Anda di halaman 1dari 14

THAMRIN & RACHMAN

LAW FIRM

No. Ref.: 196/PH-CITA/T&R/IL/II/2010

Jakarta, 10 Pebruari 2010

PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk


Gedung Ratu Plaza, Lantai 22
Jl. Jend. Sudirman No.9, Senayan
Jakarta Pusat 10270
U.p.: Direksi
Perihal:

Pendapat Dari Segi Hukum Atas PT CITA Mineral Investindo Tbk Dalam
Rangka Penawaran Umum Terbatas II Dengan Menerbitkan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu

Dengan hormat,
Kami menunjuk pada Surat kami No. Ref.: 387/LOF-CITA/T&R/IL/VII/2009 tanggal 16 Juli
2009, yang turut ditandatangani oleh PT CITA Mineral Investindo Tbk (Perseroan) sebagai
bukti persetujuan untuk menunjuk kami, Kantor Konsultan Hukum THAMRIN & RACHMAN,
yang dalam hal ini diwakili oleh Iswira Laksana, S.H., M.Si, selaku Partner yang terdaftar
sebagai (i) Profesi Penunjang Pasar Modal pada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (Bapepam dan LK) dengan STTD No. 239/PM/STTD-KH/1999 dan (ii) anggota
Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal dengan Nomor Anggota: 99012, untuk melakukan
Uji Tuntas Dari Segi Hukum (Legal Due Diligence) dan mengeluarkan Pendapat Dari Segi Hukum
(Legal Opinion) atas Perseroan dan anak perusahaannya dalam rangka Penawaran Umum
Terbatas II kepada para pemegang saham Perseroan dengan menerbitkan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (HMETD) atas sebanyak-banyaknya 2.247.156.600 (dua miliar dua ratus
empat puluh tujuh juta seratus lima puluh enam ribu enam ratus) Saham Biasa Atas Nama baru
(selanjutnya disebut Saham Baru) dengan nilai nominal Rp100,00 (seratus Rupiah) setiap
saham atau seluruhnya dengan nilai nominal Rp224.715.660.000,00 (dua ratus dua puluh empat
miliar tujuh ratus lima belas juta enam ratus enam puluh ribu Rupiah) (selanjutnya disebut
Penawaran Umum Terbatas II atau disingkat PUT II).
PUT II ini dilakukan dengan ketentuan, antara lain, bahwa setiap pemegang 1 (satu) saham yang
tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 26 Nopember 2009 pukul 16.00
WIB berhak atas 2 (dua) HMETD, dimana 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada
pemegangnya untuk membeli 1 (satu) Saham Baru dengan harga penawaran Rp100,00 (seratus
Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan
Pembelian Saham. Selanjutnya, seluruh Saham Baru yang merupakan hasil pelaksanaan PUT II
akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
Sesuai dengan maksud penunjukkan tersebut, kami telah melakukan Uji Tuntas Dari Segi
Hukum (selanjutnya disebut Uji Tuntas) terhadap Perseroan dan anak perusahaannya, yang
hasilnya tertuang dalam Laporan Uji Tuntas yang kami lampirkan pada Surat kami No. Ref.:
195/LUT-CITA/T&R/IL-HN/II/2010 tanggal 10 Pebruari 2010 kepada Perseroan (selanjutnya
disebut Laporan Uji Tuntas atau disingkat LUT), serta selanjutnya memberikan Pendapat
Dari Segi Hukum atas Perseroan sebagaimana dimuat dalam surat ini (selanjutnya disebut
Pendapat Hukum), sebagai bagian dari Pernyataan Pendaftaran atas PUT II yang
disampaikan oleh Perseroan kepada Bapepam dan LK.
Graha Niaga 7th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta 12190, Indonesia
Telephone: (62-21) 5297 1779 (Hunting); Facsimile: (62-21) 5297 1787
E-mail address: thamrinrachman@trlaw.co.id

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

Berikut di bawah ini adalah hal-hal yang perlu kami sampaikan terlebih dahulu sehubungan
dengan penyusunan dan penerbitan Pendapat Hukum:
1.

Berdasarkan Prospektus Penawaran Umum Perseroan yang diterbitkan pada tanggal 4


Maret 2002 (selanjutnya disebut Prospektus Penawaran Umum), dapat diketahui
bahwa Perseroan telah melakukan Penawaran Umum Saham Perdana kepada masyarakat
melalui Pasar Modal pada bulan Maret 2002 (selanjutnya disebut Penawaran Umum
Perdana), dimana sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana ini Perseroan telah
menunjuk Warens & Achyar Law Firm untuk melaksanakan pemeriksaan dari segi hukum
dan mengeluarkan pendapat dari segi hukum.

2.

Pada bulan April 2007, Perseroan melakukan Penawaran Umum Terbatas I kepada
masyarakat melalui Pasar Modal (selanjutnya disebut Penawaran Umum Terbatas I
atau disingkat PUT I), dimana Perseroan telah menunjuk kami sebagai Konsultan
Hukum yang secara independen untuk melakukan Uji Tuntas atas Perseroan, dimana
hasilnya telah kami lampirkan pada Surat kami No. Ref.: 249/LUT-CITA/T&R/IL-HN/
IV/2007 tanggal 24 April 2007, perihal Laporan Uji Tuntas Dari Segi Hukum Terhadap
PT Cipta Panelutama Tbk Dalam Rangka Penawaran Umum Terbatas I Dengan
Menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (selanjutnya disebut LUT PUT I),
dan Surat kami No. Ref.: 250/PH-CITA/T&R/IL/IV/2007 tanggal 24 April 2007, perihal
Pendapat Hukum Atas PT Cipta Panelutama Tbk Dalam Rangka Penawaran Umum
Terbatas I Dengan Menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, yang keduanya
kami sampaikan kepada Perseroan.

3.

