Anda di halaman 1dari 5

SOAL LATIHAN 3 TEORI KEJURUAN TEKNIK

PEMESINAN SMK PGRI 1 NGAWI


SOAL NAS: F018-PAKET A-08/09
1. Sebuah poros kendaraan terbuat dari bahan St 40
harus menahan beban tarik sebesar 1.000 kg dan
faktor keamanaan v = 3, maka besar diameter
poros tersebut adalah .
A. 1,3 cm
B. 1,5 cm
C. 1,9 cm
D. 3,7 cm
E. 5,0 cm
2. Sebuah batang bulat dengan diameter 20 mm harus
menahan beban tarik sebasar 2.000 kg, maka besar
tegangan tarik yang terjadi .
A. 318,47 kg/cm2
B. 636,94 kg/cm2
C.
638,94 kg/cm2
D. 1.273,88 kg/cm2
E. 1.723,88 kg/cm2
3. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan
dalam pemilihan batu gerinda karena adanya
bidang singgung kecil, adalah dipilihnya jenis batu
gerinda yang .

C. penyimpanan
alat
perkakas
selalu
dikelompokkan menurut jenis dan macam alat
perkakas yang sama
D. ruang alat (tool room) selalu terhindar dari zat
kimia yang mungkin akan menimbulkan karat
E. penjaga alat (tool man) di samping melayani
peminjaman alat, setiap saat selalu aktif
mengatur penempatan alat sebagaimana
mestinya
6. Perhatikan gambar skala pengukuran mistar sorong
berikut ini. Pada gambar terbaca ukuran sebesar
.

A.
B.
C.
D.
E.

1,00 mm
2,31 mm
9,32 mm
19,25 mm
31,00 mm

7. Penunjukan gambar secara berantai pada gambar


di bawah ini yang paling tepat adalah .

A.
B.
C.
D.
E.

lunak
keras
besar
sedang
kecil

4. Apabila sudut potong (baji) dibuat besar, maka


pahat tersebut digunakan untuk mengerjakan jenis
benda kerja .

A.
B.
C.
D.
E.

lunak
sedang
besar
kecil
keras

5. Cara-cara menyimpan alat-alat perkakas tangan


yang benar adalah sebagai berikut, kecuali .
A. alat perkakas disimpan dan ditempatkan secara
baik, rapi dan teratur sehingga tidak
bertumpuk dan bergesekan satu sama lainnya
B. alat perkakas tangan disimpan atau
ditempatkan sedemikian rupa sehingga mudah
untuk pemeriksaan dan pengeontrolan
CERDAS, KREATIF, INTELEK, WIRAUSAHA --- KHOIRI : 081946527838

Page 1

SOAL LATIHAN 3 TEORI KEJURUAN TEKNIK


PEMESINAN SMK PGRI 1 NGAWI
9. Pada saat proses pengetapan, agar diperoleh hasil
yang optimal, dilakukan kecuali.
A. mengatur ketegaklurusan tap terhadap lubang
B. mengatur kelurusan tap terhadap lubang
C. memilih nomor tap yang sesuai dengan jenis
bahan
D. membuat champer pada lubang
E. memberikan pelumas

10. untuk menggerinda bagian sisi sudut pahat alat


potong agar tepat dan rata dibutuhkan batu gerinda
berbentuk .

8. Gambar berikut yang


isometrik adalah .

merupakan

proyeksi

A
C

11. Center Drill digunakan untuk .


A. menitik benda kerja yang akan dibor
B. menggaris benda kerja yang akan dipotong
C. mengebor pusat benda kerja
D. mengukur kecepatan putar
E. menahan benda kerja yang akan dibubut
12. Hasil pengukuran micrometer dengan ketelitian
0,01 mm yang ditunjukkan oleh gambar berikut
adalah .

A. 63,13 mm
B. 62,63 mm
CERDAS, KREATIF, INTELEK, WIRAUSAHA --- KHOIRI : 081946527838

Page 2

SOAL LATIHAN 3 TEORI KEJURUAN TEKNIK


PEMESINAN SMK PGRI 1 NGAWI
C. 63,13 mm
D. 65,53 mm
E. 63,63 mm
13. Pembubutan benda bertingkat seperti pada gambar
di samping dapat dibentuk dengan menggunakan
pahat .

E. 1.320,67 putaran /menit


18. Bahan paduan logam yang digunakan untuk
mendapatkan sifat tahan korosi adalah .
A. bismut
B. wolfram
C. tantalum
D. kromium
E. kobalt
19. Simbol kualitas permukaan yang ditunjukkan
sebagaimana gambar di bawah secara ekonomis
dapat dicapai dengan pengerjaan.

