Anda di halaman 1dari 23

Kuliah 12

oleh : H.KOESNADI ,SH,.MH


STIKES SURYA MITRA HUSADA KEDIRI

TUJUAN UMUM

Setelah akhir pembelajaran mhs.


mampu memahami tentang malpraktek
dan dapat mencegah terjadi malpraktek
dalam bidang pelayanan kesehatan oleh
tenaga perawatan.

Tujuan khusus
1.Menjelaskan pengertian malpraktek
2.Menjelaskan jenis-jenis malpraktek
3.Menjelaskan cara-2 pembuktian nya
4.Menjelaskan tanggung jawab hukum
5.Memahami upaya pencegahannya dan
mengetahui cara menghadapi tunt.hk

LINGKUP BAHASAN
1. Pengertian malpraktek
2. Malpraktek dibidang hukum
3. Pembuktian malpraktek
4. Tanggung jawab hukum
5. Upaya pencegahan dan mengha
dapi tuntutan malpraktek

TIMBULNYA
TIMBULNYA PERMASALAHAN
PERMASALAHAN SEKITAR
SEKITAR
PELAYANAN
PELAYANAN KESEHATAN
KESEHATAN

KETIDAKPUASAN MASYARAKAT ATAS


PELAYANAN KESEHATAN YANG
DITERIMA

MASY SEMAKIN KRITIS MEMANDANG


PERMASALAHAN PELY KESH TERSEBUT
MASYARAKAT MENUNTUT AGAR TENAGA
KESH / RS MEMBERIKAN PELY YANG
LEBIH BAIK & MANUSIAWI

RUMAH SAKIT DI INDONESIA


HARUS MAMPU MEWUJUDKAN
PELAYANAN YANG :
BERMUTU
EFEKTIF & EFISIEN
BERORIENTASI PADA KEPENTINGAN
PASIEN

MUTU PELAYANAN RS SANGAT DITENTUKAN


OLEH FAKTOR MANUSIANYA

DEFINISI MALPRAKTEK
ADALAH
KELALAIAN DOKTER ATAU
PERAWAT UNTUK MELAKUKAN
TINGKAT KEPANDAIAN ATAU
ILMU PENGETAHUANNYA
DALAM MENGOBATI DAN ATAU
MERA WAT PASIEN, YANG LAZIM
DIPER GUNAKAN UNTUK
MERAWAT PASIEN ATAU ORANGORANG YANG TERLUKA
MENURUT UKUR AN
DILINGKUNGAN YANG SAMA
( Valentin V. La Society ,California
1956 )

MAL PRAKTEK

ARTINYA
SALAH / JELEK

PRAKTEK PROFESI
YANG SALAH / JELEK

DEFINISI MALPRAKTEK
ADALAH
KELALAIAN DARI SESEORANG
DOKTER ATAU PERAWAT UNTUK
MEMPERGUNAKAN TINGKAT
KEPANDAIAN DAN ILMU PENGE
TAHUAN DALAM MENGOBATI
DAN MERAWAT PASIEN, YANG
LAZIM DIPER GUNAKAN
TERHADAP PASIEN ATAU
ORANG YANG TERLUKA
MENURUT UKURAN
DILINGKUNGAN YANG SAMA
( Valentin V. La Society ,California
1956 )

Jelek
karena
kesalahan
Me
La
Ku
kan

kelalaian
(negligence)

ASPEK-2 : Malpraktik

etik

hukum

ASPEK-2 : Malpraktik

pidana
etik

hukum

perdata

adm

PEMBUKTIAN MALPRAKTEK
DALAM GUGATAN/TUNTUTAN
HUKUM
1. PEMBUKTIAN SECARA
LANGSUNG
2. PEMBUKTIAN SECARA TIDAK
LANGSUNG

UNSUR PERBUATAN KRIMINAL


a. Apakah perbuatannya merupakan
perbuatan yang tercela
b. Apakah perbuatan tersebut
dilakukan dengan sikap batin
yang salah (sengaja , ceroboh
atau adanya kealpaan)

PEMBUKTIAN LANGSUNG
1. Duty (kewajiban)
a).Adanya indikasi medis
b).Bertindak scr hati-hati dan teliti
c).Bekerja sesuai standar profesi
d).Sudah ada inform consent.
2. Dereliction of Duty (penyimpangan)
3. Damage (kerugian)
3. Direct Caution (penyebab langsung)

PEMBUKTIAN TIDAK
LANGSUNG
Yaitu suatu cara yang mudah bagi pasien,
dengan mengajukan fakta-fakta yang
diderita olehnya sebagai hasil layanan
a. Fakta tidak mungkin ada/terjadi
apabila tenaga perawat tidak lalai
b. Fakta itu terjadi memang berada
dalam tanggung jawab tenaga
perawatan
c. Fakta itu terjadi tanpa ada kontribusi
dari pasien dengan perkataan lain
tidak ada contributory negligence

CONTOH MALPRAKTIK ETIK

1. BEREBUT PASIEN
2. MENJELEKKAN TEKNIK /CARA PENGOBATAN
TEMAN SEJAWAT
3. DAN LAIN-LAIN
4. TUGAS KELOMPOK BUAT MASING-2 SATU
CONTOH PERBUATAN MALPRAKTIK SELAIN
YANG TERSEBUT DIATAS. (PR)

MALPRAKTIK ADM
MERUPAKAN PELANGGARAN
KARENA TIDAK MEMENUHI
KETENTUAN UUPK

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

IJASAH
REGISTRASI
SIP
PAPAN PRAKTEK
REGISTRASI ULANG DENGAN UJI KUALIFIKASI
DOKTER LN
DAN LAIN-LAIN

MALPRAKTIK PIDANA

1. KELALAIAN BERAT
2. KESENGAJAAN

MALPRAKTIK PERDATA

1. KELALAIAN
(NEGLIGENCE / CULPA)
RINGAN
BERAT
2. KESALAHAN

CONTOH KELALAIAN OLEH PERAWAT


Menyuntik pasien dengan obat yang salah / tidak sesuai
instruksi dokter shg pasien meninggal dunia
Melakukan transfusi dengan golongan darah yang tidak sesuai
dengan golongan darah resipien
Memberikan dosis yang kelewat batas (overdosis) untuk
anesthesi
Memasukkan peralatan secara tidak benar pada waktu
melakukan pembiusan
Pemberian obat yang keliru pada pasien
Merawat pasien dengan pertalatan yang tidak steril sehingga
pasien mengalami infeksi
Memberikan penghangatan kepada pasien dengan botol atau
cup yang tdk rapat tutupnya sehingga pasien mengalami luka
bakar
Menulis / menyebutkan jenis kelamin bayi yang salah

TINDAKAN YANG BERAKIBAT SANKSI HUKUM


Kelalaian yang berakibat kematian, luka berat dan
luka ringan (pasal : 359, 360, dan 361 KUHP)
Membocorkan rahasia pasien (pasal : 322 dan 112
KUHP)
Membantu / melakukan abortus provocatus
criminalitas (pasal : 347, 348 dan 349 KUHP & pasal
15 UU Kesh)
Melakukan tindakan asusila terhadap pasien atau
keluarganya
Melakukan euthanasia terhadap pasien (pasal 344
KUHP)
Melakukan penipuan terhadap pasien atau
keluarganya (pasal 378 & 383 KUHP)
Melakukan penghinaan kepada pasien atau
keluarganya (pasal 315 KUHP)