Anda di halaman 1dari 10

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.KANUJOSO


DJATIWIBOWO
Jl. MT. Haryono No. 656 Telp. (0542) 873901 Fax .(0542) 873836
Email: rsud_bpp@yahoo.com

BALIKPAPAN
PERATURAN DIREKTUR RSUD Dr.KANUJOSO DJATIWIBOWO
BALIKPAPAN
NOMOR /2015
TENTANG
KEBIJAKAN PEMBERIAN INFORMASI DAN EDUKASI PASIEN DAN
KELUARGA
DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.KANUJOSO DJATIWIBOWO
Menimbang :
a. bahwa dalam upaya menunjang partisipasi pasien dan keluarga dalam
pengambilan keputusan dan proses pelayanan, maka diperlukan
penyelenggaraan pemberian informasi dan edukasi pasien dan
keluarga;
b. bahwa agar pemberian informasi dan edukasi pasien dan keluarga
dapat terlaksana dengan baik, perlu adanya kebijakan Direktur RSUD
Dr.Kanujoso Djatiwibowo sebagai landasan bagi penyelenggaraan
pemberian informasi dan edukasi pasien dan keluarga.
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam butir
a dan b, perlu ditetapkan dengan Peraturan Direktur RSUD
Dr.Kanujoso Djatiwibowo
Mengingat :
1. Undang-Undang Negara RI Nomor 36 th 2009 tentang Kesehatan
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang
Rumah Sakit
3. Undang-Undang Negara RI Nomor 25 th 2009 tentang Pelayanan
Publik.

4. Undang-Undang Negara RI Nomor 29 th 2004 tentang Praktik


Kedokteran
5. PMK Nomor 269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis
6. PMK Nomor 290/Menkes/Per/III/2008 tentang Persetujuan Tindakan
Kedokteran
7. Permenkes Nomor 004 thn 2012 tentang Petunjuk Teknis Promosi
Kesehatan Rumah Sakit (PKRS).
8. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor : 8 Tahun 2012
tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah
Provinsi Kalimanatan Timur
9. Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Kanujoso
Djatiwibowo Balikpapan Nomor 188.4/086/SK-2011/RSKD Tentang
Pembentukan
Tim PKRS
Rumah Sakit Daerah Dr.Kanujoso
Djatiwibowo Balikpapan

M E M U TU S KAN :
Menetapkan :
Pertama

: PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


Dr.KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN TENTANG
KEBIJAKAN PEMBERIAN INFORMASI DAN EDUKASI
PASIEN DAN KELUARGA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
Dr.KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN

Kedua

: Kebijakan tentang Pemberian Informasi dan Edukasi Pasien


dan Keluarga RSUD Dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan
sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.

Ketiga

: Peraturan Direktur ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan


apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam
penetapan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana
mestinya

Ditetapkan di Balikpapan
Pada tanggal ................ 2015
Direktur
Rumah RSUD Dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan

EDY ISKANDAR

Tembusan:
1. Ketua Dewan Pengawas RS
2. Wakil Direktur RS
3. Kepala Satuan Pemeriksaan Intern RS;
4. Kepala Unit Kerja Terkait di RS.

Lampiran
Peraturan Direktur RSKD Balikpapan
Nomor

Tanggal

KEBIJAKAN PEMBERIAN INFORMASI DAN EDUKASI


PASIEN DAN KELUARGA RSUD Dr.KANUJOSO DJATIWIBOWO
BALIKPAPAN
1. Semua pasien yang masuk ke rumah sakit berhak mendapatkan informasi

dan edukasi selama proses pelayanan.


2. Tim PKRS bertugas untuk mengelola, mengkoordinasi sistem informasi

dan edukasi pasien dan keluarga dalam bentuk program kerja.


3. Anggota tim PKRS memiliki kemampuan komunikasi efektif.
4. Pemberi edukasi adalah tenaga kesehatan profesional yang terdiri dari

dokter, perawat, apoteker, ahli gizi dan rehabilitasi medik yang memiliki
sertifikat kompetensi komunikasi efektif.
5. Dalam memberikan pendidikan, edukator bekerja secara kolaboratif agar

lebih efektif.
6. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang penggunaan obat-

obatan yang didapat pasien secara efektif dan aman termasuk potensi
efek samping obat.
7. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang penggunaan

peralatan medis secara efektif dan aman.


8. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang potensi interaksi

antara obat yang diresepkan dengan obat yang lainnya serta makanan.
9. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang diet dan nutrisi

yang memadai.
10. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang manajemen nyeri.

11. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang teknik rehabilitasi


12. Rumah sakit melalui tim mengidentifikasi dan menjalin kerjasama dengan

sumber-sumber yang

ada dikomunitas yang

mendukung

promosi

kesehatan berkelanjutan dan pendidikan untuk pencegahan penyakit.


13. Bila kondisi pasien mengindikasikan, pasien dirujuk ke sumber-sumber

yang tersedia di komunitas untuk menjamin kontinuitas pelayanan.


14. Setelah mendapatkan pendidikan pasien dilakukan verifikasi bahwa

pasien telah menerima dan memahami pendidikan yang diberikan.