A.
B.
C.
D.
E.

radius
potong
pinggul (champer)
rata muka (facing)
alur

14. Kecepatan potong untuk mengebor baja lunak Cs =


25 meter/menit dan diameter bor yang digunakan
20 mm, secara teoritis putaran mesinnya adalah .
A. 398,08 putaran /menit
B. 450,78 putaran /menit
C. 531,78 putaran /menit
D. 1.250 putaran /menit
E. 3.140 putaran /menit
15. Salah satu teknik pembubutan tirus adalah dengan
cara memiringkan .
A. dudukan pahat
B. pahat
C. benda kerja
D. eretan atas
E. eretan bawah
16. Bagian micrometer yang ditunjukkan oleh tanda
panah pada gambar di bawah, berfungsi sebagai
.

A.
B.
C.
D.
E.

landasan
rachet
silinder tetap
rangka
pengunci

17. Bahan logam akan difrais dengan cutter dengan


diameter 40 mm, dan dipakai Cs = 24 m/menit.
Kecepatan putar mesin yang digunakan secara
teoritis sebesar .
A. 82,16 putaran /menit
B. 116,77 putaran /menit
C. 191,08 putaran /menit
D. 960 putaran /menit

A.
B.
C.
D.
E.

sand blasting
gergaji tangan
gerinda mesin
gergaji mesin
bubut

20. Langkah pengeboran lubang yang benar pada


mesin bor meja adalah .
A. memasang bor memasang benda
menentukan putaran mengebor
B. memasang benda menentukan putaran
memasang bor
C. memasang benda menentukan putaran
mengebor menentukan putaran
D. memasang benda mengebor menentukan
putaran memasang bor
E. memasang benda mengebor menentukan
putaran memasang bor
21. Apabila akan dilaksanakan pembuatan benda kerja
poros eksentrik seperti pada gambar, jarak
pergeseran dari sumbu utama ke sumbu poros
sebesar .

A.
B.
C.
D.
E.

7,5 mm
6,5 mm
5,0 mm
5,5 mm
4,5 mm

22. Alur seperti pada gambar di bawah, dibuat dengan


mesin frais menggunakan cutter

CERDAS, KREATIF, INTELEK, WIRAUSAHA --- KHOIRI : 081946527838

Page 3

SOAL LATIHAN 3 TEORI KEJURUAN TEKNIK


PEMESINAN SMK PGRI 1 NGAWI
E. 80 mm

A.
B.
C.
D.
E.

sudut
alur
alur T
ekor burung
jari

23. Cara membuat tirus pada lubang yang pendek,


dapat dikerjakan dengan jalan .
A. memiringkan eretan memanjang
B. memiringkan tool holder
C. memiringkan eretan atas
D. memiringkan benda kerja
E. memiringkan tool post
24. Batu gerinda yang digunakan untuk menggerinda
baja keras dibuat dari bahan .
A. aluminium oksida dengan perekat lunak
B. aluminium oksida dengan perekat keras
C. silicon karbit dengan perekat lunak
D. silicon karbit dengan perekat keras
E. silicon karbit dengan perekat sedang
25. Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam
proses menghaluskan permukaan benda kerja
dengan penggerindaan adalah, kecuali .
A. kecepatan potong
B. tekanan penyayatan
C. ukuran batu gerinda
D. kecepatan putaran
E. pendingin yang digunakan
26. Pada proses pengasahan alat potong, sudut tatal
pada pahat rata kanan adalah .

A.
B.
C.
D.
E.

80 - 90
80 - 120
300 - 400
350
250

27. Sebuah roda gigi lurus akan dibuat dengan ukuran


modul = 2, dan jumlah gigi = 38. Besar diameter
luar (DL) roda gigi tersebut adalah .
A. 38 mm
B. 72 mm
C. 76 mm
D. 78 mm