Selanjutnya, mengingat Perseroan telah melakukan Penawaran Umum Perdana dan PUT
I serta dengan memperhatikan ketentuan Angka (5) Huruf (k) Peraturan No. IX.D.2
tentang Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka
Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, Lampiran Surat Keputusan Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal No. Kep-08/PM/2000 tanggal 13 Maret 2000, serta dengan
berpedoman kepada Angka 342 [17] Lampiran Keputusan Himpunan Konsultan Hukum
Pasar Modal No. KEP.01/HKPM/2005 tanggal 18 Pebruari 2005 tentang Standar Profesi
Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal, maka Uji Tuntas dalam rangka PUT II ini
merupakan kelanjutan dari Uji Tuntas terhadap Perseroan yang telah kami lakukan pada
saat PUT I.

4.

Uji Tuntas terhadap Perseroan kami lakukan berdasarkan pada kaidah-kaidah hukum dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia serta dengan
berpedoman kepada kode etik dan standar profesi yang berlaku bagi kami selaku
Konsultan Hukum Pasar Modal sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Himpunan
Konsultan Hukum Pasar Modal No. KEP.01/HKPM/2005 tanggal 18 Pebruari 2005
tentang Standar Profesi Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal, yang berlaku efektif
sejak tanggal 18 Agustus 2005 (selanjutnya disebut Standar Profesi), dan karenanya
LUT dan Pendapat Hukum ini tidak dimaksudkan untuk berlaku atau ditafsirkan menurut
hukum atau yurisdiksi negara lain.
Dengan mengacu pada Standar Profesi, maka Uji Tuntas terhadap Perseroan kami
lakukan dengan memperhatikan Prinsip Keterbukaan dan Prinsip Materialitas, yakni:
(i) Uji Tuntas dilakukan untuk memenuhi prinsip keterbukaan di Pasar Modal agar
kepentingan publik terlindungi, dimana kami harus mengungkapkan adanya pelanggaran,
kelalaian, ketentuan-ketentuan yang tidak lazim dalam dokumen Perseroan, informasi
atau fakta material lainnya yang dapat menimbulkan risiko bagi Perseroan; dan (ii) Uji
87

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

Tuntas dilakukan dengan prinsip materialitas yaitu informasi atau fakta material yang
relevan mengenai peristiwa, kejadian, atau fakta yang dapat mempengaruhi harga Efek
pada Bursa Efek atau keputusan pemodal, calon pemodal atau pihak lain yang
berkepentingan atas informasi atau fakta tersebut, dan materialitas dalam Uji Tuntas harus
dilihat dari pengaruhnya terhadap operasional atau kelangsungan usaha dari Perseroan.
5.

Pendapat Hukum ini merupakan kesimpulan dan intisari dari hasil Uji Tuntas yang telah
kami lakukan terhadap aspek-aspek hukum Perseroan terhitung sejak tanggal
diterbitkannya LUT PUT I, yaitu tanggal 24 April 2007 sampai dengan tanggal 10
Pebruari 2010 (tanggal 10 Pebruari 2010 ini selanjutnya disebut Tanggal LUT), dan
karenanya Pendapat Hukum ini merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak
terpisahkan dari LUT, dimana setiap dan seluruh kaidah hukum, metode, ruang lingkup
serta asumsi dari Uji Tuntas sebagaimana diuraikan dalam LUT juga berlaku bagi
Pendapat Hukum ini.

6.

Uji Tuntas terhadap Perseroan dilaksanakan dengan cara menelaah dokumen-dokumen


yang menjadi obyek Uji Tuntas terhadap Perseroan, termasuk penelaahan atas keterkaitan
antara dokumen-dokumen yang menjadi obyek Uji Tuntas terhadap Perseroan dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan relevan.
Dokumen-dokumen yang menjadi obyek Uji Tuntas terhadap Perseroan adalah dokumendokumen (baik dalam bentuk asli atau fotokopi atau salinan) yang berisikan data, faktafakta, informasi, keterangan, pernyataan-pernyataan dan jaminan-jaminan serta
penegasan-penegasan sehubungan dengan aspek-aspek hukum Perseroan sebagai
perseroan terbatas yang diterbitkan dan atau diberikan dan atau ditunjukkan kepada kami
oleh Perseroan dan atau pihak-pihak lain, termasuk pejabat-pejabat dari instansi
pemerintah yang berwenang (selanjutnya disebut Dokumen Yang Diperiksa). Dengan
demikian, Uji Tuntas terhadap Perseroan hanya menyangkut pemeriksaan dari aspek
yuridis dan tidak mencakup aspek lain seperti pemeriksaan kebenaran data finansial,
teknis atau kewajaran komersial suatu transaksi karena kami tidak melakukan penelitian
mandiri di luar Dokumen Yang Diperiksa dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku serta relevan terhadap Dokumen Yang Diperiksa. Aspek yuridis Uji Tuntas
terhadap Perseroan meliputi aspek yuridis formal dan aspek yuridis material, di mana
kebenaran aspek yuridis material diasumsikan berdasarkan data, fakta-fakta, informasi,
keterangan, pernyataan-pernyataan dan jaminan-jaminan serta penegasan-penegasan dari
Perseroan dan atau pihak lain yang kami minta untuk keperluan ini.
Ruang lingkup Uji Tuntas terhadap Perseroan meliputi aspek-aspek hukum Perseroan
sebagai perseroan terbatas sebagaimana diuraikan dalam LUT, dan karenanya Uji Tuntas
terhadap Perseroan hanya mencakup serta meliputi obyek Uji Tuntas terhadap Perseroan,
yakni Dokumen Yang Diperiksa, sehingga dengan demikian setiap dokumen yang
ditandatangani atau diparaf oleh kami sehubungan dengan pelaksanaan PUT II yang
dibuat di luar ruang lingkup dimaksud, tidak dapat diartikan sebagai perluasan ruang
lingkup dan atau tanggung jawab kami atas hasil Uji Tuntas terhadap Perseroan.

7.

