan Nabi kita Muhammad saw, kepada para keluarganya, para

sahabatnya, dan juga umatnya, karena beliaulah yang menyebarluaskan


ajaran-ajaran Islam di tengah-tengah umatnya, sehingga dapat mengetahui
mana sesuatu yang haq dan mana sesuatu yang bathil.
Bapak ibu hadirin sekalian yang Alloh mulyakan
Selama satu bulan penuh kita telah menjalani ibadah puasa Romadlon.
Selama satu bulan itu pula kita diwajibkan oleh Allah mengerjakan ibadah
puasa. Dan selama itu pula kita telah diuji keimanan dan ketaqwaan. Adapun
mengenai berhasil atau tidaknya ujian yang kita terima selama satu bulan
penuh dalam romadlon itu, dapat dilihat implikasinya pada bulan-bulan
berikutnya, misalnya pada bulan syawal.
Sebagai contoh ringan saja, kalau selama dalam bulan Romadlon itu
kita gemar membaca Al-Qur'an, kemudian di bulan lainnya kita masih gemar
membaca Al-Qur'an, maka hal itu pertanda puasa kita itu telah membekas
dalam hati kita. Begitu juga selama dalam bulan Romadlon itu kita gemar
mengerjakan berbagai macam solat sunat, kemudian di bulan lainnya kita
masih gemar mengerjakan, maka hal itu pula sebagai pertanda puasa
Romadlon kita membekas dan berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari
kita di bulan lainnya.
Sebaliknya, kalau amalan-amalan kita di bulan selain Romadlon itu
menurun dila dibandingkan dengan bulan Romadlon, berarti puasa

Romadlon kita itu tidak membawa pengaruh dan tidak membekas dalam hati
kita. Dan kini telah memasuki bulan Syawal, berarti kita semua telah
menjadi manusia yang suci bebas dari noda dan dosa, tentunya hal yang
demikian itu diperuntukkan bagi orang-orang yang mempergunakan bulan
Romadlon itu dengan sebaik-baiknya, misalnya mengerjakan puasa sebulan
penuh berikut menjaga hal-hal yang membatalkan puasa, memperbanyak
amalan-amalan kebajikan yang diridloi oleh Allah. Ibarat kita sekarang ini
seperti bayi yang baru lahir dari kandungan sang ibu, yang bersih suci, tidak
membawa dosa apapun.
Di samping hubungan kita dengan Allah itu bersih dan suci dari dosadosa apapun sebagai buah hasil dari puasa di bulan Romadlon kita itu, maka
terhadap sesama manusia pun hendaknya kita jalin hubungan yang baik,
Hablun minallahi wahablun minannaas, hubungan manusia dengan Allah
dan begitu pula dengan sesama manusia.
Sebagai upaya perwujudan hubungan antar sesama manusia itu baik,
dalam arti yang seluas-luasnya, tidak ada rasa dendam, tidak ada rasa saling
mencurigai, saling maaf memaafkan, maka pada hari ini kita mengasakan
Halal Bihalal, dengan tujuan pokok kita memupuk hubungan silaturahmi,
memperkuat ukhuwah Islamiyah yang diwarnai dengan maaf memaafkan,
saling asih asuh.

Bapak ibu hadirin sekalian yang Alloh mulyakan.


Banyak sekali manfaat yang kita petik dari acara halal bihalal ini,
diantaranya yang amat penting bagi kita ialah terciptanya ukhuwah
Islamiyah, tergalangnya persatuan dan kesatuan umat, dan sirnalah segala
macam dendam dan sakit hati sesama manusia, bila keduanya saling
melupakan hal-hal yang pernah terjadi pada masa lalu, diiringi dengan
berjabat tangan sebagai pertanda keikhlasan hati dalam memaafkan atas
kesalahan-kesalahannya. Acara halal bihalal yang kita adakan ini adalah
merupakan sarana yang paling tepat dan paling efisien untuk menggalang
persatuan dan kesatuan mendekatkan saudara-saudara kita yang berjauhan
tempat kediamannya atau berjauhan karena persengketaan yang telah di
perbuat. Mudah-mudahan acara halal-bihalal yang kita adakan ini benarbenar mendapat ridlo dari Allah SWT. Amin.
Demikianlah, Ramadhan bulan membakar semua dosa, syawal bulan
peningkatan amal dan Idul Fitri kembali fitrah, sudah kami singgung serba
sedikit. Dengan satu imbauan dan harapan mudah-mudahan kita mampu
mengisi dan memanfaatkan sisa hidup kita ini dengan sebaik-baiknya.
Sebelum saya mengakhiri sambutan ini, saya meyampaikan ucapan :
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1436 H, mohon maaf lahir & batin.

Semoga semua amal baik kita pahalanya dilipatgandakan oleh Alloh SWT,
dan segala khilaf dan dosa mendapat mengfirah dari Allah Rabbul alamin.
Demikian yang dapat kami sampaikan, Terimakasih atas segala
perhatiannya, dan mohon maaf atas segala kekurangan. Akhirul kalam
wabillahit

taufiq

wabarokaatuh.

walhidayat

wassalamu

alaikum

warohmatullohi

Anda mungkin juga menyukai