Anda di halaman 1dari 5

Sampel 1 (NaCl & NaBr)

1. -

Identifikasi Ion Na
Ambil sedikit serbuk NaCl lakukan tes uji nyala, warna nyala kuning
terang menandakan adanya ion Na
Identifikasi Ion Cl
Larutkan padatan NaCl dalam kurang lebih 20ml air
Masukan sedikit larutan ke dalam 2 tab. Reaksi
Tambahkan larutan perak nitrat ke dalam 2 tabung reaksi. Akan
terbentuk endapan AgCl
Endapan AgCl diuji lebih lanjut dengan cara :
Pada tabung reaksi 1, ditambahkan larutan asam nitrat encer.
Endapan AgCl tetap tdk larut.
Pada tabung ke 2, + larutan ammonia encer. Endapan AgCl
tersebut akan larut. Kemudian tambahkan HNO3, akan
terbentuk endapan AgCl kembali.
Identifikasi Ion Br
Larutkan padatan NaBr dalam 20ml air
Masukan beberapa larutan dalam 2 tabung reaksi
Tambahkan larutan perak nitrat kedalam 2 tabung reaksi, akan
terbentuk endapan kuning AgBr
Endapan AgBr diuji lebih lanjut dengan cara :
Pada tabung 1, + larutan asam nitrat encer, endapat tetap
tdk larut.
Pada tabung 2, + larutan ammonia encer, endapan AgBr
akan larut membentuk senyawa komples.
Sampel 2 (Na2SO3 & Na2S2O3)

2. Identifikasi Ion Sulfit


Larutkan padatan Na2SO3 dalam 20ml air
Masukan beberapa larutan dalam 2 tabung reaksi
Pada tabung reaksi 1, + asam sulfat encer dan teteskan kalium
bikromat beberapa tetes, larutan berubah menjadi hijau
Pada tabung 2, + tetesi dengan larutan iod, warna iod akan hilang
- Identifikasi Ion Tiosulfat
Larutkan padatan Na2S203 dalam 20ml air
Masukan kedalam 2 tabung reaksi
Pada tabung 1, tambahkan larutan iod, warna larutan iod akan
hilang
Pada tabung 2, tambahkan asam klorida encer, akan terbentuk
endapan kuning sedikit

Sampel 3 (KI & KMnO4)


3. - Identifikasi ion (kalium) K
Ambil sedikit serbuk KI lakukan tes uji nyala, warna nyala ungu
menandakan adanya ion K
- Identifikasi Ion Iodida (I)
Larutkan padatan KI dalam 20ml air
Masukan beberapa larutan dalam 3 tabung reaksi
Masukan larutan perak nitrat dalam tabung 1 & 2, akan terbentuk
endapan kuning pucat yang menggumpal yaitu, AgI
Endapan AgI duji lebih lanjut dengan cara :
Pada tabung 1, + larutan asam nitrat encer,endapat AgI tetap
tidak larut
Pada tabung 2, + larutan ammonia (NH4OH) endapan tetap
tidak larut
Pada tabung 3, + dengan asam sulfat encer dan larutan kalium
bikromat, kocok, kemudian tambahkan kloroform akan terbentuk
larutan warna violet pada larutan bagian bawah
- Identifikasi Ion Permanganat (MnO4)
Larutkan padatan KMnO4 dalam 20ml air
Masukan dalam 2 tabung reaksi
Pada tabung 1, + larutan asam sulfat encer dan larutan H2C204 asam
oksalat, kemudian dipanaskan, warna ungu ion permanganat akan
hilang
Pada tabung 2, + larutan asam sulfat encer dan larutan hydrogen
peroksida, kemudian dipanaskan, warna ungu ion permanganat akan
hilang.
Sampel 4 (NH4CH3COO & MgSO4)
4. Identifikasi ion Amonium (NH4)
Ambil satu sendok zat, masukkan ke dalam tabung reaksi, kemudian
tambahkan natrium hidroksida kemudia dipanaskan, akan terjadi gas
ammonia yang berbau rangsang
Gas ammonia yang terjadi diuji kembali dengan cara ambil kertas
lakmus merah kemudian basahkan dengan air, letakan diatas mulut
tabung reaksi makan kertas lakmus akan berubah menjadi warna biru.
- Identifkasi Ion Asetat (CH3COO)
Larutkan serbuk NH4CHCOO dalam 20ml air
Masukan ke dalam 2 tabung reaksi
Pada tabung 1, + larutan asam sulfat kemudian panaskan timbul
bau asam asetat
Pada tabung 2, + larutan besi (III) klorida terbentuk endapan
berwarna merah, jika dipanaskan akan berubah menjadi endapan
coklat
- Identifikasi Ion Magnesium (Mg2)