Dengan memperhatikan uraian tersebut di atas, maka Pendapat Hukum ini dibuat dan
diberikan dengan berdasarkan kepada asumsi-asumsi sebagai berikut:
(a) pelaksanaan dari Dokumen Yang Diperiksa dan atau dokumen-dokumen yang
dibuat dalam rangka PUT II dapat dipengaruhi oleh ketentuan hukum dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia yang
bersifat memaksa dan tunduk kepada azas itikad baik yang wajib ditaati

88

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

(b)
(c)

(d)

sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 Kitab Undang-undang Hukum Perdata yang
berlaku di Negara Republik Indonesia;
Pendapat Hukum ini secara tegas hanya meliputi hal-hal yang disebutkan
didalamnya dan karenanya sama sekali tidak meliputi hal-hal yang mungkin secara
implisit dapat dianggap termasuk didalamnya;
bahwa setiap tanda tangan yang tertera dalam setiap dokumen yang diberikan atau
ditunjukkan kepada kami oleh Perseroan dan atau pihak lain dalam rangka Uji
Tuntas terhadap Perseroan adalah asli; bahwa setiap dokumen asli yang diberikan
atau ditunjukkan kepada kami oleh Perseroan dan atau pihak lain adalah otentik;
bahwa setiap dokumen yang diberikan atau ditunjukkan kepada kami oleh
Perseroan dan atau pihak lain dalam bentuk fotokopi atau salinan lainnya adalah
sesuai dengan aslinya; bahwa setiap pihak yang menandatangani setiap dokumen
yang diberikan atau ditunjukkan kepada kami oleh Perseroan dan atau pihak lain
adalah berwenang dan cakap menurut hukum untuk menandatangani dokumen
yang bersangkutan; dan
bahwa setiap dokumen sehubungan dengan pernyataan-pernyataan, data, faktafakta, informasi, keterangan serta penegasan-penegasan yang diberikan oleh
Perseroan dan atau pihak lain kepada kami untuk tujuan Uji Tuntas terhadap
Perseroan adalah benar, akurat, lengkap, sah dan sesuai dengan keadaan yang
sebenarnya serta tidak mengalami perubahan sampai dengan Tanggal LUT.

8.

Pendapat Hukum ini sama sekali tidak dapat ditafsirkan guna menilai (menentukan): (i)
kewajaran komersial atau finansial dari suatu transaksi dimana Perseroan menjadi pihak
atau dimana Perseroan memiliki kepentingan atau harta kekayaan yang terkait dengannya;
(ii) kewajaran Harga Pelaksanaan HMETD yang akan ditawarkan dan dijual kepada para
pemegang saham Perseroan melalui PUT II; (iii) aspek resiko yang dihadapi oleh para
pemegang saham Perseroan sehubungan kepemilikan Saham Baru; dan (iv) aspek resiko
sebagaimana dimaksud dalam bab mengenai Resiko Usaha dalam Prospektus PUT II.

9.

Kami sebagai Konsultan Hukum yang independen bertanggung jawab atas Pendapat
Hukum ini dan LUT dengan memperhatikan bahwa tanggung jawab kami atas Pendapat
Hukum ini dan sebagai Konsultan Hukum Independen dalam rangka PUT II adalah
terbatas pada dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Pasal 80 Undang-undang No.
8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan-peraturan pelaksanaannya (selanjutnya
disebut UUPM).

Berdasarkan hal-hal yang kami uraikan dalam Angka 1 9 tersebut di atas, maka Pendapat
Hukum kami atas Perseroan adalah sebagai berikut:
1.

Perseroan didirikan dengan nama PT CIPTA PANELUTAMA berdasarkan Akta


Perseroan Terbatas No. 333 tanggal 27 Juni 1992, dibuat di hadapan Arikanti
Natakusumah, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah: (i) mendapat pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-2874.HT.01.01.
TH93 tanggal 7 Mei 1993; (ii) didaftarkan dalam register untuk maksud itu yang berada di
Kepaniteraan Pengadilan Negeri Tangerang pada tanggal 22 Maret 2001 di bawah No.
HT.01.01.01.2001/PN.TNG; dan (iii) diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia (BNRI) No. 32 tanggal 20 April 2001, Tambahan No. 2541 (selanjutnya
disebut Akta Pendirian).
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan yang
diselenggarakan pada tanggal 2 Mei 2007 sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat PT Cipta Panelutama Tbk No. 64 tanggal 15 Juni 2007, dibuat di
89

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

hadapan Leolin Jayayanti, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah: (i) mendapatkan
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan
Surat Keputusan No. W7-07428 HT.01.04-TH.2007 tanggal 5 Juli 2007; (ii) dilaporkan
kepada serta telah diterima dan dicatat oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum
Umum pada tanggal 18 Juli 2007 dalam Database Sisminbakum No. W7-HT.01.04-10547;
(iii) diberitahukan kepada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia, sebagaimana ternyata dari Surat Penerimaan Pemberitahuan No. W7-HT.01.
10-10574 tanggal 18 Juli 2007; (iv) didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada tanggal 4
Desember 2008 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat dengan TDP No.
09.05.1.51.61093 dan Agenda Pendaftaran No. 8444/RUB.09.05/XII/2008; dan (v)
diumumkan dalam BNRI No. 25 tanggal 27 Maret 2009, Tambahan No. 8761
(selanjutnya disebut Akta No. 64/2007), nama Perseroan diubah dari semula bernama
PT CIPTA PANELUTAMA TBK menjadi PT CITA MINERAL INVESTINDO TBK.
Selanjutnya, anggaran dasar Perseroan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian telah
beberapa kali diubah, dimana perubahan terakhir anggaran dasar Perseroan adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Cita Mineral
Investindo Tbk No. 29 tanggal 14 Agustus 2008, dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H.,
Notaris di Jakarta, dan telah: (i) mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-74388.AH.
01.02.Tahun 2008 tanggal 15 Oktober 2008; (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan
No. AHU-0096910.AH.01. 09.Tahun 2008 tanggal 15 Oktober 2008 oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia; (iii) didaftarkan dalam Daftar Perusahaan
pada tanggal 21 Januari 2010 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat
dengan No. TDP 09.05.1.51.61093 dan No. Agenda Pendaftaran 13543/RUB.09.05/I/
2010; dan (iv) diumumkan dalam BNRI No. 25 tanggal 27 Maret 2009, Tambahan No.
8762 (selanjutnya disebut Akta No. 29/2008), berdasarkan mana RUPS Luar Biasa
Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 19 Juni 2008, telah menyetujui perubahan
seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Undangundang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT).
Akta Pendirian, Akta No. 64/2007 dan Akta No. 29/2008 serta akta-akta lainnya yang
memuat anggaran dasar Perseroan sebagaimana telah diungkapkan dalam (i) Prospektus
Penawaran Umum, (ii) LUT PUT I dan LUT selanjutnya secara bersama-sama disebut
Anggaran Dasar.
Perubahan-perubahan terhadap Anggaran Dasar yang telah dilaksanakan Perseroan dari
sejak pendirian Perseroan sampai dengan Tanggal LUT telah dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selanjutnya,
Anggaran Dasar juga telah sesuai dengan Peraturan No. IX.J.1 tentang Pokok-pokok
Anggaran Dasar Perseroan Yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan
Perusahaan Publik, Lampiran dari Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep179/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008 (selanjutnya disebut Peraturan No. IX.J.1), kecuali
penguraian secara rinci atas kegiatan usaha utama dan kegiatan usaha penunjang
sebagaimana dimaksud dalam angka 4 huruf c dan d Peraturan IX.J.1. Sehubungan
dengan hal ini, berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 9 Pebruari 2010,
Perseroan menyatakan Perseroan akan memperjelas dan menyesuaikan kegiatan usaha
utama dan kegiatan penunjang usaha Perseroan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan
(tentang Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha) dan menyesuaikannya dengan
Peraturan No. IX.J.1, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan No. Kep-179/BL/2008 tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-Pokok
Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan Penawaran Umum Efek bersifat Ekuitas dan
90