15. Pasien dan keluarga diberi kesempatan untuk bertanya.

Direktur
Rumah RSUD Dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan

EDY ISKANDAR

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.KANUJOSO
DJATIWIBOWO
Jl. MT.Haryono No.656 telp.0542 -873901 fax 0542-873836
Email: rsud_bpp@yahoo.com

BALIKPAPAN
PERATURAN DIREKTUR RSUD Dr.KANUJOSO DJATIWIBOWO
BALIKPAPAN
NOMOR /2015
TENTANG
KEBIJAKAN ASSESMEN DAN PERENCANAAN PENDIDIKAN PASIEN DAN
KELUARGA
DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.KANUJOSO DJATIWIBOWO
BALIKPAPAN
Menimbang :
a. bahwa dalam penyelenggaraan pendidikan pasien dan keluarga
dilakukan asesmen dan perencanaan pendidikan pasien.
b. bahwa agar penyelenggaraan assesmen dan perencanaan pendidikan
pasien dan keluarga dapat terlaksana dengan baik, perlu adanya
kebijakan Direktur RSUD Dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sebagai
landasan bagi penyelenggaraan pendidikan pasien dan keluarga;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam butir
a dan b, perlu ditetapkan dengan Peraturan Direktur RSUD
Dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan
Mengingat :
10. Undang-Undang Negara RI Nomor 36 th 2009 tentang Kesehatan
11. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang
Rumah Sakit
12. Undang-Undang Negara RI Nomor 25 th 2009 tentang Pelayanan
Publik.

13. Undang-Undang Negara RI Nomor 29 th 2004 tentang Praktik


Kedokteran
14. PMK Nomor 269/Menkes/Per/III/2008 tentang Rekam Medis
15. PMK Nomor 290/Menkes/Per/III/2008 tentang Persetujuan Tindakan
Kedokteran
16. Permenkes Nomor 004 thn 2012 tentang Petunjuk Teknis Promosi
Kesehatan Rumah Sakit (PKRS).
17. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor : 8 Tahun 2012
tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah
Provinsi Kalimanatan Timur
18. Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Kanujoso
Djatiwibowo Balikpapan Nomor 188.4/086/SK-2011/RSKD Tentang
Pembentukan
Tim PKRS
Rumah Sakit Daerah Dr.Kanujoso
Djatiwibowo Balikpapan

M E M U TU S KAN :
Menetapkan :
Pertama

: PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


Dr.KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN TENTANG
KEBIJAKAN
ASSESMEN
DAN
PERENCANAAN
PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA RUMAH SAKIT
UMUM
DAERAH
Dr.
KANUJOSO
DJATIWIBOWO
BALIKPAPAN

Kedua

: Kebijakan tentang Assesmen dan Perencanaan Pendidikan


Pasien dan Keluarga RSUD Dr.Kanujoso Djatiwibowo
Balikpapan sebagaimana tercantum dalam Lampiran
Keputusan ini.

Ketiga

: Peraturan Direktur ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan


apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam
penetapan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana
mestinya

Ditetapkan di Balikpapan
Pada tanggal ................ 2015
Direktur
Rumah RSUD Dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan

EDY ISKANDAR

Tembusan:
1. Ketua Dewan Pengawas RS
2. Wakil Direktur RS;
3. Kepala Satuan Pemeriksaan Intern RS;
4. Kepala Unit Kerja Terkait di RS.

Lampiran
Peraturan Direktur RSKD Balikpapan
Nomor

Tanggal

KEBIJAKAN ASSESMEN DAN PERENCANAAN PENDIDIKAN PASIEN


DAN KELUARGA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.KANUJOSO
DJATIWIBOWO BALIKPAPAN
1. Semua pasien yang masuk ke rumah sakit dilakukan assesmen tentang
kemampuan dan kemauan belajar.
2. Semua pasien yang masuk ke rumah sakit dilakukan assesmen tentang
kebutuhan pendidikan.
3. Melakukan identifikasi asesmen di antaranya tentang keyakinan dan nilai
kepercayaan, kemampuan membaca, tingkat pendidikan dan bahasa yang
digunakan, hambatan emosional dan motivasi, keterbatasan fisik dan
kognitif, kesediaan pasien menerima edukasi.
4. Hasil assesmen pendidikan pasien di catat dalam rekam medis kemudian
membuat perencanaan edukasi.
5. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang kondisi kesehatan
dan diagnose penyakit.
6. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang penggunaan obatobatan secara efektif termasuk potensi efek samping obat
7. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang keamanan dan
efektifitas penggunaan peralatan medis.
8. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang potensi interaksi
obat dengan obat, obat dengan makanan.
9. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang diet dan nutrisi
yang memadai
10. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang manajemen nyeri
11. Pasien dan keluarga mendapatkan pendidikan tentang teknik rehabilitasi.

12. Setelah mendapatkan pendidikan pasien dilakukan verifikasi bahwa


pasien telah menerima dan memahami pendidikan yang diberikan.
13. Seluruh petugas kesehatan memberikan dorongan pasien dan keluarga
untuk bertanya.
14. Dalam memberikan edukasi menggunakan komunikasi yang efektif.
15. Pasien

harus belajar

bagaimana

berpartisipasi

dalam

mengambil

keputusan.
16. Pemberian edukasi untuk memenuhi kebutuhan pasien berkelanjutan
yang tersedia di komunitas untuk menjamin kontinuitas pelayanan.
17. Memberikan informed consent pada pasien dan pasien memahami dalam
setiap proses pengambilan keputusan.
18. Memberikan pendidikan yang cukup dan waktu yang adekuat.
19. Pemberi edukasi adalah tenaga kesehatan professional yang telah
memiliki sertifikat kompetensi komunikasi efektif baik dari dokter, perawat,
ahli gizi maupun rehab medic yang bekerja secara kolaboratif.
20. Menyediakan materi tertulis sebagai pelengkap edukasi atas informasi
yang disampaikan.

Direktur,
Rumah RSUD Dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan

EDY ISKANDAR