Larutkan serbuk MgSO4 dalam 40ml air


Masukan dalam 2 tabung reaksi
Pada tabung 1, + larutan natrium hidroksida, akan terbentuk
endapan putih yang sukar larut dalam natrium hidroksida berlebih
Pada tabung 2, + natrium karbonat, akan terbentuk endapan putih
Identifikasi Ion Sulfat
Masukan larutan ke dalam 2 tabung reaksi
Pada tabung 1,+ larutan barium klorida akan terbentuk endapan
putih BaSO4
Endapan BaSO4 diuji lebih lanjut dengan cara menambahkan
asam klorida, endapan tetap tidak larut
Pada tabung 2, + tambahkan larutan Pb-asetat akan terbentuk
endapan putih PbSO4
Endapan PbSO4 diuji lebih lanjut dengan cara menambahkan
larutan ammonia asetat pekat, maka endapan akan larut
Sampel 5 (FeSO4 & FeCl3)

5. Identifikasi Ion Besi (Fe2)


Larutkan serbuk FeSO4 dalam 40ml air
Masukan dalam 2 tabung reaksi
Pada tabung 1, + larutan natrium hidroksida akan terbentuk
endapan yang berwarna hijau kotor
Pada tabung 2, + larutan K4Fe(CN)6 akan terbentuk endapan biru,
selanjutnya tambahkan asam klorida encer endapan tidak larut
- Identifikasi Ion Besi (Fe3)
Larutkan serbuk FeCl3 dalam 40ml air
Masukan dalam 2 tabung reaksi
Pada tabung 1, + larutan natrium hidroksida akan terbentuk
endapan coklat
Pada tabung 2, + larutan KCNS akan terbentuk endapan berwarna
merah

Sampel 6 (BaCl2 & Pb(CH3COO)2)


6. - Identifikasi Ion Barium (Ba2)
Ambil serbuk BaCl2 lakukan uji nyala, warna nyala hijau menunjukan
adanya ion Ba2
Larutkan serbuk dalam 40ml air
Masukan dalam 3 tabung reaksi
Pada tabung 1, + natrium karbonat akan terbentuk endapan putih
Pada tabung 2, + kalium kromat akan terbentuk endapan kuning
Pada tabung 3, + natrium sulfide akan terbentuk endapan putih
- Identifikasi Ion Timbal (Pb2)
Larutkan serbuk Pb(CH3COO)2 dalam 40ml air
Masukan dalam 3 tabung reaksi
Pada tabung 1, + kalium kromata akan terbentuk endapan kuning
Pada tabung 2, + kalium iodide akan terbentuk endapan kuning
Pada tabung 3, + asam sulfat encer akan terbentuk endapan putih
Sampel 7 (CaCO3 & CuSO4)
7. - Identifikasi Ion Kalsium (Ca2)
Ambil serbuk CaCO3 lakukan uji nyala, warna nyala merah bata terang
menandakan adanya ion Ca2
- Identifikasi Ion Karbonat (CO32)
Larutkan serbuk CaCO3 dalam 20ml air
Masukan dalam 1 tabung reaksi
+ asam klorida ke dalam tabung reaksi, akan terbentuk gas yang tidak
berbau dan tidak berwarna yaitu gas CO2
Gas CO2 diuji lebih lanjut dengan cara :
Ambil spatula, celupkan dalam larutan barium hidroksida atau kalsium
hidroksida, kemudia dekatkan spatula tersebut diatas mulut tabung,
akan terbentuk endapan putih pada spatula
- Identifikasi Ion Tembaga (Cu2)
Ambil sedikit serbuk CuSO4 lakukan uji nyala, warna nyala hijau
kekuningan menunjukan adanya ion Cu2
Larutkan serbuk dalam 40ml air
Masukan dalam 3 tabung reaksi
Pada tabung 1, masukan kedalamnya sebuah paku putih, batang
paku akan dilapisi oleh logam tembaga yang berwarna coklat
merah
Pada tabung 2, + natrium hidroksida, akan terbentuk endapan
berwarna biru muda
Pada tabung 3, + larutan K4Fe(CN)6 akan terbentuk endapan
berwarna merah coklat. Selanjutnya asam asetat encer, endapan
tetap tidak larut.