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

Perusahaan Publik, setelah memperoleh persetujuan pemegang saham Perseroan dalam


RUPS Tahunan di tahun 2010 yang mengesahkan Tahun Buku 2009.
2.

Selanjutnya, untuk tujuan referensi, maka dalam Pendapat Hukum ini kami akan
mengungkapkan mengenai ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar yang relevan dalam
kaitannya dengan PUT II serta tidak mengalami perubahan sampai dengan Tanggal LUT,
yaitu sebagai berikut:
(a)

Sesuai dengan ketentuan Pasal 36 Kitab Undang-undang Hukum Dagang


(KUHD) sebagai ketentuan hukum yang berlaku pada saat penetapan status
badan hukum, Perseroan telah memperoleh status badan hukum terhitung sejak
tanggal dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia
No. C2-2874.HT.01.01.TH93 pada tanggal 7 Mei 1993. Dengan demikian,
terhitung sejak tanggal tersebut, sesuai dengan ketentuan Pasal 40 Ayat (2) juncto
Pasal 36 KUHD, pada hakekatnya, para pendiri atau pemegang saham Perseroan
tidak bertanggung jawab secara pribadi atas perikatan yang dibuat atas nama
Perseroan dan tidak bertanggung jawab atas kerugian Perseroan melebihi nilai
saham yang telah diambil bagian oleh mereka masing-masing.

(b)

Sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Ayat (1) Anggaran Dasar, nama yang sah dari
Perseroan adalah PT CITA MINERAL INVESTINDO Tbk, dan tempat kedudukan
Perseroan adalah di Jakarta Pusat.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 1 Ayat (2) Anggaran Dasar, Perseroan dapat
membuka cabang atau perwakilan di tempat lain, baik di dalam maupun di luar
wilayah Republik Indonesia sebagaimana yang ditetapkan oleh Direksi dengan
persetujuan Rapat Dewan Komisaris Perseroan.

(c)

Sesuai dengan ketentuan Pasal 2 Anggaran Dasar, Perseroan didirikan untuk jangka
waktu yang tidak terbatas yang dimulai pada tanggal 7 Mei 1993.

(d)

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (1) Anggaran Dasar, maksud dan tujuan
Perseroan adalah berusaha dalam bidang investasi.
Selanjutnya sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat (2) Anggaran Dasar, untuk
mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan
kegiatan usaha sebagai berikut:
(i)
menjalankan usaha-usaha dalam bidang jasa, antara lain jasa bidang
konstruksi pertambangan, jasa penunjang kegiatan pertambangan, sarana
penunjang perusahaan pertambangan, jasa penyewaan dump truck, konsultasi
bidang pertambangan;
(ii) menjalankan usaha-usaha dalam bidang pembangunan antara lain
pemborongan bidang pertambangan umum, pemborongan bidang
pertambangan minyak, gas dan panas bumi;
(iii) menjalankan usaha-usaha dalam bidang pertambangan, antara lain ekspor
impor, perdagangan besar lokal, grossier, supplier, leveransir dan commision
house, distributor, agen dan sebagai perwakilan dari badan-badan perusahaan;
(iv) menjalankan usaha dalam bidang pengangkutan darat, yaitu transportasi
pertambangan dan perminyakan;
(v) menjalankan usaha dalam bidang perindustrian, yaitu industri pengolahan
barang-barang dari penghasilan pertambangan; dan
(vi) menjalankan usaha-usaha dalam bidang pertambangan antara lain nikel, batu
91

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

bara, timah, logam, emas, bijih uranium dan thorium, pasir besi dan bijih besi,
penggalian batuan tambang, tanah liat, granit, gamping dan pasir, tambang
non migas, tambang minyak dan gas alam, eksplorasi dan eksploitasi.
Pada Tanggal LUT, kegiatan usaha yang dijalankan Perseroan adalah melakukan
investasi di bidang pertambangan bauksit melalui anak perusahaan yaitu PT Harita
Prima Abadi Mineral dengan penyertaan sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dari
seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam PT Harita Prima
Abadi Mineral.
3.

