Anda di halaman 1dari 9

22 November 2013

JARINGAN
SKLERENKI
M
Nama Anggota :
1.Nilen Faridah
2.Rahma Silvia K
3.Rahayu Kurnia S.R

SKLERENK
IM

-Merupakan Jaringan yang tersusun dari sel- sel mati dengan

seluruh bagian dinding selnya mengalami penebalan


sehingga menjadi sangat tebal dan kuat. Jaringan sklerenkim
terdiri dari selulosa, hemiselulosa dan lignin (komponen
utama kayu)
Fungsi utama sebagai penyokong dan pelindung
Bersifat elastis
Sel- sel panjang, sempit, tebal, dan mengalami lignifikasi,
Terdiri dari sel mati yang sudah tidak mengandung lagi
protoplasma
Tidak mengalami tumbuh kembangan
Tidak terdapat inti karnanya jaringan terdiri dari sel- sel mati.
-Terdiri atas serat dan sklereid
Sklereid : dibentuk dr sel parenkim yg dindingnya
mengalami penebalan
Serat : berkembang dr sel meristematik, jadi telah
ditentukan asalnya

Serat
terdapat

di

berbagai

tempat

dalam

tubuh

tumbuhan.
Terdiri dari sel- sel serat yang cukup panjang dan
telah mati
Cukup tebal dan terdiri dari zat kayu
Lumennya sempit dan noktahnya panjang serta
sempit
Elastisnya cukup besar
Pada irisan melintang, serat- seratnya berbentuk
segi banyak
Pada irisan membujur, serat- serat berbentuk
kumparan panjang yang ujungnya meruncing
Ada yang tersebar, berkumpul atau saluran
dalam batang.

Sklereid
Terbentuk di berbagai tempat yg berbeda sebagai kumpulan sel yg
padat
contoh : tempurung kelapa, kulit kenari
sering terdapat sebagai idioblas
* Idioblas : sel yg memiliki isi yg berbeda dari sel sekitarnya
Tschirch (1889) membagi sklereid menjadi 4:
(1) Brakisklereid/sel batu
-bentuk isodiametrik
- pd floem kulit kayu pohon, daging buah tertentu
(2) Makrosklereid
- sklereid bentuk tongkat
- membentuk lapisan kontinyu dlm testa biji Leguminosae
(3) Osteosklereid
- kumparan/tulang, ujung membesar, bercuping & kadang bercabang
- dlm kulit biji & daun dikotil tertentu
(4) Asterosklereid
- bentuk bintang & bercabang banyak, dalam organ daun
(5) Trikosklereid (Bloch, 1946) : btk memanjang, spt rambut

Berdasarkan bentuknya, sklereis


dibedakan menjadi 5 macam, yaitu:
1. Brakisklereid, merupakan sel batu yang bentuknya seperti
insang ikan, dijumpai pada floem kulit kayu serta daging buah
tertentu seperti pear (Pyrus communis).
2. Makrosklereid merupakan sbutan bagi sklereid yan bentuk
seperti tongkat dan dijumpai pada kulit biji tumbuhan suku
kacang-kacangan (Leguminosae).
3. Osteosklereid apabila berbentuk seperti tulang dengan ujung
yang membesar dan kadang-kadang sedikit bercabang.
Sklereid ini dijumpai dalam kulit biji dan kadng-kadang
dalam daun Dicotyledoneae.

4. Asteroslereid merupakan sklereid yang bercabangcabang berbentuk seperti bintang dan sering terdapat
pada daun.
5. Trikoslereid merupakan sklereid yang memanjang
seperti benang dengan satu percabangan teratur.