Anda di halaman 1dari 2

Merawat Kebersihan Air Untuk Budidaya

Cupang
Diposkan oleh : Mas Anto / March 20, 2014 On Cupang
Air yang bersih dan bebas dari berbagai macam bibit penyakit serta memenuhi parameter air
akan mendukung kesehatan dan pertumbuhan ikan. Air harus dijaga kebersihannya , jumlah
pakan yang diberikan harus proporsional, tidak berlebihan, karena akan cepat mencemari air.
Air yang mengandung berbagai bahan organik dapat menyababkan berbagai macam penyakit dan
membunuh burayak cupang yang dipelihara. Air yang kotor menghasilkan jutaan bakteri,
amoniak, dan nitrit yang menggangu kesehatan burayak fan cupang dewasa.
Penggunaanair baru pun harus diperhatikan, karena penggunaan air baru yang tidak diendapkan
membuat ikan stres, terutama bagi anak ikan yang belum genap berumur dua minggu. Gunakan
selalu air yang tua untuk mengganti air yang sudah kotor. Air yang tua tentunya lebih mendekati
parameter yang diperkenankan untuk cupang.
Ganti jumlah air yang dibuang dengan air baru yang sudah diendapkan sekitar dua minggu.
Tambahkan air secara perlahan-lahan agar anak-anak ikan tidak kalang kabut, stres dan mati.
Banyak peternak yang menginginkan burayak cupangnya cepat besar, tetapi sering kali lupa
untuk mengganti air. Padahal, frekuensi penggantian air yang lebih sering membantu memacu
pertumbuhan cupang. Penggantian air ditujukan untuk menghilangkan kandungan amoniak dan
nitrit yang kerap mengganggu pertumbyhan ikan.cara terbaik ialah mengganti air cupang setiap
hari sekali sebanyak setengah akuarium atau bak.penggantian total dilakukan seminggu
sekali.penggantian air yang rutin membuat sirip cupang tetap sehat dan mengembang dengan
baik.

studi ilmiah sudah membuktikan bahwa kebanyakan ikan ,termasuk cupang mengeluarkan suatu
hormon yang menghambat pertumbuhanya.ratusan ikan muda akan menghasilkan hormon

penghambat pertumbuhanyang disebut stifiles potensi dan dapat menghambat perkembangan


ikan,sehingga untuk menghilangkan hormon tersebut dibutuhkan penggantian air,paling tidak
50% air setiap hari.banyak peternak sukses yang mengatakan bahwa penggantian air kolam atau
akuarium sebaiknya dilakukan 80-1oo% setiap harinya untuk menghilangkan hormon yang tidak
mengguntungkan tersebut.