28. Suatu gambar mempunyai ukuran 15 H7/k6,


pengertian tersebut adalah .
A. diameter nominal 15 dengan daerah toleransi
poros k6, lubang H7
B. diameter nominal 15 dengan daerah toleransi
poros H7, lubang k6
C. diameter nominal dengan daerah toleransi
poros H7, lubang k6
D. diameter nominal 15 dengan daerah toleransi
poros H, lubang k
E. diameter nominal 15 dengan daerah toleransi
H7-k6
29. Kondisi permukaan penampang benda kerja yang
dihasilkan apabila penyetelan pahat bubut tidak
setinggi senter adalah .
A. permukaan rata
B. permukaan menonjol di tengah
C. permukaan cekung
D. permukaan cembung
E. permukaan bergelombang
30. Endmill 10 mm dengan jumlah gigi 4 buah,
dipergunakan menyayat almunium pada kecepatan
potong 30 m/menit, kecepatan pergigi 0,2 mm.
Kecepatan putaran yang dipergunakan adalah .
A. 500 mm/menit
B. 550 mm/menit
C. 770 mm/menit
D. 870 mm/menit
E. 960 mm/menit
31. Kepala pembagi dengan rasio (i) = 40, dipakai
untuk pembagian 50 bagian. Jumlah putaran kepala
engkol pembagi (nk) jika lubang piringan yang
digunakan 20 adalah .
A. 3 putaran ditambah 16 lubang
B. 2 putaran ditambah 6 lubang
C. 1 putaran ditambah 16 lubang
D. 1 putaran ditambah 8 lubang
E. 16 lubang
32. Prinsip kerja mesin milling CNC pada sumbu X, Y,
Z dengan kaidah .
A. tangan kiri 3 jari menghadap ke atas
B. tangan kiri 3 jari menghadap ke bawah
C. tangan kanan 3 jari menghadap ke atas
D. tangan kanan 3 jari menghadap ke bawah
E. tangan kanan, ibu jari menghadap ke atas
33. Apabila akan terjadi program mesin CNC tabrakan
akibat
kesalahan
program,
maka
cara
menyelamatkan menekan tombol .
A. saklar utama (main switch)
B. Emergensi
C. Saklar kecepatan putar
D. Saklar layanan posisi mesin
E. Saklar operasi mesin (operation switch)
34. Gambar penempatan referensi terhadap benda
kerja (zero point) pada mesin milling CNC tersebut
adalah .

CERDAS, KREATIF, INTELEK, WIRAUSAHA --- KHOIRI : 081946527838

Page 4

SOAL LATIHAN 3 TEORI KEJURUAN TEKNIK


PEMESINAN SMK PGRI 1 NGAWI

A.
B.
C.
D.
E.

bottom side-left, front workpart corner


top side-left, front workpart corner
bottom side-left, back workpart corner
top side-left, back workpart corner
top side-workpart, corner center point

35. Perintah G84 pada mesin TU-2A adalah perintah


siklus pembubutan memanjang (longitudinal
turning cycle). Arti parameter H pada G84 adalah
.
A. kedalaman penyayatan tatal
B. kedalaman penyayatan setiap kali penyayatan
C. kecepatan penyayatan
D. kecepatan pemakanan
E. jumlah penyayatan tiap kali penyayatan
36. Perhatikan gambar. Posisi pahat mula-mula pada
titik A, maka untuk program gerakan inkrimental
dari titik A ke B adalah N .

A.
B.
C.
D.
E.

G02
G02
G02
G02
G02

X6,5
X8
X21
X21
X25

Z-12
Z-18
Z-18
Z-12
Z-8

I0
I0
I14,33
I0
I0

K14,33
K14,33
K0
K14,33
K14,33

38. Gerak lurus cepat pada pemprograman fungsi kode


G00 juga disebut .
A. zero point
B. offset point
C. menu data
D. rapid
E. JOG
39. Dalam pembubutan tirus diketahui, D = 50 mm. d
= 34 mm, panjang ketirusan l = 60 mm, rumus
pergeseran eretan atas adalah .

A.
B.
C.
D.
E.

G01
G01
G01
G01
G01

X6,5
X21
X8
X21
X25

Z-12
Z-18
Z-6
Z-10
Z-8

37. Gambar posisi pahat di titik A menuju titik B


dengan jarak radius (R14,33) terhadap senter,
maka kode G02 dengan sistim absolute adalah N
.

sin

Dd
2.l

cos

Dd
2.l

tg

ctg

Dd
2.l

c sec

Dd
2.l

Dd
2.l

40. Sebuah benda akan difrais menjadi segi 16


beraturan. Apabila perbandingan transmisi antara
roda gigi cacing dengan ulir cacing = 40 : 1 dan
tersedia piring pembagi berlubang 20, maka
putaran engkol pembaginya adalah .
A. 2 putaran + 4 lubang
B. 2 putaran + 6 lubang
C. 2 putaran + 8 lubang
D. 2 putaran + 10 lubang
E. 2 putaran + 16 lubang

CERDAS, KREATIF, INTELEK, WIRAUSAHA --- KHOIRI : 081946527838

Page 5