Berdasarkan Akta No. 64/2007 juncto Laporan Kepemilikan Saham per tanggal 30
September 2009 yang dikeluarkan oleh PT Ficomindo Buana Registrar selaku Biro
Administrasi Efek yang mengelola administrasi saham Perseroan, struktur permodalan,
susunan pemegang saham dan komposisi kepemilikan saham dalam Perseroan adalah
sebagai berikut:
Modal Dasar

Rp449.000.000.000,00 (empat ratus empat puluh sembilan


miliar Rupiah), terbagi atas 4.490.000.000 (empat miliar
empat ratus sembilan puluh juta) saham dengan nilai
nominal Rp100,00 (seratus Rupiah) setiap saham;

Modal Ditempatkan

Rp112.357.830.000,00 (seratus dua belas miliar tiga ratus


lima puluh tujuh juta delapan ratus tiga puluh ribu Rupiah),
terbagi atas 1.123.578.300 (satu miliar seratus dua puluh
tiga juta lima ratus tujuh puluh delapan ribu tiga ratus)
saham; dan

Modal Disetor

Rp112.357.830.000,00 (seratus dua belas miliar tiga ratus


lima puluh tujuh juta delapan ratus tiga puluh ribu Rupiah)
atau 100% (seratus persen) dari nilai nominal setiap saham.

PEMEGANG SAHAM

JUMLAH SAHAM

NILAI NOMINAL (Rp)

1. Red Eastern Shipping & Mining Pte Ltd

573.026.100

57.302.610.000

51,00

2. Richburg Enterprises Pte Ltd

243.367.660

24.336.766.000

21,66

3. PT Suryaputra Inti Mulia

215.089.600

21.508.960.000

19,14

92.094.940

9.209.494.000

8,20

1.123.578.300

112.357.830.000

100,00

4. Masyarakat*
TOTAL

*) Merupakan gabungan para pemegang saham Perseroan yang masing-masing mempunyai porsi kepemilikan saham
kurang dari 5% (lima persen).

Selanjutnya, seluruh modal yang telah ditempatkan dalam Perseroan atau 100% (seratus
persen) dari nilai nominal setiap saham yang telah diambil bagian oleh para pemegang
saham Perseroan, yaitu seluruhnya sebesar Rp112.357.830.000,00 (seratus dua belas miliar
tiga ratus lima puluh tujuh juta delapan ratus tiga puluh ribu Rupiah), telah disetor penuh
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan perubahan-perubahan struktur permodalan
serta pengalihan atau pemindahan hak atas saham dalam Perseroan, yang terjadi sejak
pendirian Perseroan sampai dengan Tanggal LUT, telah dilakukan sesuai dengan
Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku pada saat terjadinya
perubahan struktur permodalan dan pemindahan hak atas saham dalam Perseroan
tersebut.
92

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

4.

Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang sedang menjabat adalah
sebagai berikut:
Direktur Utama
Direktur

: CITRO UTOMO
: LIEM HOK SENG

Komisaris Utama
Komisaris Independen

: DJOHAN SURJA PUTRA


: EDWARD SUMARLI

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana tersebut di atas
diangkat berdasarkan keputusan-keputusan RUPS Perseroan sebagaimana termaktub
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT. Cipta Panelutama Tbk No. 19 tanggal 16
Juni 2006, dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., Notaris di Jakarta juncto Akta No.
64/2007 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Cita Mineral Investindo Tbk No. 14
tanggal 29 Juli 2009, dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., Notaris di Jakarta, dan
telah diterima dan dicatat dalam database Sisminbakum berdasarkan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.10-16278 tanggal 24
September 2009 (Akta No. 14/2009), untuk masa jabatan yang berakhir pada saat
penutupan RUPS Tahunan yang diadakan pada tahun 2011.
Pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tersebut telah dilakukan
secara sah sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, kecuali atas Akta No. 14/2009 di atas belum dilakukan pendaftaran dalam
Daftar Perusahaan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan setempat sesuai dengan
ketentuan Undang-undang No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan
(UUWDP).
Sesuai dengan ketentuan Pasal 32 Ayat (1) UUWDP menentukan bahwa barang siapa
yang menurut UUWDP diwajibkan mendaftarkan perusahaannya dalam Daftar
Perusahaan yang dengan sengaja atau karena kelalaiannya tidak memenuhi kewajibannya
diancam dengan pidana selama-lamanya 3 (tiga) bulan atau pidana denda setinggitingginya Rp3.000.000,00 (tiga juta Rupiah).
5.

Berdasarkan Pernyataan Persetujuan Bersama Seluruh Komisaris Perseroan tanggal 28


Agustus 2009, dinyatakan bahwa Dewan Komisaris Perseroan telah menyetujui
perubahan anggota Komite Audit terhitung sejak tanggal 28 Agustus 2009 untuk masa
jabatan sampai dengan berakhirnya masa jabatan Komisaris Perseroan yang sedang
menjabat, yaitu pada penutupan RUPS Tahunan Tahun 2011, sebagai berikut:
Ketua
Anggota
Anggota

: Edward Sumarli (merangkap Komisaris Independen);


: Toni Setioko; dan
: Tsun Tien Wen Lie, S.E., S.H., MM

Pengangkatan anggota Komite Audit tersebut di atas telah diberitahukan kepada Bapepam
dan LK serta PT Bursa Efek Indonesia melalui Surat Perseroan No. 059/CITA/VIII/2009
tanggal 31 Agustus 2009, perihal Perubahan Susunan Komite Audit dan Komisaris
Independen.
6.

Pada Tanggal LUT, Perseroan belum memiliki Unit Audit Internal sebagaimana
disyaratkan oleh Peraturan No. IX.I.7 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan
Piagam Unit Audit Internal, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep496/BL/2008 tanggal 28 Nopember 2008.
93

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

7.

Berdasarkan Surat Perseroan No. 015/CPU/IV.i/2007 tanggal 2 April 2007 perihal


Keterbukaan Informasi, yang ditujukan kepada Ketua Bapepam dan LK serta
ditembuskan kepada PT Bursa Efek Indonesia, diketahui bahwa Perseroan telah
mengangkat Bapak Yusak Lumba Pardede sebagai Sekretaris Perusahaan yang baru
menggantikan Ibu Titik Krisna Murti, S.H.

8.

Perseroan telah memperoleh perijinan yang disyaratkan untuk menjalankan kegiatan


usaha sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, yang seluruhnya masih berlaku sesuai dengan jangka waktunya masing-masing.

