Anda di halaman 1dari 1

2.6.2.

DIAGNOSIS BANDING
1. Karsinoma kolorektum
Karsinoma rectum dijadikan diagnosis banding didasarkan pada benjolan yang
keluar dari anus. Pemeriksaan penunjang seperti kolonoskopi maupun anuskopi
dapat dilakukan untuk mengetahui letak benjolan tersebut. Diagnose Karsinoma
kolorekti ini disingkirkan karena pada pemeriksaan rectal touch tidak teraba massa
padat yang berbenjol-benjol serta pada anamnesa tidak ditemukan darah
bercampur dengan kotoran, feses seperti kotaran kambing, tidak terjadi penurunan
berat badan, tidak ada keluhan nyeri didaerah umbilicus maupun di epigastrium.
2. Penyakit Divertikel Kolon
Penyakit divertikel dijadikan diagnosis banding didasarkan pada benjolan yang
keluar dari anus. Namun pada kasus ini diagnosis tersebut disingkirkan karena pada
pemeriksaan rectal touch tidak ditemukan massa yang padat / keras, tidak ada
keluhan diare, serangan akut, maupun nyeri tekan local.
3. Polip
Polip dijadikan diagnosis banding didasarkan pada benjolan yang keluar dari anus.
Diagnosis ini disingkirkan karena pada pemeriksaan rectal touche tidak
ditemukannya bentukan tangkai yang khas pada polip.