Anda di halaman 1dari 6

Pengertian Seni Kerajinan Makrame

Seni Kerjainan Makrame adalah seni kerajinan yang memanfaatkan tali dan benang
untuk menciptakan aneka ragam aksesoris dan produk. Seni ini juga maerupakan salah
satu contoh seni rupa terapan.
Awalnya kerajinan ini bermula dari teknik tali temali yang berhubungan dengan ikat dan
simpul menyimpul yang kebanyakan dikerjakan oleh para pelaut diwaktu senggang.
Mereka mencoba membuat berbagai akseseoris dan berbagai barang yang
memanfaatkan tali di sekitar mereka. Selain itu mereka juga ada yang serius
memanfaatkan makrame bukan hanya pekerjaan yang dilakukan untuk mengisi waktu
luang saja.
Secara umum bisa disimpulkan seni kerajinan Makrame adalah suatu bentuk seni
kerajinan simpul-menyimpul yang pembuiatannya dengan cara digarap menggunakan
rangkaian benang awal dan akhir sebuah hasil tenunan, dengan menciptakan banyak
simpul pada rantai benang itu sehinga terbentuk berbagai jumbai dan rumbai.
Namun hal yang harus diperhatikan, hasil akhir dari rangkaian itu dapat berbeda-beda.
Hasil dari teknik seni ini bermacam-macam, diantaranya gelang tangan, tali ikat
pinggang, tas tangan unik, kalung, tali kaca mata, hiasan dinding dan masih banyak
yang lainnya.

Simpul-simpul Dasar Dalam Pembuatan Seni Kerajinan


Makrame
Jika kamu ingin menguasi teknik seni kerajinan ini, maka kamu harus
memahami beberapa simpul dasar terlebih dahulu. Hal yang harus
diperhatikan, sebelum kamu akan berlatih menyimpul, terlebih dahulu
siapkan tali yang ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan. Usahakan tali
yang dipakai bersifatlentur dan tidak kaku. Di bawah ini ada beberapa simpul
dasar yang bisa kamu pelajari agar bisa memahami bentuk-bentuk seni
kerajinan ini.

1. Simpul Kepala

Untuk jenis simpul ini diperlukan tali yang bisa direntangkan sebagai tempat
menyimpulkan simpul kepala. Kamu dapat membuat simpul-simpul ini
berulang sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan.

2. Simpul Rantai

Untuk simpul ini tali-tali itu membentuk sebuah rantai.

3. Simpul Mati

Cangreud Mulang adalah sebutan simpul mati dalam bahasa sunda,


sedangkan Tali Sorong merupakan sebutan dari istilah simpul hidup. Disebut
simpul mati karena ikatannya sangat kuat sehingga susah dibuka,

sedangkan disebut simpul hidup karena ikatannya sama lumayan kuat,


namun sangat mudah untuk dibuka.

4. Simpul Tunggal

Hasil dari simpul ini akan terlihat seperti tangga. Desain bentuk dapat
diputar ke kanan atau ke kiri. Lakukan percobaan terus menerus agar dapat
menghasilkan sesuai keinginanmu.

5. Simpul Ganda

Cara membuat simpul ganda ini cukup mudah, yaitu cukup menyediakan dua
utas tali yang warnanya berbeda, supaya jalinan kedua utas tali itu terlihat
jelas.
Di bawah ini kamu bisa melihat variasi simpul ganda, sedangkan pada
gambar yang paling bawah kamu bisa melihat gabungan antara dua macam
simpul.

6. Simpul Gordin

Simpul ini merupakan rangkaian simpul yang nyaris menyerupai garis


bergandengan dan terputus-putus. Di buat untuk membuat variasi ikatan.
Simpul ini dapat di bentuk dalam berbagai macam variasi, contohnya:
diagonal, horizontal dan vertikal. Manfaat simpul diperuntukkan untuk bisa
membentuk suatu variasi ikatan dalam membuat tirai, partisi ruang atau
gordin.