9.

Perseroan telah melaksanakan kewajiban atas hal-hal yang wajib dipenuhinya dalam
bidang ketenagakerjaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sehubungan dengan hal ini, maka berikut di bawah ini adalah keterangan penting dan
atau material sehubungan dengan pelaksanaan kewajiban Perseroan dalam bidang
ketenagakerjaan sampai dengan Tanggal LUT, yakni sebagai berikut:
(a) Perseroan telah mengikutsertakan seluruh karyawannya dalam program Jaminan
Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) yang diselenggarakan oleh PT Jamsostek
(Persero);
(b) Perseroan telah membuat Peraturan Perusahaan PT Cita Mineral Investindo Tbk
2009-2011, yang telah disahkan oleh Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan
Hubungan Industrial Dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja No.: KEP.603/PHIJSKPKKAD/X/2009 tanggal 1 Oktober 2009 tentang Pengesahan Peraturan
Perusahaan, yang berlaku terhitung tanggal 1 Agustus 2009 sampai dengan tanggal
31 Juli 2011;
(c) Perseroan telah melakukan pembayaran upah kepada para karyawannya yang
jumlahnya sesuai dengan persyaratan pembayaran upah minimum ditempat
Perseroan berkedudukan dan melaksanakan kegiatan usahanya; dan
(d) Perseroan telah melaksanakan kewajiban pelaporan sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 6 Ayat (2) Undang-undang No. 7 Tahun 1981 tentang Wajib Lapor
Ketenagakerjaan Di Perusahaan.

10.

Perseroan memiliki dan atau menguasai secara sah harta kekayaannya, baik yang berupa
barang tetap maupun barang bergerak, dan harta kekayaan dimaksud (i) telah dilengkapi
dengan dokumen-dokumen bukti kepemilikan atau penguasaan yang sah sesuai dengan
kebiasaan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan (ii) pada Tanggal LUT
tidak sedang berada dalam keadaan dipersengketakan dengan pihak lain, serta (iii) yang
bersifat penting dan atau material sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan usaha
Perseroan telah memiliki perlindungan asuransi dengan polis-polis asuransi yang masih
berlaku serta dengan nilai pertanggungan yang memadai atas nilai obyek pertanggungan
sebagaimana tercantum dalam polis-polis asuransi yang bersangkutan.
Mengingat Perseroan tidak memiliki kreditor baik berupa institusi perbankan maupun
non-perbankan, maka tidak terdapat harta kekayaan Perseroan yang dijadikan jaminan.

11.

Perseroan mempunyai penyertaan saham baik langsung maupun tidak langsung yang
dilakukan secara sah sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundangundangan yang berlaku dalam perusahaan-perusahaan di bawah ini (selanjutnya
perusahaan-perusahaan ini secara bersama-sama disebut Anak Perusahaan):
PT Harita Prima Abadi Mineral (HPAM), suatu perseroan terbatas yang didirikan
berdasarkan hukum Republik Indonesia, yang bergerak dalam bidang pertambangan Bijih
Bauksit, dengan struktur permodalan dan komposisi kepemilikan saham sebagai berikut:
94

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

NILAI NOMINAL: RP1.000.000,00 PER SAHAM


KETERANGAN

JUMLAH
SAHAM

JUMLAH NOMINAL
(RP)*

Modal Dasar

100.000

100.000.000.000

1. PT Cita Mineral Investindo Tbk

37.500

37.500.000.000

75,00

2. PT Harita Jayaraya

12.500

12.500.000.000

25,00

Modal Ditempatkan dan Disetor

50.000

50.000.000.000

100,00

Saham Dalam Portepel

50.000

50.000.000.000

Pemegang Saham:

HPAM memiliki penyertaan saham secara langsung dalam perusahaan-perusahaan di


bawah ini:
(a)

PT Labai Pertiwi Tambang, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan


hukum Republik Indonesia, yang bergerak di bidang pertambangan, pembangunan,
perdagangan jasa, perindustrian dan pengangkutan darat, dengan struktur
permodalan dan komposisi kepemilikan saham sebagai berikut:
NILAI NOMINAL: RP1.000.000,00 PER SAHAM
KETERANGAN

JUMLAH
SAHAM

JUMLAH NOMINAL
(RP)

Modal Dasar

1.000

1.000.000.000

1. PT Harita Prima Abadi Mineral

249

249.000.000

99,60

2. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

1.000.000

0,40

Modal Ditempatkan dan Disetor

250

250.000.000

100,00

Saham Dalam Portepel

750

750.000.000

Pemegang Saham:

(b)

PT Labai Persada Tambang, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan


hukum Republik Indonesia, yang bergerak di bidang pertambangan, pembangunan,
perdagangan jasa, perindustrian dan pengangkutan darat, dengan struktur
permodalan dan komposisi kepemilikan saham sebagai berikut:
NILAI NOMINAL: RP1.000.000,00 PER SAHAM
KETERANGAN

JUMLAH
SAHAM

JUMLAH NOMINAL
(RP)

Modal Dasar

1.000

1.000.000.000

1. PT Harita Prima Abadi Mineral

249

249.000.000

99,60

2. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

1.000.000

0,40

Modal Ditempatkan dan Disetor

250

250.000.000

100,00

Saham Dalam Portepel

750

750.000.000

Pemegang Saham:

95

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

(c)

PT Sandai Karya Utama, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan


hukum Republik Indonesia, yang bergerak di bidang pertambangan, pembangunan,
perdagangan jasa, perindustrian dan pengangkutan darat, dengan struktur
permodalan dan komposisi kepemilikan saham sebagai berikut:
NILAI NOMINAL: RP1.000.000,00 PER SAHAM
KETERANGAN

JUMLAH
SAHAM

JUMLAH NOMINAL
(RP)

Modal Dasar

1.000

1.000.000.000

1. PT Harita Prima Abadi Mineral

249

249.000.000

99,60

2. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

1.000.000

0,40

Modal Ditempatkan dan Disetor

250

250.000.000

100,00

Saham Dalam Portepel

750

750.000.000

Pemegang Saham:

(d)

