Anda di halaman 1dari 24

LUKA BAKAR

OLEH:
Fenny Rahmadani

Amerika

2.5 juta / tahun


2008

Indonesi
a

Prevalensi 2.2%

Tahun 2010 > 450.000 orang luka bakar


40.000 rawat inap
diantaranya dirawat di perawatan
khusus luka bakar

2012 Mortalitas
RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta

37-39%/ tahun
RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Rata dirawat 6 pasien/ minggu

Insiden puncak luka bakar terjadi


pada orang dewasa pada umur 20-29
tahun, diikuti oleh anak umur 9 atau
lebih muda.
Jarang pada umur 80 tahun keatas
Api
43%

Insidensi pada
tahun 2013

Amerika

Cairan
panas
34%

STRUKTUR KULIT

ABSORB
SI
PROTEK
SI

PEMBENTUK
AN VIT D

FUNG
SI
EKSRE
SI

PERSEP
SI
PENGATUR
AN SUHU

DEFINISI
Luka bakar ialah luka yang terjadi akibat
tubuh kontak dengan sumber panas,
penyebabnya bisa karena
- sumber panas ataupun suhu yang
tinggi,
- sumber listrik,
- bahan kimiawi,
- dan radiasi

PATOFISIOLOGI
PD yg terpajan suhu tinggi rusak&
permeabilitas sel darah rusak anemia
Permeabilitas edema bula yang
mengandung banyak elektrolit volume
cairan intravaskuler
Kerusakan kulit akibat luka bakar cairan
akibat penguapan yang berlebihan,
masuknya cairan ke bula yang terbentuk
pada luka bakar derajat II, dan pengeluaran
cairan dari keropeng luka bakar derajat III.

Rule of Nine

LUAS LUKA BAKAR


Luka bakar berat (major burn)
Derajat II-III > 20 % pada pasien berusia di bawah 10
tahun atau di atas usia 50 tahun
Derajat II-III > 25 % pada kelompok usia selain
disebutkan pada butir pertama
Luka bakar pada muka, telinga, tangan, kaki, dan
perineum
Adanya cedera pada jalan nafas (cedera inhalasi)
tanpa memperhitungkan luas luka bakar
Luka bakar listrik tegangan tinggi
Disertai trauma lainnya
Pasien-pasien dengan resiko tinggi

LUAS LUKA BAKAR


Luka bakar sedang (moderate burn)
Luka bakar dengan luas 15 25 % pada
dewasa, dengan luka bakar derajat III
kurang dari 10 %
Luka bakar dengan luas 10 20 % pada
anak usia < 10 tahun atau dewasa > 40
tahun, dengan luka bakar derajat III
kurang dari 10 %
Luka bakar dengan derajat III < 10 %
pada anak maupun dewasa yang tidak
mengenai muka, tangan, kaki, dan

LUAS LUKA BAKAR


Luka bakar ringan
Luka bakar dengan luas < 15 % pada
dewasa
Luka bakar dengan luas < 10 % pada
anak dan usia lanjut
Luka bakar dengan luas < 2 % pada
segala usia (tidak mengenai muka,
tangan, kaki, dan perineum

PENANGANAN
Hentikan dan hindarkan kontak langsung
dengan penyebab luka bakar
Nilai KU penderita Obstruksi airway, nadi,
tensi dan kesadaran (ABC)
Obstruksi airway Bebaskan airway
(intubasi, trakeostomi)
Shock segera infus (guyur), tanpa
memperhitungkan luas luka bakar dan
kebutuhan cairan (RL)
Tidak shock segera infus sesuai
perhitungan kebutuhan cairan

Perawatan Luka
Pengobatan luka bakar diberikan berdasarkan
luas dan keparahan luka bakar serta
pertimbangan penyebabnya.
Resusitasi cairan penting dalam menangani
kehilangan cairan intravaskuler dan
Cateter memantau produksi urin
Oksigen diberikan melalui masker ventilasi arti
visial.
Luka bakar dapat obat tropikal dan dibiarkan
terbuka terpajan udara atau ditutupi dengan
kasa, luka bakar berat memerlukan debridemen
luka atau transplantasi

RESUSITASI CAIRAN
Rumus Parkland
4 ml x(total area tubuh yang terkena
luka bakar (%)) x berat badan (kg) +
maintenance
Pada 8 jam pertama diberikan 50%
cairan dan 50% sisanya diberikan
dalam 16 jam selanjutnya.
Perhitungan cairan maintenance pada
anak adalah dengan Holiday Segar

RESUSITASI CAIRAN
Setelah 24 jam,
Infus koloid diberikan dengan
kecepatan 0,5 ml x (total burn surface
area (%)) x (berat badan (kg)), dan
Kristaloid maintenance dilanjutkan
dengan kecepatan 1,5 ml x (burn area)
x (berat badan).
Parameter yang dipantau adalah
pengeluaran urin 1-1,5 ml/kg/jam

Parameter Monitoring
Nadi cepat + kecil Hipovolemia
Tekanan darah
CVP lebih akurat utk menilai jumlah
cairan dalam sirkulasi
Produksi urin catheter urin tampung
Normal: dewasa 50 cc/jam, anak 30
cc/jam
Kesadaran composmentis sirkulasi baik
Akral hangat sirkulasi baik
Laboratorium

Indikasi Rawat Inap


Dewasa : Lb. > 15% grade II,
Anak : Lb. > 10% grade II
Luka bakar grade III > 2%
Luka bakar mengenai daerah yang
penting :
- muka dan leher
- genitalia
- ekstremitas

PROGNOSIS
Prognosis dan penanganan luka bakar
tergantung:
Dalam dan luasnya permukaan luka bakar
Penanganan sejak awal hingga penyembuhan
Letak daerah yang terbakar
Usia dan keadaan kesehatan penderita
Penyulit juga mempengaruhi progonosis
pasien. Penyulit yang timbul pada luka bakar:
gagal ginjal akut, edema paru, SIRS, infeksi
dan sepsis, serta parut hipertrofik dan
kontraktur.

TERIMA KASIH