PT Sandai Inti Jaya Tambang, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan
hukum Republik Indonesia, yang bergerak di bidang pertambangan, pembangunan,
perdagangan jasa, perindustrian dan pengangkutan darat, dengan struktur
permodalan dan komposisi kepemilikan saham sebagai berikut:
NILAI NOMINAL: RP1.000.000,00 PER SAHAM
KETERANGAN

JUMLAH
SAHAM

JUMLAH NOMINAL
(RP)

Modal Dasar

1.000

1.000.000.000

1. PT Harita Prima Abadi Mineral

249

249.000.000

99,60

2. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

1.000.000

0,40

Modal Ditempatkan dan Disetor

250

10.000.000.000

100,00

Saham Dalam Portepel

750

750.000.000

Pemegang Saham:

(e)

PT Ketapang Karya Utama, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan


hukum Republik Indonesia, yang bergerak di bidang pertambangan, pembangunan,
perdagangan jasa, perindustrian dan pengangkutan darat, dengan struktur
permodalan dan komposisi kepemilikan saham sebagai berikut:
NILAI NOMINAL: RP1.000.000,00 PER SAHAM
KETERANGAN

JUMLAH
SAHAM

JUMLAH NOMINAL
(RP)

Modal Dasar

1.000

1.000.000.000

1. PT Harita Prima Abadi Mineral

249

249.000.000

99,60

2. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

1.000.000

0,40

Modal Ditempatkan dan Disetor

250

250.000.000

100,00

Saham Dalam Portepel

750

750.000.000

Pemegang Saham:

96

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

(f)

PT Ketapang Karya Tambang, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan


hukum Republik Indonesia, yang bergerak di bidang pertambangan, pembangunan,
perdagangan jasa, perindustrian dan pengangkutan darat, dengan struktur
permodalan dan komposisi kepemilikan saham sebagai berikut:
NILAI NOMINAL: RP1.000.000,00 PER SAHAM
KETERANGAN

JUMLAH
SAHAM

JUMLAH NOMINAL
(RP)

Modal Dasar

1.000

1.000.000.000

1. PT Harita Prima Abadi Mineral

249

249.000.000

99,60

2. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

1.000.000

0,40

Modal Ditempatkan dan Disetor

250

10.000.000.000

100,00

Saham Dalam Portepel

750

750.000.000

Pemegang Saham:

12.

Perjanjian-perjanjian yang telah dibuat oleh Perseroan dan masih berlaku pada Tanggal
LUT adalah sah dan mengikat Perseroan. Perseroan tidak berada dalam keadaan lalai
atau cidera janji (default) dan Perseroan tetap memenuhi kewajiban-kewajibannya
sebagaimana telah ditentukan dalam perjanjian-perjanjian yang bersangkutan; dan tidak
terdapat ketentuan pembatasan (negative covenants) yang dapat menghalangi PUT II dalam
perjanjian-perjanjian tersebut.

13.

Pada tanggal Surat Keterangan dari masing-masing badan peradilan berikut ini, tidak
terdapat (i) perkara dan/atau sengketa perdata serta perkara pidana yang berlangsung di
hadapan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, (ii) pengajuan Kepailitan atau Penundaan
Kewajiban Pembayaran Utang melalui Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta
Pusat, (iii) sengketa dan/atau perkara Perselisihan Hubungan Industrial di hadapan
Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Jakarta Pusat, (iv) sengketa dan/atau
perkara tata usaha negara di hadapan Pengadilan Tata Usaha Negara DKI Jakarta, (v)
sengketa atau perkara arbitrase di hadapan Badan Arbitrase Nasional Indonesia, dan (vi)
sengketa dan/atau perkara perpajakan di hadapan Pengadilan Pajak, yang melibatkan
Perseroan ataupun anggota Direksi dan Komisaris Perseroan, yang dapat mempengaruhi
secara negatif dan material terhadap jalannya kegiatan usaha Perseroan atau kondisi
keuangan Perseroan.
Selanjutnya, sesuai dengan Surat Pernyataan Perseroan tanggal 20 Oktober 2009 dan Surat
Pernyataan dari masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tanggal
20 Oktober 2009, Perseroan serta para anggota Direksi dan Dewan Komisaris masingmasing menyatakan dan menjamin sepenuhnya bahwa mereka tidak pernah terlibat dalam
(i) suatu sengketa atau perkara perdata maupun pidana yang berlangsung di hadapan
Pengadilan Negeri yang berkompeten, (ii) perselisihan yang diselesaikan melalui Badan
Arbitrasi Nasional Indonesia (BANI), (iii) pengajuan Pailit atau Penundaan Kewajiban
Pembayaran Utang melalui Pengadilan Niaga yang berkompeten, (iv) perkara Perselisihan
Hubungan Industrial (PHI) maupun perkara Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melalui
Pengadilan Hubungan Industrial yang berkompeten, dan (v) sengketa tata usaha negara
melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang berkompeten, serta (vi) sengketa
atau perkara perpajakan pada Pengadilan Pajak yang berkompeten.

97

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

14.

Dalam rangka PUT II:


(a)

Perseroan dan PT Harita Jayaraya telah menandatangani Akta Perjanjian Pembelian


Sisa Saham Dalam Rangka Penawaran Umum Terbatas II PT Cita Mineral
Investindo Tbk No. 13 tanggal 10 Nopember 2009, dibuat di hadapan Leolin
Jayayanti, S.H., Notaris di Jakarta (selanjutnya disebut Perjanjian Pembelian Sisa
Saham).
Dalam Perjanjian Pembelian Sisa Saham ditentukan, antara lain, bahwa dalam hal
saham yang ditawarkan dalam rangka PUT II tidak seluruhnya diambil bagian oleh
para pemegang saham/HMETD Perseroan, maka PT Harita Jayaraya wajib
membeli seluruh sisa saham tersebut.
Antara Perseroan dan PT Harita Jayaraya (HJR) terdapat hubungan afiliasi
sebagaimana dimaksud dalam UUPM, yaitu Isteri dari Direktur Utama Perseroan
(Bapak Citro Utomo) adalah (i) anak kandung dari anggota Dewan Komisaris HJR
(Bapak Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, Komisaris Utama, dan Ibu Rita Indriawati,
Komisaris), dan juga (ii) kakak kandung dari anggota Direksi HJR (Bapak Lim
Gunawan Hariyanto, Direktur Utama; Bapak Lim Gunardi Hariyanto, Direktur;
dan Ibu Lim Lisa Indriawati, Direktur)..

(b)

Perseroan dan PT Ficomindo Buana Registrar, selaku Biro Administrasi Efek, telah
menandatangani Akta Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham dan Agen
Pelaksanaan Dalam Rangka Penawaran Umum Terbatas II PT Cita Mineral
Investindo Tbk No. 14 tanggal 10 Nopember 2009, dibuat di hadapan Leolin
Jayayanti, S.H., Notaris di Jakarta (selanjutnya disebut Perjanjian Pengelolaan
Administrasi Saham).
Antara Perseroan dan PT Ficomindo Buana Registar tidak terdapat hubungan
afiliasi sebagaimana dimaksud dalam UUPM.

Penandatanganan Perjanjian Pembelian Sisa Saham dan Perjanjian Pengelolaan


Administrasi Saham telah dilakukan secara sah dan mengikat Perseroan, tidak melanggar
dan/atau tidak bertentangan dengan (i) Anggaran Dasar, (ii) perjanjian-perjanjian lainnya
yang mengikat Perseroan, dan (iii) peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Republik Indonesia, khususnya UUPM.
15.

Sesuai dengan pernyataan Perseroan bahwa dana hasil PUT II, setelah dikurangi bebanbeban emisi yang berhubungan dengan PUT II, akan digunakan seluruhnya untuk
membeli 75% (tujuh puluh lima persen) atau seluruhnya sejumlah 431.250 (empat ratus
tiga puluh satu ribu dua ratus lima puluh) saham milik HJR dalam PT Karya Utama
Tambangjaya (KUTJ) (selanjutnya disebut Pembelian Saham).

16.

Sehubungan dengan Pembelian Saham, Perseroan dan HJR telah membuat dan
menandatangani Pengikatan Jual Beli Saham Dalam PT Karya Utama Tambangjaya
tanggal 30 Oktober 2009, dibuat di bawah tangan, dimana disepakati bahwa Pembelian
Saham dilakukan dengan harga Rp224.250.000.000,00 (dua ratus dua puluh empat miliar
dua ratus lima puluh juta Rupiah) (selanjutnya disebut Harga Saham). Harga Saham
telah lebih dari 50% (lima puluh persen) ekuitas Perseroan sebagaimana tercantum dalam
Laporan Keuangan Konsolidasian Untuk Periode 8 (Delapan) Bulan yang Berakhir Pada
Tanggal 31 Agustus 2009 dan Tahun-tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember
2008 dan 2007, yang telah diaudit oleh Doli, Bambang, Sudarmadji & Dadang, Akuntan
Publik Terdaftar, sehingga dengan demikian Pembelian Saham wajib terlebih dahulu
98

THAMRIN & RACHMAN


LAW FIRM

memperoleh persetujuan RUPS Perseroan sesuai dengan prosedur dan persyaratan yang
ditetapkan dalam Peraturan No. IX.E.2 tentang Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha Utama, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No.: Kep-413/
BL/2009 tanggal 25 Nopember 2009.
Pembelian Saham juga merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan No. IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi
Tertentu, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No.: Kep-412/BL/2009 tanggal
25 Nopember 2009, karena terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dan HJR, yaitu:
Isteri dari Direktur Utama Perseroan (Bapak Citro Utomo) adalah (i) anak kandung dari
anggota Dewan Komisaris HJR (Bapak Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, Komisaris
Utama, dan Ibu Rita Indriawati, Komisaris), dan juga (ii) kakak kandung dari anggota
Direksi HJR (Bapak Lim Gunawan Hariyanto, Direktur Utama; Bapak Lim Gunardi
Hariyanto, Direktur; dan Ibu Lim Lisa Indriawati, Direktur). Mengingat Pembelian
Saham merupakan Transaksi Afiliasi, maka Perseroan telah memperoleh pendapat
kewajaran (fairness opinion) yang dikeluarkan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP)
Stefanus Tonny Hardi & Rekan, sebagaimana termaktub dalam Surat Ref.: File No. STH2009-112-C-LF tanggal 12 Nopember 2009, perihal Penilaian atas Kewajaran Akuisisi
Saham PT Karya Utama Tambangjaya.
17.

Pembelian Saham mengakibatkan perubahan pengendalian dalam KUTJ sehingga


dikategorikan sebagai transaksi pengambilalihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 125
ayat (3) UUPT. Mengingat pengambilalihan ini dilakukan dengan cara melakukan
pembelian saham secara langsung oleh Perseroan dari pemegang saham KUTJ, maka
Perseroan telah melakukan pengumuman tentang pengambilalihan ini dalam surat kabar
harian Neraca dan National News pada tanggal 22 Agustus 2009.

Selanjutnya, dengan dikeluarkannya Pendapat Hukum sebagaimana termaktub dalam surat ini,
maka Pendapat Hukum kami ini menggantikan setiap dan segala pendapat hukum kami yang
telah diberikan dan/atau dikeluarkan dalam rangka PUT II sebelum tanggal surat ini, baik
tertulis maupun tidak tertulis.
Demikianlah, Pendapat Hukum ini kami berikan dalam rangka PUT II secara obyektif dalam
kapasitas kami selaku Konsultan Hukum yang independen dan tidak terafiliasi, baik langsung
maupun tidak langsung, dengan Perseroan maupun Anak Perusahaan, dan oleh karenanya
Pendapat Hukum ini tidak dapat digunakan untuk keperluan lainnya tanpa persetujuan tertulis
terlebih dahulu secara tegas dari kami.
Hormat kami,
THAMRIN & RACHMAN

________________________
Iswira Laksana, S.H., M.Si
Partner
Tembusan:
1. Yth. Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan.
2. Yth. Direksi PT Bursa Efek Indonesia.
99